Articles
A sociological exploration of the parents’ educational constructions for children afflicted with hearing loss
Hidir, Achmad;
Marnelly, T. Romi;
Malik, Rahman
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 4 (2025): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v14i4.p449-457
Inclusive education is essential, but many people still discriminate against children with special needs, including deaf children. At first glance, deaf children are no different from other children. Therefore, their parents also want their children to grow and develop like others. This study aims to explore this issue using qualitative methods to understand parents' social constructions regarding their children's education. The research was carried out at SLB Sri Mujinab Pekanbaru, one of the oldest special schools in Pekanbaru. Participants were selected purposively, employing interaction analysis techniques. This study found that deaf children also achieve various milestones and are not intellectually inferior. Their parents hope that their children grow and develop like typical children. The widespread use of social media and services for children with special needs has compelled parents to learn extensively to support their children's growth and development so that they can become independent.
Rasionalisasi Orang Tua dalam Memberikan Kegiatan Bimbingan Belajar pada Anak Usia Prasekolah:: Studi Kasus Les Privat Zosmed di Pekanbaru
Evsya, Salza Jazila;
Marnelly, T. Romi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v4i4.1445
Orang tua keduanya bekerja sekarang ini merupakan hal yang lumrah. Orang tua muda yang bekerja dan memiliki anak berusia balita tentunya harus diperhatikan perkembangan dan masa keemasannya. Adanya rasa tanggung jawab itu, dirasakan juga sesama orang tua bekerja tadi, alhasil ada opsi yang menjadi rekomendasi antar sesama rekan kerja. Yaitu, kegiatan bimbingan belajar untuk anak usia prasekolah di les privat zosmed. Adapun tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimana rasionalisasi awal pemberian kegiatan dan hasil setelah pemberian kegiatan bimbingan belajar pada anak usia prasekolah. Jenis penelitian ini termasuk kedalam kualitatif deskriptif dengan metode yang digunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini orang tua bekerja yang memberikan kegiatan bimbingan belajar pada anak usia prasekolah lebih dari satu tahun di les privat zosmed. Serta satu orang tenaga pengajar dari les privat zosmed di pekanbaru. Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini alasan rasional orang tua bekerja memberikan anak mereka kegiatan bimbingan belajar di usia anaknnya prasekolah adalah untuk pemenuhan tanggung jawab terhadap stimulasi dan perkembangan anaknya disaat mereka bekerja. Hasil yang didapatkan setelah pemberian kegiatan dalam bentuk file pdf dalam google drive. faktor bekerja menjadikan orang tua jarang untuk bisa bertemu langsung dengan tenaga pengajar. Kegiatan anak usia prasekolah tidak ada tuntutan serius selagi itu masih dalam stimulasi yang sesuai dengan umur anaknya. Laporan belajar yang diberikan hanya tidak terlalu difokuskan selebihnya mengenai hasil orang tua lebih memilih untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana perkembangan anak mereka.
Media Sosial Sebagai Arena Sosial Mahasiswa (Studi Kasus Kesejahteraan Sosial Mahasiswa Melalui Instagram di Kota Pekanbaru)
Utari, Ledina;
Marnelly, T.Romi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8347
Putnam Robert Putnam terkenal sebagai pendukung modal sosial yaitu jaringan, kepercayaan dan norma. Kesejahteraan sosial yang dialami mahasiswa dalam bentuk perasaan senang ataupun sedih karena biasa selalu aktif di media sosial Instagram baik sebagai brand ambassador, selebgram dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mahasiswa pengguna media sosial (instagram) mempunyai modal sosial yang lebih besar dan mahasiswa pengguna media sosial (instagram) mempunyai kesejahteraan sosial lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang menjadi selebgram yang dipilih dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analis interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian mahasiswa pengguna media sosial mempunyai modal sosial yaitu memiliki jaringan antar sesama baik mahasiswa maupun dengan orang lain, mahasiswa yang menjadi selebgram di media sosial instagram merupakan kelompok kepercayaan karena mahasiswa yang menjadi selebgram saling percaya dan menerapkan sikap terbuka satu sama lain yang menjadi cerminan dari sikap jujur. Norma yang ada pada mahasiswa yang menjadi selebgram adalah dengan membuatnya peraturan yang harus di patuhi oleh pembeli, kemudian pihak media sosial instagram juga membuat aturan yang harus ditaati oleh mahasiswa yang menjadi selebgram. Proses pengembangan dari sejarah sebelumnya yang digunakan sebagai panduan dalam menetapkan norma untuk mendukung kerjasama selanjutnya merupakan sumber dari semua aturan tersebut. Mahasiswa pengguna media sosial (instagram) mempunyai kesejahteraan sosial lebih tinggi dibanding mahasiswa yang tidak karena mahasiswa yang menggunakan Instagram memiliki pendapatan sendiri dengan menjadi endorse, jualan dan lain sebagainya.
Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Sungai Kandi Di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi
Sari, Rani Gustika;
Marnelly, T Romi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8702
Penelitian ini dilakukan di Desa sungai Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Adapun tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui peran POKDARWIS dalam mengembangkan objek wisata air terjun sungai kandi. 2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan POKDARWIS dalam menjalankan peran mengembangkan objek wisata air terjun Sungai Kandi. 3) untuk mengetahui hal yang menghambat POKDARWIS melaksanakan perannya dalam pengembangan objek wisata air terjun Sungai Kandi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengambil 10 orang sebagai informan yaitu 7 orang anggota POKDARWIS 1 orang masyarakat, 1 orang pemerintahan desa dan 1 orang pengunjung. Penelitian ini menggunakan metode purposive serta menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa POKDARWIS sebagai pengelola dan sebagai pegembangan Objek Wisata Air Terjun Sungai Kandi memiliki tugas dan menjalankan potensi yang ada di Desa Sungai Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. POKDARWIS memiliki peran sebagai penggerak sadar wisata, sapta pesona lingkungan wilayah di destiansi wisata. Peran normatif yang muncul dalam pelaksanaan di lapangan mulai dari a) peran edukasi adalah ajakan dan himbaun untuk melestarikan alam b) peran kontrol adalah POKDARWIS sebagai pengelola dalam menjaga keindahan di kawasan wisata c) peran informasi sebagai pemberi informasi dan sarana komunikasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan objek wisata. Perkembangan objek wisata ini sangat dipengaruihi oleh kinerja yang dilakukan oleh POKDARWIS sebagai pengelola dalam mengelola pariwisata .Kendala internal dialami POKDARWIS seperti kurangnya keterampilan dan pemahaman anggota dalam menjalankan peranya sebagai POKDARWIS serta ada kesibukan yang lain di luar kegiatan POKADRWIS. Kendala ekstrenal datang dari pengunjung bencana alam dan minimnya dukungan dari pemerintah.
Peran Perempuan Dalam Pengembangan Pariwisata berkelanjutan Suaka Marga (SM) di Dusun Kapau Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan
Asmarita, Asmarita;
Marnelly, T. Romi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11939
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan dalam meningkatkan Destinasi pariwisata Suaka Marga (SM) Kerumutan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terpilih jumlah subjek sebanyak 5 informan dan 1 key informan yaitu anggota karang taruna yang memiliki peran dalam pengembangan pariwisata Suaka Marga (SM) Kerumutan. Teknik analisa dalam penelitian ini mengunakan teknik deduksi yaitu penarikan kesimpulan dari yang khusus ke yang umum. Teknis analisis data juga dilakukan dengan cara mengelompokkan data ke dalam katagori, menyusun dengan pola, menjabarkan dengan unit-unit dan memilih data yang mana paling penting. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ekofeminisme di kalangan perempuan disekitar pariwisata sangat memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata dan alam, perempuan juga berperan ddalam sektor pariwisata dibidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Hambatan yang dialami adalah kesetaraan gender dan stereotip dari kaum maskulinitas bahwa kaum feminisme merupakan kaum yang lemah, perempuan tidak mendapatkan apresiasi atas apa yang mereka lakukan selama ini, minim sekali bentuk perusakan alam yang bisa dilakukan oleh perempuan di sektor pariwisata namum hal itu mungkin asing bagi kaum patriarki padahal jika dilihat lebih jauh lagi tanpa disadari perempuan sudah melakukan pelestarian alam dan memiliki kedekatan seperti ibu dan anak terhadap alam.
Mapping Actors and Power Relations Between Actors in Tourism Village Development
Sidiq, Rd. Siti Sofro;
Indrawati, Indrawati;
Marnelly, T Romi;
Rosaliza, Mita;
Ihsan, Muhammad;
Sugiyanto, Seger
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The coastal area of Sepahat village is known for its beach and mangrove ecotourism and is one of the priorities for tourism development in Bengkalis Regency. Institutional performance in developing the tourism sector and the creative economy is not yet optimal, characterized by a lack of membership management skills, formulating plans, overcoming problems and developing networks. In fact, tourism institutions and the creative economy are at the heart of optimizing existing potential. The aim of this research is to identify and analyze actor mapping and power relations between actors in the development of the Sepahat tourist village. The research results are expected to provide benefits from the academic side, namely in the form of textbooks and reference books related to the sociology of community empowerment, sustainable development and local wisdom. The realization of academic benefits is also carried out through publication of manuscripts in accredited journals so that they can provide references to various parties. The results of this research will produce and map actor interests, status, roles and relationships between actors which can be used as a mitigation document for institutional management to optimize the benefits of the Sepahat Tourism Village for the community.
Perubahan Pelaksanaan Pernikahan Adat Melayu Di Kampung Buatan II Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak
Pinasthika, Saskia;
Resdati, Resdati;
Marnelly, T. Romi
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i2.887
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan pelaksanaan pernikahan adat Melayu di Kampung Buatan II dan faktor penyebab terjadinya perubahan pelaksanaan pernikahan adat Melayu di Kampung Buatan II. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan instrumen penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan pelaksanaan pernikahan adat Melayu di Kampung Buatan II terdapat pada kegiatan perjodohan, perubahan yang terjadi pada proses perjodohan karena pada masa ini pola pikir orang tua semakin berkembang, orang tua memberikan hak kepada anak untuk menentukan pasangannya sendiri, pada masa ini usaha untuk mencari pasangan semakin marak seiring dengan semakin mudahnya mobilitas dalam masyarakat. Selain itu juga terjadi perubahan pada upacara merisik yaitu adat istiadat yang dilakukan secara bertahap atau sebagian tetapi bersamaan, perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat tentunya tidak terlepas dari peran aktor sosial yang turut berperan dalam mewujudkan perubahan, aktor sosial yang berperan dalam perubahan tersebut adalah masyarakat. Perubahan dalam tradisi penjemputan yaitu sikap masyarakat yang sudah terbuka dalam menerima perubahan, keterbukaan masyarakat modern atau masa kini akan mudah menerima perubahan yang terjadi dalam kehidupan sosialnya. Prosesi Curi Inai sudah tidak dilaksanakan lagi, dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tata cara dan doa-doa yang terdapat dalam prosesi penjemputan. Faktor penyebab perubahan dalam pelaksanaan pernikahan adat Melayu di Kampung Buatan II adalah pendidikan, ekonomi, perkembangan teknologi, dan perkawinan Campur.
Upaya Masyarakat Dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Limbah Kelapa Sawit
Resdati;
Asriwandari, Hesti;
Marnelly, T Romi;
Hidir, Achmad;
Yusuf, Yusmar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.5931
This research was implemented in Sukamaju Village, Sub regency of Singingi Hilir, Regency of Kuantan Singingi to know the potential of palm oil waste that is used by the society of Sukamaju Village as the manure and to describe the society effort of Sukamaju Village in using the potential of palm oil waste for increasing the economy level and decreasing the bad environment impact because of the palm oil waste. For obtaining the accurate data, the method of descriptive qualitative research is used by collecting the data, using the deep interview technique, direct observation and documentation. The analyze result shows that there is a quiet big waste potential in Sukamaju Village then processed to be the valuable manure. Moreover, this manure manufacture process is obtained from the palm oil waste from two big factories namely PT. Surya Agro Reksa and PT. Agrolestari. The process of waste production of palm oil includes the manufacture from the waste ponds, where the first pond of waste still has the high level of acidity so that it has not been able to be used yet. So the level of middle pond of waste water has been able to be channeled to the agriculture for make the plant fertile, and in the last level of solid waste is used as the natural manure of the land fertilizer. The analyze result shows that the waste of the palm oil can increase the fertility of land and plant, so it decreases the budget outcome of chemical manure. The socialization effort is needed to pressure massively for the information distributing connected the right waste processing.
THE DUAL ROLE OF SINGLE PARENT: A SOCIOLOGICAL STUDY
Pangaribuan, Rina Marta Uly;
Resdati, Resdati;
Marnelly, T Romi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v14i2.61465
This study aims to determine the multiple roles and constraints faced by single parents of women in the midst of their families. This study used qualitative research methods. Research subjects were taken using a purposive sampling technique. Data was collected through observation techniques, interviews and documentation. The theory used is role theory with the supporting theory of AGIL (Adaptation, Goal, Integration, Latency). It was concluded that the role attached to a mother, namely the domestic role and the role attached to a father, namely the public role, has different challenges and implementation. A single-parent woman carries out both roles simultaneously, there is a division of labor among other family members and some are not. There are several forms of maintenance carried out by a single-parent woman in the midst of her family, which will require a time-consuming process. This is done in order to support the current situation and minimize constraints and conflicts in the family. There are several obstacles faced, most of the obstacles are related to meeting family needs, and giving affection and attention. The concept of AGIL in research is associated with the concept of roles and constraints in carrying out these dual roles.
MAKNA UANG BAGI MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI
Purba, Ranada;
Marnelly, Tengku Romi;
Resdati, Resdati
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.56984
This study aims to determine the meaning of money and its social implications for students who are bidikmisi scholarship recipients and single tuition payers V FISIP UNRI. This study uses a qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection was carried out using in-depth interviews, observation, and documentation techniques. The subjects in this study were six students of the Bidikmisi scholarship and single tuition fee payers (STF) V FISIP UNRI using a purposive sampling technique based on certain criteria. The results of this research show that money is very important. Almost all aspects of human life are related to money. because the different socio-economic conditions in each student lead to different meanings in interpreting money. For students receiving Bidikimisi: Money is something valuable and valuable, Money as a fulfillment of basic needs, No money will have an impact on psychological and inner peace, Money as a form of gratitude, Money as a symbol of equality or not. For Students Paying Single Tuition Fees (STF) V: The meaning of money as a measure of behavior and attitudes, as a tool to achieve something in the future, as a creator of happiness by helping others, and upholding the value of simplicity. Likewise with the implications of the meaning of money which is something that is produced or as a consequence of the implementation of the meaning of money. For bidikmisi students, the meaning of money implies that they have to work hard to earn money to meet basic needs. while for students who pay single tuition payers (STF) V the implication of the meaning of money being present is freedom, appreciation, and social recognition as well as a point of self-actualization.