Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PELATIHAN KETERAMPILAN DIALECTICAL BEHAVIOR THERAPY BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI DINAS PENDIDIKAN MUARO JAMBI Rasimin; Yusra, Affan; Annisa Walindarahma, Sri; Puspita Sari, Ega
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muaro Jambi terdapat Sebagian telah memiliki guru bimbingan dan konseling, namun terdapat pula sekolah yang guru bimbingan dan konseling nya bukan berlatar belakang bimbingan dan konseling dan terdapat juga sekolah yang belum memiliki guru bimbingan dan konseling. beberapa guru bimbingan dan konseling berpendapat bahwa rendahnya: 1. pemahaman hakikat dan fungsi bimbingan dan konseling di sekolah paradigma baru dan 2. keterampilan bimbingan kelompok merupakan masalah yang paling urgen untuk segera diselesaikan. Adapun metode yang digunakan metode worksop suatu bentuk kegiatan yang mana ada beberapa orang ahli bidang tertentu dan berkumpul dengan sekelompok orang dengan latar belakang maupun profesi yang sama serta melakukan kegiatan interaksi secara bersama untuk membahas suatu masalah tertentu. Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan workshop ini biasanya akan lebih fokus untuk membahas berbagai masalah tertentu yang disertai dengan pelatihan. Para peserta di dalamnya akan mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dan juga bisa diterapkan sesuai dengan bidang profesi yang dimilikinya.
Study Of The Need For Academic Guidance And Counseling Services For Jambi Educational Administration Students Yusra, Affan; Rasimin; Freddi Sarman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i3.7141

Abstract

Effective academic guidance and counseling services are crucial for student success, yet they often fail to address specific needs. In Indonesia’s higher education context, particularly at Jambi University, understanding these needs is essential for developing more responsive support systems. This study explores the academic guidance and counseling needs of Education Administration students at Jambi University, focusing on individual, organizational, academic, and social support aspects. Using a qualitative approach with purposive sampling, semi-structured interviews were conducted with 12 students from different cohorts. Findings indicate that individual and organizational needs such as emotional support, guidance in navigating the campus administration system, and social adaptation—are more prominent than academic and social needs. By identifying key student challenges, this study provides insights for designing localized academic guidance services. The findings contribute to improving counseling models in Indonesian higher education, ensuring they are more effective and aligned with students' actual needs. Keywords: study of needs, academic guidance and counseling services
The Relationship between Study Habits and Learning Outcomes Wahyuni, Hera; Damayanti , Marisyah; Rasimin
International Journal of Multidisciplinary Applied and Science Research Vol. 1 No. 04 (2025): International Journal of Multidisciplinary Science and Applied Research (IJOMA
Publisher : oneamd.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

they greatly influence the understanding and learning outcomes they will achieve. This study aims to measure the level of habits and learning outcomes of students at SMP N 21 Batang Hari. The research method uses a quantitative approach with a correlational method and uses a sample of 89 students with the Pearson Product Moment Correlation analysis method to find the direction and strength of the relationship between the research variables. The results of the study show that (1) in general the level of student learning habits that include work methods and punctuality in completing tasks are in the high category with a percentage of 84%. (2) the level of student learning outcomes has an average value of 80 with a percentage of 89% and is in the very high category. (3) the results of this study state that there is a relationship between study habits and student learning outcomes. This relationship is proven by the results of the sig value of 0.019 <0.05 which indicates a relationship between the two variables, and is proven by the results of the calculated r correlation of 0.248. After interpreting the value using the correlation interpretation criteria, the r value (0.248) is in the range (0.21–0.40) which is interpreted as being included in the category of having a correlation
Pengaruh Pemberian Layanan Informasi Bidang Karir Terhadap Perencanaan Karir Lanjutan Siswa Kelas X SMAN6 Kota Jambi Putri Pasaribu , Riska; Rasimin; Siti Amanah
Jurnal Paramaedutama Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Paramaedutama | Juni - Agustus 2025
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infomasi pemahaman karir sangat penting untuk membimbing, membantu, dan mengarahkan siswa dalam pengambilan keputusan, menentukan, dan mempersiapkan pekerjaan mereka di masa depan Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan layanan informasi bidang karir, tingkat pemahaman perencanaan karir siswa serta mengungkapkan pengaruh pemberian layanan informasi karir terhadap pemahaman perencanaan karir lanjutan siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 122 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket, untuk mengetahui ketepatan instrument dilakukan uji validitas dan uji reabilitas. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji nomalitas, uji linearitas dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian layanan informasi kepada siswa memiliki pengaruh terhadap pemahaman perencanaan karir siswa. Besaran nilai pengaruh variabel X (layanan informasi) terhadap variabel Y perencanan karir) yang diperoleh pada penelitian ini yakni sebesar 0,237 yang diartikan semakin tinggi tingkat pemahaman siswa mengenai layanan informasi yang diberikan maka semakin berpengaruh pada perencanaan karirnya. Dari hasil analisis regresi sederhana memberikan Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif layanan informasi terhadap pemahaman perencanaan karir siswa di SMA Negeri 6 Kota Jambi.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar di Tinjau dari Faktor Internal dan Faktor Eksternal Siswa SMP Negeri 22 Kota Jambi Lisa, Tia; Rasimin; Hamdi, Muhammad
Jurnal Paramaedutama Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Paramaedutama | Juni - Agustus 2025
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat dalam proses belajar adalah suatu aspek dalam psikologi yang mempengaruhi setiap individu dalam belajar. Minat belajar mempunyai peran yang sangat besar terhadap pelajar karena minta belajar merupakan salah satu kunci keaktifan seorang pelajar dengan ada minat belajar yang tinggi maka pelajar tersebut akan memiliki keaktifan yang berasal dari dalam dirinya sendiri. Sehingga dengan adanya minat belajar mempengaruhi hasil belajar dan prosesnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan factor yang mempengaruhi minat belajar di SMP Negeri 22 Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 22 Kota Jambi dengan sampel sebanyak 72 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang berisi 34 item pernyataan dengan menggunakan skala likert. Hasil analisis yang telah diperoleh bahwasannya tingkat faktor yang mempengaruhi minat belajar di SMP Negeri 22 Kota Jambi memiliki presentase 56,47% yang menunjukkan bahwa Sebagian siswa memiliki minat belajar yang rendah. Yang mana diperoleh hasil per indikatornya yaitu dalam indicator jasmaniah memiliki presentase 54,53% dikategorikan pada tingkat Sebagian siswa, pada indicator psikologis sebesar 50,27% dikategorikan pada tingkat Sebagian siswa, pada indicator keluarga sebesar 46,29% dikategorikan pada tingkat Sebagian siswa dan pada indicator sekolah sebesar 46,25% dikategorikan Sebagian siswa.
Hubungan Pembelajaran Berdiferensiasi, Student Well-Being dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V MI Negeri 11 Boyolali Ernawati; Rasimin
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4311

Abstract

Abstract Education in the 21st century demands flexible and inclusive approaches to accommodate student diversity, yet uniform teaching methods are often ineffective, particularly in mathematics education. Differentiated instruction, which tailors content, process, and products to students’ needs, offers a solution to enhance student well-being and mathematics learning outcomes. However, many instructional practices still fail to support student well-being. Therefore, this study aims to examine the relationship between differentiated instruction, student well-being, and mathematics learning outcomes among fifth-grade students at MI Negeri 11 Boyolali. This study employs a quantitative correlational approach to investigate the relationship between differentiated instruction as the independent variable and student well-being and mathematics learning outcomes as dependent variables, conducted at MI Negeri 11 Boyolali from May to June 2025. The population consists of fifth-grade students, with a sample of 62 students selected through purposive sampling due to their exposure to differentiated instruction. Data were collected via questionnaires (based on Tomlinson’s model for differentiated instruction and Self-Determination Theory for student well-being), written tests for mathematics learning outcomes, observation of instructional implementation, and documentation of formative test scores. Construct validity was tested using factor analysis (item-total correlation >0.3), reliability with Cronbach’s Alpha (>0.7), and data were analyzed using SPSS version 20 with Kolmogorov-Smirnov normality tests, descriptive analysis (mean, median, standard deviation), and Spearman/Pearson correlation with a significance level of α=0.05. A significant strong positive relationship exists between differentiated instruction and student well-being among fifth-grade students at MI Negeri 11 Boyolali (r=0.639, p<0.001). A significant strong positive relationship exists between differentiated instruction and mathematics learning outcomes (r=0.512, p<0.001). A significant moderate positive relationship exists between student well-being and mathematics learning outcomes (r=0.450, p<0.001). Abstrak Pendidikan abad ke-21 menuntut pendekatan fleksibel dan inklusif untuk mengakomodasi keberagaman siswa, namun pendekatan seragam sering tidak efektif, terutama dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran berdiferensiasi, yang menyesuaikan konten, proses, dan produk dengan kebutuhan siswa, menjadi solusi untuk meningkatkan student well-being dan hasil belajar matematika. Namun, banyak pembelajaran masih belum mendukung student well-being. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan pembelajaran berdiferensiasi, student well-being, dan hasil belajar matematika pada siswa kelas V MI Negeri 11 Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional untuk mengkaji hubungan antara pembelajaran berdiferensiasi sebagai variabel independen dengan student well-being dan hasil belajar matematika sebagai variabel dependen, dilakukan di MI Negeri 11 Boyolali pada Mei-Juni 2025. Populasi penelitian adalah siswa kelas V, dengan sampel 62 siswa dipilih melalui purposive sampling.karena telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner (berdasar model Tomlinson untuk pembelajaran berdiferensiasi dan Self-Determination Theory untuk student well-being), tes tertulis untuk hasil belajar matematika, observasi implementasi pembelajaran, dan dokumentasi nilai formatif. Validitas konstruk diuji dengan analisis faktor (korelasi item-total >0,3), reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha (>0,7), dan data dianalisis menggunakan SPSS versi 20 dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, analisis deskriptif (mean, median, standar deviasi), serta korelasi Spearman/Pearson dengan signifikansi α=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini  adanya hubungan positif signifikan antara pembelajaran berdiferensiasi dan student well-being (r=0,639, p<0,001), pembelajaran berdiferensiasi dan hasil belajar matematika (r=0,512, p<0,001), serta student well-being dan hasil belajar matematika (r=0,450, p<0,001) pada siswa kelas V MI Negeri 11 Boyolali.
Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Dini di Desa Talang Tembago Fauziah , Heni; Rasimin; Yusra, Affan
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Paramaedutama | September - November 2025
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan dini yang terjadi di Indonesia pada tahun 2018 dari laporan UNICEF terdapat anak remaja banyak yang menikah muda di Indonesia. Diperkirakan 1.220.900 perempuan dengan rentang usia 20-24 tahun menikah sebelum usia genap 18 tahun pada tahun 2018, sebuah angka yang menempatkan Indonesia termasuk di antara 10 negara di dunia dengan pernikahan anak di bawah umur atau pernikahan dini tertinggi. Seperti halnya Pada tahun 2022 perkawinan dini yang terjadi di Desa Talang Tembago Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin sebanyak 3 pasang remaja yang berkisar antara 15-17 tahun, meskipun pada kenyataannya umur tersebut belum siap untuk membina dan menjalankan bahtera rumah tangga karena rentan usia tersebut termasuk usia sekolah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan dini di Desa Talang Tembago Kecamatan Jangkat Timur. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dangan metode studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 2 orang dengan usia 15 dan 16 tahun. Teknik analisis yaitu, Pengumpulan collection, Data reduction, Data display. keabsahan data yaitu Credibility, Meningkatkan kecermatan dalam penelitian, dan Triangulasi. Hasil penelitian yaitu ketidakpahaman mengenai peraturan perundang-undangan tentang batas usia perkawinan, pemahaman tentang konsep pernikahan, faktor penyebab terjadinya pernikahan usia dini, serta dampak dari pernikahan usia dini itu sendiri Penarikan keseimpulan berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, ditemukan bahwa beberapa alasan mengapa perempuan menikah di usia dini adalah sebagai berikut: kurang pedidikan agama sehingga menjerumuskan dalam pergaulan bebas, kemauan sendiri, faktor ekonomi yang memburuk dan kebiasaan adat istiadat setempat. Faktor ekonomi adalah yang paling banyak mempengaruhi pernikahan usia dini.
Pengaruh Psikososial Terhadap Self Management Siswa di Sekolah Menengah Pertama Ahmad Dahlan Kota Jambi Tyas Nurbudi , Ratna Rinasari Tyas Nurbudi; Rasimin; Yusra , Affan
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Paramaedutama | September - November 2025
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Pendidikan, aspek kognitif sangat penting untuk diperhatikan. Namun, ada hal lainnya yang juga penting untuk diperhatikan, yakni hal yang berkaitan dengan mental atau keadaan psikososial siswa. Psikososial siswa sangat perlu diperhatikan karena memiliki pengaruh terhadap perkembangan siswa secara menyeluruh. Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan psikososial yang dialami siswa seperti kecemasan, stress, berduka, keputusasaan dan ketidakberdayaan, interaksi dengan teman sebaya dan dinamika kelompok, serta tekonolgi digital seperti pengaruh media sosial yang menyebabkan rasa rendah diri dan ketidakpuasan terhadap penampilan atau prestasi diri sendiri. Dalam psikososial, dukungan emosional dan psikologis keluarga sangatlah penting dalam mencapai tugas dan fungsi perkembangan remaja sesuai dengan teori Erikson. Dari berbagai macam latar belakang siswa serta berbagai ragam cara didikan di rumah, hal itu juga bisa mempengaruhi bagaimana seseorang itu mengelola waktunya dengan baik (self management). Tujuan penelitian ini yaitu mengungkapkan tingkat dan seberapa pengaruh psikososial siswa terhadap self management siswa di Sekolah Menengah Pertama Ahmad Dahlan Kota Jambi. Dalam hal ini, yang menjadi titik fokus penelitian yaitu hanya mengungkapkan pengaruh psikososial terhadap aspek-aspek self management yang terdiri dari pendorong diri, penyusunan diri, pengendalian diri, dan pengembangan diri. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa Sekolah Menengah Pertama Ahmad Dahlan Kota Jambi yang terdiri dari 84 responden, dengan menggunakan teknik random sampling. Data penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan metode Expost-facto. Data dianalisis menggunakan persentase, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi sederhana, dan uji t. Hasil penelitian mengenai pengaruh psikososial terhadap self management siswa di Sekolah Menengah Pertama Ahmad Dahlan yaitu bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara psikososial dan self management yakni sebesar 0,000<0,005. Selain itu tingkat psikososial siswa di SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi tergolong tinggi dengan persentase angka sebesar 65,35%, dengan permasalahan sosial sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan masalah psikologi. Tingkat self management keseluruhan siswanya yakni sebesar 63,49 % dan tergolong tinggi, dengan aspek pendorong diri yang cukup besar serta pengembangan diri yang cukup terarah.
Pengaruh Pola Komunikasi Demokratis Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA N 6 Kota Jambi Manalu, Jentina Rospita Dewi; Rasimin; Wahyuni , Hera
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Paramaedutama | September - November 2025
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi merupakan hal penting yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu. Motivasi merupakan dorongan yang muncul dari dalam diri individu untuk mewujudkan tujuan mereka. Bagi siswa motivasi sangat dibutuhkan demi meningkatkan kualitas belajar mereka demi mencapai cita-cita mereka. Dukungan dan perhatian dari orangtua dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap pembentukan motivasi belajar siswa. Pola komunikasi yang dimiliki dalam sebuah keluarga berbeda-beda sehingga memungkinkan perbedaan motivasi belajar yang dimiliki oleh setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh pola komunikasi demokratis terhadap motivasi belajar siswa di SMA N 6 Kota Jambi dengan sampel sebanyak 64 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang mana untuk teknik pengambilan data menggunakan angket, uji coba instrument, uji t dengan bantuan spss. Hasil dari uji t diperoleh bahwa pola komunikasi demokratis orang tua (X) terhadap motivasi belajar anak (Y) adalah 0.002, yang dimana < dari 0.05. Selain itu, nilai t hitung adalah 3.251, yang dimana > dari nilai t tabel sebesar 2.000. Dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari pola komunikasi demokratis orang tua terhadap motivasi belajar anak.
WEBSITE DEVELOPMENT IN LEARNING SOCIAL SCIENCE WITH CMS WORDPRESS APPLICATIONS Teguh Aryanto; Rasimin; Abdul Ghoni
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 4 (2020): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v9i1.7886

Abstract

The development of science, technology and art brings global changes, including in the world of education. This development demands quality human resources to create increasingly attractive media and educational materials. This development research aims to look at the effectiveness of website products with wordpress applications to improve learning outcomes of fourth grade MI students. Based on the feasibility level of the media with a score of 82.89 and the material with a score of 96.25 showed that the media was valid enough to be tested in the experimental group. The trial results showed a significant improvement in student learning outcomes in the Social Sciences sub-topic Uniqueness ofthe Place Where I Live. This type of research was Reseach Development and Development (R&D) with ADDIE model procedures performed. The feasibility level of the media and material was 55 with student learning value was measured by the Minimum completeness Criteria (KKM) 70, the student learning outcomes achieved indicated an increasing in class average from 55.00 to 85.50 of twenty- students. The data was obtained in the experimental phase of the experimental class with the pretest instrument and post test. The conclusion of the research was that the website learning media with wordpress application effectively improves the learning outcomes of fourth grade students of MI Sunan Pandanaran (MISPA), Sardonoharjo Ngaglik Sleman Temple on Social Studies sub theme theme of Regional Uniqueness in my place.