Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Significant Rise In Cybercrime Can Be Attributed To Vulnerabilities In Cybersecurity Ellanda Purwawijaya; Dinur Syahputra; Aripin Rambe; Junerdi Nababan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13490

Abstract

In today's world, our dependence on computers extends to even the most basic daily tasks. As users, we consistently engage with computers for activities such as communication, data sharing, information retrieval, social interactions, and more, all conducted over networks. It is evident that the network connecting various devices globally, including servers, computers, laptops, mobile phones, etc., serves as the fundamental technology facilitating these tasks. However, this interconnected system poses a significant threat in the form of cybercrime. Despite the implementation of cybersecurity measures throughout the network, there exist flaws and obstacles that compromise security, leading to the occurrence of these crimes. One can envision the relationship between cybercrime and cybersecurity as a ratio, with cybercrime holding the higher value. This variable is steadily increasing at a greater rate than cybersecurity, indicating a growing imbalance between the two.
Penerapan Augmented Reality Dalam Pengenalan Buah-Buahan Sebagai Media Pembelajaran Pada Sekolah Dasar Kartini Medan Junerdi Nababan; Sutrisno Arianto Pasaribu; Frainskoy Rio Naibaho; Eka Martyna Theodora; Nidya Banuari
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13732

Abstract

Augmented Reality (AR), adalah teknologi dengan konsep menggabungkan dimensi dunia nyata dengan dimensi dunia maya yang di tampilkan secara realtime. Smartphone memungkinkan pengembangan aplikasi Augmented Reality dengan murah serta dapat diakses oleh banyak pengguna. Augmented Reality dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang salah satunya adalah sebagai sarana pendidikan untuk anak–anak.Augmented Reality dapat digunakan untuk menciptakan sebuah lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dimana anak–anak dapat berinteraksi langsung dengan objek dunia maya sehingga anak–anak pun dapat bermain sambil belajar. Augmented Reality yang ditujukan kepada para guru dan orang tua sebagai alat pembelajaran untuk anak–anak usia dini. Aplikasi ini dibuat dengan Unity sebagai media pembuatan desainnya dan Vuforia SDK sebagai penyimpanan database markernya yang nanti nya saling berhubungandan berbasis Android. Aplikasi pengenalan jenis buah-buahan berbasis Augmented Reality dapat membaca marker pada kertas cetakan maupun kartu–kartu pengenalan jenis buah-buahan yang akan menampilkan model 3 dimensi di layar perangkat Android.
Manajemen Pertanian Pasca Covid-19: Analisis Variabel yang Mempengaruhi Keberlanjutan Sektor Pertanian Mutiha Aristo Ravel; Hendro Sutomo Ginting; Junerdi Nababan; Royanti Sinaga
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15301

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan tantangan besar bagi perekonomian global, termasuk Indonesia, yang mengalami kontraksi signifikan. Namun, sektor pertanian menunjukkan resiliensi dengan tetap menjadi penopang ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan sektor pertanian pasca Covid-19, dengan menekankan empat variabel utama: adopsi teknologi digital, ketahanan rantai pasok, ketersediaan input pertanian, dan dukungan kebijakan pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 petani di delapan provinsi utama penghasil pangan di Indonesia, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, disertai uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan sektor pertanian, baik secara parsial maupun simultan. Adopsi teknologi digital (X1) menjadi variabel paling dominan dengan koefisien Beta tertinggi, diikuti oleh dukungan kebijakan pemerintah, ketahanan rantai pasok, dan ketersediaan input pertanian. Nilai Adjusted R² sebesar 0,602 mengindikasikan bahwa 60,2% variasi keberlanjutan pertanian dapat dijelaskan oleh model, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembangunan pertanian pasca pandemi yang berorientasi pada transformasi digital, diversifikasi distribusi, ketersediaan input berkelanjutan, dan kebijakan pemerintah yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengambil kebijakan, pelaku usaha pertanian, dan pemangku kepentingan lain dalam merumuskan strategi adaptif untuk memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.
Peran Online Review dan User-Generated Content dalam Membentuk Kepercayaan Konsumen dan Minat Beli Produk Lokal di Marketplace: Systematic Literature Review Kusnadi Kusnadi; Junerdi Nababan; Mutiha Aristo Ravel; Hendra Sakti Siagian; Fani Agustriani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16207

Abstract

Artikel ini bertujuan mensintesis secara sistematis bukti ilmiah mengenai bagaimana online review dan user-generated content membentuk kepercayaan konsumen dan minat beli terhadap produk lokal yang dijual melalui marketplace. Naskah disusun sebagai kajian literatur sistematis dengan strategi penelusuran terstruktur yang mengikuti prinsip Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Artikel yang diterbitkan pada periode 2020 sampai 2025 diidentifikasi melalui platform penerbit jurnal bereputasi internasional, yaitu ScienceDirect, SpringerLink, dan Emerald Insight, lalu dilengkapi dengan penelusuran sitasi mundur. Setelah penghapusan duplikasi dan penyaringan kelayakan, sebanyak 12 studi dipertahankan dalam sintesis kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa online review memengaruhi minat beli melalui kualitas ulasan, kuantitas, valensi, kredibilitas, dan kegunaan informasi. User-generated content berfungsi sebagai bukti sosial digital, terutama ketika kontennya autentik, hidup, dan dibuat oleh sumber yang kredibel. Di seluruh studi yang ditelaah, kepercayaan konsumen muncul sebagai mekanisme mediasi yang paling konsisten dalam menghubungkan stimulus digital dengan minat beli. Bagi produk lokal, peran kepercayaan menjadi lebih penting karena konsumen menghadapi ketidakpastian mengenai mutu produk, keandalan penjual, dan keamanan transaksi. Kajian ini menegaskan bahwa strategi marketplace untuk merek lokal perlu mengelola ulasan, mendorong konten pelanggan yang autentik, serta memperkuat arsitektur kepercayaan digital.
Leveraging Artificial Intelligence in Web Development to Optimize Marketing Strategies for Vocational Student Products Frinto Tambunan; Junerdi Nababan; Mutiha Aristo Ravel; Tri Budiarti Damanik; Alwin Fau
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i4.6627

Abstract

Purpose: This community service initiative aimed to assist students at Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sultan Iskandar Muda in enhancing their digital competencies, specifically by developing professional Artificial Intelligence (AI) driven marketing websites to showcase their creative outputs. This research addressed the technical programming barriers that frequently hinder vocational students from marketing their work professionally through digital platforms. Methodology: Employing a quasi-experimental approach with a pretest-posttest design, this study involved 70 students from grades XI and XII. The intervention consisted of intensive training and hands-on practice in constructing marketing sites using Artificial Intelligence tools. Results: The findings revealed a statistically significant improvement in student comprehension, as evidenced by an increase in the mean scores from 53.5 to 82.8. Furthermore, all participants successfully deployed aesthetic and functional marketing websites. Conclusions: This study demonstrates that AI integration effectively mitigates coding complexities for vocational students, allowing them to prioritize digital business strategies and creative development. Limitations: The constraints identified included limited on-site mentoring duration and suboptimal Internet stability, which impacted cloud-based data synchronization during practical sessions. Contributions: This study provides a strategic reference for vocational institutions to design modern and innovative entrepreneurship curricula aligned with the demands of the digital transformation era.