Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Dari Dapur ke Ritual: Rekonstruksi Peran Ekologis Perempuan dalam Budaya TabotBengkulu sebagai Representasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Komunitas Selvia; Egi; Mutiara; Septian; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana perempuan dalam komunitas Tabot Bengkulu mentransmisikan nilai-nilai ekologis kepada generasi muda sebagai bagian dari kearifan lokal dan pelestarian lingkungan berbasis budaya, juga sebagai manifestasi prinsip- prinsip Pengelolaan sumber daya alam berbasis komunitas (CBNRM) dalam konteks budaya lokal Bengkulu. Sebagai penelitian konseptual, tulisan ini mengkaji keterkaitan antara nilai- nilai budaya Tabot, konsep ekofeminisme, dan prinsip community-based resource management (CBNRM). Pendekatan konseptual digunakan untuk menguraikan bagaimana peran sosial, spiritual, dan ekologis perempuan menjadi bagian integral dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Analisis ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya sebagai pelestari budaya, tetapi juga penggerak utama dalam konservasi sumber daya alam berbasis komunitas. Temuan konseptual ini mempertegas pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan gender dalam kebijakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA HIJAU DAN KINERJA BERKELANJUTAN PADA INDUSTRI BERPOLUSI TINGGI: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS DENGAN KERANGKA KERJA AMO DAN PERSPEKTIF KEMAMPUAN DINAMIS Yemima Clara A Sinaga; Roby Sambung; Aulia Putri Ekamaharani; Masti; Raditya Fernando; Selvia
Sigma: Journal of Economic and Business Vol 9 No 1 (2026): Sigma: Journal of Economic and Business
Publisher : STIE ENAM ENAM KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60009/1w2mg267

Abstract

Industri manufaktur merupakan sumber utama konsumsi energi global dan emisi karbon, menghadapi tekanan yang meningkat untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mempertahankan daya saing operasional. Tinjauan literatur sistematis (SLR) ini bertujuan untuk memetakan bagaimana praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Hijau (GHRM) memengaruhi kinerja berkelanjutan melalui mekanisme psikologis di industri polusi tinggi, mengidentifikasi mekanisme mediasi dan moderasi, dan mengusulkan agenda penelitian di masa depan. Mengikuti pedoman PRISMA 2020, pencarian sistematis dilakukan di Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan ProQuest untuk artikel yang diterbitkan antara 2015 dan 2025. Analisis bibliometrik dan sintesis tematik diterapkan untuk mengevaluasi 42 studi empiris yang relevan. Temuan ini mengungkapkan bahwa GHRM secara positif memengaruhi perilaku karyawan hijau dan keberlanjutan organisasi melalui mediator psikologis kritis, seperti iklim psikologis hijau dan komitmen lingkungan. Tinjauan ini mensintesis wawasan ini ke dalam kerangka kerja AMO-Dynamic Capabilities terintegrasi dan menguraikan jalur untuk investigasi longitudinal multi-level di masa mendatang. The manufacturing industry is a major source of global energy consumption and carbon emissions, facing increasing pressure to reduce environmental impacts while maintaining operational competitiveness. This systematic literature review (SLR) aims to map how Green Human Resource Management (GHRM) practices affect sustainable performance through psychological mechanisms in high-pollution industries, identify mediating and moderating mechanisms, and propose a future research agenda. Following the PRISMA 2020 guidelines, a systematic search was conducted across Scopus, Web of Science, Google Scholar, and ProQuest for articles published between 2015 and 2025. Bibliometric analysis and thematic synthesis were applied to evaluate 42 relevant empirical studies. The findings reveal that GHRM positively influences green employee behavior and organizational sustainability through critical psychological mediators, such as green psychological climate and environmental commitment. This review synthesizes these insights into an integrated AMO-Dynamic Capabilities framework and outlines pathways for future longitudinal, multi-level investigations.
KEWAJIBAN BAYAR PAJAK DAN ZAKAT BAGI KEDUDUKAN MANUSIA DALAM ISLAM Nabila Safitri; Selvia; Lidya Assyifa
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.219

Abstract

This article aims to explain the relationship between human positions in Islam for carrying out the obligation to pay taxes and zakat. In all corners of the country, taxes are one of the main sources of foreign exchange in supporting national development so that they are levies that have logical consequences in the life of society, nation and state as a reflection of justice and prosperity. In Islamic teachings, there are groups of people who are obliged to pay a small portion of their wealth as zakat, namely those who fall into the category of being able to pay zakat. Zakat means paying a certain amount of money depending on the assets a person owns to give to people who are entitled to receive it. Materially, zakat can create economic growth for underprivileged communities. During the time of Rasulullah and Khulafaurrosidin, zakat was imposed on Muslim residents, while taxes were imposed on non-Muslim residents, so that no resident was subject to the double obligation of zakat and tax. This article was produced from literature from various sources using inductive methods. Basically, the purpose of tax and zakat is the same, namely as a source of funds to create a just and prosperous society that is equitable and sustainable between material and spiritual needs.