Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Literasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pedagang Kaki Lima di Pusat Perkantoran DKI Jakarta Antonia Junianty Laratmase; Bagus Suhendar; Alvernia Kurniatha; Agus Setya Darma; Desi Roro Kiatin; Julista Margarita Rakian
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 10 No. 2 (2025): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 10
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v10i2.59046

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pedagang kaki lima (PKL) di Pusat Perkantoran DKI Jakarta mengenai pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Latar belakangnya adalah rendahnya partisipasi pekerja informal dalam program BPJS Ketenagakerjaan, padahal mereka rentan terhadap risiko kerja seperti kecelakaan, kematian, dan kebutuhan jaminan hari tua. Melalui sosialisasi, tim peneliti memberikan edukasi tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan langsung dengan menyebarkan brosur dan penjelasan individual kepada PKL. Hasilnya menunjukkan minat tinggi dari peserta, meskipun kendala teknis seperti kesibukan PKL melayani pelanggan mengurangi efektivitas sosialisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi PKL dalam BPJS Ketenagakerjaan serta menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan BPJS untuk perluasan jangkauan sosialisasi.
Literasi Risiko Kesehatan di Usia Lansia Bagus Suhendar; Antonia Junianty Laratmase; May Rista Situmorang
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 11 No. 1 (2026): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 11
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v11i1.66287

Abstract

Kesehatan lansia merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama di wilayah pedesaan yang kelompok lansianya cenderung berpendidikan formal tingkat dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi risiko kesehatan pada kelompok usia lansia di Desa Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Pendekatan edukatif dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang mencakup aspek fisik, mental, dan rohani, dengan melibatkan tenaga penyuluh / kesehatan, kader Posyandu Lansia, keluarga, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia peserta literasi terhadap risiko penyakit degenerative yang mungkin mereka idap, yang diketahui setelah dilakukan Cek Darah Sewaktu kepada mereka di lokasi. Bertolak dari fakta hasil cek darah ini para peserta digugah kesadarannya untuk melakukan hidup sehat dengan berolahraga, menerapkan pola makan sehat dan bergizi serta menjaga pola piker positif melalui pengelolaan stress dan melakukan kegiatan spiritual sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut. Kolaborasi lintas sektor (akademisi, petugas penyuluh Kesehatan dan tokoh masyarakat) terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat dukungan sosial bagi lansia. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju program berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan lansia secara holistik.
Penguatan Pemahaman Bilangan Dasar melalui Pendekatan Lingkaran Sepuluh Titik Berbasis Konstruktivisme pada Anak PAUD dan Siswa SD Kelas Awal Awaloedin, Mulawarman; Suhendar, Bagus; Napitupulu, Reimond Hasangapan Mikkael
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/40r8zw69

Abstract

Pemahaman bilangan dasar pada anak PAUD dan siswa kelas awal SD merupakan fondasi penting bagi perkembangan kemampuan matematika selanjutnya. Namun, pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh hafalan tanpa penguatan relasi numerik. Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan Lingkaran Sepuluh Titik sebagai model visual-struktural untuk membantu anak mengenali pasangan bilangan pembentuk sepuluh dan strategi berhitung sederhana. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan media visual, implementasi pembelajaran pada dua kelompok siswa, serta evaluasi melalui analisis respons dan proses berpikir. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 33 anak pada jenjang PAUD (Kelas A) dan 28 siswa sekolah dasar (Kelas B) di dua lokasi mitra. Hasil menunjukkan adanya pergeseran dari hafalan menuju pemahaman relasi bilangan, peningkatan kecepatan berhitung mental, serta keberanian anak tampil di depan kelas. Disimpulkan bahwa pendekatan visual-struktural ini efektif sebagai alternatif penguatan konsep bilangan dasar pada anak usia dini dan kelas awal SD, serta berpotensi dikembangkan lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar