Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Model Pembelajaran TBLT untuk Menulis Kelas 10: Studi Kasus di SMAN 4 Blitar Oktavia, Anggun Nurafni; ., Supriyono; Primasari, Yusniarsi; Fauzi, Adin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v9i1.1088

Abstract

Abstract: This study discloses the phenomena of the Task-Based Language Teaching (TBLT) technique to teach writing to 10th-grade students at SMAN 4 Blitar. The context of this study is based on students' lack of enthusiasm and motivation to write English, which is caused by a lack of literacy, poor writing habits, and inappropriate use of technology. This study aims to describe how TBLT is used, assess its success, and suggest the next steps to enhance students' writing skills. This study takes a descriptive qualitative method with a comprehensive single-case study design. Data were gathered via in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The data were thematically evaluated using Miles and Huberman's method, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that TBLT enhances students' participation, understanding, and writing skills through collaborative tasks and continuous feedback. The Ongoing evaluation also allows teachers to adjust teaching strategies according to the individual students’ needs Thus, TBLT has proven to be effective in creating a dynamic and collaborative learning environment, significantly improving students' writing skills. This study reveals a model and proposition to be referenced for further studies and instructional practices.
Model Model of Resolving Student’s Difficulties in Understanding Recount Text : A Single Case Study of Second Grade Student at SMP Negeri 4 Blitar Rosyada, Wildani; Supriyono, Supriyono; Primasari, Yusniarsi; Fauzi, Adin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v9i1.1094

Abstract

This research aims to identify the challenges students face in understanding recount texts, describe the methods teachers use to address these issues, analyze student-teacher interactions in the classroom, and assess the effectiveness of the strategies implemented to enhance student comprehension. Using a qualitative approach and a single case study method, the research involved teachers, school principals, and eighth-grade students. Data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings reveal that eighth-grade students encounter several difficulties in understanding recount texts, including challenges with unfamiliar vocabulary, long sentences separated by commas, text structure, and words with affixes. Specifically, students struggle with new vocabulary, lengthy sentences that hinder comprehension, and the organization of events in the text. To address these issues, teachers employ various strategies. For vocabulary difficulties, students are encouraged to repeatedly read the text and look up unfamiliar words in the dictionary. To tackle long sentences separated by commas, they are taught to break the sentences into shorter parts, interpret each segment, and understand its context within the story. For text structure, the teacher provides detailed explanations, and for words with affixes, relevant examples of prefixes and suffixes are given. These strategies help create a positive and active classroom environment, contributing to improved student understanding of the material. The research demonstrates that the teacher's methods effectively enhance students' comprehension of recount texts. Keyword : Difficulties, Recount Text, Strategy, Model
Pengembangan Media Bimo Bilawa untuk Pembelajaran Unggah-Ungguh Basa Jawa Siswa Sekolah Dasar Nurkharima, Albashita; Putriani, Ida; Fauzi, Adin
Musamus Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v5i2.6690

Abstract

Bimo Bilawa media is a media development of Javanese language uploading and learning media to improve the ability of teachers and the spirit of learning for students in elementary schools. This research was conducted to process Bimo Bilawa media for Javanese language material at the elementary school level. This research is a research and development research that includes: (1) potentials and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, (6) product testing, (7) product revision. The subjects of the literacy test were 40 students in grades 4 and 5, as well as 4 teachers in grades 4 and 5 at SDN Sidodadi 4 and SDN Karangrejo 1. The data collection technique uses questionnaires and interviews. Data analysis techniques use quantitative and qualitative descriptive. The results of the assessment of material experts received a percentage of 96% with a very feasible category. The results of the assessment of linguists and media experts obtained a percentage of 93% categorized as very feasible. In the readability test, the teacher obtained a percentage of 94.5%, which was categorized as very feasible. So that Bimo Bilawa media can help teachers in the learning process. In the readability test, students obtained a percentage of 99%, categorized as very feasible. The students seemed to enjoy the media equipped with sounds and graphic images, and they were excited to try learning with Bimo Bilawa media.
Efektivitas Model NHT Berbantuan Video Youtube Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Eli, Eli; Sulistiana, Devita; Fauzi, Adin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.683

Abstract

Pengajaran IPAS di tingkat sekolah dasar masih menemui hambatan, salah satunya adalah materi yang sulit dipahami karena sifatnya tidak konkret, metode yang kurang variatif, serta keterbatasan media. Untuk meningkatkan hasil belajar dan partisipasi siswa, diperlukan pendekatan yang inovatif, interaktif, dan kolaboratif. Model Numbered Heads Together (NHT) menitikberatkan pada kerja sama tim dan tanggung jawab individu, sementara YouTube sebagai media pendukung menyajikan konten visual yang menarik guna mempermudah pemahaman materi. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode NHT berbasis YouTube terhadap peningkatan capaian belajar IPAS siswa SD. Studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing berjumlah 27 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes akademik, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, uji t dua sampel independen, serta perhitungan N-Gain. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata Posttest kelompok eksperimen naik dari 56,96 menjadi 75,56 (N-Gain 0,43 kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol dari 59,52 menjadi 69,59 (N-Gain 0,25 kategori rendah). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan Numbered Heads Together yang didukung oleh media YouTube mampu meningkatkan pencapaian akademik siswa serta membangun lingkungan pembelajaran yang lebih bermakna.
Pengaruh Model PBL dengan Media Bosiva Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa IPAS Romadlon, Muhammad Hanafi; Fauzi, Adin; Wadiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah PBL yang didukung media BOSIVA terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPAS di kelas V SDN Kanigoro 03. Permasalahan utama dalam studi ini berakar pada minimnya partisipasi aktif siswa dalam model pembelajaran konvensional yang didominasi oleh peran guru, yang berdampak pada belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan pengukuran awal (pretest) dan akhir (posttest). Sampel penelitian terdiri atas 44 peserta didik yang terbagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen sebanyak 22 siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) dengan dukungan media BOSIVA, serta kelompok kontrol yang juga berjumlah 22 siswa dan mengikuti pembelajaran konvensional tanpa intervensi khusus. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan adanya lonjakan signifikan dalam capaian kelompok perlakuan, di mana nilai rata-rata sebelum intervensi tercatat sebesar 62,27 dan meningkat menjadi 85,45 setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,030, yang berada di bawah ambang batas 0,05, menandakan adanya perbedaan yang substansial antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang diperkaya dengan media BOSIVA terbukti mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara efektif.
Peran Ice Breaking Wordwall dalam Mengembangkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SD Azizah, Fadia Nurul; Fauzi, Adin; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas IV sekolah dasar. Rendahnya penguasaan kosakata sering berdampak pada kurangnya keberanian dan motivasi siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 60,37 pada Pretest menjadi 72,22 pada Posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (0,05), yang menegaskan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil angket memperlihatkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi dan lebih mudah memahami kosakata melalui permainan interaktif Wordwall, sehingga suasana kelas menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendukung keberanian siswa dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Dengan demikian, penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga dalam menumbuhkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Media Pembelajaran Video Simulasi Perubahan Wujud Zat dan Bentuk Energi: Penelitian dan Pengembangan Risma Anggreini; Eva Nurul Malahayati; Adin Fauzi
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 3 No. 3 (2024): September : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v3i3.1416

Abstract

IPAS (Social and Exact Science Education) is a subject in the Kurikulum Merdeka. This subject invite student to recognize natural anomalies by facts. However, results of the researcher's observations on the interest of 4th-grade elementary school students in learning science showed that 93.75% of students experienced difficulties in learning science, especially in the matter of changes in the state of matter and energy forms. So, based on the results of the theoretical formulation and potential problems, the researcher is interested in proposing the development of a simulation video product. This type of research is Research and Development (R&D) based on 7 stages, namely, potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, and product revision due to limitations of materials, time, and manpower. After the prototype product is completed, the researcher validates the content, media, and language with 9 experts, with each having 3 validations: (Content validators, Media validators, Language validators) The test results show that 86% of the material validation, 92% of the media expert validation, and 96% of the language validation, it can be concluded that the simulation video product is very feasible to use with minor revisions. Furthermore, the researchers carried out a teacher and student readability test on the simulation video media. The scores obtained were 91,2% for teachers and 89,2% for students. So that simulation video products able as media supplements in learning.
PENGARUH MUJA MATCAH BERBANTUAN METODE PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA : SEBUAH STUDI EKSPERIMENTAL Siti Sholikah; Ida Putri Rarasati; Adin Fauzi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19536

Abstract

The problems raised are the lack of understanding and interest of students in fraction material and the limited use of technology-based learning media, which results in learning outcomes below the KKM. This study aims to explain the effect of Muja Matcah assisted by the problem-based learning method on interest and learning outcomes in mathematics partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest non-equivalent control group. The subjects of the study involved 50 students, consisting of 25 students in class IV A and 25 students in class IV B at SD Negeri Kanigoro 03. Data analysis used the T test to see the effect partially and the MANOVA test to see the effect simultaneously. The results of the T test showed that Muja Matcah had a significant effect on learning interest  tcount  2.236> ttable 2.069, Sig. 0.035 < 0.05 and learning outcomes tcount  2.429 > ttable 2.069, Sig. 0.023 < 0.05. MANOVA test shows a significant effect on interest and learning outcomes, fcount interest 15.593 > ftable 4.26 and fcount results 53.721 > ftable 4.26. In conclusion, Muja Matcah assisted by problem based learning method has a significant effect on interest and mathematics learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri Kanigoro 03, both partially and simultaneously.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FLIP CHART PANCASILA PADA MINAT DAN HASIL BELAJAR PKN SISWA SEKOLAH DASAR Puspita, Dea Ayu; Rosyida, Desy Anindia; Fauzi, Adin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.5846

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di beberapa sekolah dasar, terutama di UPT SDN Plosorejo 01, UPT SDN Kanigoro 04, UPT SP SDN Karangtengah 01, dan UPT SDN Srengat 01. Hasil observasi menunjukkan bahwa 75% guru menggunakan buku LKS sebagai media pengajaran, sedangkan penggunaan media digital terbatas akibat kurangnya fasilitas. Metode ceramah yang dominan membuat 77% siswa merasa tidak menikmati pembelajaran PKn, dengan 84% cepat merasa bosan dan 71% kesulitan memahami materi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes, serta dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Flip chart Pancasila efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen mencapai 86,89, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya 78,44. Selain itu, skor minat belajar siswa meningkat dari 67,10 menjadi 87,10 setelah intervensi.
Pengembangan Komik Cerita Rakyat Blitar Sebagai Sarana Pembelajaran Literasi di SD Mitra Fitria Nisa; Sripit Widiastuti; Adin Fauzi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Komik Cerita Rakyat Blitar: Pahlawan, Mitos, dan Pelajaran Hidup sebagai media literasi membaca yang menarik dan kontekstual bagi siswa sekolah dasar. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) model Sugiyono dimulai dari analisis potensi serta permasalahan, dilanjutkan dengan pengumpulan data, desain produk, penilaian ahli, perbaikan, dan diakhiri dengan uji keterbacaan pada tenaga pendidik maupun siswa. Uji keterbacaan dilakukan oleh guru dan siswa dari tiga sekolah tempat penelitian, yaitu SDN Nglegok 02, SDN Garum 01, dan SDN Sumberdiren 02. Persentase hasil validasi oleh ahli materi serta bahasa mencapai 84,44% dan dikategorikan “Sangat Layak,” sedangkan hasil validasi dari ahli media menunjukkan adanya kenaikan dari 76,41% menjadi 85,38% setelah revisi. Uji keterbacaan oleh guru memperoleh skor 88,67%, dan oleh siswa mencapai 98%, yang keduanya tergolong “Sangat Layak.” Produk komik yang dikembangkan menggabungkan aspek budaya lokal dengan pesan moral, dituangkan melalui tampilan gambar yang menarik serta mudah dimengerti. Cerita rakyat Blitar yang diadaptasi tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga memperkuat karakter siswa melalui nilai keberanian, kejujuran, dan gotong royong. Komik yang dikembangkan terbukti efektif sebagai media literasi membaca sekaligus mendukung implementasi program literasi 15 menit di SD.