Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : (JIMBE)

Peran Budaya Organisasi Sebagai Faktor Penentu Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi: Kajian Konseptual Dan Empiris Dipoatmodjo, Tenri Sayu Puspitaningsih; Riu, Isma Azis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v2i1.318

Abstract

Budaya organisasi ialah bagian penting yang harus diperhatikan dalam suatu perusahaan karena memiliki dampak terhadap peningkatan kinerja. Sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan menentukan keberhasilan organisasi dalam perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan itu sendiri, oleh karena itu sumber daya manusia mulai berperan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi dalam perusahaan. Metode penelitian yang digunkaan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui metode studi pustaka. Terdapat langkah-langkah yang dapat membentuk budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja dan strategi pengembangan organisasi yang efektif.
FOMO dalam Komunitas Lari: Studi Fenomenologi tentang Motivasi Peserta Event Lari Virtual di Era Pasca-Pandemi Riu, Isma Azis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 2 No 6 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v2i6.454

Abstract

Fear of Missing Out (FOMO) has become a significant psychosocial phenomenon in the virtual running community in the post-pandemic era. This qualitative phenomenological study aims to explore the role of FOMO as a motivator for participation in virtual running events and its impact on runners’ subjective experiences. Through in-depth interviews with 19 active virtual runners and thematic analysis, the study revealed that FOMO operates through an iterative cycle: exposure to running content on social media, social anxiety, event registration, result sharing, and social validation. The findings showed that 73% of participants were initially motivated by FOMO, with manifestations such as indirect competition on digital platforms (Strava, Garmin Connect) and collection of virtual medals as a status symbol. However, the study also identified ambivalent impacts - on the one hand, increasing sport engagement, on the other hand, potentially causing emotional exhaustion when participation is driven by social pressure rather than intrinsic motivation. This study makes an important contribution to understanding the psychological dynamics of virtual sport and recommends a more balanced approach in designing virtual running events, taking into account the mental health aspects of participants.
Strategi Pemasaran Virtual Influencer di Indonesia: Analisis Persepsi Konsumen Gen Z terhadap Karakter Digital Riu, Isma Azis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.589

Abstract

This study examines the marketing strategies of virtual influencers in Indonesia, focusing on Generation Z’s perceptions in Jakarta. Using a qualitative phenomenological approach (in-depth interviews and FGDs with 25 participants), the research reveals consumer ambivalence: while virtual influencers like Kyra and Thalasya AI attract through futuristic aesthetics and local cultural integration, skepticism about authenticity and ethical concerns over deepfake risks persist. Findings indicate that Generation Z prefers human influencers for personal-value products but appreciates virtual influencers in image-driven categories (fashion/technology). Practical implications emphasize the need for content transparency (AI-generated labels) and glocal strategies that blend technology with socio-religious values. The study recommends ethical regulations to balance digital marketing innovation with consumer protection.
Menganalisis Pengaruh Online Customer Review Terhadap Niat Beli Ulang Melalui Pendekatan SLR Nurfadillah; Wardhana Haeruddin, Muhammad Ilham; Ichwan Musa, Muh.; Riu, Isma Azis; Abadi, Rahmat Riwayat
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i2.602

Abstract

This study examines the influence of online customer reviews (electronic word-of-mouth eWOM) on repurchase intention through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The main objectives are (1) to identify the mechanisms by which online reviews influence repurchase intention, (2) to summarize empirical findings and meta-analyses related to review attributes (valence, volume, quality, credibility, helpfulness), (3) to map mediators (e.g., trust, satisfaction, perceived usefulness) and moderators (e.g., product type, platform, culture), and (4) to identify research gaps and managerial implications. The SLR results consistently demonstrate that online reviews have a significant impact on purchase decisions and repurchase intentionthe effect is mediated primarily by customer trust and satisfaction, and moderated by product type (search vs. experience), platform, and review attributes (text quality, helpfulness, and review variance). Theoretical implications and practical recommendations are presented for researchers and digital marketers.
Analisis Sistem Informasi Dalam Mengambil Keputusan Kebijakan Fasilitas Upaya Meningkatkan Riu, Isma Azis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 6 (2024)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i6.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi dalam pengambilan keputusan kebijakan fasilitas guna meningkatkan persaingan usaha kuliner di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada beberapa usaha kuliner di Kota Makassar, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang diterapkan oleh usaha kuliner di Kota Makassar belum maksimal dalam mendukung pengambilan keputusan kebijakan fasilitas. Terdapat beberapa masalah, seperti kurangnya integrasi data antar departemen, proses pelaporan yang lambat, dan keterbatasan analisis data yang dapat dimanfaatkan. Hal ini berdampak pada kemampuan usaha kuliner untuk mengidentifikasi kebutuhan fasilitas yang tepat, seperti kapasitas produksi, layout dapur, dan peralatan, yang akhirnya mempengaruhi daya saing mereka di pasar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis mengusulkan pengembangan sistem informasi yang lebih komprehensif dan terintegrasi pada usaha kuliner di Kota Makassar. Sistem ini diharapkan dapat menyediakan data real-time, analisis prediktif, dan dukungan pengambilan keputusan yang tepat terkait kebijakan fasilitas. Dengan demikian, usaha kuliner dapat mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing mereka di industri kuliner Kota Makassar.
Menavigasi Pasar Tradisional: Praktik Pemasaran Pedagang Wanita di Pasar Sentral Makassar Riu, Isma Azis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i3.746

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam praktik pemasaran pedagang wanita di Pasar Sentral Makassar melalui pendekatan kualitatif etnografi mini, dengan fokus pada dinamika relasional, adaptasi operasional, dan integrasi nilai-nilai kultural dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa pemasaran relasional menjadi modal inti yang menopang loyalitas pelanggan dan kepercayaan komunitas, sementara fleksibilitas operasional memungkinkan pedagang merespons fluktuasi pasar secara efektif. Nilai-nilai kultural dan spiritual turut memperkuat legitimasi moral, sehingga menciptakan fondasi reputasi yang kokoh. Ketiga dimensi ini secara kolektif menjelaskan ketahanan pasar tradisional dalam menghadapi tekanan digitalisasi, ekspansi ritel modern, dan tantangan struktural lainnya. Studi ini juga menawarkan implikasi kebijakan terkait pemberdayaan gender, penguatan modal sosial, dan integrasi digital yang inklusif, serta menekankan perlunya riset lanjutan untuk memahami dinamika jangka panjang keberlanjutan pasar tradisional di era transformasi digital.