Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Bagi Sanggar Seni Mustika Budaya Jawa Timur dan Penyerahan Teknologi Inovasi Alat Produksi Seni dan Kostum Penari utuk Penguatan Kapasitas dari Program Inovasi Seni Budaya Nusantara (PISN) Universitas Halu Oleo : Pengabdian Laxmi, Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun, Syahrun; Muh Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana, M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3522

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas artistik di Sanggar Seni Mustika Budaya, Kabuapaten Konawe Selatan Desa Mataupe Kecamatan Andolo Barat, melalui pelatihan dan penyerahan teknologi inovasi alat produksi seni serta kostum penari. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan pendampingan pasca-penyerahan alat dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi kerja sebesar 40% dan peningkatan kualitas detail artistik pada kostum tari Punjari dan Jaranan Buto. Penyerahan alat seperti lighting system modern dan pemotong otomatis berkontribusi pada peningkatan mutu pertunjukan yang ditampilkan dalam pementasan kedua tarian. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan profesionalisme anggota sanggar. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara seni, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kualitas karya serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Sosialisasi Pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya Sebagai Identitas Kebudayaan Jawa Timur di Daerah Perantauan Provinsi Sulawesi Tenggara: Pengabdian Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun; Muh. Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini terletak pada upaya menjaga sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisional Jawa Timur di perantauan melalui pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya. Program ini tidak hanya melestarikan kesenian sebagai identitas kultural, tetapi juga mengoptimalkannya sebagai modal sosial, ekonomi, dan budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hasil temuan penelitian yang dilakukan sebelumnya melalui implementasi nyata di lapangan. Tujuan program ini semakin kuat ketika menyadari bahwa kesenian tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sarat dengan nilai sosial, moral, spiritual, dan historis.
Pengenalan Wawasan Pesisir dan Perdesaan Melalui Pertunjukan Tari Pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Kendari Ibrahim, Irianto; La Niampe; La Ode Sahidin; Sumiman Udu; Alias; Muhammad Yazid Abd Rachim Gege
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.239

Abstract

Pemahaman siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan budaya pesisir masih rendah sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan wawasan pesisir dan perdesaan melalui pertunjukan tari dan pameran seni rupa bagi siswa kelas VI B SD Negeri 2 Kendari. Pengabdian dilaksanakan di Kota Kendari dengan melibatkan proses persiapan berupa koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi seni, dan penyiapan ruang kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui demonstrasi seni, pameran visual, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan dalam satu rangkaian kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep lingkungan pesisir, budaya lokal, interpretasi karya seni, dan kesadaran pelestarian lingkungan. Respons siswa selama kegiatan sangat positif, ditandai dengan antusiasme tinggi, kemampuan menginterpretasi simbol budaya, dan keterlibatan aktif dalam diskusi. Peningkatan nilai pre-test dan post-test memperkuat temuan bahwa media seni efektif dalam mendukung proses belajar siswa. Kegiatan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis seni untuk anak-anak Sekolah Dasar.
ANALISIS GAYA BAHASA PADA NOVEL DIA YANG HARAM KARYA ISRINA SUMIA Wa Ode Rostika; Sumiman Udu; La Tike
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1894

Abstract

This study aims to describe the types of figurative language found in the novel Dia yang Haram by Isrina Sumia. The focus of this research is on comparative and associative figurative language used by the author to enhance the expressive and aesthetic qualities of the narrative. The method used is descriptive qualitative with a stylistic approach. Data were collected through reading, note-taking, and analyzing excerpts in the novel that contain stylistic elements. The results show that the dominant types of comparative figurative language include simile, metaphor, personification, allegory, antithesis, pleonasm, periphrasis, and epanorthosis. Meanwhile, the associative figurative language consists of metonymy, synecdoche, allusion, euphemism, eponym, epithet, and antonomasia. These figurative expressions serve to emphasize character emotions, clarify situations, and enrich the artistic value of the novel. This study contributes to literature teaching and the understanding of stylistics in fictional works.
NILAI MORAL DALAM NOVEL KISAH YANG PILU UNTUK KITA YANG RAGU KARYA BOY CANDRA Nurlinda; Sumiman Udu; La Ode Sahidin
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pesastra Edisi Mei 2024
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v1i2.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip-prinsip moral yang terdapat dalam buku Boy Candra kisah yang pilu untuk kita yang ragu. Penelitian kepustakaan (library research) adalah metode yang digunakan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah novel Kisah yang Pilu untuk Kita yang Ragu Karya Boy Candra yang diterbitkan oleh penerbit Sigikata pada tahun 2021, terdiri dari 224 halaman. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah membaca intensif. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah novel Kisah yang Pilu untuk Kita yang Ragu Karya Boy Candra yang diterbitkan oleh penerbit Sigikatapada tahun 2021, terdiri dari 224 halaman. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah membaca intensif. Teknik analisis data menggunakan pendekatan moral. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Novel setebal 224 halaman Kisah yang Pilu untuk Kita yang Ragu karya Boy Candra yang akan dirilis oleh Penerbit Sigikata pada 2021 akan menjadi sumber data kajian tersebut. Membaca mendalam digunakan sebagai metode penelitian pengumpulan data. Metode analisis data memiliki sikap moral. (1) Nilai-nilai moral yang terkandung dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri adalah: (a) eksistensi diri, (b) percaya diri, (c) ketakutan, (d) kerinduan, (e) kesepian, (f) kemandirian tanggung jawab, (g) sopan santun, (h) kerja keras, (i) pengendalian diri, dan, (j) penyesalan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moral tersebut bersumber dari novel Boy Candra Kisah yang Pilu untuk Kita yang Ragu (3) Nilai moral yang terkandung dalam hubungan manusia dengan alam berupa: (a) menjaga dan melestarikan alam, (b) memanfaatkan sumber daya alam, dan (c) berkabung G. (4) Nilai moral yang terkandung dalam hubungan antara manusia dan Tuhan adalah: (a) berserah diri dan menaati Tuhan, (b) mengakui kebesaran Tuhan, (c) berduka.
NILAI-NILAI RELIGIUS AKHLAK TASAWUF DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBUROKHMAN EL-SHAIRAZY Suci Rahma Wati; Sumiman Udu; Yunus
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Pesastra Edisi November 2025
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i4.124

Abstract

This study aims to analyze the values ​​of Sufism morals in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El-Shairazy. This study uses a literature study. A series of activities related to how to collect library data, reading and research materials in the process. Literature studies can be done with journals, books or other print/digital media related to previous research. The results of the study show that in the Bumi Cinta Novel there are Sufi moral values, including (1) Al-Taubah (Confession and regret for sins), (2) Al-Wara’ (Careful attitude or avoiding matters of subhat), (3) Al-Zuhud (Prioritizing the interests of the afterlife, (4) Al-Sabru (Resistance in facing trials or the nature of accepting fate), (5) Al-Faqir (Sense of need), (6) Al-Tawakal (Submitting matters to Allah, (7) Al-Ridha (Willing or Accepting), (8) Al-Mahabbah (Deep Love), (9) Al-Ma’rifat (Knowing Allah with all your heart).
STRUKTUR ALUR DALAM NOVEL LELAKI YANG MEMBUNUH KENANGAN KARYA FAISAL TEHRANI Wa Ode Munarni; Sumiman Udu; Fahruddin Hanafi
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Pesastra Edisi November 2025
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i4.127

Abstract

This thesis discusses the plot structure in the novel "Lelaki yang Membunuh Kenangan" by Faisal Tehrani. The problem in this research is how is the plot structure in the novel "Lelaki yang Membunuh Kenangan" by Faisal Tehrani? This research aims to describe the plot structure contained in the novel "Lelaki yang Membunuh Kenangan" by Faisal Tehrani. The data in this research is written data containing the plot structure in the novel "Lelaki yang Membunuh Kenangan" by Faisal Tehrani. The data source in this research is the novel "Lelaki yang Membunuh Kenangan" by Faisal Tehrani, published by Bentang Publisher (PT Bentang Pustaka) in 2019 with a thickness of 277 pages. The data collection techniques used in this research are reading techniques and note-taking techniques. Data analysis in this research uses an objective approach. Meanwhile, the data analysis technique uses the stages of data identification and data analysis. Based on the research conducted, the plot structure was found. Based on the data analysis, the following conclusions can be drawn. First, the situation stage. Second, the stage where the conflict arises for the characters. Third, the stage where the conflict escalates. Fourth, the climax occurs when the conflict reaches its optimal point. Fifth, the final resolution (ending) of all conflicts presented.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL BUNDA, AKU NGGAK SUKA DIPUKUL KARYA JAQUENZA EDEN Dewi Astuti; Sumiman Udu; La Yani Konisi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik tokoh dalam novel Bunda, Aku Nggak Suka Dipukul karya Jaquenza Eden. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan objektif. Data penelitian berupa satuan teks, baik narasi, dialog, frasa, maupun kalimat yang menunjukkan konflik tokoh. Data dikumpulkan melalui teknik baca intensif, baca analisis, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan unsur intrinsik karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin menjadi bentuk konflik paling dominan yang dialami terutama oleh Ajisaka Mahendra Bagaskara (Aji), Laras, Theo, Haidar, dan Aleyya, dengan gejala berupa ketakutan, kecemasan, rasa bersalah, penyesalan, kesedihan, dan keputusasaan. Konflik fisik tampak melalui tindakan kekerasan langsung yang dialami Aji, sedangkan konflik sosial tampak melalui ketegangan keluarga, kekerasan verbal, penolakan, dan pertentangan antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga menjadi sarana representasi kekerasan domestik, tekanan psikologis, dan rapuhnya relasi keluarga.