Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP BERAT BADAN AKSEPTOR DI PMB N KABUPATEN CIANJUR Nurul Wahidah; Aspi Roihan
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KB merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. Pemakaian alat kontrasepsi suntik merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh para ibu, pengaruh KB suntik 3 bulan yaitu salah satunya perubahan terhadap berat badan. Tujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap berat badan akseptor di PMB bidan N kabupaten Cianjur. Jenis penelitian ini kuantitatif. Populasi sebanyak 48 orang. Sampel sebanyak 32 responden di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis chi-square. Sebagian besar pengguna lebih dari 6 bulan sebanyak 25 responden (78,1%) dan sebesar 26 responden (81,3%) mengalami penambahan berat badan. Hasil analisis uji chisquare nilai p value = 0,001 α = ≤ 0,05 ada hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan penambahan berat badan akseptor di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat memberikan konseling dan meningkatkan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan.
Moral Values in Haris J and Maher Zain’s Song: A Semiotic Analysis M. Afan; Nurul Wahidah; Nurmita Sari
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2025): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/z5n97v87

Abstract

The aims of this research to accomplish three objects, the first is semiotic about sign or object, second is about the interpretant and the third is about Representamen. This thesis used semiotic theory by Charles Sunder Peairce which is analysis the sign. This research used a qualitative method. This research also focused with the signs in lyrics and Picture on video clips of both songs. The conclusions in this research are (1) Types of objects or sign there are Icon, Index and Symbol, (2) Types of Representments there are Dualizing, Sin sign and Leg sign, (3) Type of Interpretant there are Rheme, Deciding and Argument.
ANALISIS STATUS HUKUM LGBT DI INDONESIA PERSPEKTIF AKSIOLOGI DAN FILSAFAT HUKUM Depi Harisa; Nurul Wahidah
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 18 No. 1 (2026): Maret (Special Issue)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v18i1.15951

Abstract

Penelitian ini menganalisis status hukum LGBT di Indonesia melalui perspektif aksiologi dan filsafat hukum. Isu ini menjadi kompleks karena melibatkan benturan antara prinsip hak asasi manusia (HAM) universal, hukum positif, serta nilai agama dan budaya masyarakat. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach), studi ini mengkaji berbagai bahan hukum melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status hukum LGBT di Indonesia masih bersifat ambivalen. Secara aksiologi terdapat pertentangan antara prinsip universal hak asasi manusia dengan nilai agama, moral, dan budaya yang menjadi dasar pembentukan hukum nasional, Dari perspektif filsafat hukum, pengaturan mengenai LGBT mencerminkan ketegangan antara positivisme hukum, hukum alam, dan teori hukum kritis sehingga melahirkan ketidakpastian normatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa status hukum kelompok tersebut memerlukan harmonisasi rekonstruktif yang menyeimbangkan kepastian hukum, keadilan substantif, dan kemanfaatan. Diperlukan orientasi pemahaman komprehensif untuk mengurai keterkaitan kompleks antara regulasi positif, doktrin HAM, serta tatanan religius dan kultural yang mengakar dalam sistem hukum Indonesia.
Komunikasi Pendidik dan Metode Persuasif dalam Pendidikan Islam Menurut Pemikiran Prof. Zakiah Daradjat Muhajir Darwis; Muhammad Ramadhan; Nur Hidayati; Nurul Wahidah; Suci Ramadheni; Salwani Fitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53275

Abstract

Komunikasi merupakan unsur penting dalam pendidikan karena menjadi sarana penyampaian ilmu, nilai, dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam perspektif pendidikan Islam, komunikasi tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembinaan akhlak, mental, dan spiritual peserta didik. Prof. Zakiah Daradjat sebagai tokoh pendidikan Islam dan psikologi agama di Indonesia menempatkan komunikasi pendidik sebagai faktor utama dalam keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep komunikasi pendidik, hakikat metode persuasif, serta implementasi metode persuasif dalam pendidikan Islam menurut pemikiran Zakiah Daradjat. Penelitian menggunakan metode library research dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan terbit pada rentang 2016–2025. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan menelaah, mengelompokkan, dan menginterpretasikan berbagai literatur yang berkaitan dengan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pendidik menurut Zakiah Daradjat harus dibangun atas dasar keteladanan, kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, serta pemahaman terhadap kondisi psikologis mereka. Metode persuasif dipandang sebagai pendekatan pendidikan yang menumbuhkan kesadaran internal peserta didik melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, motivasi, dan pendekatan psikologis. Implementasi metode persuasif tersebut terbukti relevan dalam membentuk karakter, meningkatkan motivasi belajar, dan memperkuat hubungan edukatif antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, pemikiran Zakiah Daradjat masih memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer.