Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNIK LAYANAN KONSELING PERORANGAN OLEH GURU BK DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK Citra Imelda Usman
Jurnal Counseling Care Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Counseling Care
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2017.v1i2.2526

Abstract

The background of this research is the existence of some students who display undisciplinedbehavior in school, such as coming late to come to school and so forth. The purpose of this studyis how the effectiveness pelaysanaan individual counseling services in mendisipnlikan class Xstudents electrical majors in SMK Negeri 5 Padang, using general and special techniques. Theresearch is quantitative descriptive research. The population of this study were 38 students ofclass X of electrical majors at SMK Negeri 5 Padang who had attended individual counseling. Thesampling technique is total sampling. The instrument used is a questionnaire. Data analysistechnique used is technique percentage. The findings of this study indicate that: 1) theapplication of general and specialized techniques to individual counseling can improve studentdiscipline. This research is recommended for students of electric X class X who have participatedin individual counseling services to improve their discipline. Then to the school community, inorder to give full attention to the students and to cooperate with all the personnel or citizens ofschool which aims in improving the discipline of learners.Keywords: General techniques of individual counseling services, specific techniques ofindividual counseling services, discipline
PENGARUH SELF MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DAN XII DI SMA NEGERI 12 SIJUNJUNG Yuli Andini; Rila Rahma Mulyani; Citra Imelda Usman
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.767-780

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang berkeliaran di dalam kelas sehingga mengganggu temannya saat belajar dan adanya peserta didik yang tidak mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Self management peserta didik, 2) Kedisiplinan belajar peserta didik, 3) Pengaruh self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan regresi linier sederhana. Populasi penelitian ini sebanyak 267 peserta didik. Dan sampel penelitian ini sebanyak 67 peserta didik dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket, sedangkan untuk analisis data menggunakan uji prasyarat data, uji statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)             Self management peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung berada pada kategori cukup baik, 2) Kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung berada pada kategori cukup disiplin, 3) Adanya pengaruh yang signifikan antara self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung dengan kata lain hipotetis diterima bahwa terdapat pengaruh self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik pada kategori lemah. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada peserta didik agar dapat dijadikan sebagai informasi dan bahan untuk memperbaiki diri terutama dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik dalam belajar.
Pengembangan Instrumen Hambatan Komunikasi Pada Aspek Psikologis Peserta Didik Berbasis Teknologi Informasi Di SMPN10 Padang Nadiya Artamevia; Citra Imelda Usman; Rila Rahma Mulyani
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 6 No 2 (2023): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING )
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v6i2.1364

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang berbeda pendapat ketika menyampaikan pendapat sehingga terjadi kesalahpahaman, belum adanya instrumen khusus untuk mengungkapkan hambatan komunikasi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah 1)Pengembangan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar psikologis peserta didik kelas berbasis teknologi informasi, 2) Identifikasi hasil instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik berbasis teknologi informasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil dari penelitian ini adalah 1)Pengembangan instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik kelas berbasis teknologi informasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis dengan skor rata-rata 3,68 termasuk dalam kategori “Diterima”. Pakar praktis dengar skor 3,43 termasuk daalam kategori “Sangat Diterima”. Pakar IT dengan skor 3,55 termasuk dalam kategori “Sangat Diterima”. 2) Identifikasi hasil instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik berbasis teknologi informasi didik di kelas VIII.6 berada pada kategori rendah. Disarankan kepada peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi baik dalam belajar maupun dalam bersosialisasi.
Profil Kecerdasan Emosional Peserta Didik SMK Negeri 2 Padang Sulis Rezki Anggraini; Helma Helma; Citra Imelda Usman
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v7i2.8251

Abstract

The background of this research is that there are students who cannot control anger or resentment uttered by their peers, students who do not have confidence before starting a presentation in front of the class, and who lose control when they are angry with their peers. The purpose of this study was to describe the profile of the emotional intelligence of students in class XI Marketing at SMK Negeri 2 Padang from the aspects of: 1) Recognizing emotions 2) Managing emotions 3) Motivating yourself 4) Empathy 5) Building Relationships. This research was conducted using a quantitative descriptive method. The research population was 96 students who were selected by total sampling technique. The instrument used is a questionnaire. As for data analysis using percentages. Based on the results of research on the emotional intelligence profile of students in class XI Marketing at SMK Negeri 2 Padang of: 1) Recognizing emotions is in a fairly high category and in high caligniting in other aspect of emocional intelligence in this study. Based on the results of this study, it is recommended for counselor to make a model to increasing their emotional intelligence.quite high, and for future researchers to create an effective model guidance and couselerto improve students' emotional intelligence.
Planning of Guidance and Counseling Service Programs to Improve the Achievement of Student Development Tasks in State Senior High School 1 Kinali Elvina, Elvina; Putra, Fuaddillah; Usman, Citra Imelda
Jurnal Counseling Care Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2024.v8i1.7599

Abstract

This research is motivated by students who lack independence in following the learning process, limited interaction during face-to-face learning, and some students who have difficulty accepting their own physical condition. The objectives of this study are to describe 1) The achievement of student development tasks at State Senior High School 1 Kinali, and 2) The planning of guidance and counseling programs to enhance the achievement of student development tasks at State Senior High School 1 Kinali. This research was conducted using a research and development method with a population of 302 students, and the sample consisted of 31 students from class XI Phase F 9. The instrument used was the Inventory of Developmental Tasks. Data analysis was performed using Developmental Task Analysis Software. The research results are as follows: 1) The achievement of student developmental tasks (Study in class XI Phase F 9) is generally in the category of self-awareness development level. 2) The planning of guidance and counseling programs to enhance the achievement of student developmental tasks at State Senior High School 1 Kinali includes services such as information services, group counseling services, collaborative services, and bibliotherapy services. Based on the results of the research, recommendations can be made for students to identify unfulfilled developmental tasks and use this research as a guide for improvement.
Ketercapaian Tugas Perkembangan Masyarakat Pada Masa Dewasa Akhir di Kelurahan Duri Timur Kabupaten Bengkalis Nanda Putri, Melur; Putra, Fuaddillah; Imelda Usman, Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1943

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya dewasa akhir yang sudah mengalami penurunan kemampuan fisik .Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketercapaian tugas perkembangan masyarakat dewasa akhir di Kelurahan Duri Timur Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah kuantiatif deskriptif. Populasi penelitian adalah masyarakat yang dalam kategori rentang usia dewasa akhir di Kelurahan Duri Timur dengan jumlah 102. Sampel penelitian dengan teknik total sampling dengan jumlah 102 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, analisa data menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketercapaian tugas perkembangan masyarakat dewasa akhir dilihat dari : (1) menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan dalam kategori cukup tercapai, (2) menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income (penghasilan) keluarga dalam kategori cukup tercapai, (3) menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup dalam kategori cukup tercapai, (4) membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia dalam kategori cukup tercapai, (5) membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan dalam kategori cukup tercapai, dan (6) menyesuaikan diri dengan peran sosial dalam kategori cukup tercapai.
Profil Ketercapaian Tugas Perkembangan Masyarakat pada Masa Dewasa Madya di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang Fayesby, Dwi; Putra, Fuadillah; Imelda Usman, Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2035

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya masyarakat dewasa yang merasa belum tercapainya tugas perkembangan dewasa madya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketercapaian tugas perkembangan masyarakat pada masa dewasa madya dilihat dari: 1) penyesuaian diri terhadap perubahan fisik dan fisiologis, 2) penyesuaian diri terhadap perubahan minat, 3) penyesuaian diri terhadap kejujuran, 4) penyesuaian diri terhadap kehidupan keluarga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat di RW 11 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji berjumlah 128 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling yaitu sebanyak 64 orang. Data penelitian diperoleh melalui angket dan diolah menggunakan teknik persentase.Hasil penelitian tentang ketercapaian tugas perkembangan masyarakat pada masa dewasa madya secara umum berada pada kategori cukup tercapai sedangkan secara indikator dapat dilihat: 1) Penyesuaian diri terhadap perubahan fisik dan fisiologis berada pada cukup tercapai. 2) Penyesuaian diri terhadap perubahan minat berada pada cukup tercapai. 3) Penyesuaian diri terhadap kejujuran berada pada kategori cukup tercapai. 4) Penyesuaian diri terhadap kehidupan keluarga berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan kepada masyarakat dewasa madya untuk meningkatkan ketercapain tugas perkembangan masyarakat pada masa dewasa madya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA ANAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 4 PESISIR SELATAN Suryadi; Mori Dianto; Citra Imelda Usman
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan membaca adalah aktifitas yang kompleks yang melibatkan berbagai faktor yang datangnya dari dalam diri pembaca dan faktor luar. Selain itu, keterampilan membaca juga dapat dikatakan sebagai jenis kemampuan manusia sebagai produk belajar dari lingkungan, dan bukan kemampuan yang bersifat instingtif, atau naluri yang dibawa sejak lahir. Oleh karena itu, proses membaca yang dilakukan oleh seorang yang dapat membaca merupakan usaha mengolah dan menghasilkan sesuatu melalui penggunaan modal tertentu. Membaca adalah proses produksi yang menghasilkan pengetahuan, pengalaman, dan sikap-sikap baru. Seperti hukum yang berlaku dalam dunia usaha, semakin besar modal seseorang untuk berusaha, semakin besar pula kemungkinan hasilnya. Oleh karena itu, seperti halnya sebuah perusahaan yang menghasilkan sesuatu melalui proses mengolah. Membaca juga merupakan proses mengolah, yakni mengolah bacaan. Nah, untuk mengolah hal itu diperlukan modal tertentu. Secara garis besar, aktifitas membaca berkaitan dengan dua hal pokok, yaitu pembaca dan bahan bacaan. Situasi yang terlihat di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Pesisir Selatan masih ada peserta didik yang kesulitan dalam membaca dan kurang memiliki keterampilan dalam membaca sehingga berpengaruh terhadap pemahamannya dalam memamahi materi. Adapun permasalahan yang terlihat ialah rendahnya tingkat kecepatan dalam membaca, minimnya pemahaman yang diperoleh dalam membaca, kurangnya minat membaca, minimnya pengetahuan cara membaca yang efektif, tidak fokus dalam membaca.Berdasarkan fenomena itu maka perlu rasanya diberikan peningkatan keterampilan membaca pada peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Pesisir Selatan agar peserta didik memiliki keterampilan dalam mebaca sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar dan memiliki pengetahuan baru khususnya dalam membaca. Metode yang digunakan dalam PKM ini ialah 1). Penyampaian materi, 2). Tanya jawab dengan peserta kegiatan, 3). demonstrasi dalam mempraktikkan keterampilan membaca, 4). Penyampaian kesimpulan oleh peserta kegiatan.
Evaluation of The Implementation of Group Guidance Services at SMA Negeri 2 Merangin Ramadhan, Andra; Kardo, Rici; Imelda Usman, Citra
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v2i2.135

Abstract

The background of this research is that there has not been an evaluation of group guidance services carried out by BK teachers at SMA Negeri 2 Merangin so that the success of the group guidance services provided has not been measured in terms of effectiveness and success. This study aims to describe: 1) Evaluation of the implementation of group guidance services at SMA Negeri 2 Merangin seen from the evaluation process, 2) Evaluation of the implementation of group guidance services at SMA Negeri 2 Merangin seen from the evaluation of results. This type of research is descriptive quantitative. The population of this study were all students of class XI IPS SMA Negeri 2 Merangin who were members of the group guidance service group. The sampling technique was carried out with a total sampling of 29 people. The research data was obtained through a questionnaire which was analyzed using the percentage technique. The results of this study on the evaluation of the implementation of group guidance services at SMA Negeri 2 Merangin which showed that: 1) the evaluation of the implementation of group guidance services at SMA Negeri 2 Merangin was in the good category with a percentage of 44.83%. 2) evaluation of the implementation of group guidance services at SMA Negeri 2 Merangin seen from the evaluation results are in the good category with a percentage of 44.83%. This research is recommended for BK teachers to evaluate guidance and counseling services, especially group guidance services on a regular basis, because through this evaluation teachers can get information about the success of the services provided
PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK PAUD Solina, Wira; Usman, Citra Imelda; Putra, Fuaddillah
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5210

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan dalam rangka mendorong perubahan pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak prasekolah. Sehingga para orang tua berubah pikiran bahwa sex education pada anak yang awalnya tabu perlu diberikan. Perubahan yang diharapkan ke arah yang lebih baik, dapat dilakukan dengan memberikan materi tentang pentingnya pendidikan seks pada anak usia prasekolah. Solusi dari permasalahan di SD Negeri 12 VII Koto Sungai Sarik adalah dengan memberikan materi kepada orang tua tentang pengenalan pendidikan seks pada anak usia prasekolah. Selain mengajari orang tua bagaimana menjelaskan seks itu sendiri kepada anak dengan menggunakan media. Metode pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan menjelaskan materi pendidikan seks anak usia pra sekolah kepada orang tua, kemudian mengajarkan kepada orang tua cara menyampaikan pendidikan seks kepada anak dengan menggunakan media, boneka, gambar, dan binatang.