Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengabdian kepada Masyarakat dari Dosen: Peningkatan Literasi Digital bagi Guru Sekolah Dasar: Pengabdian Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry; Jamalullail; Iche Hilvania; Salsanabila Mariestiara Putri; Sri Hesti; Mohammad Ismed
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7258

Abstract

Perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan internet pada anak usia sekolah dasar memunculkan risiko ancaman siber dan perundungan, yang secara langsung menuntut peran aktif guru sebagai pendamping literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi pelaksanaan serta efektivitas program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terkait peningkatan literasi digital bagi guru di SDN Jatimurni V Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang diintegrasikan dengan pelaksanaan PKM, meliputi tahap persiapan, intervensi edukasi (ceramah dan diskusi interaktif), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan program telah berjalan secara komprehensif dengan fokus pada pengenalan ancaman dunia maya dan pelindungan data pribadi. Edukasi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kewaspadaan esensial para guru terhadap modus penipuan daring maupun tautan berbahaya. Terkait penanganan siswa, strategi pendampingan difokuskan pada optimalisasi peran guru sebagai fasilitator proaktif melalui pendekatan dialogis dan intervensi dini guna mencegah perundungan siber. Kesimpulannya, program ini berhasil membekali para pendidik untuk bertindak sebagai agen literasi digital yang kompeten dalam menciptakan ekosistem belajar yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program pembinaan ini dirutinkan, diformulasikan ke dalam kebijakan tata tertib keamanan digital sekolah, serta diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran di kelas dengan merangkul partisipasi aktif orang tua siswa.
Kesenjangan Komunikasi Kebijakan PP Tunas: Antara Idealita Regulasi dan Realitas Perlindungan Anak Digital Anna Nurjanah; Sri Hesti; Rengga Sendrian; Akmal Widji Nursalim; Anggun Rinenggo; Aufa Fawazkani; Revilla Tirana Oulina
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v5i2.2995

Abstract

The escalation of digital risks confronting children has prompted the issuance of Government Regulation No. 17 of 2025 on the Governance of Electronic System Operation in Child Protection (PP TUNAS). Nevertheless, its field effectiveness remains hindered by challenges in information dissemination and the technical readiness of digital platforms. This study aims to explore in depth the perceptions, experiences, and practices of urban communities in conceptualizing PP TUNAS, while identifying the discrepancy between regulatory frameworks and the reality of child protection from a policy communication perspective. To analyze this phenomenon, a qualitative approach utilizing an interpretive case study design was employed. Primary data were gathered through semi-structured in-depth interviews with key informants—comprising parents, educators, and digital literacy advocates in urban areas—and complemented by observation alongside secondary survey data from the Evident Institute for methodological triangulation. Thematic analysis reveals that while urban communities overwhelmingly support the age-restriction mandate, their understanding remains superficially normative due to an underlying policy communication gap. Furthermore, a structural implementation gap emerged, as platform age-verification mechanisms are perceived as highly susceptible to bypass. In response to these technical shortfalls, parents and schools have independently adopted localized digital parental mediation strategies, despite lacking formal integration with the legal framework. This study concludes that the success of PP TUNAS cannot rest solely on judicial enforcement; rather, it necessitates robust platform technical infrastructure, comprehensive public policy communication strategies, and an integrated orchestration of multi-stakeholder governance.
Pendampingan Pengelolaan AI Tools Canva dalam Mengembangkan Promosi Sanggar Seni dalam Society 4.0 Rafi’i; Novida Irawan; May Rizdiana Santi; Suswinda Ningsih; Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry; Sri Hesti; Ummy Hanifah; Tri Satria Muhammad; Anastasia Lintang Proborini
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 03 (2025): Desember: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i03.2519

Abstract

Keterampilan berkomunikasi diera globalisasi saat ini bergerak lintas generasi, hampir seluruh komponen Lingkungan sosial Masyarakat. Kemampuan untuk mengelola dan menumbuhkan konten yang bermanfaat dalam promosi Sanggar seni, perlu mengetahui beberapa unsur pengetahuan bidang Media Personal Branding dan Marketing Product bidang Seni Teater menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan saat ini. Keterampilan ini dapat mengembangkan kualitas pribadi, meningkatkan citra dan reputasi diri dan organisasi kelompok seni. Serta diharapkan dapat menunjang kesuksesan secara keseluruhan di masa mendatang. Namun, masih banyak individu yang belum menyadari mengenai pentingnya keterampilan tersebut. Program pengabdian masyarakat berupa pelatihan ilmu komunikasi dalam pemanfaat Perkembangan Teknologi Komunikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tersebut, terutama di lingkungan pendidikan non-formal di kalangan Sanggar seni.
Sinergi Masyarakat dalam Mencegah dan Menanggulangi Kebakaran di Lingkungan Permukiman Padat Kelurahan Tanjung Duren Jakarta Barat: Pengabdian Novida Irawan; Annda Nurjanah; Sri Hesti; Abid Muhtadin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7594

Abstract

Kawasan permukiman padat di RW 05 Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana kebakaran akibat rendahnya literasi mitigasi dan belum optimalnya koordinasi kelembagaan tingkat akar rumput. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini merumuskan masalah mengenai upaya peningkatan kapasitas teknis warga secara mandiri serta pembangunan sinergi komunikasi antara masyarakat dengan Tim Pemadam Kebakaran. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pemberdayaan partisipatif yang mencakup tahap persiapan, edukasi kognitif, simulasi teknis lapangan, hingga penguatan kelembagaan. Hasil pembahasan menunjukkan keberhasilan program melalui peningkatan pemahaman warga terkait mitigasi kebakaran, pencapaian keterampilan psikomotorik dalam penggunaan instrumen pemadam seperti karung goni basah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta pembentukan Tim Relawan Kesiapsiagaan tingkat Rukun Warga yang dilegitimasi secara formal. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa ketangguhan bencana di permukiman padat mutlak membutuhkan kesiapsiagaan level individu yang ditopang oleh sistem komunikasi kelembagaan yang terstruktur. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar masyarakat menjaga konsistensi latihan tanggap darurat secara berkala dan pemerintah daerah diharapkan dapat mereplikasi model sinergi komunal ini di kawasan rentan lainnya.
Penguatan Citra Merek UMKM Melalui Pendampingan Desain Kemasan Produk Binaan Wiranesia Foundation Radyta A. Burhanuddin; Anastasia Lintang P; Sri Hesti; Laili Fithriyah; Suparyadi; Yanthy Herawaty Purnama; Imam Yuwono
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i2.3094

Abstract

Kemasan produk UMKM binaan Wiranesia Foundation masih menghadapi masalah berupa identitas visual yang lemah, informasi produk yang belum lengkap, dan ketidakkonsistenan desain antarvarian. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai fungsi kemasan sebagai media komunikasi pemasaran serta mengevaluasi pengembangan kemasan berdasarkan daya tarik visual, kejelasan informasi, kesan profesional, konsistensi identitas merek, dan minat beli. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui asesmen awal, Focus Group Discussion, pelatihan desain kemasan, pengembangan purwarupa, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta evaluasi persepsi mitra sebelum dan sesudah pendampingan, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil menunjukkan bahwa permasalahan utama mitra meliputi lemahnya identitas visual, ketidaklengkapan informasi produk, dan ketidakkonsistenan desain. Pendampingan menghasilkan purwarupa dengan penataan elemen visual dan informasi yang lebih terstruktur serta meningkatkan pemahaman mitra mengenai fungsi komunikasi kemasan. Respons terhadap daya tarik visual, kejelasan informasi, kesan profesional, dan minat beli cenderung lebih positif setelah pendampingan, meskipun belum didukung pengujian statistik inferensial. Pendekatan ini dapat diterapkan untuk memperkuat identitas merek dan kualitas komunikasi pemasaran UMKM.