p-Index From 2021 - 2026
9.484
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen ITEj (Information Technology Engineering Journals) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Industrial Engineering Management Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Journal of Research and Technology EKONOMIS : Journal of Economics and Business JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Logistik International Journal of Industrial Optimization (IJIO) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Nusantara Science and Technology Proceedings Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Journal La Multiapp Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Sains Student Research IIJSE Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Journal Serambi Engineering (JSE) Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Global Leadership Organizational Research in Management Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Beban Kerja Fisik Dan Mental Terhadap Rider Grab Menggunakan Metode Cardiovascular Load (CVL) Dan Subjective Workload Assesment Technique (SWAT) (Studi Kasus: Rider Grab Domisili Kelurahan Balas Klumprik Kecamatan Wiyung) Muhammad Zaky Mubarok; Rusindiyanto Rusindiyanto
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): JUNI : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v1i3.328

Abstract

Online motorcycle taxis are a mode of transportation that is widely used today. Online motorbike taxis are very quickly accepted by the public because of the ease of ordering and are application-based which can be easily downloaded by smartphone users on both Android and iOS systems. Thanks to online motorcycle taxis, passengers no longer need to wait on the side of the road to be picked up. In addition, passengers do not have to participate in negotiations, because the price has been determined per kilometer by the application system. The presence of online motorcycle taxis also adds jobs for the people of Indonesia.
ANALISIS 5 DIMENSI KUALITAS PELAYANAN PDAM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA TERKAIT KELUHAN DISTRIBUSI AIR BERSIH TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Alfin B. Maulana; Rusindiyanto, Rusindiyanto
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i1.773

Abstract

PDAM Surya Sembada Kota Surabaya merupakan organisasi pelayanan publik yang menyediakan air bersih untuk masyarakat. PDAM dituntut memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggan. Pelayanan yang baik dapat dilihat dari proses perusahaan dalam menangani keluhan yang dirasakan oleh pelanggan. Berbagai keluhan terhadap pelayanan PDAM baik dari pelanggan maupun calon pelanggannya menyebabkan ketidakpuasan. Keluhan-keluhan tersebut seperti distribusi air yang belum memenuhi target yang menyebabkan banyak pelanggan yang belum terpenuhi kebutuhan airnya. Kualitas pelayanan tersebut berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan sehingga perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keluhan dapat terselsaikan dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif dengan metode service qualilty dengan pendekatan 5 dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible, Reability, Responsiviness, Assurance, dan Empathy dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang telah dilakukan secara keseluruhan bahwa PDAM Surya Sembada Kota Surabaya memiliki kualitas pelayanan yang baik, dapat dilihat dari bukti fisik yaitu fasilitas pelayanan yang diberikan maupun kemampuan pegawai dalam menangani keluhan pelanggan. Distribusi air juga dapat dikatakan berjalan dengan baik, akan tetapi perusahaan perlu melakukan rehabilitasi pipa agar distribusi air dapat ditingkatkan dan nantinya dapat mengurangi keluhan dari pelanggan.
ANALISIS 5 DIMENSI KUALITAS PELAYANAN PDAM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA TERKAIT KELUHAN DISTRIBUSI AIR BERSIH TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Alfin B. Maulana; Rusindiyanto, Rusindiyanto
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i1.773

Abstract

PDAM Surya Sembada Kota Surabaya merupakan organisasi pelayanan publik yang menyediakan air bersih untuk masyarakat. PDAM dituntut memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggan. Pelayanan yang baik dapat dilihat dari proses perusahaan dalam menangani keluhan yang dirasakan oleh pelanggan. Berbagai keluhan terhadap pelayanan PDAM baik dari pelanggan maupun calon pelanggannya menyebabkan ketidakpuasan. Keluhan-keluhan tersebut seperti distribusi air yang belum memenuhi target yang menyebabkan banyak pelanggan yang belum terpenuhi kebutuhan airnya. Kualitas pelayanan tersebut berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan sehingga perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keluhan dapat terselsaikan dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif dengan metode service qualilty dengan pendekatan 5 dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible, Reability, Responsiviness, Assurance, dan Empathy dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang telah dilakukan secara keseluruhan bahwa PDAM Surya Sembada Kota Surabaya memiliki kualitas pelayanan yang baik, dapat dilihat dari bukti fisik yaitu fasilitas pelayanan yang diberikan maupun kemampuan pegawai dalam menangani keluhan pelanggan. Distribusi air juga dapat dikatakan berjalan dengan baik, akan tetapi perusahaan perlu melakukan rehabilitasi pipa agar distribusi air dapat ditingkatkan dan nantinya dapat mengurangi keluhan dari pelanggan.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Woven Bag dengan Metode Material Requirement Planning (MRP) Untuk Mengurangi Biaya Produksi pada PT. XYZ Fahmi Ali; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.25

Abstract

Persediaan merupakan kekayaan perusahaan yang memiliki peranan penting dalam operasi bisnis, sehingga perusahaan perlu melakukan manajemen persediaan proaktif, artinya perusahaan harus mampu mengantisipasi keadaan maupun tantangan yang ada dalam tata kelola persediaan untuk meminimalisasi total biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Permasalahan yang timbul di PT. XYZ adalah perusahaan mengabaikan masalah pemesanan bahan baku. Tidak adanya sebuah metode yang sudah baku dalam hal pemesanan bahan baku. Dalam pemesanan bahan baku, perusahaan hanya berdasarkan pada pengalaman sebelumnya. Material Requirement Planning (MRP) adalah suatu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan bahan baku pada perusahaan. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa perencanaan kebutuhan bahan bakudengan metode perusahaan didapatkan total cost sebesar Rp 3.556.258.241,-, sedangkan metode MRP didapatkan total cost sebesar Rp 3.003.026.414,-. Maka dapat disimpulkan telah terjadi penurunan total cost seluruh bahan baku sebesar 15,5%. Hal ini membuktikan bahwa metode MRP lebih efisien daripada metode PT Kerta Rajasa Raya. Oleh karena itu untuk mendapatkan total cost yang minimum, metode MRP diterapkan pada tahun 2019/2020 sehingga didapatkan total cost sebesar Rp 2.050.494.949,-.
Analisa Perencanaan Persediaan Bahan Baku Produk Gear dengan Menggunakan Metode Dynamic Lot Sizing di PT Tjokro Bersaudara Rega Fahmi Rivaldy; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.62

Abstract

Perencanaan jumlah persediaan yang akan dimiliki perusahaan merupakan salah satu masa-lah yang sering dihadapi oleh perusahaan.. Pada PT. XYZ besi as merupakan bahan baku utama dengan presentase sebesar 55%. Sedangkan besi plat penggunaan nya hanya sebesar 45% dari semua produk yang dihasilkan. Pada besi as menggunakan S45c diameter 105mm dan pada besi plat dibedakan berdasarkan ketebalannya, mulai dari ketebalan 1mm; 2mm; dan 3mm.Teknik Dy-namic lot sizing merupakan teknik yang digunakan untuk menentukan jumlah item yang harus dipesan dengan meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Dari hasil penelitian didapat biaya bahan baku metode perusahaan sebesar Rp.35.619.030,- sedangkan biaya bahan baku dengan metode Dynamic Lot Sizing sebesar Rp.33.159.734,-. Metode Dynamic Lot Sizing menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp. 2.459.296.- atau 6,9%. Jumlah produk pemesanan untuk bulan November 2019 sampai dengan Oktober 2020 yaitu untuk bahan baku As S45c sebesar 330 unit, untuk bahan baku plat 1mm sebesar 275 lembar, untuk bahan baku plat 2mm sebesar 301 lembar dan untuk bahan baku plat 3mm sebesar 189 lembar, dengan rincihan pemakaian untuk pembu-atan 1 produk Gear dalam Bill Of Material adalah As S45c sebesar 0,7 meter, Plat 1mm sebesar 0,3 meter, Plat 2mm sebesar 0,45 meter, Plat 3mm sebesar 0,5 meter, dengan total biaya bahan baku sebesar Rp. 33.763.052.
Perencanaan Rute Distribusi yang Optimal Untuk Meminumkan Biaya Distribusi dengan Metode Algoritma Genetika (Studi Kasus di CV. Menara Kudus) Zamroni Makruf; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.68

Abstract

Perkembangan dunia dewasa ini ditandai dengan arus globalisasi disegala bidang, sehingga membawa dampak perekonomian yang cukup pesat di Indonesia. Tingkat perkembangan ekonomi dunia ini ditandai dengan arus mobilitas penduduk yang semakin pesatnya persaingan bisnis. Salah satu kebutuhan dalam kehidupan manusia yang tak kalah penting adalah kebutuhan akan jasa pengiriman barang. CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan penerbitan buku-buku islam, kitab kuning, kitab gundul, dan Al-Qur’an. Dalam upaya pemenuhan sasaran, masih terdapat permasalahan adanya keterlambatan pengiriman produk ke beberapa konsumen. Karena kurang mempertimbangkan rute distribusi yang tepat. Dalam menyelesaikan permasalahan, menggunakan pendekatan Algoritma Genetika untuk mendapatkan solusi optimal. Tujuan penelitian ini adalah dapat menentukan jalur distribusi barang yang minimal, yang nantinya berdampak pada penurunan jalur distribusi barang dan biaya distribusi barang yang dikeluarkan perusahaan sehingga perusahaan dapat menghemat jalur distribusi dan biaya distribusi barang. Hasil penelitian ini adalah didapatkan rute perusahaan dengan jarak rute total sebesar 1.271 km dengan biaya distribusi sebesar Rp 2.960.000. Sedangkan untuk rute metode Algoritma Genetika, yaitu jarak rute total sebesar 1.092,4 km dengan biaya distribusi sebesar Rp 2.635.686. Sehingga, rute optimal distribusi metode Algoritma Genetika lebih baik dari rute awal perusahaan dengan penghematan jarak rute total sebanyak 178,6 km dengan persentase penghematan sebesar 14,05%. Sedangkan untuk penghematan biaya distribusi antara rute metode perusahaan dengan rute total algoritma genetika dengan selisih sebesar Rp 324.314 dengan persentase penghematan sebesar 11%.
Analisa Penentuan Rute Produk Pupuk Organik dengan Menggunakan Metode Saving Matrix pada PT. XYZ Surabaya Alfitri Dilla Anggraeni; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.106

Abstract

Distribusi dan transportasi yang baik merupakan hal penting agar produk dapat dikirim sampai ke konsumen secara tepat waktu, tepat pada tempat yang telah dilakukan dan produk dalam kondisi baik. Keputusan penentuan jadwal serta rute pengiriman menjadi sesuatu yang penting dalam rangka meminimumkan biaya pengiriman, meminimumkan waktu atau jarak tempuh. PT. XYZ mendistribusikan pupuk organik kepada pelanggan hanya untuk kabupaten Malang. Beberapa permasalahan yang ada di PT. XYZ antara lain lokasi pelanggan yang tersebar jaraknya bervariatif dan jumlah permintaan yang berbeda tidak mengimbangi dengan tersedianya jumlah kendaraan serta kapasitas truk yang mencukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatur rute serta menentukan kapasitas dan jumlah kendaraan truk yang mampu meminimalkan jarak tempuh, lama perjalanan dan biaya transportasi dapat digunakan metode saving matrix untuk menangani masalah penentuan rute berdasarkan kapasitas kendaraan. Hasil penelitian menggunakan metode saving matrix di PT. XYZ Surabaya bahwa terdapat 5 rute awal yang muncul dan terdapat 3 rute usulan dengan total jarak adalah 797,02 km dan total jarak awal dari perusahaan adalah 1211,1 km, maka didapatkan total penghematan jarak sebesar 414,08 km atau dengan presentase penghematan jarak sebesar 34,19%. serta total biaya sebesar Rp. 209.885.568,- per tahun dengan biaya rute awal yang sebesar Rp. 307.211.520,- per tahun, maka didapatkan selisih biaya sebesar Rp. 97.325.952,- dan presentase penghematan biaya sebesar 31,68% per tahun.. Jadi dari hasil yang diperoleh, maka metode saving matrix dapat diterapkan dalam penentuan rute optimal dalam pendistribusian, sehingga bisa didapatkan biaya yang minimum.
Analisis Faktor Lingkungan Kerja Fisik dan Penentuan Waktu Istirahat Kerja di PT. XYZ Azhar Muhammad Nurdin; Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.179

Abstract

Lingkungan kerja fisik dan kelelahan kerja merupakan aspek yang mempengaruhi performa tubuh dalam produktivitas kerja. Kedua aspek tersebut harus memiliki kondisi yang ergonomis dan sesuai dengan standar atau nilai ambang batas. Lingkungan kerja fisik meliputi pencahayaan, kelembaban, kebisingan, dan temperatur. Presentase cardiovascular load (CVL) diukur untuk mengetahui tingkat kelelahan pada pekerja. Kelelahan pada pekerja akan diperbaiki dengan penentuan waktu istirahat kerja. Kondisi lingkungan kerja fisik yang ergonomis pada area By Product Packing akan didapatkan apabila pencahayaan di area tersebut disesuaikan dengan standar minimal yang telah ditetapkan dan penambahan alat bantu seperti kipas angin dan exhaust udara diperbanyak agar sirkulasi udara di lokasi pekerja dapat berjalan dengan baik. Lalu, waktu istirahat kerja sebaiknya diterapkan pada pekerja By Product Packing sesuai dengan konsumsi energi rata-rata pekerja. Sehingga, perhitungan waktu istirahat kerja (Rest Period) dengan waktu kerja 8 jam/hari istirahat kerja dilakukan setiap 1 (satu) jam selesai melaksanakan pekerjaan dengan waktu istirahat kerja selama 20,7 menit setiap istirahat
Penentuan Jumlah Teller Berbasis Beban Kerja dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) di PT.Bank Jatim Rama Adi; Rusindiyanto
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.187

Abstract

Bank Jatim sebagai salah satu Bank terkemuka di Indonesia sangat memperhatikan kepuasan nasabahnya. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui inovasi yang tiada henti, baik dalam hal produk maupun layanan. Banyaknya jumlah transaksi di Bank Jatim membuat Teller mengalami beban kerja yang berlebih, sehingga Teller terlalu sibuk dan mudah mengalami kelelahan. Hal itu akan berdampak juga pada kinerja dari Teller itu sendiri. Sehingga dalam upaya meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen, beban kerja dari Teller harus dapat dioptimalkan dengan sebaik-baiknya. Metode yang tepat untuk menyelasaikan masalah tersebut adalah menggunakan metode Full Time Equivalent. FTE adalah salah satu metode analisis beban kerja yang berbasiskan waktu dengan cara mengukur lama waktu penyelesaian pekerjaan yang dikonversikan dalam indeks nilai FTE.. Dari hasil penelitian Beban kerja Teller Loket di PT. Bank Jatim Surabaya, untuk Teller 1 memiliki beban kerja sebesar 1,46 dinyatakan Overload, Teller 2 memiliki beban kerja sebesar 1,47 dinyatakan Overload, Teller 3 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 4 memiliki beban kerja sebesar 1,48 dinyatakan Overload, Teller 5 memiliki beban kerja sebesar 1,41 dinyatakan Overload, Teller 6 memiliki beban kerja sebesar 1,29 dinyatakan Overload, Teller 7 memiliki beban kerja sebesar 1,27 dinyatakan Normal, Teller 8 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 9 memiliki beban kerja sebesar 1,24 dinyatakan Normal, Teller 10 memiliki beban kerja sebesar 1,23 dinyatakan Normal, dengan total beban kerja seluruh Teller tersebut sebesar 13,57 dan nilai rata-rata seluruh Teller tersebut sebesar 1,357. Jumlah Teller shift pagi di PT. Bank Jatim Surabaya ada 10 Teller , agar menjadi optimal maka dilakukan penambahan 3 Teller menjadi 13 Teller, sehingga nilai rata-rata beban kerja sebesar 1,04 atau normal karena berada antara 1-1,28.
Perancangan dan Pengembangan Meja Rias yang Ergonomis dan Multifungsi dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) di Surabaya Nike Illiyine Pangestuti; Rusindiyanto; Joumil Aidil Saifudin
JUMINTEN Vol. 1 No. 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.202

Abstract

Di era kemajuan teknologi, perkembangan produk semakin berkembang dan inovatif. Saat ini para produsen furniture hanya fokus kepada desain perkembangan zaman yang saat ini sedang tren di masyarakat tanpa melihat aspek ergonomi pada produk furniture tersebut. Dengan ruangan yang tidak luas maka produk ini memiliki fungsi yang serbaguna dan kelebihan dalam hal kapasitas sangat tepat digunakan untuk ruangan yang sempit dan terbatas.Quality Function Deployment (QFD) merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui keinginan konsumen dengan mengumpulkan customer voices dan customer needs. Dari rancangan meja rias usulan yang ergonomis dan multifungsi ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding meja rias awal, selain lebih sesuai ukurannya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, meja rias ini memiliki beberapa fungsi yang tidak dimiliki oleh meja rias awal yaitu sebuah meja rias yang dapat dilipat dan kursi yang dapat dijadikan satu, jadi meja rias ini tidak membutuhkan ukuran yang luas saat tidak digunakan. Meja rias ini juga dilengkapi tempat penyimpanan yang cukup sehingga dapat digunakan lebih maksimal. Nilai mean Importance To Customer meja rias awal 3,46 dan nilai mean Customer Satisfaction Performance 4,5, maka meja rias usulan lebih ergonomis dibandingkan dengan meja rias awal.
Co-Authors Adelencia, Vallent Arfi Aditya Fahmi Nurwicaksono Aditya Yusuf Indrastana Akhmad I. Fajar Alfin, Muhammad Alfitri Dilla Anggraeni Alfitri Dilla Anggraeni Andyas Mukti Pradanarka Aprizal, Irene Rizda Septiani Arief Sulistyo Wibowo Aryaduta, Galang Aryani, Enny Athalarvin Nabilfathin Arvin Azhar Muhammad Nurdin Azhar Muhammad Nurdin Azizy, Annisa Rahmi Baiq Azka Lazuardina Catur A. Pamungkas D, Muhammad Yafi Deni Deni Dhifa Farah Dicya, Bintara Putra Dira Ernawati Endang Pudji W Erlangga E. Taruna Erlina Purnamawati Erlina Purnamawaty Fadilla Umeida Putri Fahmi Ali Fahmi Ali Fais Pramudya Mulya Fais Pramudya Mulya Farah, Dhifa Friska Aryanti Gufron, Achmad Hafid Syaifullah Hatta Makarim Hayati, Kinanti Resmi Iffad Rakhmanhuda Ifwarisan Defri Ignadia Zain Balqis Imam Ramadhani Intan Normania Iriani Irma Dani Br Sinulingga Isna Nugraha Jeremiah Batista Hutagaol Joumil Aidil Saifuddin Khomsus SF Lazuardina, Baiq Azka M Fayshal Ferdiansyah M. Frizky Feri Setiawan Maulana Malik Agungdiningrat Mega Cattleya Prameswari Annissaa Islami Mega Nanda A.W Moch. Annas Hidayatulloh Moh. Miladun Hakimin Alim Mohammad Shodiq Wahyu Riamto Muhammad Rizki Fitridiansyah Muhammad Zaky Mubarok Musyaffa, Akmal Fikri Faaiz Najmuddin Syah, Mochammad Dhia Nike Illiyine Pangestuti Nike Illiyine Pangestuti Noval Dwi Aryadipura Noval Dwi Aryadipura Nugraha, Isna Nur Rahmawati NUR RAHMAWATI Priyatna Septedi Inrianto purba, Willy Putri, Firda Amalia Qurratul Aini Raden Bramantia Rukmana Radifan Dimasyqi Radifan Dimasyqi Rafida, Halimas Nafi Rahmatillah, Hassan Rama Adi Rama Adi Ramadhani, Imam Ramadhany Novitasari, Syafira Rega Fahmi Rivaldy Rega Fahmi Rivaldy Renny Agustini S Revica Tauriza Alfiane Riyadi, Attila Daffa Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rochmatullah, Faris Yasin Romadoni, M Ilham Sabrina Salma Nabila Sarah Aliyah Sabhirah Shafira Sausan Ferinanda sholeha, fitriatus Sinulingga, Irma Dani Br Sitanggang, Antonius Nathanael Sugianto, Moch. Febri Sunardi Sunardi Tino Aprilyanto Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Trinisa, Lerinda Ubaidillah Ubaidillah Ubaidillah Vensa Aldian Alfano Vensa Aldian Alfano Willy Purba Winursito, Yekti Condro Yekti Condro Winursito Yus Ardianto ZAHRA, SALSABILA AULIA Zamroni Makruf Zamroni Makruf