Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Comparative analysis of linear regression, random forest, and LightGBM for hepatitis disease prediction Hennie Tuhuteru; Goldy Valendria Nivaan; Marvelous Marvel Rijoly; Joselina Tuhuteru
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 41, No 1: January 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v41.i1.pp430-438

Abstract

In bioinformatics research, computational pattern-analysis techniques are frequently employed to assist in disease prediction and diagnostic modeling, including applications for hepatitis prognosis. Hepatitis is a type of serious disease with various types that have the potential to threaten the life of the sufferer without showing significant symptoms and signs, so many sufferers do not realize that they are affected by the disease. Various methods are used to predict diseases in the hope of providing the best results from the learning model used. The objective of this study is to implement linear regression, random forest, and light gradient boosting machine (LightGBM) to estimate mortality risk among hepatitis patients. In addition, a performance comparison of the results of hepatitis disease prediction using the three algorithms was also carried out to find out which model gave the most accurate and optimal results. The results of this study show that the application of learning models from the linear regression, random forest and Light-GBM algorithms has been successfully carried out to predict the survival status of patients with hepatitis. The findings reveal that random forest achieved the highest predictive performance with an accuracy of 84%, followed by LightGBM at 77% and linear regression at 32%.
OPTIMALISASI MANAJEMEN DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL PADA KELOMPOK TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Hennie Tuhuteru; Goldy Valendria Nivaan; Dessy Balik; Jelisya Windy Gloria Pirsouw; Lowry Hahijary
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28753

Abstract

Abstrak: Sebagai produk lokal, “Sagu Bunga” memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, diperlukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan, kualitas kemasan, serta strategi pemasaran yang lebih efektif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan usaha rintisan yang telah dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan Mitra dalam bidang manajemen dan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa sosialisasi literasi pengelolaan keuangan dan strategi kemasan, serta pelatihan desain label produk dan pembuatan kemasan standing pouch, serta pelatihan penggunaan e-commerce yang dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan ini dilakukan terhadap Kelompok TP-PKK Negeri Oma, Maluku Tengah yang beranggotakan 26 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk kegiatan sosialiasasi sejumlah 15 soal, serta 5 butir formulir checklist untuk masing-masing kegiatan pelatihan. Hasil yang dicapai meununjukkan adanya peningkatan pengetahuan Mitra terhadap pengelolaan keuangan dan strategi kemasan sebesar 85,3%, peningkatan keterampilan untuk pembuatan desain dan kemasan standing pouch sebesar 86%, serta pengelolaan e-commerce sebesar 95%.Abstract: As a local specialty, 'Sago Bunga' holds significant potential to enhance community welfare. However, improvements are necessary in financial management, packaging quality, and marketing strategies. Therefore, this activity aims to optimize the existing micro-enterprises by enhancing Partners' knowledge and skills in management and marketing. The implementation method of this activity is socialization of financial management literacy and packaging strategies, training in product label design, standing pouch packaging, and the use of e-commerce which is done through the stages of preparation, implementation, evaluation, and program sustainability. This activity was conducted for the 26-member TP-PKK Negeri Oma Group in Central Maluku. The assessment was done through pre-tests and post-tests consisting of 15 questions for the socialization activity, and 5-item checklists for each training activity. The results achieved demonstrated an 85.3% increase in Partners' knowledge of financial management and packaging strategies, a 86% increase in their skills in creating standing pouch designs and packaging, and an 95% improvement in e-commerce management skills.
PKM LITERASI DIGITAL DAN IMPLEMENTASI WEBSITE PERSEKUTUAN PEMUDA PELAJAR NENIARI UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS DAN PENYEBARAN INFORMASI Hennie Tuhuteru; Janeman Sumah; Ulan Ningsih Etwiory; Rizel Samusamu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26292

Abstract

Abstrak: Pemahaman yang mendalam tentang literasi digital menjadi sangat krusial, baik bagi individu maupun sebuah organisasi. Website, sebagai salah satu media penyebaran informasi yang paling efektif, berperan penting dalam meningkatkan literasi digital sebuah organisasi dan masyarakat luas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra terkait literasi digital, serta meningkatkan aksesibilitas dan penyebaran informasi bagi organisasi Persekutuan Pemuda Pelajar Neniari (P3N) secara luas. Metode kegiatan ini berupa sosialisasi untuk literasi digital dan pelatihan pengelolaan website yang dilaksanakan melalui 4 tahapan, yaitu Persiapan, Pelaksanaan, Evaluasi dan Keberlanjutan Program. Kegiatan dilakukan terhadap Mitra P3N, yang merupakan sebuah organisasi nirlaba berbasis kedaerahan. P3N saat ini beranggotakan 32 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan 10 pertanyaan selama kegiatan sosialisasi literasi digital dan formulir checklist untuk mengetahui peningkatan keterampilan mitra dalam pengelolaan website P3N. Hasil kegiatan yang telah dicapai, yaitu adanya peningkatan pengetahuan Mitra terkait literasi digital yang sebelumnya rata-rata 46,3% menjadi 89,6%, serta peningkatan keterampilan Mitra sebesar 91,5%.Abstract: Understanding the digital literacy has become crucial, both for individuals and organizations. Websites, as one of the most effective media for disseminating information, play a significant role in enhancing an organization's digital literacy and that of the wider community. Therefore, this community service aims to improve understanding of digital literacy and to increase accessibility and dissemination of information for the “Persekutuan Pemuda Pelajar Neniari” (P3N) organization. The method employed in this activity is a socialization of digital literacy and website management training structured into four phases: Preparation, Implementation, Evaluation, and Program Sustainability. P3N is a non-profit, community-based organization and currently has 32 members. Evaluation is conducted using pre-tests and post-tests with 10 questions during the socialization and a checklist form to assess the increase skills in managing the P3N website. The results achieved from the activity include an increase in P3N knowledge of digital literacy from an average of 46.3% to 89,6%, and an increase in skills of 91,5%.
Pendekatan historis dengan standar PROV: Kajian Konseptual Penerapan Lintas Domain Belfrit Victor Batlajery; Goldy Valendria Nivaan; Hennie Tuhuteru; Dessy Gloria Palyama; Golda Tomasila; Marthevienty H T Soumokil
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 April 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i2.369

Abstract

Penelusuran asal-usul atau riwayat modifikasi dari suatu entitas seringkali menjadi tantangan tersendiri. Ini disebabkan oleh keterlibatan banyak proses dan pihak dalam rantai produksi dan distribusi yang kompleks, sehingga akuntabilitas dan kepercayaan terhadap data yang dihasilkan menjadi sulit untuk diverifikasi. Penelitian ini merupakan kajian konseptual yang bertujuan mengenalkan standar PROV dari W3C yang mencakup PROV-DM, PROV-O, dan komponen lainnya sebagai mekanisme umum dalam mencatat dan mempertukarkan informasi provenance lintas domain. Dengan demikian pertukaran informasi provenance akan lebih mudah pada ekosistem yang lebih heterogen. Kajian difokuskan pada tiga komponen inti PROV-DM (Entity, Activity, Agent) beserta representasinya dalam bentuk Provenance Graph (PG), serta pemetaannya ke PROV-O untuk penerapan pada ranah spesifik. Pembahasan disertai sintesis dari sejumlah studi terdahulu yang menerapkan PROV pada berbagai domain (misalnya dalam ranah pangan, kesehatan, marketplace, pengambilan keputusan berbasis risiko, dll). Hasil kajian ini menunjukan serangkaian tahapan yang sistematis dan saling menguatkan, meliputi standarisasi informasi, representasi dalam bentuk graph, dan integrasi PROV ke dalam ranah yang spesifik. Tahapan-tahapan ini dibuktikan melalui investigasi dari penelitian terdahulu pada berbagai ranah. Pendekatan ini terbukti dapat diterapkan pada domain yang berbeda dalam pemodelan provenance. Dengan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa PROV memang memiliki fleksibilitas yang baik untuk diterapkan lintas domain sehingga dapat menjadi langkah penting dalam implementasi sistem yang lebih mudah untuk diaudit dan ditelusuri.