Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Utilisasi Mapping Penyakit Tidak Menular dalam Aksi Pendekar Mabar tentang Hipertensi di Health Corner Agianto, Agianto; Setiawan, Herry; Nasri, Novi Mustahdiati; Arif, Rifda Nur Achriyana; Sajidannor, Muhammad; Noor, Rezka Aulyan; Mazaya, Adinda Chofifah; Karunia, Muhammad
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.339

Abstract

Desa Sungai Rangas Ulu merupakan desa binaan yang terletak lebih kurang 27 kilometer dari Kota Banjarbaru. Tahun 2022, hipertensi merupakan kejadian paling tinggi dengan jumlah 763 kasus. Hasil Survei Mawas Diri didapatkan data bahwa penderita hipertensi yang berobat teratur 50,42 %, keluarga yang berobat rutin 480 KK, keluarga yang belum berobat rutin 952 KK. Pada tahun 2021 telah dibuat Health Corner sebagai karya inovasi dan kemudian pada tahun 2021 dikembangkan mapping PTM oleh tim Prodi Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusi yang dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahan yang dihadapi yaitu mengaktifkan kegiatan pada Health Corner dan penggunaan mapping PTM sebagai salah satu upaya dalam membuat desa sehat yang saat ini berfokus pada penyakit tertinggi di UPT Puskesmas Martapura Barat. Pelaksanaan program dilakukan dengan menambahkan kegiatan berupa aksi “Pendekar Mabar” yaitu Pendidikan Kesehatan Masyarakat Martapura Barat. Hasil evaluasi terhadap responden masyarakat terkait program “Pendekar Mabar” didapatkan data kinerja kader kategori baik sebesar 97,78% responden dan kurang baik sebesar 2,22% responden. Kepuasan masyarakat kategori puasa sebesar 98,89% responden dan kurang puas sebesar 1,11% responden.
Health Behavior Awareness: Gambaran Perilaku Kesehatan Remaja terhadap Risiko Sindrom Metabolik Maulidya Septiany; Bernadetta Germia Aridamayanti; Rifda Nur Achriyana Arif; Indah Dwi Astuti
Faletehan Health Journal Vol 12 No 03 (2025): Faletehan Health Journal, November 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metabolic syndrome among adolescents is an increasing health problem associated with unhealthy lifestyles, including low physical activity and high-fat, high-sugar diets. This study aimed to describe adolescent health behavior related to the risk of metabolic syndrome. A descriptive quantitative design with a cross-sectional approach was employed. A total of 100 late adolescents aged 17–21 years living in Banjarbaru City, South Kalimantan were selected using a convenience sampling technique through social media flyers. Data were collected using a validated and reliable Health Belief Model-based questionnaire (CVI = 0.89; α = 0.87) and analyzed descriptively using frequency and percentage. The results showed that most respondents had good health behavior perceptions, particularly in self-efficacy (74%), perceived susceptibility (69%), and cues to action (60%), while perceived severity remained low (53%). These findings indicate that adolescent health awareness is generally good; however, the perception of disease seriousness needs to be improved. Strengthening self-efficacy and enhancing understanding of metabolic syndrome risk are essential to foster healthy lifestyles among adolescent.