Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL

Sosialisasi Editorial Workflow dalam Mengoperasikan OJS 3 untuk Meraih Akreditasi SINTA Jurnal ISORI: Ikatan Sarjana Olahraga Kabupaten Kampar Herli Pardilla; Jufrianis Jufrianis; Dedi Nofrizal; Muhammad Isnandar Muhammad Isnandar
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 01 (2025): March Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i01.09

Abstract

Objectives: Strengthening editorial capacity is essential for improving the quality, credibility, and accreditation readiness of local scholarly journals. Many regional academic associations, including ISORI (Sports Graduates Association) Kampar Regency, still face challenges in operating Open Journal Systems (OJS) 3 and meeting national accreditation requirements such as SINTA. This community service program aimed to enhance the editorial competencies of ISORI Kampar Regency, particularly in mastering OJS 3 operations and aligning editorial practices with SINTA accreditation standards. Methods: A participatory and competency-based training approach was implemented through a series of workshops, hands-on practice sessions, and intensive mentoring over a three-month period. The program involved 25 editorial board members representing lecturers, sports teachers, coaches, and sports practitioners. Training components included needs assessment, theoretical instruction, practical workshops, simulation exercises, and continuous follow-up mentoring. Results: The program resulted in substantial improvements in participants’ editorial skills. Pre-test scores increased from 45.2% to 82.6% in the post-test evaluation. Participants demonstrated notable progress in OJS 3 basic operations (51% improvement), knowledge of SINTA accreditation standards (43% improvement), editorial management competencies (43% improvement), and troubleshooting skills (44% improvement). Additionally, 96% of participants reported high satisfaction with the program, and a functional editorial workflow was successfully established. Conclusion: This community service initiative effectively enhanced the editorial capacity of ISORI Kampar Regency and strengthened their readiness for SINTA accreditation. The improved competencies in manuscript management, peer review processes, and journal administration contribute significantly to elevating the quality of sports science publications and supporting the advancement of evidence-based sports research in Kampar Regency and the broader Indonesian academic landscape
Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Vertical Jump pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025 Dedi Nofrizal; Putra Setia Ndraha; Jaka Pajar Surya; Dava Iswanda; Erlina Monica Sinaga; Sabarta Ginting
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.24

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam proses seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan 2025 melalui partisipasi kepanitiaan dalam test pengukuran koordinasi mata-tangan, serta meningkatkan kapasitas panitia dalam pelaksanaan tes olahraga yang terstandar. Methods: Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif dalam kepanitiaan dengan melakukan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi test koordinasi mata-tangan. Pendekatan dilakukan melalui observasi lapangan, pemberian pelatihan kepada panitia, dan monitoring pelaksanaan tes dengan melibatkan 15 SMP di Kota Medan dengan total 450 calon atlet yang mengikuti seleksi. Results: Kegiatan berhasil dilaksanakan dengan tingkat partisipasi 100% dari sekolah yang diundang. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas pelaksanaan tes dengan standar pengukuran yang lebih akurat, efisiensi waktu pelaksanaan meningkat 30%, dan tingkat kepuasan panitia serta peserta mencapai 85%. Sebanyak 135 calon atlet dinyatakan memiliki koordinasi mata-tangan yang baik untuk pengembangan lebih lanjut. Conclusion: Partisipasi dalam kepanitiaan test koordinasi mata-tangan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas seleksi atlet di Kota Medan. Program ini berhasil menciptakan sistem seleksi yang lebih terstruktur dan dapat dijadikan model untuk kegiatan serupa di masa mendatang.