Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Pemasaran UMKM TP-PKK Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Digital Marketing Dewi, Susantriana; Sari, Mila Diana; Sudyantara, Smita Catur; Rahmawati, Rizqi; Mulyanto, Takim; Munir, Abdul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2592

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang signifikan bagi pelaku UMKM di wilayah pedesaan untuk memperluas jangkauan pemasaran, namun keterbatasan literasi digital masih menjadi hambatan utama dalam pemanfaatannya secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan TP-PKK Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, dalam memahami dan menerapkan digital marketing sebagai strategi pemasaran produk lokal seperti keripik tempe, keripik pisang, dan emping jagung.  Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi mitra yang masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum optimal memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi produk. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, praktik langsung pembuatan konten digital, pemanfaatan media sosial untuk promosi, serta pendampingan branding produk. Pendekatan pelaksanaan dirancang secara partisipatif agar peserta terlibat aktif dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh sesuai dengan konteks usaha rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam wawasan peserta mengenai pentingnya pemasaran digital dan kemampuan dalam memproduksi konten yang menarik sesuai karakteristik produk. Dari hasil pretest dan post test terjadi kenaikan terkait pemahaman digital marketing untuk pemasaran dengan skor rata-rata pengetahuan naik dari 46 % menjadi 79 %. Peningkatan tersebut dipahami sebagai indikator bertambahnya kapasitas dan kesiapan peserta dalam memanfaatkan pemasaran digital. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri peserta dalam melakukan promosi digital, memperluas jaringan pemasaran produk, serta memperkuat dukungan kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat.  Peningkatan wawsan dan pengetahuan peserta terbukti dari pemahaman strategi yang tepat dalam berpromosi dan membuat konten sesuai dengan karakteristik produknya. Oleh karena itu, program ini dapat mendukung desa melalui TP PKK dalam mengekplorasi dan menampilkan karakteristik  unggulan pada produk yang dihasilkan untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Islamic Fintech Platforms for Financial Inclusion: Case Study on Digital Banking in Rural Communities Takim Mulyanto; Sarah Williams; David Martin
Journal Markcount Finance Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jmf.v3i3.2928

Abstract

Financial inclusion remains a critical challenge in rural communities where geographical barriers, limited infrastructure, and socio-cultural factors restrict access to formal financial services. Islamic fintech platforms have emerged as an alternative digital solution that combines technological innovation with Sharia-compliant financial principles, offering potential pathways for inclusive finance. The objective of this study is to examine how Islamic fintech-based digital banking platforms contribute to financial inclusion in rural communities through an in-depth case study approach. A qualitative research design was employed, involving purposive sampling of rural digital banking users, community leaders, fintech service providers, and institutional stakeholders. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, and document analysis, and were analyzed thematically to capture patterns of access, usage, trust, and perceived benefits. The findings reveal that Islamic digital banking platforms significantly improve account ownership, transaction frequency, access to savings and microfinance, and user confidence in formal financial institutions. Adoption is strongly influenced by Sharia compliance, digital literacy, proximity to agent networks, and endorsement from local religious and community institutions. The study concludes that Islamic fintech platforms function not only as technological tools but also as socially embedded financial instruments that align ethical values with digital innovation. The novelty of this research lies in its integration of Islamic economic theory with empirical rural fintech analysis, demonstrating how value-based digital banking can effectively advance financial inclusion in underserved rural contexts.
PEANUT FARMING INCOME, BREAK-EVEN POINTS, AND SENSITIVITY TO ECONOMIC CHANGES IN PONOROGO Takim Mulyanto; Rahmad Kurniawan; Citra Nurmalis Victoria
Journal Markcount Finance Vol. 4 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jmf.v4i4.4268

Abstract

Peanut-farming studies in Indonesia commonly report realized income and R/C ratios, but less attention has been given to how far farm performance is from break-even and how coincident adverse changes affect that margin. This study integrates farm-income analysis, production and price break-even points (BEP), margin of safety, and deterministic single- and multi-factor stress tests using 2024 data from 31 purposively selected peanut farmers in Purworejo Village, Ponorogo. Farm records were standardized per hectare per growing season. The sample-average farm generated an R/C ratio of 1.77, while production and price BEPs implied a 43.36% margin of safety. Under a symmetric three-factor scenario in which price and output declined while total cost increased by the same percentage, the zero-income boundary was approximately 18.18%. These thresholds should be interpreted as downside financial resilience of the sample-average farm budget under the stated accounting assumptions, not as a probabilistic forecast or evidence of long-term resilience for all farmers. The contribution of the study lies in combining realized profitability, break-even thresholds, and coincident-shock stress testing in one locally applicable framework, thereby translating farm records into practical benchmarks for production planning, price negotiation, cost control, and extension support.