Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pesan Pemasaran Senjata Untuk Membangun Digital Marketing Setiawati, Sri dewi; Fitriawati, Diny; Retnasary, Maya; Yelifa, Intan Rachma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.163 KB)

Abstract

AbstrakEra digital saat ini memiliki pengaruh yang besar di berbagai aspek, termasukdalam komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran di era digital tentunyamemiliki strategi yang lebih memfokuskan pada pesan pemasaran. Pesan memilikiperan yang penting dalam mempengaruhi konsumen untuk dapat berinterkasidengan produk. Permasalahannya mayoritas pelaku UMKM belum menyadaripentingnya membangun strategi pesan pemasaran, terutama di era digital.Banyaknya masalah yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM, membautpermasalahan dalam mengasah kemapuan menyusun pesan pemasaran semakinterpinggirkan. Pelaku UMKMM mayoritas menekankan permasalahan padapermodalan dan pemasaran, tanpa membangun strateginya. Penelitian inibertujuan untuk mengungkapkan bagaimana perumusan pesan pemasaran, strukturpesan pemasaran dan penyesuaian pesan pemasaran dengan media dan sasaranpenerimanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodestudi kasus. Studi ini berfokus pada meneliti dan menggali fenomena unik dalamkonteks kehidupan nyata, bilamana batas-batas antara fenomena dan konteks taktampak dengan tegas, dan dimana multi sumber bukti dimanfaatkan. Paradigmayang digunakan adalah konstruktivis ditunjang dengan teori logika pesan. Hasilpenelitian ini adalah terdapat komponen ide, proses dan bentuk pesan yang efektifdalam perumusan pesan pemasaran. Struktur pesan yang terdapat dalam pesanpemasaran Brodo terdiri dari captions, format pesan, dan sifat pesan.Kata Kunci : Pesan Pemasaran, Strategi, Digital Marketing
PELATIHAN FOTOGRAFI GUNA MENDUKUNG PEMASARAN DIGITAL PRODUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Yulia Sariwaty; Veny Purba; Maya Retnasary; Ferdinandus Ngare; Dimas Akhsin Azhar; Rani Rahmayani
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v2i2.4739

Abstract

Micro, small and medium enterprises or better known as UMKM have a sizable contribution to the Indonesian economy, therefore a supporting capacity is needed in developing ways of offering products that have experienced a shift from conventional to digital marketing systems. The photography training for marketers of UMKM products this time aims to provide basic training on photography techniques in obtaining product images that support the delivery of visual messages conveyed when carrying out marketing communications through the digital media they use, both social media and market places. The basic photography skills introduced also deliberately utilize smartphone technology to make it easier for marketers to take product images, edit and make product offers in a short time in one medium. The final achievement of this training is shown by the proportional increase and sharpness of the images produced by the participants, this can be seen through the comparison of the results of the images obtained during the pre-test and post-test.
Pengelolaan Media Sosial Sebagai Strategi Digital Marketing Pariwisata Retnasary, Maya; Dewi Setiawati, Sri; Fitriawati, Diny; Anggara, Reddy
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v1i1.130

Abstract

ABSTRAK Penggunaan media sosial sebagai strategi digital marketing saat ini sudah banyak digunakan. Tetapi dalam bidang pariwisata, penggunaan media sosial lebih banyak diginkaan oleh para influencer traveler dari pada pemerintah. Pemerintah selaku pihak yang bertanggung jawab dalam mempromosikan agenda wisata, sangat diperluakn keahlian dan pengelolan khusus dari media sosial. Sayangnya tidak banyak instansi pemerintah yang aktif mengelola media sosial dalam mempromosikan pariwisatanya. Salah satu pemerintah yang aktif mempromosikan pariwisata melalui media sosial adalah pemerintah kabupaten bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana cara pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media promosi dari pariwisata daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menjelaskan jika konten dari media sosial memiliki peran yang penting. Melalui akun instragram disparbudkab.bdg menghasilkan akun yang informatif dan persuasif. Hal tersebut tidak lepas dari proses pembentukan konten yang terorganisir dengan baik. Peran aktif pemerintah untuk melibatkan pihak yang ahli dibidang konten media sosial juga menjadi kunci kesuksesan akun disparbudkab.bdg dalam mengelola konten pariwisata di daeranya. Kata Kunci : Konten Digital, Instagram, Pariwisata. ABSTRACT The use of social media as a digital marketing strategy is now widely used. But in the field of tourism, it is more widely used by influencer travelers than the government. As the party responsible for promoting the tourism agenda, the Goverment needs special expertise and management from social media. Unfortunately there are not many government agencies that actively manage social media in promoting tourism. One of the government that actively promote tourism through social media is the Bandung regency government. The purpose of this study is to explain how local governments optimize the use of social media as a promotional medium for tourism in the area. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study explain if content from social media has an important role. Through the instragram account disparbudkab.bdg generates an informative and persuasive account. This is inseparable from the process of forming well-organized content. The active role of the government to involve those who are experts in the field of social media content is also a key to the success of the disparbudkab.bdg account in managing tourism content in its area. Keywords: Digital Content, Instagram, Tourism.
Melacak Pluralisme Agama dalam Film “PEEKAY” Purba, Veny; Retnasary, Maya; Indriyansyah, Yoggi
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 2 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.282 KB) | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.02.3

Abstract

Diversity or plurality such as ethnicity, race, culture, and religion become a natural thing in the community, in particular, the diversity of religions must be accepted by society. The existence of religious group differences is a very natural thing, where the group is under their own theological and legal systems. The Peekay film is one of the films that represent the diversity of religions in India, by showing how every religion worships God, and also displays the identities of each religion, such as Hinduism, Islam, Catholic Christianity, Sikhism, and Jainism. Purpose of this research is to know and understand the menaing of plurality in Peekay movie. This study uses qualitative methods, and semiotics studies by using the semiotic theory of the two orders of signification model from Roland Barthes which interpret the signs through the stages of denotation, connotation, and myth, the paradigm used in conducting this research uses the constructivist paradigm. Data collection techniques in research carried out with documents, where researchers look for written sources, both from books, journals, research-relevant research, and the internet media. The results obtained by researchers are displaying several scenes that represent religious plurality, both with visuals and also dialogue and Voice Over contained in the PK film. Such as the scene depicting the buildings of places of worship of each religion, and the way each religion performs worship and Peekay who says that in this world there are many religions and each religion has its own Belief or God, where each of these religions has a way in doing God's commands. The diferents in Hinduism, Islam, Catholic Christianity, Sikhism, and Jainism symbol are the main core in this research.
ANALISIS KETERAMPILAN INTERPERSONAL DALAM PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TOUR LEADER DI JALAN DULU AJA TOUR & TRAVEL Maya Retnasary; Gita Aurelia Avivian
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i3.2485

Abstract

Crew dan tour leader sebagai ujung tombak di Jalan Dulu Aja Tour & Travel, dengan seorang tour leader memberikan pelayanan yang sangat memuaskan kepada para konsumen saat kegiatan tour berlangsung agar membuat para konsumen memilih kembali Jalan Dulu Aja Tour & Travel untuk mempercayakan liburannya dengan pelayanan yang sudah mereka dapatkan sebelumnya dan menjadi konsumen repeater. Penelitian ini membahas tentang kemampuan interpersonal pada tour leader Jalan Dulu Aja Tour & Travel , bertujuan untuk menganalisis kemampuan interpersonal pada tour leader dalam penerapan SOP di Jalan Dulu Aja Tour & Travel. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yang dilakukan pada 5 tour leader. Analisis data mengggunakan Reduksi data, Display data dan Penarikan Kesimpulan. Dari data hasil wawancara dengan indikator- indikatornya , Peneliti dapat menyimpulkan Informan yang dimana sebagai Tour Leader Jalan Dulu Aja.com, sudah menyadari keterampilan berkomunikasi dan menerapkan keterampilan interpersonal masing-masing dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan Jobdesk dan SOP yang sudah ditetapkan.
Pemanfaatan Program Canva Creator Dalam Menumbuhkan Brand Awareness Studio Provo Pratama, Aditya; Retnasary, Maya
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 11 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v11i1.6051

Abstract

Studio Provo is a creative studio that provides several digital products and services in the field of graphic design. This study aims to find out how the Canva Creator program is utilized in building Studio Provo brand awareness. The type of research used is descriptive with a qualitative approach. The researcher carried out the object of study and held direct interactions with Studio Provo informants and made observations on the Canva Creator Page and Social Media Studio Provo. Technical data analysis is carried out by obtaining an understanding of the research focus, then a conclusion will be drawn in the form of a general understanding based on reality. The findings obtained in this study indicate that the Canva Creator Program and Social Media provide a separate role for Studio Provo in maximizing its benefits as a medium of communication between Studio Provo and its audience and consumers, as well as a medium for building brand awareness.
Analisis Personal Branding Studi Kasus Pada Akun Instagram @AALIYAH.MASSAID Firmansyah, Ifan; Retnasary, Maya
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 11 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v11i1.6145

Abstract

Personal branding is the process of forming perceptions through one's personality, character and uniqueness to then be wrapped into an identity that has more strength compared to others by creating a positive image of its followers which is made into a marketing tool, Instagram is used as a place for self-branding, there is Instagram creating a new phenomenon among the public which is commonly referred to as Instagram celebrity or celebrity, celebrity is someone who has a fairly high popularity on Instagram, namely by having a large number of followers (followers) in large numbers of hundreds or even millions. This study uses the SMCR communication method, namely Source, Massage, Channel, Receiver. The approach used in this research is descriptive qualitative. The results of this study indicate that a celebrity needs to personalize their own branding in order to get a positive image of their followers and the personal branding that is built can be an opportunity to work with brands or products and the influence of personal branding is very important on the engagement of a celebrity.
PEMANFAATAN HANDPHONE SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BISNIS UMKM Dimas Akhsin Azhar; Yulia Sariwaty S.; Maya Retnasary; Rani Rahmayani; Ferdinandus Ngare
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5733

Abstract

Saat ini, handphone yang bertransformasi menjadi Smartphone telah menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat modern. Fungsi dari handphone tidak hanya sebagai media komunikasi saja, tetapi juga telah menjadi media informasi, media social, media perbankan, hiburan dan juga media bisnis. Tujuan pelatihan adalah untuk berbagi pengetahuan dalam memanfaatkan handphone sebagai media mengembangkan pemasaran produk pelaku usaha UMKM. Keberadaan aflikasi media social, e-commerce seperti market place dalam sebuah handphone memberikan ruang bagi para pelaku usaha UMKM untuk merepresentasikan dirinya sebagai produsen atau penjual, maupun produk yang ditawarkan, selain itu bisa menjadi media komunikasi bagi peluang kerja sama, berbagi informasi, serta berkomunikasi dengan para konsumen atau rekan sesama pelaku usaha lainnya. Dalam pelaksanaan pelatihan, para peserta dikenalkan dengan materi pembuatan brand, komunikasi bisnis, e-commerce, dan media social untuk bisnis. Para peserta juga melaksanakan praktek pembuatan brand, membuat aplikasi media social untuk bisnis usahanya, dan ada pula yang melakukan praktek pembukaan toko online pada market place yang mereka pilih. Kegiatan diakhiri dengan respon antusiasme yang luar biasa dari para peserta yang merasa jika pelatihan sangat memberikan ilmu baru dan manfaat guna pengembangan bisnis usaha UMKM mereka.
PROGRAM COMMUNITY RELATIONS JENIUS BTPN:DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN DENGAN PENGGUNA DIGITAL DI INDONESIA Maya Retnasary
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i5.11265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi comunity relations Jenius yang diterapkan oleh Jenius dalam membangun hubungan dengan komunitas pengguna digital di Indonesia, serta dampaknya terhadap loyalitas pengguna dan adopsi layanan perbankan digital. Sebagai bank digital yang berfokus pada penggunaan teknologi untuk memudahkan transaksi perbankan, Jenius telah menjalankan beberapa program untuk mempererat hubungan dengan pengguna, salah satunya melalui program Jenius Co.Creators dan interaksi aktif melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam dengan pihak internal Jenius dan pengguna yang terlibat dalam program community relations, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi community relations yang dijalankan oleh Jenius efektif dalam meningkatkan loyalitas pengguna, memperkuat brand awareness, serta memperluas pengaruh di kalangan generasi muda. Program ini juga berhasil menciptakan komunikasi yang lebih personal dan mendalam antara Jenius dan pengguna, yang berdampak positif pada pertumbuhan komunitas serta adopsi layanan perbankan digital. Meskipun demikian, Jenius menghadapi tantangan seperti persaingan yang ketat dan masalah keamanan data yang perlu dikelola dengan hati-hati. Secara keseluruhan, strategi community relations Jenius terbukti menjadi faktor kunci dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan komunitas pengguna dan mendorong perkembangan industri perbankan digital di Indonesia.
Analisis Akun TikTok @Iramira Sebagai Media Pembelajaran Edukasi Maya Retnasary; Diny Fitriawaty
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2: Juli (2022)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v3i2.2046

Abstract

Kemudahan dalam menggunakan berbagai informasi dan komunikasi ternyata telah berdampak langsung pada kehidupan manusia, munculnya internet dengan beberapa media sosialnya, tidak dapat di pungkiri membuat peran manusia menjadi lebih mudah dan sederhana. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dengan pendekatan kualitatif, serta analisis triangulasi data, hasil penelitian menjelaskan bahwa seiring dengan meningkatnya era globalisasi yang melanda hampir seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia beberapa perubahan dalam sistem kehidupan manusia menjadi semakin terbantu, hadirnya media sosial juga ternyata turut di rasakan oleh berbagai kalangan bukan hanya di pandang sebagai sarana untuk hiburan saja, beberapa di antaranya dapat di manfaatkan sebagai wadah untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan edukasi, kemunculan aplikasi Tik Tok sebagai salah satu aplikasi yang paling di minati oleh para remaja dan anak-anak di manfaatkan oleh salah satu akun bernama @buiramira, dengan mengusung sebuah perubahan pada gaya penyampaian pembelajaran, akun tersebut nyatanya dapat menarik simpati khalayak ramai, karena dengan beberapa penjelasannya yang di anggap mudah di tanggapi, serta memuat banyak informasi-informasi penting yang membuat para pelajar semakin nyaman dan dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci : Media, Pembelajaran, Edukasi