Claim Missing Document
Check
Articles

UJI TEKAN BETON MUTU TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAH ADDITON Mufti Amir Sultan; Kusnadi Kusnadi
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 13 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.472 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i13.497

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin meningkat dari zaman ke zaman, kriteria beton mutu tinggi juga meningkat sesuai dengan perkembangan zaman. Berbagai penelitian dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan metode pelaksanaan yang mana hasil dari penelitian tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap kebutuhan pemakian beton. Salah satu cara agar dalam membuat beton mutu tinggi adalah dengan menambahkan bahan tambah berupa admixtures dan additives.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan bahan tambah Additon.H.E. terhadap kuat tekan beton mutu tinggi. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 buah berbentuk kubus dengan ukuran (150x150x150) mm, dengan masing - masing variasi sebanyak 3 sampel. Variasi Additon H.E yang digunakan sebesar 0 cc, 50 cc 150 cc, 250 cc dan 300 cc. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat beton dengan variasi Additon H.E 0 cc diperoleh kuat tekan sebesar 443,99 Kg/cm² dengan nilai slump 2 cm, setelah ditambahkan Additon H.E 50 cc, 150 cc, 250 cc dan 300 cc mengalami variasi kuat tekan 450,03 Kg/cm² diperoleh nilai slump 2,5 cm. Pada penambahan variasi Additon H.E 150 cc dengan nilai slump 5 cm terjadi peningkatan kuat tekan beton sebesar 456,07 Kg/cm², peningkatan kuat tekan beton yang cukup signifikan terjadi pada penambahan Additon H.E 250 cc diperoleh kuat tekan sebesar 483,26 Kg/cm² dan nilai slump yang diperoleh 7,5 cm. Semakin besar penambahan Additon H.E yang digunakan semakin besar pula nilai slump yang diperoleh, namum tidak mengurangi kuat tekan beton melainkan meningkatkan workabilty beton. Ini memperlihatkan bahwa Additon H.E dapat memperbaiki kinerjia beton namun hanya sampai konsentrasi tertentu yaitu 250 cc, setelah melewati 250 cc kinerjia beton akan menurun.
STUDY LIFE CYCLE COST PADA KONSTRUKSI JALAN DAULASI KOTA TERNATE muhammad taufik Yuda Saputra; Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 3 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.892 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i3.7

Abstract

Saat ini para pemilik poyek masih lebih memperhatikan biaya awal pembuatan jalan, padahal belumtentu biaya awal yang rendah akan memberikan Life Cycle Cost (selanjutnya disingkat LCC) yangrendah juga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan antara LCC aktual yangberdasar pada konstruksi jalan yang digunakan saat ini, dan LCC alternatif yang berdasar padakonstruksi jalan alternatif. Lokasi penelitian adalah Jalan Daulasi Kota Ternate. Perhitungan LCCdidasarkan pada konstrusi jalan Daulasi, yaitu dengan menggunakan perkerasan kaku sebagai LifeCycle Cost (LCC) alternatifnya. Dari hasil analisis perhitungan LCC konstruksi jalan Daulasidiperoleh bahwa jika konstruksi jalan Daulasi menggunakan perkerasan lentur memberikan nilai LCCsebesar Rp 15,996,000,000.00 untuk umur rencana perkerasan 20 tahun. Dan jika konstruksi jalanDaulasi menggunakan perkerasan kaku, nilai LCCnya adalah Rp 10,226,000,000.00 untuk umurrencana jalan 20 tahun.
EVALUASI STRUKTUR BETON BERTULANG TAHAN GEMPA DENGAN ANALISA PUSHOVER Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.112 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.308

Abstract

Perencanaan gedung tahan gempa di Indonesia sangat penting karena sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah gempa yang mempunyai intensitas moderat hingga tinggi. Untuk itu dilakukan studi pada gedung beton bertulang terletak pada daerah wilayah Maluku Utara dengan sistem struktur rangka khusus. Gedung didesain sesuai SNI 1726 (2002) dan SNI 03-2874 (2002). Perilaku seismiknya dievaluasi memakai evaluasi kinerja memanfaatkan pushover analysis pada program SAP2000. Analisa pushover (beban dorong statik) adalah analisa statik nonlinier perilaku keruntuhan struktur terhadap gempa, sedangkan titik kinerja adalah besarnya perpindahan maksimum struktur saat gempa rencana. Dari hasil pemodelan menunjukan bahwa konsep strong colum weak beam pada struktur ini memenuhi. Displacement pada titik no. 125 bergeser sebesar 8,72 cm setelah struktur runtuh
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 4 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i4.18

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI INHIBITOR ALAMI PADA TULANGAN BETON BERTULANG Sri Harsimi; Mufti Amir Sultan; Muhammad Yunus Hi Abbas
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 18 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i18.1308

Abstract

Infrastruktur di wilayah pesisir atau yang kontak dengan pantai sebagian besar terbuat dari beton dengan tulangan baja atau beton bertulang.Tulangan baja yang rentan korosi apabila kontak langsung dengan air laut atau akibat pengaruh lingkungan laut. Ada beberapa cara yang dapat memperlambat laju reaksi korosi  salah satunya dengan penambahan zat tertentu yang berfungsi sebagai inhibitor reaksi korosi. Seperti pada penelitian ini menggunakan abu sekam padi yang dicampurkan pada campuran beton bertulang dengan konsentrasi 5% dan 10% terhadap berat semen. Pengukuran korosi ini dengan menghitung berat hilang dari tulangan (efisiensi inhibisi). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi abu sekam padi yang diberikan maka semakin rendah laju korosinya, ini mengindikasikan bahwa dengan penggunaan abu sekam padi dapat berfungsi sebagai inhibitor alami
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Mufti Amir Sultan; Abdul Gaus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.515 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v1i2.8

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350
Penggunaan Bahan Tambah Abu Vulkanik Gunung Gamalama Terhadap Perilaku Beton pada Daerah Lingkungan Laut Imran Imran; Mufti Amir Sultan; Julfikra Sastra Tuahuns
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 01 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i01.550

Abstract

AbstrakBeton yang terpengaruh lingkungan laut dapat mengalami penurunan kemampuan yang lebih cepat dari beton yang di darat. Penambahan abu vulkanik sebanyak 15,6% dari berat semen dalam adukan beton menghasilkan mutu beton yang lebih baik dan diharapkan juga dapat memberikan ketahanan yang lebih baik pada beton terhadap efek lingkungan. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui perubahan pada beton setelah 1(satu) bulan dan setelah 6(enam) bulan diletakkan pada lingkungan laut. Hasil yang diperoleh dari kuat tekan beton normal dan beton abu vulkanik dari gunung Gamalama umur 28 hari yaitu sebesar 309,43 kg/cm2 dan 414,89 kg/cm2. Setelah 1(satu) bulan, kuat tekan beton normal yang terendam air laut dan yang terpengaruh pasang surut mengalami peningkatan menjadi 353,47 kg/cm2 dan 392,87 kg/cm2, tetapi setelah 6(enam) bulan beton normal yang terendam air laut mengalami penurunan menjadi 328,20 kg/cm2,sedangkan beton normal pada lingkungan pasang surut meningkat menjadi 398,43 kg/cm2. Hasil untuk kuat tekan beton abu vulkanik masih mengalami peningkatan setelah 1(satu) bulan dan 6(enam) bulan, beton abu vulkanik yang terendam air menghasilkan kuat tekan sebesar 449,66 kg/cm2 dan 538.20 kg/cm2, dan untuk beton abu vulkanik pada lingkungan pasang surut selama 1(satu) bulan dan 6(enam) bulan menghasilkan kuat tekan sebesar 440,39 kg/cm2 dan 514,56 kg/cm2. Kata kunci: lingkungan laut, abu vulkanik gamalama, kuat tekan. AbstractConcrete influenced by marine environment could experience a faster decrease in its ability than those on land. The addition of volcanic ash of 15.6% of the cement weight in the concrete mixture produces better quality of concrete and it is expected that it could give better endurance to the concrete toward the environmental effects. The test was aimed to find out the change in the concrete after 1 (one) and 6 (six) months kept in the marine environment. Result obtained that compression strength of normal concrete and concrete with addition of volcanic ash from Gamalama Mountain with lifespan of 28 days was 309.43 kg/cm2 and 414.89 kg/cm2, respectively. After 1 (one) month, the compression strength of normal concrete submerged in sea water and influenced by tidal wave experienced an increase into 353.47 kg/cm2 and 392.87 kg/cm2, respectively. However, after 6 (six) months normal concrete submerged in sea water experienced a decrease into 328.20 kg/cm2, whereas normal concrete in tidal environment increased into 398.43 kg/cm2. The result for the compression strength of volcanic ash concrete still experienced an increase after 1 (one) month and 6 (six) months. Volcanic ash concrete submerged in the water produced compression strength of 449,66 kg/cm2 and 538.20 kg/cm2, and for volcanic ash concrete in tidal environment for 1 (one) month and 6 (six) months produced compression strength of 440.39 kg/cm2 and 514.56 kg/cm2, respectively. Keyword: sea environment, Gamalama volcanic ash, compression strength.
Kapasitas Lentur Balok Beton dengan Bahan Tambah Abu Vulkanik Gunung Gamalama Mufti Amir Sultan; Imran Imran; Siswoko Siswoko
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 01 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i01.552

Abstract

AbstrakBeton merupakan bahan konstruksi yang mempunyai peranan yang semakin luas seiring dengan laju pembangunan saat ini. Dalam pelaksanaan beton di lapangan kadang digunakan bahan tambah (admixture) untuk memperbaiki sifat atau kinerjia beton. Bahan tambah dapat berupa bahan kimia, serat dan bahan buangan non kimia yang dicampurkan dengan perbandingan tertentu. Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan durabilitas beton melalui penggunaan berbagai jenis bahan tambah seperti fume silica, slag, fly ash ataupun natural pozzolan (volcano ash). Bahan tambah yang digunakan yaitu Abu Vulkanik Gamalam (AVG). Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh AVG terhadap kuat lentur beton. Benda uji yang digunakan adala balok berukuran (15x15x60) cm, Mutu beton K-225 dengan variasi penambahan AVG 20% terhadap berat semen. Pengujian kuat lentur dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada beton dengan bahan tambah AVG kuat lentur balok sebesar 38,509 kg/cm², sedangkan untuk beton tanpa campuran Abu Vulkanik Gamalama (AVG) sebesar 29,448 kg/cm² atau terjadi kenaikan kuat lentur sebesar 23,53% Kata kunci: abu vulkanik, AVG, kuat lentur, beton.  AbstractConcrete is a construction material where its role is broader along with the current development. In field, concrete is sometimes used as an admixture to improve the nature or performance of the concrete. Admixture can be in form of chemical material, fiber and non-chemical waste material that mix with certain ratio. Efforts conducted to improve the performance and durability of concrete through the use of various types of admixture, such as fume silica, slag, fly ash or natural pozzolan (volcano ash). Admixture used was Gamalama Volcanic Ash (AVG). The research aimed to find out the influence of AVG on concrete flexural strength. Testing materials used were concretes with size of (15x15x60) cm, K-225 concrete quality with variation of AVG addition of 20% against the cement weight. Flexural strength test was conducted on 28 days concrete. The research result found that concrete with admixture of AVG the concrete flexural strength was 38.509 kg/cm², whereas for concrete without Gamalama Volcanc Ash (AVG) mixture was 29.448 kg/cm² or an increase in the flexural strength of 23.53%.Keywords: volcanic ash, AVG, flexural strength, concrete.
ANALISA LETAK DINDING GESER (SHEAR WALL) TERHADAP PERILAKU STRUKTUR GEDUNG AKIBAT BEBAN GEMPA Nurul Anggraini Usmat I; Imran Imran; Mufti Amir Sultan
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2019): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v8i2.1327

Abstract

Wilayah kota ternate pada peta gempa SNI 1726-2012 berada pada zona dengan pecepatan 0,4 – 0,5 g (PGA, MCEG) dan percepatan 1,0 -1,2 g (SS, MCER) dengan frekuensi aktivitas seismik yang tinggi. Untuk itu pada setiap desain struktur bangunan di kota Ternate wajib untuk memperhitungkangaya gempa pada beban rencana. Memasang shear wall (SW) pada struktur gedung sebagai Sistem Ganda Rangka Pemikul Momen Khususmerupakan solusi untuk menahan gaya lateral gempa. Penelitian ini mengkaji posisi yang optimum untuk penempatan SW pada gedung yang menerima beban gempa statik dan dinamik. Gedung yang ditinjau adalah gedung bertingkat 6 lantai memiliki Panjang 45 m dan lebar 25 m dengantinggi tiap lantai 5 m. Penempatan SW menggunakan 4 variasi layout. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layout-2 adalah mode penempatan yang terbaik untuk penempatan SW pada struktur gedung sistem ganda dan SRPMK.
Penggunaan Fly Ash Sebagai Bahan Tambah Pada Proses Pembuatan Mortar dengan Bahan Dasar Pasir Apung Dahri Kabir; Imran Imran; Mufti Amir Sultan
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2018): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v7i2.725

Abstract

Sumber daya alam yang terdapat di Kota Tidore Kepulauan, salah satunya berupa ketersediaan batu apung,yang telah dimanfaatkan untuk membuat bata pres. Di Kota Tidore juga terdapat abu batubara (fly ash) yang berasal dari PLTU yang dapat menggangu kenyamanan masyrakat sehingga batu bara ini di coba untuk bahan campuran bata semen untuk mengurangi beret semen dalam pembuatan bata semen. Tinjauan pada penelitian ini berupa sifat-sifat mekanis bata batu apung dan tahapan yang dilakukan antara lain : pengujian karakteristik material, perencanaan komposisi campuran 1PC : 4PS, dan variasi  limbah batu bara fly ash yang digunakan yaitu 0%, 10%, 20%, 30, 40% dan 50% dengan jumlah sampel 60 buah. Hasil dari penelitian ini adalah semakin besar bahan tambah fly ash semakin tinggi nilai kuat tekan, untuk bahan tambah fly ash sebagai bahan tambah semen menghasilkan kuat tekan bata 133,88 kg/cm², 150,87 kg/cm², 161,06 kg/cm², 196,40 kg/cm², 243,29 kg/cm², dan 243,29 kg/cm². Dalam syarat-syarat fisis menunjukan bata semen pasir apung berada pada tingkat mutu bata semen mutu I.
Co-Authors Abdul Gaus Abdullah, Abdul Madjid Ade, Ilham Adingku, Julham Alhadar, Nabila Islamaiya Ali, Ismanto Wahab Amrin Wanda Amrin Wanda Angellyna, Meilyna AR, Ridwan Arbain Tata Arif, Friyani N. Barmawi, Nurtalia Chairul Anwar Chairul Anwar Dahri Kabir Demi Sidogu Djamaluddin, Rudy Djamluddin, Rudy Edi Suhartono Kurung Edi Susanto Edward Rizky Ahadian Endi Setiawan Erwinsyah Tuhuteru Farika, Azmy faujan, muhammad Fera The Fitro Darwis Gaus, Abdul Hakim, Raudha Hi Abbas, Muhammad Yunus Hi Bayan, Ilman Nafiyanto A Hi Sergi, Yusup Ibrahim, Rusdi Imran Imran Imran, Imran Inggrayani Anggreni waiola Irfan Ilyas Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Ismail, Hasbullah Ismanto Wahab Ali Jamalun Togubu Julfikra Sastra Tuahuns Kamarullah, Suryawan Khusna Arif Rakhman, Khusna Arif Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kusnadi Kusnadi Kusnadi M Irfan Kotta M. Fadli Fajar Abdullah Mangoda, Novia Zulfasti Mardiana M Taiyeb Mardiani Diani Mardiani Diani, Mardiani Marsaoly, Nurmaiyasa Misbah, Zulkarnain K mohamad jamil Muchtar, Badordin Muhammad Amin Muhammad Fhadli muhammad taufik Yuda Saputra muhammad taufik Yuda Saputra, muhammad taufik Muhammad Taufik Yudasaputra Muhammad Taufiq Yuda Saputra Muhammad Yunus Hi Abbas Muhammad, Amiruddin Hi Muhdar Ishak Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nini Hasriyani Aswad Novia Zulfasti Mangoda Nu'man Nu'man Nu'man, Nu'man Nurmayasa Marsaoly Nurul Anggraini Usmat I Popi Y Sangaji Rahim, Mustamin Raudha Hakim Rauf, Ichsan Reskiyanto Rezkiyanto Ridwan Rasyid Rofika Sakti RR. Ella Evrita Hestiandari Sabaruddin Sabaruddin Sabaruddin Sabaruddin Saputra, Muhammad Taufik Yuda Shandy, Sary Siswoko Siswoko Sjamsuddin Kaaba Soamole, Ardianto Sri Harsimi Sultan, Thariq Alfaridzi A Sumartini Sumartini Syamsul Arifin Thariq Al Faridzi A Sultan Triandini, Riski Wahab, Iis Hamsir Ayub Walid Mododok Wiwik Handayani Yani, Stevi Zamzam, Zulkifli