Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Kerja, Motivasi Kerja, dan Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai ASN Jabatan Fungsional Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Shefani, Amelia Nur; Rama Chandra Jaya
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.4013

Abstract

Instansi pemerintahan sangat penting dalam memberikan pelayanan pada publik. Sumber daya manusia dengan taraf kualitas dan kinerja yang tinggi menjadi sumber utama dan kebutuhan bagi instansi untuk meraih tujuan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan kerja, motivasi kerja, dan komunikasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 58 ASN Jabatan Fungsional Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Data diperoleh dengan wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Metode kuantitatif adalah metode yang ditetapkan dalam penelitian ini dengan pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan pengujian hipotesis meliputi uji t (parsial) dan uji F (simultan). Berdasarkan penelitian yang berfokus pada ASN Jabatan Fungsional Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Diperoleh bahwa pelatihan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelatihan kerja, motivasi kerja, dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan instansi lebih fokus dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya guna menciptakan kualitas dan kinerja yang unggul agar mendukung instansi dalam meraih tujuan.
Strategi Pengembangan Bisnis pada Produk MACS Menggunakan Analisis SWOT, QSPM dan Strategi 4C Cindy Listiani; Rama Chandra Jaya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2901

Abstract

Perkembangan industri alat tulis di Indonesia menunjukkan dinamika yang signifikan akibat perubahan perilaku konsumen, meningkatnya kanal digital, serta persaingan antar merek lokal dan internasional. Namun, MACS mengalami penurunan penjualan secara konsisten selama 2023–2024, sehingga diperlukan strategi pengembangan bisnis yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja MACS serta merumuskan strategi prioritas yang relevan menggunakan SWOT, QSPM, dan pendekatan pemasaran 4C. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, melibatkan analisis data penjualan, wawancara, dan telaah literatur terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan terjadi karena lemahnya inovasi produk, distribusi yang belum merata, promosi yang kurang optimal, serta persaingan harga dan perubahan pola belanja konsumen. QSPM mengidentifikasi strategi prioritas berupa penguatan distribusi wilayah, diversifikasi produk berbasis kebutuhan konsumen, dan optimalisasi digital marketing. Melalui strategi 4C, ditemukan bahwa aspek Customer dan Convenience menjadi faktor kunci yang perlu ditingkatkan untuk memperbaiki aksesibilitas dan relevansi produk bagi berbagai wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan integratif SWOT–QSPM–4C mampu memberikan arah strategi yang komprehensif bagi MACS untuk meningkatkan daya saing dan stabilitas penjualan
Pengaruh Visual Packaging, UGC, dan Social Proof terhadap Purchase Intention Produk Kecantikan Lokal di Kalangan Generasi Z Indonesia Cinta Dwi Alieka; Ida Farida Oesman; Dadan Abdul Aziz Mubarok; Ridho Riadi Akbar; Rama Chandra Jaya
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i2.6509

Abstract

This research was conducted with the aim of examining the impact of visual packaging, user-generated content (UGC), and social proof in stimulating purchase intention of local beauty products among Indonesian Generation Z respondents. By adopting the Stimulus-Organism-Response (SOR) theory, this study focused on the non-market leader local cosmetic product category to obtain an objective picture of consumer behavior. Through a quantitative approach, data were collected from 150 respondents through purposive sampling with a Likert scale questionnaire of 1 to 5, then processed through multiple linear regression techniques with the help of IBM SPSS 31 software. The research findings confirmed that visual packaging, UGC, and social proof simultaneously had a significant effect on purchase intention (Adjusted R² = 0.641). The results of the partial test showed that social proof was the most dominant factor (β = 0.356; p < 0.001) compared to UGC (β = 0.277; p = 0.008) and visual packaging (β = 0.236; p = 0.005). From a theoretical perspective, these findings strengthen the relevance of the SOR model in explaining how social validation is a key driver for Generation Z in determining purchase intentions. Practical implications: Local beauty product businesses are advised to combine visual elements with social proof strategies to strengthen consumer purchase intentions.  
Pengaruh Promosi Media Sosial dan Penggunaan Transaksi QRIS terhadap Minat Beli Konsumen pada UMKM D’Ayam Penyet di Kota Cimahi Dwi Sukma Yanti; Ida Farida Oesman; Rama Chandra Jaya; Palupi Permata Rahmi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8783

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana pengaruh promosi media sosial serta penggunaan transaksi QRIS pada minat beli konsumen pada UMKM D’Ayam Penyet di Kota Cimahi. Studi ini menggunakan metodologi survei melalui pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui distribusi kuesioner via daring pada partisipan, dengan populasi mencakup seluruh konsumen yang berdomisili di Kota Cimahi berusia 17–60 tahun. Sampel berjumlah 385 individu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan persyaratan sebagai konsumen yang pernah bertransaksi atau mengetahui UMKM tersebut. Data Selanjutnya diolah melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linear berganda menggunakan software SPSS versi 25. Temuan analisis ini mengungkap bahwa promosi media sosial berkontribusi positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan signifikansi 0,000, serta koefisien regresi 0,532. Penggunaan transaksi QRIS juga berdampak positif dan signifikan pada minat beli konsumen (signifikasi) 0,004 serta koefisien regresi 0,119 secara simultan, kedua variabel independen memberikan dampak signifikan terhadap minat beli konsumen dibuktikan melalui signifikasi 0,000 dan F hitung 129,884. Koefisien determinasi (R²) 0,405 mengindikasikan bahwa promosi media sosial dan penggunaan transaksi QRIS dapat memengaruhi variasi minat beli konsumen sebanyak 40,5%, sedangkan 59,5% sisa lainnya dipengaruhi komponen eksternal yang tidak termasuk dalam model penelitian. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas promosi digital serta optimalisasi sistem pembayaran QRIS dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan minat pelanggan untuk membeli pada UMKM di era digital.
THE OPTIMIZATION OF ONLINE SELLING THROUGH WEBSITE-BASED E-COMMERCE APPLICATIONS AND MOBILE APPLICATIONS FOR MSMES Rama Chandra Jaya; Ferry Kosadi
Inaba of Community Services Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 No. 1, June 2022
Publisher : Universitas INABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/inacos.v1i1.31

Abstract

The challenges of MSMEs in the digital era through the use of digital platforms in transactions are an excellent opportunity to expand marketing which is expected to increase sales revenue. The digital platform in the form of a marketplace provides various features that can be utilized by MSMEs in the form of online shop features, product promotions, product management and delivery services as well as various payment features that provide convenience and convenience for customers to shop. However, not all MSME actors are able to take advantage of various features in the marketplace with various obstacles faced by MSMEs, including a lack of understanding of the various features available and the benefits that will be obtained as well as a reluctance to learn and operate the various features provided both on the website platform and those that are available. is mobile. The purpose of socializing the use of websites and mobile commerce is expected to help increase market expansion and increase sales revenue as well as increase digital literacy from MSMEs. The method used is through counseling and training as well as the practice of using various features available on the marketplace including product management and packaging and promotion. Further processes, especially those related to increasing income and financial management, are still needed in the utilization of this website and mobile commerce.
Digital Marketing Training And Guidance For The Virageawie Disabled Community Dian Permadi; Sabrina Maharani; Shafa Dwi Marshanda; Rama Chandra Jaya; Ahmad Taufiq Maulana Ramdan; Ira Aryanti Rasyi Lubis; Detya Wiryany
Inaba of Community Services Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 No. 2, December 2024
Publisher : Universitas INABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/inacos.v3i2.386

Abstract

Training as well as digital marketing guidance has been held for the disability community VirageAwie in Cimareme Village, Ngamprah District, West Bandung Regency. This activity aims to increase knowledge and skills in digital marketing, especially for disability community members. The program starts with FGD to identify problems, then to be continued with VirageAwie.com website creation and training themed Digital Marketing Introducing Business Through Social Media Content. Training covers discussion about marketing through social media, methods photography, videography, and product promotion. Findings show the existence of significant improvement in participants' understanding about digital marketing as well as their ability to use digital platforms to enlarge market reach. A good influence was seen in the increased ability and independent financial sustainability of the participants. This initiative needs more cooperation continued with communities, academics, and government to strengthen network marketing as well as quality power work, so that VirageAwie products can compete in the local to global market.
Strengthening Digital Literacy and Branding In The MSME and Disability Community In Cimareme Village Anisa Salma; Lulu Ulfa Nizami; Anton Mote; Rama Chandra Jaya; Ahmad Taufiq Maulana Ramdan; Syam Gunawan; Detya Wiryany
Inaba of Community Services Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Number 2, December 2025
Publisher : Universitas INABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/inacos.v4i2.533

Abstract

This community service program aims to strengthen the digital communication, marketing, and microfinance management skills of MSME actors and people with disabilities in Cimareme Village, West Bandung. Although digital technology offers wide opportunities for business development, local entrepreneurs particularly the VirageAwie community still face limitations in digital literacy, branding, public communication, and simple financial recording. Using a Focus Group Discussion (FGD) method with a participatory approach, the program identified partners’ needs and designed thematic training covering digital marketing strategies, branding and public speaking, and digital market access. All sessions utilized experiential learning to promote hands-on practice in creating digital promotional content, delivering product presentations. The program also assisted in developing the VirageAwie website as a digital branding tool to expand market reach. The results show improvements in participants’ understanding of digital communication strategies, confidence in marketing interactions, ability to utilize social media. This empowerment initiative demonstrates the effectiveness of participatory communication and practical training in enhancing the independence and competitiveness of local entrepreneurs. Follow-up programs are recommended to ensure sustainable development, including SEO optimization, cross-cultural communication.