This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi Pembangunan Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ijtimaiyya Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Nomosleca Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Dinika : Academic Journal of Islamic Studies Journal of Governance and Public Policy Jurnal Studi Komunikasi International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Journal of Islamic World and Politics International Conferences SDGs 2030 Challenges and Solutions Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Etika Demokrasi MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Al-Ta'lim Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Politicon : Jurnal Ilmu Politik Jurnal Studi Sosial dan Politik Bappenas Working Papers Journal of Governance Innovation AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Inovasi Ekonomi Public Corner Journal of Community Service and Empowerment Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Abdiraja InEJ: Indonesian Engagement Journal JELAJAH: Journal of Tourism and Hospitality Journal of Halal Science and Research Reflection Journal Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. LoroNG Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep Abhakte Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : abhakte

Mendorong Transformasi Lembaga Pendidikan Islam Pada Era Digital 4.0: Berbasis Kompetensi dan Adab Mohammad Hidayaturrahman; Ahmad Hasan Ubaid
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2506

Abstract

AbstrakPendidikan menjadi jalan untuk memajukan peradaban manusia. Pada saat yang sama,pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam menghadapi persoalan internal dan eksternal.Tulisan ini merupakan hasil pengabdian yang dilakukan oleh pengabdi untuk mendorong prosestransformasi, sehingga lembaga pendidikan Islam perlu strategi di dalam mengelola prosespembelajaran. Kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah (lecture method), pengabdimelakukan ceramah di hadapan sasaran/ mitra. Adapun materi yang disampaikan dikumpulkanmelalui studi pustaka (literature review). Dari data yang dikumpulkan ditemukan 1) secaraglobal, sumber daya manusia (SDM) muslim masih tertinggal dibandingkan dengan sumberdaya manusia secara umum. 2) di Indonesia, lembaga pendidikan Islam juga masih tertinggaldibandingkan lembaga pendidikan umum. 3) tingkat pendidikan di wilayah kepulauanSumenep, Madura masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Diperlukanupaya dan strategi khusus, yaitu proses digitalisasi pendidikan untuk mengakselerasipeningkatan sumber daya manusia di wilayah kepulauan, baik secara kuantitas maupunkualitas.Kata kunci: Lembaga pendidikan Islam; Era digital; Kompetensi; Adab
Strategi Mendidik Pemilih Milenial Cerdas pada Pemilihan Umum 2024 Mohammad Hidayaturrahman; Ahmad Hasan Ubaid; Widya Desary Setia Wardhani
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3055

Abstract

AbstrakPemilih muda dan milenial merupakan pemilih terbanyak pada Pemilihan Umum tahun 2024,jumlahnya mencapai 60%. Namun pemilih muda dan milenial masih memiliki persoalantersendiri, salah satunya adalah rendahnya literasi politik, sehingga menyebabkan terpapardampak negatif politik uang, dan kurangnya partisipasi pada pemilihan umum. Kegiatanpengabdian ini dilakukan untuk memberi penyadaran kepada pemilih muda dan milenial diKabupaten Sumenep, Madura supaya bisa menjadi agen perubahan yang sadar terhadap perandan tanggung jawabnya untuk ikut berpartisipasi pada pemilihan umum tahun 2024. Bilapemilih muda dan milenial sadar, maka pemilihan umum tahun 2024 akan berlangsung lebihjujur dan adil, daripada pemilihan umum sebelumnya. Terlebih bila melihat jumlah pemilihmuda dan milenial yang dominan, tentu akan dapat mempengaruhi calon wakil rakyat, calonpresiden terpilih, lebih karena rekam jejak, program yang baik, bukan karena faktor uang ataupertimbangan pragmatis lainnya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara kolaborasidengan pihak lain termasuk media massa, pemerintah dan masyarakat. Peserta terlibat secaraaktif dan interaktif, sehingga berjalan sesuai dengan harapan, dapat membentuk persepsi positifkepada para peserta. Selanjutnya melahirkan komitmen terhadap penyelenggaraan pemilu yangjujur, adil dan bermartabat.Kata Kunci: Pemilih milenal; pemilih cerdas; pemilu di Indonesia
The Role of Academic Community Service in Increasing Voter Participation in Regional Head Elections in the Madura Islands Region Mohammad Hidayaturrahman; Ahmad Hasan Ubaid
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v3i2.4751

Abstract

Low voter turnout in regional head elections does not invalidate the election results, but it does reduce the quality of direct democracy. This community service program is an effort by university academics to increase voter participation in the regional head elections, which will be held directly and simultaneously in November 2024. The community service program focuses on the Madura Islands, specifically the Kangean and Sapeken Islands, which are among the furthest regions from Madura. The community service program is conducted in remote villages in the Kangean Islands, such as Batu Putih Village, Cangkaramaan Village, Tembayangan Village, Pajennangger Village, Saobi Village, Sadulang Village, and several other villages in the Arjasa, Kangayan, and Sapeken Districts. The community service program uses a dialogic communication approach, conducted door-to-door, or directly visiting prospective voters at theirs homes. The results show that voters in the islands and remote villages are happy to receive political education and outreach activities from academics. It is hoped that this can also be implemented by local governments, election organizers and supervisors, both the General Elections Commission (KPU) and the Elections Supervisory Agency (Bawaslu). So that in the future, government institutions, organizers and supervisors as well as political parties can carry out political education directly at the homes of citizens/voters.