Forman Halawa
Universitas Nias

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation Analysis of Employee Performance to Enhance Work Quality: A Case Study at the Secretariat of the General Election Commission in Gunungsitoli City Yasaro Dotonafo Laoli; Eliyunus Waruwu; Yupiter Mendrofa; Forman Halawa
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 2 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i2.5362

Abstract

Quality human resources (HR) play a crucial role in advancing organizations, especially amidst competitive environments striving for superior performance. Regular performance evaluation by management assesses employees' adherence to responsibilities, legal compliance, and ethical conduct. The evaluation aims to enhance work quality, foster a safe environment, boost motivation and satisfaction, improve efficiency, productivity, and overall performance. This qualitative descriptive study investigates employee performance evaluation at the Gunungsitoli City KPU Secretariat, focusing on improving discipline, responsibility, and HR quality. Findings indicate effective evaluation processes influenced by factors such as ability, motivation, and attitude.
Optimizing Service Quality: The Role of Human Resources Development at Gunungsitoli City's Central Statistical Agency Juita Telaumbanua; Eliyunus Waruwu; Eliagus Telaumbanua; Forman Halawa
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 1 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i3.5573

Abstract

This research aims to clarify the impact of human resource development on service quality at the Central Statistics Agency of Gunungsitoli City. Utilizing qualitative methods, the study collects secondary data through interviews with a focus on human resource development. The analysis reveals that human resource development significantly influences the quality of services provided by the government in Gunungsitoli City. Specifically, the findings indicate that improved human resources lead to enhanced performance of government personnel, thereby positively affecting service quality. This study underscores the critical role of effective human resource development in elevating organizational performance and service delivery.
Enhancing Employee Work Engagement in Health Service through Education and Training Saferius Ndruru; Eliyunus Waruwu; Maria Magdalena Batee; Forman Halawa
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 3 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i3.5881

Abstract

Education and training of human resources are crucial in creating individuals whose potential and skills are in line with the demands of technological developments and are of maximum benefit to the company. This research intends to investigate the influence of education and training simultaneously and partially on work engagement at the Gunungsitoli Health Service. There were 64 employees at the Gunungsitoli Health Service used for the population and sample. A quantitative research method was applied in examining how education and training influence the variables of work engagement. The analysis technique used multiple linear regression. Based on the results, education has, partially, a significant effect on employee work engagement at the Gunungsitoli Health Service. Moreover, education and training simultaneously provide a significant effect on employee work engagement at the Gunungsitoli Health Service. In order to be engaged with their work, the employees require a strong commitment from the Gunungsitoli Health Service to develop their employees through education and training, to strengthen their attachment to their work, and improve overall organizational performance. If education and training are carried out in a programmed manner by the Gunungsitoli Health Service, employee work engagement can be realized. In the initial data collection process, respondents were not honest in providing information, opinions, or answers in the questionnaires distributed. For this reason, it is recommended future researchers should be meticulous when collecting data and information.
Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Gunungsitoli Arsyid Nurman Tanjung; Eliyunus Waruwu; Sukaaro Waruwu; Yamolala Zega; Forman Halawa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.4298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Gunungsitoli. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi 59 pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan program SPSS 26. Analisis data yang digunakan adalah metode uji validitas, uji rehabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai, adanya pengaruh pengembangan Sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai, dan adanya pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai. Hal Ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun simultan Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Gunungsitoli.
Talent Management Development & Reskilling/Upskilling Berkat Setiawan Waruwu; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.334

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi strategis antara pengembangan manajemen talenta dengan program reskilling dan upskilling sebagai respons terhadap disrupsi teknologi dan perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Pengembangan talenta menjadi semakin penting ketika organisasi menghadapi pergeseran keterampilan yang dipicu oleh digitalisasi, otomatisasi, serta model bisnis baru yang menuntut adaptasi cepat. Dengan pendekatan mixed-methods yang menggabungkan kajian literatur, survei kuantitatif, dan analisis kasus kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang memungkinkan organisasi merancang dan menerapkan sistem pengembangan talenta dan pembelajaran yang efektif. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan program ditentukan oleh komitmen kepemimpinan, infrastruktur pembelajaran digital, pemetaan kompetensi yang berkelanjutan, serta jalur pembelajaran terpersonalisasi yang selaras dengan tujuan bisnis. Upaya reskilling dan upskilling terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketangkasan tenaga kerja, mobilitas internal, dan peningkatan produktivitas ketika diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen talenta yang terstruktur. Penelitian ini juga menyoroti hambatan utama, seperti resistensi perubahan, keterbatasan waktu belajar, dan ketidaksesuaian antara materi pelatihan dan kompetensi pekerjaan. Implikasi praktis menekankan pentingnya penguatan budaya belajar, penggunaan analitik SDM berbasis data, serta pengukuran dampak pembelajaran dengan indikator yang jelas untuk memaksimalkan nilai investasi talenta. Secara keseluruhan, integrasi pengembangan talenta dengan reskilling dan upskilling memberikan jalur berkelanjutan bagi organisasi untuk tetap kompetitif dan siap menghadapi masa depan.
Analisis Lingkungan Kerja terhadap Employee Engagement: Literature Review Ardika Immanuel Zebua; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.451

Abstract

Lingkungan kerja merupakan faktor penting yang menentukan tingkat kenyamanan, motivasi, dan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Banyak organisasi masih menghadapi rendahnya employee engagement akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, baik dari aspek fisik maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengaruh lingkungan kerja terhadap employee engagement melalui kajian literature review sistematis. Metode yang digunakan mencakup identifikasi topik, pencarian dan seleksi artikel full-text periode 2019–2025, analisis konten, serta sintesis temuan untuk mengungkap pola hubungan antarvariabel. Sebanyak sejumlah artikel nasional yang relevan dianalisis berdasarkan dimensi lingkungan kerja, instrumen pengukuran, dan hasil empirisnya. Hasil sementara menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik, seperti ergonomi, fasilitas, dan kebersihan ruang, berkontribusi meningkatkan fokus dan kenyamanan kerja. Sementara itu, lingkungan kerja non-fisik terbukti menjadi prediktor paling kuat bagi engagement melalui dukungan atasan, komunikasi, hubungan kerja, dan budaya organisasi. Temuan sintesis juga mengindikasikan bahwa kepemimpinan berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap keterlibatan karyawan. Secara keseluruhan, sekitar 70–80% studi yang ditelaah menunjukkan hubungan positif signifikan antara kualitas lingkungan kerja dan tingkat engagement karyawan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi organisasi untuk merancang strategi perbaikan lingkungan kerja sebagai upaya meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan.
Dampak Implementasi Human Resource Information System (HRIS) terhadap Efisiensi Pengelolaan SDM di Era Digital Falestina Lase; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.456

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk mengadopsi Human Resource Information System (HRIS) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan sumber daya manusia di era digital. Implementasi HRIS tidak hanya mempermudah pengolahan data kepegawaian, tetapi juga menyediakan informasi yang lebih cepat dan berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan HRIS berkontribusi pada peningkatan kinerja pegawai, efektivitas proses administrasi, serta integrasi fungsi-fungsi SDM secara lebih terstruktur. Namun demikian, pemanfaatan HRIS masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kesiapan organisasi, kompetensi pengguna, dan dukungan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi HRIS terhadap efisiensi pengelolaan SDM dengan meninjau aspek kecepatan proses, ketepatan data, dan kualitas layanan administrasi kepegawaian. Pendekatan yang digunakan berupa kajian pustaka terhadap berbagai hasil penelitian terkini yang relevan dengan topik HRIS dan manajemen SDM di era digital. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai peran strategis HRIS bagi organisasi, serta menjadi dasar pertimbangan dalam merancang kebijakan dan langkah implementasi sistem yang lebih optimal.
Peran Strategis Kepemimpinan Dalam Mengintegrasikan Keberagaman dan Praktik Inklusif Herniwati Zalukhu; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 02 (2025): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i02.458

Abstract

Keberagaman dan praktik inklusif menjadi isu strategis dalam pengelolaan organisasi di era globalisasi yang ditandai dengan perbedaan latar belakang individu, baik dari segi budaya, sosial, gender, maupun kemampuan. Dalam konteks ini, kepemimpinan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, terbuka, dan saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis kepemimpinan dalam mengintegrasikan keberagaman serta menerapkan praktik inklusif di dalam organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang inklusif mampu membangun budaya organisasi yang menghargai perbedaan, meningkatkan rasa keadilan bagi seluruh anggota, memperkuat kerja sama tim, serta berdampak positif terhadap kinerja individu dan organisasi. Selain itu, pemimpin yang memiliki sensitivitas terhadap keberagaman lebih efektif dalam mengelola konflik serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pengembangan kepemimpinan yang berorientasi pada keberagaman dan inklusivitas di lingkungan organisasi.
Kepemimpinan Inklusif Sebagai Kunci Penguatan Keberagaman Dalam Organisasi Modern Maskarya Bawamenewi; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 02 (2025): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i02.459

Abstract

Keberagaman dalam organisasi modern merupakan sebuah realitas yang tidak dapat dihindari, baik dari segi latar belakang budaya, gender, usia, pendidikan, maupun cara berpikir. Namun, keberagaman yang tidak dikelola dengan baik justru dapat memicu konflik, kesenjangan, dan ketidakadilan dalam lingkungan kerja. Oleh karena itu, kepemimpinan inklusif menjadi salah satu pendekatan penting dalam menciptakan organisasi yang harmonis dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan inklusif sebagai kunci dalam memperkuat keberagaman dalam organisasi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif mampu menciptakan lingkungan kerja yang adil, terbuka, dan menghargai perbedaan, sehingga mendorong partisipasi aktif seluruh anggota organisasi. Selain itu, kepemimpinan inklusif juga berperan dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui terciptanya rasa percaya, loyalitas, serta kolaborasi yang lebih kuat di antara anggota organisasi. Dengan demikian, penerapan kepemimpinan inklusif menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan keberagaman di era organisasi modern yang dinamis.
Peran Kepemimpinan Transformasional Dalam Mendorong Keberagaman Kesetaraan Dan Inklusi di Tempat Kerja Gusti Mardalena Putri Lase; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 02 (2025): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i02.460

Abstract

Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion/DEI) merupakan prinsip penting yang harus diterapkan dalam organisasi modern untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, harmonis, dan produktif. Namun, dalam praktiknya masih banyak organisasi yang menghadapi tantangan seperti diskriminasi, ketimpangan kesempatan, serta minimnya penerimaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam mendorong keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di tempat kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan yang berkaitan dengan kepemimpinan transformasional dan konsep DEI. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya kerja yang inklusif melalui penguatan visi bersama, keteladanan pemimpin, pemberdayaan karyawan, serta komunikasi yang terbuka dan inspiratif. Pemimpin transformasional mampu menciptakan rasa keadilan, meningkatkan keterlibatan karyawan, serta mengurangi praktik diskriminasi di lingkungan kerja. Penerapan kepemimpinan transformasional juga berdampak positif terhadap kinerja, kepuasan kerja, dan keberlanjutan organisasi. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lingkungan kerja yang menghargai keberagaman, menjunjung kesetaraan, dan memperkuat inklusi secara berkelanjutan.