This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Industrial Engineering Management Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Journal of Research and Technology EKONOMIS : Journal of Economics and Business JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Logistik International Journal of Industrial Optimization (IJIO) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Nusantara Science and Technology Proceedings Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Journal La Multiapp Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Sains Student Research IIJSE Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Journal Serambi Engineering (JSE) Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Global Leadership Organizational Research in Management Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET)
Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Rute Distribusi yang Optimal Untuk Meminumkan Biaya Distribusi dengan Metode Algoritma Genetika (Studi Kasus di CV. Menara Kudus) Zamroni Makruf; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.68

Abstract

Perkembangan dunia dewasa ini ditandai dengan arus globalisasi disegala bidang, sehingga membawa dampak perekonomian yang cukup pesat di Indonesia. Tingkat perkembangan ekonomi dunia ini ditandai dengan arus mobilitas penduduk yang semakin pesatnya persaingan bisnis. Salah satu kebutuhan dalam kehidupan manusia yang tak kalah penting adalah kebutuhan akan jasa pengiriman barang. CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan penerbitan buku-buku islam, kitab kuning, kitab gundul, dan Al-Qur’an. Dalam upaya pemenuhan sasaran, masih terdapat permasalahan adanya keterlambatan pengiriman produk ke beberapa konsumen. Karena kurang mempertimbangkan rute distribusi yang tepat. Dalam menyelesaikan permasalahan, menggunakan pendekatan Algoritma Genetika untuk mendapatkan solusi optimal. Tujuan penelitian ini adalah dapat menentukan jalur distribusi barang yang minimal, yang nantinya berdampak pada penurunan jalur distribusi barang dan biaya distribusi barang yang dikeluarkan perusahaan sehingga perusahaan dapat menghemat jalur distribusi dan biaya distribusi barang. Hasil penelitian ini adalah didapatkan rute perusahaan dengan jarak rute total sebesar 1.271 km dengan biaya distribusi sebesar Rp 2.960.000. Sedangkan untuk rute metode Algoritma Genetika, yaitu jarak rute total sebesar 1.092,4 km dengan biaya distribusi sebesar Rp 2.635.686. Sehingga, rute optimal distribusi metode Algoritma Genetika lebih baik dari rute awal perusahaan dengan penghematan jarak rute total sebanyak 178,6 km dengan persentase penghematan sebesar 14,05%. Sedangkan untuk penghematan biaya distribusi antara rute metode perusahaan dengan rute total algoritma genetika dengan selisih sebesar Rp 324.314 dengan persentase penghematan sebesar 11%.
Analisa Penentuan Rute Produk Pupuk Organik dengan Menggunakan Metode Saving Matrix pada PT. XYZ Surabaya Alfitri Dilla Anggraeni; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.106

Abstract

Distribusi dan transportasi yang baik merupakan hal penting agar produk dapat dikirim sampai ke konsumen secara tepat waktu, tepat pada tempat yang telah dilakukan dan produk dalam kondisi baik. Keputusan penentuan jadwal serta rute pengiriman menjadi sesuatu yang penting dalam rangka meminimumkan biaya pengiriman, meminimumkan waktu atau jarak tempuh. PT. XYZ mendistribusikan pupuk organik kepada pelanggan hanya untuk kabupaten Malang. Beberapa permasalahan yang ada di PT. XYZ antara lain lokasi pelanggan yang tersebar jaraknya bervariatif dan jumlah permintaan yang berbeda tidak mengimbangi dengan tersedianya jumlah kendaraan serta kapasitas truk yang mencukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatur rute serta menentukan kapasitas dan jumlah kendaraan truk yang mampu meminimalkan jarak tempuh, lama perjalanan dan biaya transportasi dapat digunakan metode saving matrix untuk menangani masalah penentuan rute berdasarkan kapasitas kendaraan. Hasil penelitian menggunakan metode saving matrix di PT. XYZ Surabaya bahwa terdapat 5 rute awal yang muncul dan terdapat 3 rute usulan dengan total jarak adalah 797,02 km dan total jarak awal dari perusahaan adalah 1211,1 km, maka didapatkan total penghematan jarak sebesar 414,08 km atau dengan presentase penghematan jarak sebesar 34,19%. serta total biaya sebesar Rp. 209.885.568,- per tahun dengan biaya rute awal yang sebesar Rp. 307.211.520,- per tahun, maka didapatkan selisih biaya sebesar Rp. 97.325.952,- dan presentase penghematan biaya sebesar 31,68% per tahun.. Jadi dari hasil yang diperoleh, maka metode saving matrix dapat diterapkan dalam penentuan rute optimal dalam pendistribusian, sehingga bisa didapatkan biaya yang minimum.
Analisis Faktor Lingkungan Kerja Fisik dan Penentuan Waktu Istirahat Kerja di PT. XYZ Azhar Muhammad Nurdin; Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.179

Abstract

Lingkungan kerja fisik dan kelelahan kerja merupakan aspek yang mempengaruhi performa tubuh dalam produktivitas kerja. Kedua aspek tersebut harus memiliki kondisi yang ergonomis dan sesuai dengan standar atau nilai ambang batas. Lingkungan kerja fisik meliputi pencahayaan, kelembaban, kebisingan, dan temperatur. Presentase cardiovascular load (CVL) diukur untuk mengetahui tingkat kelelahan pada pekerja. Kelelahan pada pekerja akan diperbaiki dengan penentuan waktu istirahat kerja. Kondisi lingkungan kerja fisik yang ergonomis pada area By Product Packing akan didapatkan apabila pencahayaan di area tersebut disesuaikan dengan standar minimal yang telah ditetapkan dan penambahan alat bantu seperti kipas angin dan exhaust udara diperbanyak agar sirkulasi udara di lokasi pekerja dapat berjalan dengan baik. Lalu, waktu istirahat kerja sebaiknya diterapkan pada pekerja By Product Packing sesuai dengan konsumsi energi rata-rata pekerja. Sehingga, perhitungan waktu istirahat kerja (Rest Period) dengan waktu kerja 8 jam/hari istirahat kerja dilakukan setiap 1 (satu) jam selesai melaksanakan pekerjaan dengan waktu istirahat kerja selama 20,7 menit setiap istirahat
Penentuan Jumlah Teller Berbasis Beban Kerja dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) di PT.Bank Jatim Rama Adi; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.187

Abstract

Bank Jatim sebagai salah satu Bank terkemuka di Indonesia sangat memperhatikan kepuasan nasabahnya. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui inovasi yang tiada henti, baik dalam hal produk maupun layanan. Banyaknya jumlah transaksi di Bank Jatim membuat Teller mengalami beban kerja yang berlebih, sehingga Teller terlalu sibuk dan mudah mengalami kelelahan. Hal itu akan berdampak juga pada kinerja dari Teller itu sendiri. Sehingga dalam upaya meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen, beban kerja dari Teller harus dapat dioptimalkan dengan sebaik-baiknya. Metode yang tepat untuk menyelasaikan masalah tersebut adalah menggunakan metode Full Time Equivalent. FTE adalah salah satu metode analisis beban kerja yang berbasiskan waktu dengan cara mengukur lama waktu penyelesaian pekerjaan yang dikonversikan dalam indeks nilai FTE.. Dari hasil penelitian Beban kerja Teller Loket di PT. Bank Jatim Surabaya, untuk Teller 1 memiliki beban kerja sebesar 1,46 dinyatakan Overload, Teller 2 memiliki beban kerja sebesar 1,47 dinyatakan Overload, Teller 3 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 4 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 5 memiliki beban kerja sebesar 1,41 dinyatakan Overload, Teller 6 memiliki beban kerja sebesar 1,29 dinyatakan Overload, Teller 7 memiliki beban kerja sebesar 1,27 dinyatakan Normal, Teller 8 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 9 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 10 memiliki beban kerja sebesar 1,23 dinyatakan Normal, dengan total beban kerja seluruh Teller tersebut sebesar 13,57 dan nilai rata-rata seluruh Teller tersebut sebesar 1,357. Jumlah Teller shift pagi di PT. Bank Jatim Surabaya ada 10 Teller , agar menjadi optimal maka dilakukan penambahan 3 Teller menjadi 13 Teller, sehingga nilai rata-rata beban kerja sebesar 1,04 atau normal karena berada antara 1-1,28.
Perancangan dan Pengembangan Meja Rias yang Ergonomis dan Multifungsi dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) di Surabaya Nike Illiyine Pangestuti; Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.202

Abstract

Di era kemajuan teknologi, perkembangan produk semakin berkembang dan inovatif. Saat ini para produsen furniture hanya fokus kepada desain perkembangan zaman yang saat ini sedang tren di masyarakat tanpa melihat aspek ergonomi pada produk furniture tersebut. Dengan ruangan yang tidak luas maka produk ini memiliki fungsi yang serbaguna dan kelebihan dalam hal kapasitas sangat tepat digunakan untuk ruangan yang sempit dan terbatas.Quality Function Deployment (QFD) merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui keinginan konsumen dengan mengumpulkan customer voices dan customer needs. Dari rancangan meja rias usulan yang ergonomis dan multifungsi ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding meja rias awal, selain lebih sesuai ukurannya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, meja rias ini memiliki beberapa fungsi yang tidak dimiliki oleh meja rias awal yaitu sebuah meja rias yang dapat dilipat dan kursi yang dapat dijadikan satu, jadi meja rias ini tidak membutuhkan ukuran yang luas saat tidak digunakan. Meja rias ini juga dilengkapi tempat penyimpanan yang cukup sehingga dapat digunakan lebih maksimal. Nilai mean Importance To Customer meja rias awal 3,46 dan nilai mean Customer Satisfaction Performance 4,5, maka meja rias usulan lebih ergonomis dibandingkan dengan meja rias awal.
Usulan Perancangan Ulang Tata Letak Gudang Produk Jadi dan Bahan Baku dengan Metode Shared Storage di PT. Temprina Media Grafika Surabaya Noval Dwi Aryadipura; Rusindiyanto; Erlina Purnamawati
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.220

Abstract

PT. Temprina Media Grafika merupakan jasa percetakan dan kardus, merupakan bagian dari Jawa Pos Group. Penempatan produk jadi di area gudang yang tidak berada pada satu area yang sama menjadi permasalahan yang umumnya dialami oleh perusahaan, sehingga diharuskan mencari dan menata ulang dalam pengambilan produk. Dilakukan penelitian pada proses peningkatan efisiensi penggunaan material handling, tujuannya menentukan kebutuhan luas area yang dibutuhkan oleh gudang barang jadi, serta merancang tata letak gudang usulan gudang barang jadi, sehingga bisa memudahkan proses pada bagian penyimpanan serta pengeluaran barang.dari gudang. Namun, tetap mempertahankan luas gudang yang ada dengan memakai metode Shared Storage. Metode penelitian yang digunakan adalah Shared-Storage, berdasar pada kondisi luas lantai gudang, selanjutnya ditata dari area. yang paling dekat sampai yang terjauh dari pintu keluar masuk. Sehingga penempatan barang yang selanjutnya akan segera dikirim diletakkan pada area yang paling dekat begitu pula seterusnya. Metode shared storage dianggap sebagai sistem pemindahan yang tepat pada suatu produk. Pengujian yang dilakukan terhadap desain tata letak awal menghasilkan 641m. Sedangkan, pada kondisi usulan dari penerapan metode shared storage didapat 254m, maka dapat diketahui bahwa terjadi penurunan terhadap jarak total material handling dengan selisih 387m yang kemudian menyebabkan terjadinya pengurangan pada jarak sebesar 60.36 %.
Pemilihan Supplier Bata Ringan Sebagai Bahan Baku Bangunan dengan Metode AHP dan Topsis di PT. CPS Radifan Dimasyqi; Dira Ernawati; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.223

Abstract

Kegiatan strategi salah satunya adalah memilih supplier, terlebih apabila supplier tersebut akan menjadi supplier jangka waktu yang lama. PT. Cahaya Padu adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Jasa Konstruksi yang di dalamnya melakukan aktivitas proses pengadaan, termasuk di dalamnya proses penentuan supplier. Dalam melakukan proses produksi bangunan, PT. Cahaya Padu membutuhkan bahan baku utama yaitu bata ringan (Autoclaved Aerated Concrete). PT. Cahaya Padu belum memiliki supplier utama bata ringan AAC, dan Pemilihan supplier dilakukan secara subjektif dan berdasarkan harga termurah tanpa melakukan perhitungan tertentu. Hal tersebut mengakibatkan beberapa masalah seperti keterlambatan pengiriman yang mengakibatkan perusahaan harus order pada supplier lain. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung bobot kriteria supplier bata ringan dan memilih supplier bata ringan yang terbaik berdasarkan bobot kriteria yang ditentukan oleh PT. Cahaya Padu. Langkah penentuan kriteria evaluasi supplier ini dilakukan dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan melakukan perangkingan supplier dengan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dari hasil penelitian diperoleh pembobotan 5 kriteria yaitu kriteria Harga, Kualitas, Pengiriman, Reputasi dan Posisi dalam Industri, dan Sistem Komunikasi dengan hasil tertinggi yaitu kriteria harga yang berbobot dengan nilai 0,56165. Hasil perangkingan supplier didapatkan supplier bata ringan terbaik yaitu PT. Sinar Indogreen Kencana dengan Nilai Preferensi sebesar 0,76858.
Analisis Human Error pada Proses Produksi Gula dengan Menggunakan Metode Sherpa dan Heart Untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja di PG Rejo Agung Baru Madiun Vensa Aldian Alfano; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.277

Abstract

PG Rejo Agung Baru Madiun adalah suatu perusahaan yang memproduksi gula, didalam suatu proses produksi pasti tidak lepas dari terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja pada PG Rejo Agung Baru Madiun sebagian besar disebabkan oleh banyak faktor salah satunya ialah kelalaian manusia (human error). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan nilai HEP tertinggi serta dapat memberikan usulan rekomendasi perbaikan pada kegiatan kritis yang berpo-tensi terjadi human error untuk meminimalkan tingkat kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SHERPA dan HEART. Berdasarkan dari hasil penerapan metode tersebut menunjukkan bahwa hasil rekapitulasi nilai HEP untuk semua task yang menyebab-kan error yaitu sebesar 0,2718 hasil ini menunjukkan bahwa probabilitas error yang dilakukan operator sebesar 27,18% dan terdapat 2 nilai HEP yang terbesar yaitu pada task 2.2 memanaskan nira hingga suhu tertentu dengan nilai HEP sebesar 0,952557 dan pada task 6.3 pengukuran gas menggunakan parameter PH dengan nilai HEP sebesar 0,849728
Pemilihan Supplier Bahan Baku Rajungan Menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Dan ARAS (Additive Ratio Assessment) di PT. XYZ Fais Pramudya Mulya; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 2 No. 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.287

Abstract

Pemilihan supplier yang tidak tepat dapat menghambat kegiatan produksi sebuah perusahaan mulai terlambatnya supply bahan baku hingga tidak sesuainya kualitas dengan yang diharapkan.. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sumber daya alam yang baik terutama di sektor maritim. Salah satu industri yang memanfaatkan hal tersebut adalah PT. XYZ yang bergerak dibidang industri pengalengan Rajungan dengan sistem produksi berupa make to order. Permasalahan utama bagi PT. XYZ adalah dalam pemilihan supplier bahan baku Rajungan. Dimana supplier tidak tepat waktu dalam memasok bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga berakibat pada mundurnya proses produksi dan tidak terpenuhinya permintaan konsumen. Untuk mengatasi permsalahan berikut peneliti menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan ARAS (Additive Ratio Assessment). Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) memiliki kelebihan dimana dapat dikerjakan secara hierarki sehingga mudah dimengerti oleh beberapa orang yang ingin mengambil keputusan. Metode ARAS (Additive Ratio Assessment) merupakan utilitas nilai fungsi yang menentukan efisiensi relatif kompleks dari beberapa alternatif yang layak, sehingga diharapkan perusahaan dapat mencapai tujuan yaitu mendapatkan supplier rajungan terbaik yang diinginkan oleh perusahaan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan urutan supplier dengan nilai terbesar yaitu, peringkat 1 supplier UD. Energi Hasil Laut (A4) dengan nilai K sebesar 0.164023, peringkat 2 supplier UD. Nurali (A5) dengan nilai K sebesar 0.151996, peringkat 3 supplier UD. Merdeka (A3) dengan nilai K sebesar 0.14022.
Analisis Safety Culture di CV. Jaya Tehnik dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) Tino Aprilyanto; Rusindiyanto; Tranggono
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.361

Abstract

Dalam lingkungan bisnis saai ini, produktivitas tinggi diperoleh dengan mem-pertimbangkan aktivitas mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Tenaga kerja atau pekerja sebagai pe-nopang utama berjalannya industry sangat rentan mengalami risiko kesehatan dan bahaya kerja. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja pada perusahaan, salah satunya adalah ke-lalaian manusia. Ku-rang diperhatikan dan tidak dijalankannya prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan baik oleh karyawan menjadi permasalahan utama. Penelitian ini dil-akukan dengan tujuan mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja pada proses produksi dan mem-berikan usulan perbaikan untuk meningkatkan safety culture pada perusahaan. Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) diajukan dalam penelitian ini guna menge-tahui poten-si kecelakaan kerja dengan menggunakan skala likert, kemudian menentukan risk assessment keparahan, nilai frekuensi, risking rating number (RRN), indeks risiko bahaya, priori-tas risiko. Hasil menunjukkan risiko bahaya yang diperoleh yaitu tangan pekeraj terkena sudut tajam dari plat, terkena percikan dari gerindra pemotog, tangan pekerja tersayat mata pahat, tangan pekerja tergulung mata pahat mesin frais, dan pekerja mengalami luka terkena sisi tajam. Perbaikan jalur produksi menggunakan pengukuran tata letak gudang dan penggunaan material handling ber-dasarkan standarisasi umum perusahaan Indonesia diusulkan. Penataan mesin produksi yang lebih efektif dan efesien, pengadaan cahaya penerangan dan ventilasi udara di dalam ruang produksi, penempatan kerja karyawan agar disesuaikan dengan usia, melakukan training rutin kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya K3 dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja.
Co-Authors Adelencia, Vallent Arfi Aditya Fahmi Nurwicaksono Aditya Yusuf Indrastana Akhmad I. Fajar Alfin, Muhammad Alfitri Dilla Anggraeni Alfitri Dilla Anggraeni Andyas Mukti Pradanarka Aprizal, Irene Rizda Septiani Arief Sulistyo Wibowo Aryaduta, Galang Aryani, Enny Athalarvin Nabilfathin Arvin Azhar Muhammad Nurdin Azhar Muhammad Nurdin Azizy, Annisa Rahmi Baiq Azka Lazuardina Catur A. Pamungkas D, Muhammad Yafi Deni Deni Dhifa Farah Dicya, Bintara Putra Dira Ernawati Endang Pudji W Erlangga E. Taruna Erlina Purnamawati Erlina Purnamawaty Fadilla Umeida Putri Fahmi Ali Fahmi Ali Fais Pramudya Mulya Fais Pramudya Mulya Farah, Dhifa Friska Aryanti Gufron, Achmad Hafid Syaifullah Hatta Makarim Hayati, Kinanti Resmi Iffad Rakhmanhuda Ifwarisan Defri Ignadia Zain Balqis Imam Ramadhani Intan Normania Iriani Irma Dani Br Sinulingga Isna Nugraha Jeremiah Batista Hutagaol Joumil Aidil Saifuddin Khomsus SF Lazuardina, Baiq Azka M Fayshal Ferdiansyah M. Frizky Feri Setiawan Maulana Malik Agungdiningrat Mega Cattleya Prameswari Annissaa Islami Mega Nanda A.W Moch. Annas Hidayatulloh Moh. Miladun Hakimin Alim Mohammad Shodiq Wahyu Riamto Muhammad Zaky Mubarok Musyaffa, Akmal Fikri Faaiz Najmuddin Syah, Mochammad Dhia Nike Illiyine Pangestuti Nike Illiyine Pangestuti Noval Dwi Aryadipura Noval Dwi Aryadipura Nugraha, Isna Nur Rahmawati NUR RAHMAWATI Priyatna Septedi Inrianto purba, Willy Putri, Firda Amalia Qurratul Aini Raden Bramantia Rukmana Radifan Dimasyqi Radifan Dimasyqi Rafida, Halimas Nafi Rahmatillah, Hassan Rama Adi Rama Adi Ramadhani, Imam Ramadhany Novitasari, Syafira Rega Fahmi Rivaldy Rega Fahmi Rivaldy Renny Agustini S Revica Tauriza Alfiane Riyadi, Attila Daffa Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rochmatullah, Faris Yasin Romadoni, M Ilham Sabrina Salma Nabila Sarah Aliyah Sabhirah Shafira Sausan Ferinanda sholeha, fitriatus Sinulingga, Irma Dani Br Sitanggang, Antonius Nathanael Sugianto, Moch. Febri Sunardi Sunardi Tino Aprilyanto Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Trinisa, Lerinda Ubaidillah Ubaidillah Ubaidillah Vensa Aldian Alfano Vensa Aldian Alfano Willy Purba Winursito, Yekti Condro Yekti Condro Winursito Yus Ardianto ZAHRA, SALSABILA AULIA Zamroni Makruf Zamroni Makruf