Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Upaya Peningkatan Eksistensi Sekolah dengan Pembenahan Tugu SMA Negeri Matakali Sukmawati Said; Dirga Kaso Sanusi; Riskawati Riskawati; Ria Rezki Hamzah; R. R. A. Putra
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 3 Number 1 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/jkm.v3i1.62879

Abstract

School is an institution to provide education to students. There is an appointed time and space for teaching and learning. According to the 2013 National Education System Law, Article 3 states that the entire educational process must be aimed at developing the overall human potential in order to achieve a prosperous life, both physically, mentally and spiritually. The purpose of education itself is in line with the ideals of the Indonesian state which wants a dignified nation's civilization, developing a complete human being by ensuring adequate facilities and infrastructure to support this goal. SMAN Matakali is one of the schools that supports programs to restore facilities and infrastructure, namely by empowerment and restoration of school monuments, this was initiated by various factors, one of which was the lack of existence. Therefore, through this activity, we hope to foster the spirit of sharing school elements to restore the school monument as one of the icons of SMAN Matakali. The method of this service activity uses descriptive qualitative research methods. The subjects in this service activity are all elements of SMAN Matakali. Based on the research results, it is known that all elements of SMAN Matakali are directly involved in the process of planning, procurement, maintenance and supervision of recovery activities. The results of this service activity show the level of success with the responsibility or action taken by all elements of SMAN Matakali.
Penguatan Digital Legal Awareness Berbasis UU ITE bagi Siswa SMA Negeri 9 Gowa dalam Pencegahan Cyberbullying Riskawati Riskawati; Puspitasari Rusdi; Erlika Sari; Nur Hafizal Hasanah; Hairul Saleh Satrul
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (Januari 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/sp85sj27

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan pelajar, salah satunya meningkatnya kasus cyberbullying di kalangan siswa SMA. Digital Legal Awareness dalam penelitian ini dimaknai sebagai kesadaran siswa terhadap aspek hukum, etika digital, dan konsekuensi penggunaan media sosial berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Gowa dengan melibatkan 50 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap jenis delik ITE dari rata-rata skor 45 menjadi 82, pemahaman etika digital dari 55 menjadi 90, serta pemahaman prosedur penanganan kasus cyberbullying dari 30 menjadi 78. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai penggunaan media digital yang bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai aturan hukum, etika bermedia digital, serta dampak hukum dari tindakan cyberbullying. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan media digital secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, penguatan Digital Legal Awareness berbasis UU ITE terbukti efektif dalam membentuk sikap dan perilaku siswa yang lebih sadar hukum serta mampu mencegah terjadinya cyberbullying di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam menciptakan budaya digital yang sehat, aman, dan berintegritas di kalangan pelajar.
Pelatihan Penelusuran Artikel untuk Optimalisasi Kualitas Tugas Akhir Mahasiswa FKIP di Universitas Pancasakti Makassar Mutahharah Hasyim; Jasruddin Jasruddin; Riskawati Riskawati; Muhammad Taqwin; Nurhikmah Hasan
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 4 Number 2 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v4i2.78270

Abstract

The quality of students' final projects is greatly influenced by their ability to search for and utilize relevant and up-to-date scientific references. Students of the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at Pancasakti University Makassar, although they have received guidance on their final projects, still face difficulties in finding relevant and recent articles. This training activity aims to improve the ability of FKIP students at Pancasakti University Makassar to search for scientific articles as an effort to optimize the quality of their final projects. The methods used include socialization and hands-on practice with instructor guidance. The training materials cover an introduction to scientific databases, effective search strategies, the use of appropriate keywords, as well as reference management techniques using the Mendeley application. The results of the activity indicate an increase in students' understanding and skills in finding and using relevant scientific articles. This training is expected to serve as an initial step in fostering a research-based academic culture within the FKIP Faculty at Universitas Pancasakti Makassar.
Pelatihan Desain dan Simulasi Sistem Motor DC Berbasis Arduino Menggunakan Tinkercad untuk Mendukung Pembelajaran Fisika Dasar Riskawati Riskawati; Dirga Sanusi; Nasrul Ihsan; Muhammad Saleh
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1545

Abstract

Fisika Dasar merupakan mata kuliah fundamental yang berperan penting dalam membangun pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep sains dan penerapannya dalam teknologi. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep fisika yang bersifat abstrak dengan sistem teknologi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan desain dan simulasi sistem motor DC berbasis Arduino menggunakan Tinkercad untuk mendukung pembelajaran Fisika Dasar. Kegiatan melibatkan 35 mahasiswa semester 2 Program Studi Biologi yang sedang memprogram Mata Kuliah Fisika Dasar. Pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, persiapan materi, pelatihan penggunaan Arduino dan Tinkercad, praktik simulasi, pendampingan, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket respons peserta, observasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons yang sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 90%. Hasil observasi juga menunjukkan keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, kerja kelompok, dan penyelesaian tugas simulasi, serta seluruh kelompok berhasil menghasilkan simulasi sistem motor DC berbasis Arduino sesuai dengan panduan yang diberikan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan konsep-konsep fisika, seperti arus listrik, tegangan, energi, daya, dan gerak rotasi dengan penerapannya dalam teknologi. Temuan ini menunjukkan bahwa Tinkercad berpotensi dimanfaatkan sebagai laboratorium virtual yang mendukung pembelajaran Fisika Dasar secara interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Meskipun demikian, kegiatan ini masih terbatas pada satu kelas dan evaluasi hanya didasarkan pada respons peserta serta hasil observasi sehingga diperlukan kegiatan lanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan pengukuran hasil belajar yang lebih komprehensif.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Scratch pada Materi Gravitasi untuk Mendukung Keterlibatan dan Kolaborasi Siswa Riskawati Riskawati; Nurul Mutmainnah Herman; Ria Rezki Hamzah; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1548

Abstract

Pembelajaran fisika di tingkat SMP masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti gravitasi serta rendahnya keterlibatan dan kolaborasi siswa selama proses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keterlibatan dan kolaborasi siswa melalui pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch pada materi gravitasi. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 24 Makassar dengan melibatkan 25 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan penggunaan media, pendampingan kegiatan kelompok, serta evaluasi melalui angket respons siswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 91%. Persentase tertinggi diperoleh pada aspek daya tarik media sebesar 93%, diikuti kemudahan penggunaan sebesar 91%, dukungan terhadap kerja kelompok sebesar 90%, dan dukungan terhadap pemahaman konsep sebesar 89%. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam eksplorasi media, diskusi kelompok, dan presentasi hasil kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Scratch berpotensi mendukung pembelajaran fisika yang lebih interaktif sekaligus mendorong keterlibatan dan kolaborasi siswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan media digital sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu visualisasi konsep fisika yang abstrak dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, kegiatan ini masih terbatas pada satu kelas dan evaluasi difokuskan pada respons siswa serta hasil observasi sehingga diperlukan implementasi yang lebih luas pada konteks dan peserta yang berbeda.
Implementasi Project-Based Learning Berbantuan Tinkercad untuk Mendukung Pemahaman Konsep Listrik Dinamis Mahasiswa Riskawati Riskawati; Muhammad Saleh
Journal Artificial: Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/artificial.1547

Abstract

Pemahaman konsep merupakan aspek penting dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi listrik dinamis yang memiliki karakteristik abstrak dan memerlukan visualisasi untuk memudahkan proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbantuan Tinkercad pada materi listrik dinamis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain one-shot study. Subjek penelitian terdiri atas 34 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Fisika yang sedang memprogram mata kuliah Fisika Dasar. Pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan proyek perancangan dan simulasi rangkaian listrik menggunakan platform Tinkercad. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep yang mencakup indikator arus listrik, tegangan listrik, hambatan listrik, Hukum Ohm, rangkaian seri, dan rangkaian paralel. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase capaian pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman konsep mahasiswa sebesar 75,12 dengan persentase capaian sebesar 76,27% yang termasuk dalam kategori baik. Capaian tertinggi diperoleh pada indikator analisis rangkaian paralel (78,68%), sedangkan capaian terendah terdapat pada indikator penerapan Hukum Ohm (71,57%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti pembelajaran Project-Based Learning berbantuan Tinkercad mencapai tingkat pemahaman konsep yang baik pada materi listrik dinamis. Integrasi pembelajaran berbasis proyek dan laboratorium virtual berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung visualisasi konsep dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam pembelajaran fisika.
ANALYSIS OF DIGITAL LITERACY LEVEL OF PHYSICS EDUCATION STUDENTS AT STKIP DDI PINRANG Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Riskawati Riskawati; Nurhandayani Nurhandayani; Mariani Akhfar
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10132

Abstract

This study aims to identify the types of digital literacy and measure the level of digital literacy among students of the Physics Education Study Program at STKIP DDI Pinrang. The study employed a quantitative approach using descriptive statistical analysis. The population consisted of all 103 students of the Physics Education Study Program, with samples selected through probability sampling techniques. The research was conducted in September 2024 at STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang. The research instrument was a closed-ended questionnaire using a Likert scale, which had been tested for validity using the Product Moment method and for reliability. Data analysis was carried out through three stages: editing, scoring, and tabulating. The results indicate that the overall level of students’ digital literacy falls into the “very good” category, suggesting that prospective physics teachers at STKIP DDI Pinrang possess adequate digital literacy skills. The highest score was found in the social-emotional dimension, reaching 75%. In terms of technology access, mobile phones are the most frequently used devices, supported mainly by cellular data and limited Wi-Fi access, while email and social media platforms are the most commonly accessed online media. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis literasi digital yang dimiliki sekaligus menilai tingkat literasi digital mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Fisika di STKIP DDI Pinrang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif. Subjek penelitian mencakup seluruh mahasiswa program studi tersebut yang berjumlah 103 orang, dengan penentuan sampel dilakukan melalui teknik probability sampling. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada September 2024 di STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan angket tertutup berbasis skala Likert yang sebelumnya telah melalui proses pengujian kualitas instrumen, meliputi uji validitas dengan teknik korelasi Product Moment serta uji reliabilitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu editing, pemberian skor (scoring), dan tabulasi (tabulating). Secara umum, hasil pengolahan data menunjukkan bahwa literasi digital mahasiswa berada pada tingkat yang sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa secara umum berada pada kategori sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa calon guru fisika telah memiliki kemampuan literasi digital yang memadai. Dimensi sosial-emosional menjadi aspek dengan capaian tertinggi, yaitu sebesar 75%. Dari sisi akses teknologi, perangkat yang paling banyak digunakan adalah telepon seluler dengan dukungan data seluler dan akses Wi-Fi yang terbatas, sementara media digital yang paling sering dimanfaatkan adalah email dan platform media sosial.
Integrating Code.org with Discovery Learning through a Number Lock Project to Enhance Conceptual Understanding Riskawati Riskawati; Khaeruddin Khaeruddin; Muhammad Khatibul Umam; Hawaryim Hawaryim; Rahmayanti Rahmayanti; Rismawati Rismawati; Amira Rahma Wati; Sitti Rahma Yunus
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1543

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang bertujuan mengembangkan media pembelajaran Number Lock Project berbasis Code.org terintegrasi Discovery Learning untuk mendukung pemahaman konsep peserta didik SMP pada materi IPA . Pengembangan media menggunakan model ADDIE dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons peserta didik, dan tes hasil belajar menggunakan desain one-group pretest-posttest. Analisis data dilakukan melalui uji validitas menggunakan formula Gregory, analisis kepraktisan menggunakan skala Likert, serta analisis keefektifan menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan koefisien 0,83, tingkat kepraktisan sebesar 93,55% dalam kategori sangat layak, serta nilai N-Gain sebesar 0,73 pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media berbasis coding dan Discovery Learning berpotensi mendukung keterlibatan belajar dan pemahaman konsep peserta didik melalui aktivitas eksploratif dan pemecahan masalah.
Exploring Computational Thinking Skills in Pre-Service Science Teachers: A Rasch Model Analysis Riskawati Riskawati; Nurul Mutmainnah Herman; Dirgah Kaso Sanusi; Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Abdurrahman Abdurrahman; Hendra B.; Sitti Rahma Yunus
Gawi: Journal of Action Research Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v6i1.286

Abstract

Computational Thinking (CT) has been increasingly recognized as a key competency in science education, especially in preparing future educators to foster 21st-century skills such as problem-solving and digital literacy. However, limited CT instruction in undergraduate programs has resulted in inadequate readiness among pre-service science teachers, particularly in contexts like Indonesia. This study addresses the gap in the evaluation of CT skills among pre-service teachers by using robust psychometric approaches. This article investigates the psychometric properties of a CT assessment tool, examines the CT ability levels of pre-service science teachers, and evaluates the presence of gender-based item bias. The study employed a quantitative, cross-sectional design utilizing Rasch model analysis to assess instrument reliability, item fit, and differential item functioning (DIF) across gender. A total of 419 pre-service science teachers from two universities in Indonesia were selected using stratified random sampling to ensure proportional representation across academic levels. Data collection and analysis: Data were collected using the 28-item Computational Thinking Test (CTt) and analyzed using Winsteps software for Rasch modeling, including item/person reliability, separation, fit statistics, Wright maps, and DIF analysis. Results indicated high item reliability and good model fit, though person reliability was relatively low, suggesting limited ability discrimination. Several items exhibited gender-based DIF, with some favoring males and others favoring females. The CTt shows strong potential for measuring CT, though refinement is needed to improve its ability to differentiate between skill levels and ensure gender fairness. CT is increasingly recognized as an essential competency in science education to support problem-solving, analytical reasoning, and 21st-century digital literacy skills. However, empirical evidence regarding the measurement quality of CT instruments among pre-service science teachers in Indonesia remains limited. This study aimed to evaluate the psychometric properties of the CTt, describe the distribution of CT skills among pre-service science teachers, and examine gender-based item bias using the Rasch model. A quantitative cross-sectional design was employed involving 419 pre-service science teachers from two Indonesian universities selected through stratified random sampling. Data were analyzed using Winsteps software to examine reliability, separation index, item fit, Wright map distribution, and DIF. The results showed that the CTt demonstrated high item reliability and good model fit, indicating that the instrument is appropriate for measuring CT skills. However, person reliability was relatively low, suggesting limited sensitivity in distinguishing individual ability levels. Wright map analysis indicated that most respondents were distributed at a moderate ability level. In addition, DIF analysis identified several items with potential gender bias, favoring both male and female respondents. Overall, the CTt shows strong potential as an instrument for measuring CT skills, although further refinement is needed to improve measurement sensitivity and ensure gender fairness. These findings contribute to the development of Rasch model–based CT assessment in pre-service science teacher education.
Pelatihan Pembuatan Eksperimen Fisika Digital dengan Arduino di Tinkercad untuk Meningkatkan Kompetensi Calon Guru Riskawati Riskawati; Dirgah Kaso Sanusi; Ni Wayan Mega Savira Utami; Resky Irfanita
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1064

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon guru fisika dalam merancang dan mengimplementasikan eksperimen fisika digital berbasis Arduino dan Tinkercad. Mitra kegiatan adalah 70 mahasiswa semester 1 Universitas Negeri Makassar yang sedang memprogram mata kuliah Fisika Dasar dan mengalami beberapa permasalahan utama: (1) terbatasnya fasilitas laboratorium sehingga mahasiswa minim pengalaman praktik eksploratif, (2) rendahnya keterampilan merancang eksperimen mandiri, dan (3) kurangnya pengalaman dalam pemrograman mikrokontroler serta penggunaan media komputasi fisik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana dan mitra menyepakati solusi berupa pelatihan intensif satu hari melalui metode experiential learning yang mencakup sesi teori, demonstrasi, praktik merakit rangkaian LED, serta penulisan kode Arduino untuk menghasilkan efek LED berkedip dan memudar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui demonstrasi langsung, kerja kelompok, simulasi pada Tinkercad, diskusi, dan refleksi. Evaluasi menggunakan instrumen pretest–posttest, rubrik psikomotor, lembar observasi kolaboratif, dan kuesioner afektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemberdayaan mitra secara terukur: (1) aspek kognitif meningkat signifikan sebesar +72,9% (skor 48 ? 83), (2) 90% peserta berhasil merakit rangkaian dengan benar dan 85% mampu memodifikasi parameter PWM secara mandiri, (3) 95% peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan minat terhadap pembelajaran fisika berbasis teknologi, serta (4) kolaborasi kelompok tercapai pada tingkat 92% sesuai indikator observasi. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dasar elektronika dan fisika, tetapi juga memberdayakan mahasiswa sebagai calon guru dengan keterampilan komputasi fisik, kreativitas digital, dan kemampuan integrasi teknologi dalam pembelajaran abad ke-21.