Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tes Kemampuan Keterampilan Menulis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.579 KB)

Abstract

Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan bahasa dan pengolahan isi. Masalah yang berkembang berkenaan dengan kegiatan menulis adalah pengetahuan dasar terhadap performansi atau kemampuan menulis. Selanjutnya, menulis merupakan aktivitas pengekspresian ide, gagasan, pikiran atau perasaan dalam lambang kebahasaan. Kegiatan ini melibatkan aspek penggunaan tanda baca dan ejaan, penggunaan diksi dan kosakata, penataan kalimat, pengembangan paragraf, pengolahan gagasan serta pengembangan model karangan. Selain itu, kegiatan menulis adalah mendeskripsikan dan merekonstruksi serta melakukan proses penemuan dan penggalian ide-ide untuk diekspresikan. Perlu disadari bahwa proses menulis sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dasar yang dimiliki seperti, kemampuan memilih dan menggunakan kosakata, menerapkan tanda baca, dan memahami isi atas pesan dari komunikasi yang disampaikan melalui tulisan.
Beberapa Aspek dalam Kedwibahasaan: (Suatu Tinjaun Sosiolinguistik) Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 9 No. 4 (2021): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.626 KB)

Abstract

Kedwibahasaan adalah salah satu peritiwa dalam tindak tutur karena faktor situasi. Kedwibahasaan merupakan penggunaan dua bahasa dalam masyarakat penutur. Hal ini terjadi karena didorong faktor sosiologis, psikologis, dan sebagainya. Dalam peristiwa kedwibahasaan muncul beberapa hal yang sangat berkaitan di antaranya adalah : kontak bahasa, pergantian bahasa, diglosia, pergeseran bahasa, dan interfrensi dan integrasi.
Pengembangan Karakter (Sikap, Perilaku, dan Kepribadian) melalui Pembelajaran Aspek Sastra dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.815 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian expost facto dan dekriptif kuantitatif. Jumlah populasi penelitian adalah 410 siswa. Sampel yang ditetapkan adalah 200 siswa dengan menggunakan teknik penarikan sampel urutan praktis, berimbang, dan acak. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket dalam bentuk skala likert, dokumentasi, dan observasi. Selanjutnya, data dianalisis menggnakan program SPSS 11,05, pola tabulasi, frekuwensi, grafik, dan persentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran aspek sastra dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap pengembangan karakter (sikap, perilaku, dan kepribadian) siswa dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Berbasis Karakter di Madrasah Aliyah Negeri Palopo, yaitu 0,373 (db = 1-198, F = 31,975 dengan P = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa lebih kecil dari kriteria yang telah ditetapkan, yaitu 0,05 sedangkan sumbangan efektif variabel X terhadap Y mencapai 1,39%. Selain itu, secara deskriptif persepsi siswa tentang pembelajaran aspek sastra dalam pengembangan karakter menunjukkan tingkat persentasi sebagai berikut: (1b) 61% siswa menyatakan membaca dan mempelajari karya sastra memengaruhi jiwa dan rasa simpatik, (2b) 56,5% siswa menyatakan mengkaji karya sastra untuk memahami hakikat kehidupan, (3b) 78% siswa menyatakan dalam bacaan sastra diperoleh pengetahuan tentang: kreasi tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, dan rasa peduli terhadap lingkungan sosial, (4b) 83,5% siswa menyatakan karya sastra sarat nilai karakter, kepribadian, dan religius dalam kehidupan, (5b) 52,5% siswa menyatakan pengalaman nyata dan model ideal kehidupan masyarakat dalam karya sastra, (6b) 49% siswa menyatakan hubungan antara pembelajaran sastra dan pengembangan karakter serta pola kepribadian siswa, dan (7b) 89,5% siswa menyatakan menyukai pembelajaran kegiatan sastra.
The Role of the Taklim Council in the Development of Islamic Education Sukirman Sukirman; Firman Firman; Dodi Ilham
Journal of Indonesian Islamic Studies Vol 1, No 1 (2021): Journal of Indonesian Islamic Studies (October)
Publisher : State Islamic Institute of Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.294 KB)

Abstract

This research formulate the subject about the problem which is: What is Taksim's ceremony have Islamic education development role at Toraja North? How methods of ceremony education construction take at Toraja North? This research is an observational qualitative who utilizes pedagogics approaching, psychological, sociological, and normative theological. Data source which is stemmed primary data from Mapenda, Taklim's Ceremony administrator, Religion figure, and Islam Extension Agent, meanwhile secondary data taken from by bearing aught document it is with research. The instrument that is utilized in gathering data is functioning alone writer establishes and chooses the informant as the source of data, analysis is data, paraphrasing data, and instrument in gathering data is observation, interview, and documentation. Observational results and analysis conclude Taksim's ceremony role in developmental Islamic education: 1). Education that performed by taklim's ceremony at Toraja North corresponds to education concept along the body. Ages unacquainted education and were in force of coming into the world to puff out. taklim's ceremony education at North Toraja constitutes education to get society basis and gives education to society on all age levels. Therefore, ta's Ceremony education taklim at orth Toraja Nget has been utilized medium for I apply Islamic teaching points, so fade-proof Islam points with other points unsuitably. 2) learning methods that are utilized on santri children cover methodic discourse, question-answer, story, matzah, to inuring a figure of speech. The discourse method is utilized to enlighten the material reads and writes the Koran. On the same chance, the teacher also gives chance for santri for asking to chastened material. In addition, the teacher also utilizes that story method material which is taught gets is prey to by santri and stimulates santri to notice chastened material.
Pelatihan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Putra Dato Sulaeman St. Marwiyah; Muhammad Ihsan; Hasriadi Hasriadi; Arifuddin Arifuddin; Abdul Rahim Karim; Sukirman Sukirman; Sudirman Sudirman; Rusdiansyah Rusdiansyah; Muh. Anhar
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.271

Abstract

Kegiatan pelatihan moderasi beragama didasari oleh masih kurangnya pemahaman moderasi beragama guru yang mengajar di pondok pesantren khususnya di pondok pesantren dato sulaeman palopo. Untuk mengatasi hal tersebut di buat kegiatan pelatihan dalam bentuk pelatihan partisipatif untuk guru di pondok pesantren dato sulaeman. Materi yang di berikan tentang konsep dasar moderasi beragama dan nilai-moderasi yang dikonstruksikan dalam pembelajaran di pesantren. Kegiatan ini dilaksanakan di kace bisang kota palopo dengan jumlah peserta 20 orang. Dari hasil kegiatan di peroleh data guru pondok pesantran dato sulaeman tentang memahami nilai-nilai moderasi beragama dengan baik dan guru pondok pesanten dato sulaeman telah mampu memasukkan nilai-nilai moderasi beragama dalam proses pembelajarannya.
Pelatihan Penerapan Media Inovatif Dalam Pembelajaran di Pondok Pesantren Putra Dato Sulaeman Kartini Kartini; Naidin Syamsuddin; Mustafa Mustafa; Andi Arif Pamessangi; Nurmiati Nurmiati; Sukirman Sukirman; Firman Firman; Hasriadi Hasriadi; Muhammad Chaeril
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.272

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diselenggaran untuk memberikan kemampuan kepada guru Pondok Pesantren Putra Dato Sulaeman dalam mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran disekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari tahap pemberian materi sampai pada tahap evaluasi materi dan kegiatan. Dari hasil evaluasi diperoleh data bahwa setelah kegiatan dilaksanakan peserta telah memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran inovatif dipondok pesantren dato sulaeman. Selain itu, dari aspek pelayanan peserta menilai kegiatan ini memberikan pelayanan yang sangat memuaskan.
Representasi Ideologi melalui Penggunaan Klasifikasi Kata dalam Interaksi Pembelajaran di IAIN Palopo Sukirman Sukirman
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan ideologi dalam penggunaan diksi pada bentuk klasifikasi kata melalui kegiatan interaksi pembelajaran di IAIN Palopo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kualitatif bersifat deskriptif. Penggunaan sumber data diperoleh dari penuturan yang berlangsung di dalam pembelajaran. Bentuk data yang dihasilkan, yaitu kata dan frasa yang dituturkan dalam posisi klasifikasi kata yang memiliki kesamaan dan kemiripan pemaknaan. Data tersebut diperoleh dengan memanfaatkan instrumen perekam (handycam). Data yang telah dikumpulkan diklasifikasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik secara bertahap, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan diksi dalam bentuk klasifikasi kata yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di IAIN Palopo direpresentasikan dalam wujud ekspresi pemaknaan melalui aspek eufemisasi, aspek sensorisasi, nilai eksperensial, nilai relasional, dan nilai ekspresif. Substansi ideologi yang diungkapkan, yaitu kejelasan, ketajaman, dan kefokusan dalam menelaah dan mencermati informasi pembelajaran.
Character Formation Through Meaningful Relationships in Learning Interactions at Islamic Higher Education Sukirman Sukirman
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol 10, No 2 (2022): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Liter
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v10i2.3457

Abstract

This study aims to describe the use of language features in relation to meaning in the form of antonyms, synonyms, and hyponyms in teaching interactions at IAIN Palopo. The research was conducted using a descriptive qualitative approach that uses data sources from narratives or interactions that take place in learning. The data is from words and phrases containing meaningful relationships obtained using a recording instrument (Handycam). Then, the data is classified and analyzed using description, interpretation, and explanation techniques. The study results show that the language features of meaning relations used in teaching interactions at IAIN Palopo are represented as antonyms, synonyms, and hyponyms. Each type of meaning relation shows the meaning of euphemization aspects, sensory aspects, experiential values, relational values, and expressive values. Furthermore, each aspect generally aims to express ideas through meaningful characters that affirm, explain, and convince the object of study to achieve competence..
Pendampingan Literasi Menulis Siswa SD 637 Bonglo melalui Kemah Literasi Sukmawaty Sukmawaty; Firman Firman; Mirnawati Mirnawati; Sukirman Sukirman; Nurul Aswar
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.432

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberi pendampingan literasi menulis kepada siswa-siswa sekolah dasar. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan. Pendampingan literasi yang diberikan berupa pemahaman keterampilan menulis melalui kegiatan kemah literasi. Peserta pendampingan merupakan siswa SD Negeri 637 Bonglo kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 26 orang. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu siswa merasa senang dan tertarik untuk mendeskripsikan perasaan melalui tulisan.
Exploring the Impacts of the Covid-19 Pandemic on English Language Teachers Sukirman Sukirman
Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/vjv12i216998

Abstract

This study aims to assess how Indonesian Islamic higher education, specifically English language teachers, have been impacted by the Covid-19 pandemic. The researcher conducted semi-structured interviews to investigate the impacts of Covid-19 on English language teachers. Data were collected from ten participants, and thematic analysis techniques were used to analyze the data, including data familiarization, generating codes, grouping codes, generating themes, and finalizing findings. The study reveals that the pandemic has significantly impacted education, particularly English language teaching. It has led to a loss of interactive classroom experiences and obstacles to language acquisition. However, participants have benefited from increased accessibility to international seminars, workshops, and conferences. It has removed geographical and financial barriers, allowing participants to attend events at no cost and providing valuable educational advantages. Future research could benefit from larger-scale participation. In that case, a better understanding of the impact of valuable educational advantages gained from international events amidst Covid-19 on teachers’ teaching performances in the post-pandemic needs to be developed.