Claim Missing Document
Check
Articles

The Pengaruh Lama Penyimpanan Susu Sapi Pada Suhu Ruang Setelah Pembekuan Terhadap pH, Uji Alkohol, Dan Total Koloni Bakteri: Pengaruh Lama Penyimpanan Susu Sapi Pada Suhu Ruang Setelah Pembekuan Terhadap pH, Uji Alkohol, Dan Total Koloni Bakteri LESTARI, RANI ELSA; Harissatria, Harissatria; Asri, Alfian
Jurnal Peternakan Mahaputra Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Mahaputra
Publisher : Program Studi peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan susu sapi pada suhu ruang setelah pembekuan terhadap uji alkohol, pH dan total koloni bakteri. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Bioteknologi Reproduksi Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu lama penyimpanan susu sapi pada suhu ruang setelah pembekuan yaitu P0 (0 jam atau tanpa penyimpanan), P1 (6 jam), P2 (6,5 jam) dan P3 (7 jam). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah : pH, uji alkohol dan total koloni bakteri (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lama penyimpanan susu sapi pada suhu kamar setelah pembekuan menghasilkan uji alkohol dan TPC yang tidak berbeda nyata (P>0,05), namun menghasilkan pH yang berbeda sangat nyata (P<0,01), dimana lama penyimpanan 6 dan 6,5 jam menghasilkan pH masing-masing sebesar 6,90 dan 6,85 yang tidak berbeda nyata (P>0,05), tapi sangat nyata lebih tinggi (P<0,01) dari pH untuk lama penyimpanan 7 jam (6,73) dan tanpa penyimpanan (6,60). Kata kunci : susu, penyimpanan, pembekuan, pH, TPC
The Pengaruh Penambahan Sari Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Terhadap Kualitas Susu Kambing Pasteurisasi: Effect of Adding Red Ginger Juice (Zingiber Officinale Var. Rubrum) on Goat Milk Quality Pasteurization Raudha, Fauri; Surtina, Dara; Harissatria, Harissatria
Jurnal Peternakan Mahaputra Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Mahaputra
Publisher : Program Studi peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas susu kambing pasteurisasi dengan penambahan sari jahe merah (zingiber officinale var.rubrum) terhadap nilai pH, Total Plate Count (TPC),dan kadar protein. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu pemberian konsentarsi sari jahe merah (zingiber officinale var.rubrum) (0%, 3%, 6%, 9%) dengan 4 ulangan. Hasil penelitian pada rataan nilai pH adalah P0(5.6), P1(5.7), P2(5.8), P3(5.8). Hasil penelitian pada rataanTotal Plate Count (TPC) adalah P0(19.5×10-10cfu/ml), P1(123×10-10cfu/ml), P2(86×10-10cfu/ml), P3(103.5×10-10cfu/ml). Hasil penelitian pada rataan kadar protein adalah P0(4.39%), P1(4.16%), P2(2.68%), P3(2.42%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan sari jahe merah (zingiber officinale var. Rubrum) pada susu pasteurisasi memberikan pengaruh nyata (P<0,05) pada pH, Total Plate Count (TPC), dan Protein. Susu yang mengandung sari jahe merah 3% merupakan konsentrasi terbaik pada Total Plate Count (TPC). Kata kunci : Susu Kambing, Jahe Merah, Pasteurisasi
Evaluasi Kualitas Interior dan Bobot Telur Itik Lokal (Anas sp.) yang Dipelihara dengan Sistim Ekstensif dan Intensif Hendri, John; Surtina, Dara; Elinda, Friza; Asri, Alfian; Harissatria, Harissatria
Jurnal Peternakan Mahaputra Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Mahaputra
Publisher : Program Studi peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap bobot yolk, bobot albumen, skor warna yolk dan bobot telur itik lokal yang dipelihara dengan sistim ekstensif dan intensif. Telur itik yang digunakan sebanyak 90 butir yang diperoleh dari 3 orang peternak untuk masing masing sistim pemeliharan, sehingga jumlah seluruh telur yang digunakan sebanyak 180 butir. Analisis terhadap data yang didapat dilakukan dengan menggunakan uji Z dua sampel bebas. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa bobot yolk (25,99 ±2,64 g), bobot albumen, skor warna yolk dan bobot telur itik yang dipelihara secara ekstensif menghasilkan perbedaan dengan bobot yolk, bobot albumen, skor warna yolk dan bobot telur itik yang dipelihara secara intensif. Dapat disimpulkan perbedaan sistim pemeliharaan itik lokal secara ekstensif dan intensif menghasilkan pula perbedaan terhadap bobot yolk, bobot albumen, skor warna yolk dan bobot telur, dimana bobot yolk, bobot albumen dan bobot telur itik ekstensif lebih tinggi dari bobot yolk, bobot albumen dan bobot telur itik yang dipelihara secara intensif, sedangkan pemeliharaan itik secara intensif menghasilkan skor warna yolk yang lebih tinggi dari skor warna yolk itik yang dipelihara secara ekstensif.
Pemberdayaan dan Optimalisiasi Pemberian Pupuk Kandang Dalam Budidaya Bawang Merah di Jorong Rimbo Data Nagari Sungai Nanam Kabupaten Solok Harissatria; Hendri, John; Surtina, Dara; Nurhaita; Asri, Alfian; Afrini, Delsi; Firnando, Edi; Firnando, Mardianto
PADMA Vol 4 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i2.1649

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Salah satu darah sentra budidaya tanaman bawang merah yaitu Nagari Sungai Nanam Kabupaten Solok Sumatera Barat. Usaha budidaya tanaman bawang merah ini merupakan mata pencarian utama masyarakat setempat yang sudah lama ditekuninya secara turun temurun. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatnya pengetahuan petani dalam mengoptimalkan pemakaian pupuk kandang untuk tanaman bawang merah mulai dari manfaat pemakaian pupuk kandang untuk tanaman bawang merah serta dosis pemakaian pupuk kandang untuk tanaman bawang merah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan, motivasi dan diskusi tentang manfaat dan dosis pemakaian pupuk kandang sapi dan ayam untuk tanaman bawang merah. Dari hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan maka terjadinya peningkatan pengetahuan petani dalam pemakaian dan manfaat dari pupuk kandang sapi dan ayam untuk tanaman bawang merah.
The Role of Farmer Groups in Improving Farmer Welfare as a Business Group in Nagari Aripan, X Koto Singkarak District, Solok Regency Nelvi, Yusmi; Helmayuni, Helmayuni; Mahmud, Mahmud; Afrini, Delsi; Firnando, Edi; Mardianto, Mardianto; Harissatria, Harissatria
Baselang Vol 3, No 2: OKTOBER 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v3i2.109

Abstract

The respondents used in this research were the purpose sampling method and simple random sampling. The number of samples taken was 20% of the population of farmer groups, so the total sample was 84 farmers. The analysis technique in this research uses a qualitative descriptive research type using qualitative and quantitative analysis. The research results show that in improving the welfare of farmers, farmer groups act as learning class units, cooperation units and production and farming units which have a very good impact on the farmer groups themselves. The problem faced by farmers as a learning unit is that there are still farmer groups participating in groups. As a cooperative unit, the division of tasks within farmer groups is not realized properly. As a production and farming unit, the farming process is disrupted by weather and unsupportive farming facilities.
Respon Tanaman Kailan (Brassica Oleracea Var. Archepala) Terhadap Kombinasi Aplikasi Intensitas Pemberian Pupuk Organik Cair dan Perbedaan Dosis POC BANDOTAN (Ageratum Conyzoides) Putri, Amalia; Yora, Muharama; Eliesti, Fredrika; Nelvi, Yusmi; Afrini, Delsi; Harissatria, Harissatria
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1463

Abstract

Tanaman kailan adalah sayuran yang tinggi peminat, tetapi jumlah produksinya masih rendah.  Sesuai hal tersebut, maka diberikan pupuk organic cair bandotan. Penelitian bertujuan untuk melihat respon tanaman kailan terhadap perlakuan intensitas waktu pemberian pupuk organik cair dan perbedaan dosis POC bandotan serta kombinasi kedua perlakuan. Pelaksanaan percobaan ini di Halaban, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok pada bulan Januari sampai Maret 2023 dengan menggunakan Rancangan Perlakuan dengan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf dosis POC (P): (P0)  0 ml + 100 ml air, (P1) dosis 40 ml + 100 ml air, (P2) dosis 80 ml + 100 ml air, (P3) dosis 120 ml + 100 ml air. Faktor kedua terdiri dari intensitas waktu pemberian POC (A) tiga taraf (A) : (A1) aplikasi POC satu kali seminggu, (A2) aplikasi POC dua kali seminggu, (A3) aplikasi POC tiga kali seminggu dan kedua faktor dibagi menjadi empat kelompok Data hasil pengamatan diolah dengan analisis ragam, jika diperoleh F hitung P ≥ F tabel 5% maka dilakukan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, lebar daun terlebar, panjang daun terpanjang, bobot konsumsi, dan hasil produksi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa aplikasi perlakuan tunggal intensitas waktu pemberian POC dan aplikasi POC dengan dosis yang berbeda tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tinggi tanaman, bobot konsumsi dan hasil produksi total (ton/ha). Aplikasi POC dengan dosis berbeda hanya terlihat berpengaruh nyata pada karakter lebar daun dengan daun terlebar 12,5 cm dan panjang daun dengan daun terpanjang 14,15 cm. Selanjutnya, untuk aplikasi kombinasi kedua perlakuan tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, bobot konsumsi dan total produksi tanaman
Evaluation of Crude Fat, Crude Fiber, and Gross Energy Content of Palm Kernel Meal Fermented with EM-4 (Effective Microorganisms-4) at Different Fermentation Durations Putra, Randi Eka; Surtina, Dara; Harissatria, Harissatria
Journal of Animal Nutrition and Production Science Vol. 3 No. 01 (2024): Journal of Animal Nutrition and Production Science
Publisher : Department of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36665/janaps.v3i01.701

Abstract

This research aims to determine the effect of fermentation time for palm kernel meal using EM-4 (Effective Microorganism-4) on the crude fat, crude fiber, and gross energy contents. This is clear, but you might add a location like "in Padang, Indonesia" for an international audience. The treatments were as follows: P0 (no fermentation), P1 (fermentation for 7 days), P2 (fermentation for 14 days), and P3 (fermentation for 21 days). The parameters measured included the crude fat, crude fiber, and gross energy contents. Based on the results, it can be concluded that the fermentation time of palm kernel meal using EM-4 significantly affects (P<0.01) the crude fiber content but does not significantly affect (P>0.05) the crude fat content or the gross energy of the palm kernel cake palm kernel.
PENINGKATAN PRODUKSI DAN DIVERSIVIKASI PENGOLAHAN UBI JALAR UNGU DI KELOMPOK TANI SEHATI NAGARI KOTO LAWEH KABUPATEN SOLOK Afrini, Delsi; Harissatria, Harissatria; Firnando, Edi; Surtina, Dara; Nelvi, Yusmi; Mardianto, Mardianto; Elinda, Friza; Hendri, John; Yora, Muharama; Asri, Alfian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23763

Abstract

Ubi jalar ungu merupakan salah satu kekayaan plasma nuftah yang dapat melahirkan varietas ubi jalar dengan kandungan antosianin yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas dan kolesterol. Dengan kandungan tersebut banyak makanan tradisional diolah dan dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu kelompok tani yang telah mengolah ubi jalar ungu ini adalah kelompok tani Sehati yang berada di Nagari Koto Laweh Kabupaten Solok Sumatera Barat. Kelompok ini telah lama bergelut dalam pengolahan ubi jalar ungu namun skala produksi masih rendah dan variasi pengolahannya masih terbatas. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengupayakan meningkatkan sakala produksi dan diversifikasi pengolahan ubi jalar ungu yang berpotensi meningkatkan keuntungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan, motivasi dan diskusi tentang produksi dan pengolahan, strategi pemasaran dan motivasi berwirausaha. Penguatan materi ditekankan pada penyuluhan manajemen produksi, diversifikasi pengolahan ubi jalar ungu dan manajemen pemasaran. Dari hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan di kelompok tani sehati ini telah terjadinya peningkatan pengetahuan kelompok tani sehati tentang proses manajemen produksi, pengolahan ubi jalar ungu serta terjadinya peningkatan produksi dan diversifikasi dan manajemen pemasaran produk olahan ubi jalar ungu.
PENINGKATAN PRODUKSI, PACKAGING DAN PEMASARAN BAWANG GORENG DI KWT RIMBO DATA SEJAHTERA NAGARI SUNGAI NANAM KABUPATEN SOLOK Afrini, Delsi; Harissatria, Harissatria; Firnando, Edi; Elinda, Friza
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32630

Abstract

Salah satu kelompok tani yang melakukan usaha produksi bawang goreng adalah kelompok wanita tani rimbo data sejahtera yang berada di jorong rimbo data kenagarian sungai nanam. Permasalahan yang dihadapi oleh KWT rimbo data sejahtera ini adalah: 1). Rendahnya skala produksi karena pengerjaan pengolahan secara manual. 2) Belum tersedianya mesin pengupas kulit bawang dan mesin perajang bawang merah karena keterbatasan modal untuk membelinya. 3). Tingginya biaya produksi pembelian bahan baku bawang merah dan bahan pendukung peralatan memasak. 4). Belum tersedianya kemasan atau packaging yang memadai untuk promosi. Solusi yang akan dilakukan dalam meningkatkan skala produksi adalah dengan memberikan bantuan pembelian mesin produksi seperti mesin pengupas kulit bawang merah dan mesin pengiris bawang merah agar skala produksi dapat meningkat. Selanjutnya bantuan pembelian bahan baku bawang merah serta bantuan pembelian peralatan masak dan minyak goreng. Bantuan pembuatan dan penyedian kemasan yang menarik agar mudah dipasarkan. Metode yang dipakai adalah dengan penyuluhan dan penerapan IPTEK langsung tentang pengolahan dan produksi bawang goreng, kemasan dan pemasaran. Dari hasil pengabdian yang dilakukan di kelompok wanita tani rimbo data sejahtera telah terjadinya peningkatan pengetahuan kelompok tentang manfaat pemakaian mesin pengupas dan mesin pengiris bawang merah. Terjadi peningkatan skala produksi dan menghemat waktu dan tenaga kerja. Hasil pengolahan bawang goreng merah lebih rapi dan kualitasnya menjadi lebih baik serta kemasan lebih menarik untuk dipasarkan.
PENYULUHAN BIOGAS, PUPUK ORGANIK DAN SINKRONISASI ESTRUS DI BERKAH TANI FARM DALAM UPAYA KETAHANAN PANGAN NASIONAL Surtina, Dara; Harissatria, Harissatria; Afrini, Delsi; Hendri, John; Asri, Alfian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32631

Abstract

Salah satu kelompok tani yang memelihara sapi potong dengan tujuan penggemukan dan pembibitan adalah kelompok Berkah Tani Farm di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah : 1) Limbah feses dan urin sapi belum dimanfaatkan dan terbuang begitu saja sehingga menumpuk disekitar kandang serta mencemari lingkungan masyarakat. 2) Kurangnya pengetahuan dan modal dalam penerapan teknologi pengolahan feses menjadi pupuk organik. 3) Rendahnya angka kelahiran anak sapi dalam satu tahun karena sistem perkawinan sapi belum terarah dan belum menerapkan sistem penerapan teknologi reproduksi. Solusinya adalah dengan pendampingan penyuluhan biogas dari kotoran sapi. Penyuluhan pembuatan pupuk organik. Penyuluhan sinkronisasi estrus dalam upaya percepatan kebuntingan dan kelahiran. Metode yang dipakai adalah dengan penyuluhan diskusi langsung dengan anggota mitra tentang biogas, pupuk organik dan sinkronisasi estrus pada sapi. Dari hasil penyuluhan yang dilakukan di Berkah Tani Farm telah terjadinya peningkatan pengetahuan kelompok tani tentang manfaat dan proses pembuatan biogas. Terjadi peningkatan pengetahuan dalam pembuatan pupuk organik. Terjadinya peningkatan pengetahuan kelompok mitra tentang manfaat sinkronisasi estrus