Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Rendaman Air Laut terhadap Kapasitas Rekatan GFRP-Sheet pada Balok Beton Bertulang Mufti Amir Sultan; Rudy Djamaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 24 No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2017.24.1.5

Abstract

AbstrakPembangunan struktur beton yang berada di daerah lingkungan ekstrim seperti daerah pantai akan mengakibatkan penurunan kekuatan bahkan mengalami kerusakan apabila tidak diadakan perawatan dan perbaikan, ini diakibatkan adanya klorida yang terdapat pada air laut. Salah satu cara perbaikan struktur yang populer sekarang ini adalah dengan menggunakan material Glass Fiber Reinforced Polymer yang mempunyai salah satu kelebihan yaitu tahan korosi. Pada penelitian ini akan dilakukan studi eksperimental untuk menyelidiki perilaku lentur balok beton bertulang dengan perkuatan GFRP-Sheet yang direndam di air laut dengan lama perendaman 1, 3, 6 dan 12 bulan. Benda uji terdiri dari 11 buah balok bertulang dengan dimensi (15x20x330) cm yang telah diperkuat dengan GFRP-Sheet pada daerah lentur. Benda uji dilakukan pengujian dengan memberi beban statik sampai mencapai kekuatan batas, untuk merekam data-data pada saat pengujian dipasang strain gauge pada permukaan benda uji dan GFRP-Sheet untuk membaca regangan. Hasil analisis menunjukkan terjadi penurunan kapasitas rekatan sekitar 11,04% setelah perendaman 12 bulan.AbstractConstruction of concrete structures that located in extreme environments are such as coastal areas will result in decreased strength or even the damage of the structures. As well know, chloride contained in sea water is responsible for strength reduction or structure failed were hence maintenance and repairs on concrete structure urgently needed. One popular method of structural improvements which under investigation is to use the material Glass Fiber Reinforced Polymer which has one of the advantages such as corrosion resistance. This research will be conducted experimental studies to investigate the flexural behavior of reinforced concrete beams with reinforcement GFRP-Sheet immersed in sea water using immersion time of 1, 3, 6 and 12 months. Test specimen consists of 11 pieces of reinforced beams with dimensions (15x20x330) cm that had been reinforced with GFRPSheet in the area of bending. The test specimen tested by providing a static load until it reaches the power limit, to record data during the test strain gauge mounted on the surface of the specimen and the GFRP-Sheet to collect the strain value. The result of analysis indicates the bonding capacity of GFRP Sheet decreases about 11.04% after immersed for 12 months in sea water.
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA Mufti Amir Sultan; Nurmayasa Marsaoly
JURNAL SIPIL SAINS Vol 3, No 5 (2013)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.025 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v3i5.19

Abstract

Infrastruktur mempunyai kedudukan yang cukup strategis dalam konteks peran dansumbangannya dalam pembangunan nasional. Salah satu komponen penting dalam pengembangandan peningkatan infrastruktur adalah pengembangan kinerja sarana dan prasarana infrastruktur itusendiri. Kabupaten Halmahera Utara adalah kabupaten dengan wilayah kepulauan sehinggatransportasinya mempunyai karakter tersendiri yaitu transportasi laut pulau. Infrastruktur transportasidarat di Kabupaten Halmahera Utara hingga saat ini belum tersedia dengan baik. Tujuan penelitianadalah untuk mengetahui kondisi sarana dan prasana infrastruktur transportasi dan mengkajiketersediaan infrastruktur transportasi yang sudah ada dan yang belum tersedia sebagai penunjangpembangunan kabupaten Halmahera Utara.Pengambilan data primer melalui wawancara dan kuesioner kepada responden pengguna danpenyedia jasa. Data Lalu diolah dan dianalisis dengan metode Importance Performance Analysis(IPA) untuk menampilkan informasi berkaitan dengan faktor-faktor pelayanan yang menurutresponden sangat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas mereka, serta faktor-faktor pelayanan yangperlu ditingkatkan karena kondisi saat ini belum memuaskan. Sedang metode Customer SatisfactionIndex (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa secara menyeluruh denganmelihat tingkat kinerja dan tingkat kepentingan/harapan dari atribut-atribut jasa pelayanan.Hasil penelitian infrastruktur transportasi di kabupaten Halmahera Utara menunjukkanbahwa kondisi infrastruktur yang sangat dirasakan adalah dari segmen Infrastruktur transportasi.Pembangunan sektor transportasi merupakan bagian yang amat penting dalam pembangunan nasional.Tingkat kepuasan responden secara keseluruhan mengenai infrastruktur transportasi darat, laut danudara masuk kedalam kategori cukup puas (51%-65%), ini memperlihatkan bahwa pelayananinfrastruktur transportasi masih perlu ditingkatkan lagi sehingga diharapkan kinerja infrastrukturtransportasi dapat masuk ke dalam kategori puas (nilai65%).
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Fitro Darwis; Mufti Amir Sultan; Chairul Anwar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.759 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.
MODEL PROBABILITAS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY DAN SPEED BOAT RUTE TERNATE – TIDORE Mardiani Diani; Chairul Anwar; Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 3, No 6 (2013)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.569 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v3i6.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku perjalanan pengguna transportasi laut yaitu untukmengetahui dan menganalisis karakteristik pengguna Kapal Ferry dan Speed Boat rute Ternate - Tidoredan melihat preferensi pemilihan moda akibat perubahan biaya perjalanan, dan waktu perjalanan. Yaitu,apakah pemilihan Kapal Ferry lebih dipengaruhi oleh perubahan biaya, atau waktu.Metode yang digunakan adalah metode wawancara dalam bentuk kuisioner yang dibagikan pada saatsurvey lapangan langsung di atas Kapal Ferry dan Speed Boat dengan sampel sebanyak 100 respondenyang diambil secara acak. Hasil kuesioner selanjutnya diolah untuk mendapatkan karakteristik penggunamoda dan model pemilihan Kapal Ferry dan Speed Boat. Beberapa karakteristik pengguna Kapal Ferrydan Speed boat rute Ternate-Tidore sebagai berikut : Tujuan perjalanan sebagian besar adalah bertemukeluarga dan perjalanan dinas. Dari segi penghasilan pengguna kedua kapal ini berpenghasilan antara Rp.1.000.000 – 2.000.000.Analisis data yang digunakan adalah analisa regresi berganda, karena hanya ada dua variabel bebas yaitubiaya dan waktu. Hasil dari uji statistik dapat diperoleh Model pemilihan moda antara Kapal Ferry danSpeed Boat yang telah diperoleh dalam bentuk persamaan linier yaitu : UKapalFerry – USpeed Boat =1.13867 – 0.00046023x1 – 0.122625x2. Dengan 2 atribut yaitu : X1 = Δ Biaya, X2 = Δ Waktu. Hasilpengukuran persentase pengaruh kedua atribut (R2) diperoleh nilai 0.887, artinya pengaruh kedua atributbiaya dan waktu terhadap perubahan utilitas pada model ini adalah sebesar 88.7 %
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU BETON TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Arbain Tata; Mufti Amir Sultan; Sumartini Sumartini
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.437 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.310

Abstract

Semakin meluasnya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, maka semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas beton sehingga diperlukan suatu perencanaan yang teliti dan benar sesuai syarat-syarat serta prosedur yang telah ditentukan agar diperoleh mutu beton yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan beton, diantaranya dengan pemberian bahan tambahan yang dinilai mempunyai harga yang cukup ekonomis dan diprediksikan dapat meningkatkan sifat mekanis beton yakni kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Pada penelitian ini digunakan abu sekam padi sebagai bahan tambah terhadap berat agregat halus. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari kelurahan Togafo, agregat halus dari kelurahan Kalumata, semen Portland tipe I merek Tonasa dan abu sekam padi yang berasal dari desa Toboino kecamatan Wasile Timur kabupaten Halmahera Timur sebagai bahan tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat tekan optimum sebesar 18,24 Mpa pada variasi penambahan 8,0% abu sekam padi. Pada pengujian kuat lentur beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat lentur optimum sebesar 6,38 Mpa pada variasi penambahan 2,5% abu sekam padi. Pada pengujian elastisitas beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh semakin besar penambahan abu sekam padi maka semakin besar elastisitas beton.
EVALUASI KINERJIA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN METODE PUSHOVER (Studi Kasus Bangunan Gedung di Ternate) Novia Zulfasti Mangoda; Mufti Amir Sultan; Imran Imran
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.445 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.952

Abstract

Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Kota Ternate tercatat telah terjadi gempa bumi yang belum lama terjadi, yaitu pada 15 November 2014 berkekuatan 7,3 skala richter (SR), pada 25 Januari 2015 berkekuatan 5,4 SR, pada 8 Juni 2016 berkekuatan 6,6 SR dan masih banyak lagi gempa-gempa yang telah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur analisis pushover untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung dan untuk mengetahui pola keruntuhan struktur gedung setelah dianalisis dengan pushover. Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis menggunakan aturan FEMA356, 2000. Penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kesimpulan. Pertama, perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah XZ = 52,046 mm target perpindahan ( t) = 42,874 mm. Kedua, max arah YZ = 10,693 mm t =42,874 mm. Ketiga, evaluasi pada arah XZ masih dalam keadaan aman walaupun max t, karena skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur melewati Immediate Occupany (IO), tapi ada kemungkinan terjadi balok kuat-kolom lemah apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan adanya beberapa kolom yang duluan mencapai kinerja IO sebelum balok. Keempat, Kinerja komponen struktur arah YZ masih dalam keadaan aman karena max t dan skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO.
PENGARUH LUBANG PADA INTI KOLOM TERHADAP DAKTALITAS Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.852 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v5i9.21

Abstract

Conduits (pipes) in reinforced concrete columns is still use to date. SNI 03-2847-2002 Code limits upto 4% of the column cross section. But the codes does not mention the effect of the hollow cross sectionductility.This study was done by testing hollow and solid column with four variation, column crosssection b=h= 200 mm x 200 mm, column length L = 1.500 mm, hole ratio (0%; 3,32%; 5,68%;12,31%), single stirrup. End of the column are loaded by conctant axial compression 5,0 ton, lateralload are applied at ½ span until ultimate strength. The observed variables are lateral load anddeflection.The result of the study shows momen strength hollow column experience is decline 4,04%at hole ratio 3,32%; 7,99% at hole ratio 5,68% and 21,66% at hole ratio 12,31%. Ductility for columnwith hole ratio 3,32% and solid column same asumed.The experiment also indicates ductility withinrange of 7.683
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 4 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.582 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i4.6

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.515 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v1i2.16

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350Kata kunci : FAS , kuat tekan
KARAKTERISTIK KUAT TEKAN BETON UNTUK RIGID PAVEMENT YANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN LAUT Imran Imran; Mufti AMIR Sultan; Irnawaty Irnawaty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.464 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.893

Abstract

Beton yang berada pada daerah pantai atau lingkungan laut akan mengalami proses penurunan kekuatan dan kemampuan apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu penanganan beton pada daerah tersebut yaitu dengan inovasi perubahan sifat beton, salah satunya dengan penambahan abu vulkanik. Penambahan abu vulkanik gamalama sebanyak 15,582% dari berat semen menghasilkan mutu beton yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton setelah perlakuan dengan lingkungan laut selama 1 bulan dan 6 bulan. Pengujian kuat tekan beton normal dan beton abu vulkanik gamalama dilakukan setelah umur 28 hari, kemudian benda uji ditempatkan didalam air laut dan pada daerah pasang surut dengan waktu pengujian kuat tekan selama 1 bulan dan 6 bulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tekan beton normal dan beton abu vulkanik gamalama umur 28 hari sebesar 309,43 kg/cm2 dan 414,89 kg/cm2, persentasi kenaikan beton abu vulkanik gamalama sebesar 34,08% dari kuat tekan beton normal. Kemudian kuat tekan beton normal air laut dan beton normal pasang surut mengalami peningkatan selama 1 bulan, beton normal air laut sebesar 353,47 kg/cm2 dan beton normal pasang surut sebesar 392,87 kg/cm2 dan perlakuan selama 6 bulan beton normal air laut mengalami penurunan sehingga nilai kuat tekannya menjadi 328,20 kg/cm2,sedangkan beton normal pasang surut masih terjadi peningkatan dengan nilai kuat tekan sebesar 398,43 kg/cm2. Kemudian kuat tekan beton abu vulkanik Gamalama masih mengalami peningkatan selama 1 bulan dan 6 bulan, beton abu vulkanik pada air laut selama 1 bulan menghasilkan kuat tekan sebesar 449,66 kg/cm2 dan 6 bulan sebesar 538.20 kg/cm2, untuk beton abu vulkanik pasang surut selama 1 bulan dan 6 bulan menghasilkan kuat tekan sebesar 440,39 kg/cm2 dan 514,56 kg/cm2.
Co-Authors Abdul Gaus Abdullah, Abdul Madjid Ade, Ilham Adingku, Julham Alhadar, Nabila Islamaiya Ali, Ismanto Wahab Amrin Wanda Amrin Wanda Angellyna, Meilyna AR, Ridwan Arbain Tata Arif, Friyani N. Barmawi, Nurtalia Chairul Anwar Chairul Anwar Dahri Kabir Demi Sidogu Djamaluddin, Rudy Djamluddin, Rudy Edi Suhartono Kurung Edi Susanto Edward Rizky Ahadian Endi Setiawan Erwinsyah Tuhuteru Farika, Azmy faujan, muhammad Fera The Fitro Darwis Gaus, Abdul Hakim, Raudha Hi Abbas, Muhammad Yunus Hi Bayan, Ilman Nafiyanto A Hi Sergi, Yusup Ibrahim, Rusdi Imran Imran Imran, Imran Inggrayani Anggreni waiola Irfan Ilyas Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Ismail, Hasbullah Ismanto Wahab Ali Jamalun Togubu Julfikra Sastra Tuahuns Kamarullah, Suryawan Khusna Arif Rakhman, Khusna Arif Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kusnadi Kusnadi Kusnadi M Irfan Kotta M. Fadli Fajar Abdullah Mangoda, Novia Zulfasti Mardiana M Taiyeb Mardiani Diani Mardiani Diani, Mardiani Marsaoly, Nurmaiyasa Misbah, Zulkarnain K mohamad jamil Muchtar, Badordin Muhammad Amin Muhammad Fhadli muhammad taufik Yuda Saputra muhammad taufik Yuda Saputra, muhammad taufik Muhammad Taufik Yudasaputra Muhammad Taufiq Yuda Saputra Muhammad Yunus Hi Abbas Muhammad, Amiruddin Hi Muhdar Ishak Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nini Hasriyani Aswad Novia Zulfasti Mangoda Nu'man Nu'man Nu'man, Nu'man Nurmayasa Marsaoly Nurul Anggraini Usmat I Popi Y Sangaji Rahim, Mustamin Raudha Hakim Rauf, Ichsan Reskiyanto Rezkiyanto Ridwan Rasyid Rofika Sakti RR. Ella Evrita Hestiandari Sabaruddin Sabaruddin Sabaruddin Sabaruddin Saputra, Muhammad Taufik Yuda Shandy, Sary Siswoko Siswoko Sjamsuddin Kaaba Soamole, Ardianto Sri Harsimi Sultan, Thariq Alfaridzi A Sumartini Sumartini Syamsul Arifin Thariq Al Faridzi A Sultan Triandini, Riski Wahab, Iis Hamsir Ayub Walid Mododok Wiwik Handayani Yani, Stevi Zamzam, Zulkifli