Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KREATIVITAS GURU MENGGUNAKAN MEDIA CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS II MIS NURUL HIKMAH SEKURA KECAMATAN TELUK KERAMAT TAHUN PELAJARAN 2024-2025 Atikah
Lunggi Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari ditemukannya fenomena di kelas II MIS Nurul Hikmah Sekura tentang media gambar berbasis canva dalam proses pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang: (1) Bagaimana guru mengintegrasikan media canva untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran matematika di kelas II MIS Nurul Hikmah Sekura. (2) Apakah media canva mampu meningkatkan kemampuan kognitif siswa ketika memecahkan soal matematika di kelas II MIS Nurul Hikmah Sekura. (3) Faktor pendukung dan penghambat media canva dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran matematika di kelas II MIS Nurul Hikmah Sekura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru mengintegrasikan media canva dengan berbagai cara kreatif, seperti membentuk sikap belajar, menyampaikan materi, membimbing siswa, mengarahkan strategi pemecahan soal, memberikan latihan, menilai pemahaman, dan melakukan refleksi pembelajaran. (2) Media canva terbukti mampu meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada aspek mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, hingga menciptakan. (3) Faktor pendukung penggunaan media canva meliputi kreativitas guru, antusiasme siswa, serta fasilitas pendukung di kelas, sedangkan faktor penghambat utamanya adalah kurangnya dukungan belajar dari orang tua di rumah.
Measuring Public Digital Awareness and Perception of The Transfer of Management of Soekarno-Hatta International Airport Railway Through a Digital Change Communication Strategy Atikah; Rizal, Sofyan; Fadillah, Sobari; Sunaryanto
International Journal of Science and Society Vol 7 No 4 (2025): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v7i4.1546

Abstract

This study examined the influence of awareness and perception on digital change communication and its impact on the transfer of management of the Soekarno-Hatta Airport Rail Link. The service, initially managed by PT Railink in 2018, was officially transferred to PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) in 2023 as part of efforts to improve public transportation integration in the Greater Jakarta area. A quantitative approach with inferential statistical analysis was employed to test the relationships among the variables. The findings revealed that awareness did not significantly affect digital change communication, indicating that the level of awareness alone was not sufficient to enhance communication effectiveness. In contrast, perception significantly influenced digital change communication, showing that positive public perceptions could strengthen digital communication efforts. Furthermore, digital change communication had a significant effect on the transfer of management, emphasizing its crucial role in facilitating organizational transitions. The conclusion highlighted that effective digital communication strategies were essential in ensuring smooth management transitions in public transportation services.
Differentiated Learning Through the Problem-based Learning Model on Scientific Literacy Abilities Based on Students’ Learning Styles on Human Respiratory System Atikah; Luzyawati, Lesy; Yuliana, Eva
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 8 No. 1 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v8i1.2463

Abstract

Less varied learning models often cause students' low scientific literacy abilities. This research aims to determine whether differentiation learning through a problem-based learning model based on learning styles can improve students' scientific literacy skills in the human respiratory system concept. The research method used in this research is quantitative. The population in this study was class XI MIPA SMAN 1 Lohbener, with a sample of class XI MIPA 5 and XI MIPA 2. The sampling technique uses a random sampling technique. The instrument used is nine multiple choice questions to measure scientific literacy skills using criteria questions C4-C5 adapted to learning indicators, and a learning style instrument includes 14 statements adapted to learning style indicators. After processing the data, the results of the scientific literacy abilities of the experimental class and control class students obtained Sig. 0.728 > 0.05, so there is no difference in scientific literacy abilities based on student learning styles. There is also a difference in scientific literacy abilities between the differentiated and undifferentiated problem-based learning models (Sig. 0.000 < 0.05). Additionally, there is no interaction effect between the problem-based learning model and student learning styles (Sig. 0.944 > 0.05). These results indicate that the learning model is more effective in the learning process for all students, while learning style influences how students absorb the information taught.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Perkalian di Kelas III SDN Sidoklumpuk Atikah; Istiq’faroh, Nurul
Nusantara Educational Review Vol 1 No 1 (2023): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ner.v1i1.997

Abstract

Model pembelajaran konvensional pada materi perkalian matematika yang umum dipakai oleh guru di kelas sering belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi perkalian di sifat komutatif matematika. Penelitian menggunakan studi kasus pada kelas III di SDN Sidoklumpuk, Sidoarjo. Jenis desain penelitian adalah quasi experiment. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi perkalian di sifat komutatif. Perbedaan nilai N-Gain hasil belajar siswa pada materi perkalian di sifat komutatif pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,58 dan pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,36. Model pembelajaran Problem Based Learning terbukti lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingkan model pembelajaran konvensional. The conventional learning model on math multiplication material that is commonly used by teachers in the classroom often does not meet the minimum completeness criteria. The purpose of this study was to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) learning model on student learning outcomes in multiplication material in the commutative nature of mathematics. The research used a case study in class III at SDN Sidoklumpuk, Sidoarjo. This type of research design was a quasi experiment. The results of the prerequisite test show that there were differences between the use of the Problem Based Learning learning model on student learning outcomes in multiplication material in the commutative nature. The difference in the N-Gain value of student learning outcomes in multiplication material was commutative in the experimental class using the Problem Based Learning learning model showing an N-Gain value of 0.58 and in the control class using conventional learning models showing an N-Gain value of 0. 36. The Problem Based Learning learning model is proven to have more influence on student learning outcomes than conventional learning models.
Forum Anak Pasir Putih Sebagai Sarana Pengembangan Partisipasi Dan Kepemimpinan Remaja Dalam Mewujudkan Kota Layak Anak Atikah; Tiara; Perdana, Surya
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 5 (2025): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity was carried out in Pasir Putih Village, Depok City, through the Forum Anak Pasir Putih (FAPP) as a medium to strengthen children's participation in realizing a Child-Friendly City (KLA). The activity aimed to enhance the knowledge and skills of adolescents in leadership, organizational management, and peer motivation so that they can serve as "Pelopor" (pioneers) and "Pelapor" (reporters) in promoting and protecting children's rights. The methods used included lectures, discussions, and simulation-based training, all designed to encourage active participation. The results of the activity showed that participants, who were mostly 14–18 years old and high school students, gained new insights into leadership and organizational management. They also demonstrated motivation to actively contribute to the Forum Anak’s work programs. This activity also received support from the Pasir Putih Village government, ensuring the sustainability of Forum Anak activities. The conclusion highlights that counseling and training in organizational management are highly relevant for adolescents, as they provide valuable experiences and knowledge that are not always obtained in formal education.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Materi Satuan Baku dan Tidak Baku Kelas IV SDN 02 Nambangan Kidul Atikah; Candra Dewi; Ika Karlina
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 9 No. 1 (2026): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v9i1.2975

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan bahwa siswa kelas IV merasa bosan dengan metode pembelajaran matematika konvensional sehingga hasil belajarnya kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang meliputi permainan edukatif dan turnamen. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 02 Nambangan Kidul Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 17 siswa dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dengan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar rata-rata siswa secara signifikan. Pada tahap awal hanya 4 siswa yang tuntas, namun setelah siklus I dengan ceramah menjadi 10 siswa yang tuntas. Pada siklus II dengan model TGT jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 15 siswa dengan nilai rata-rata 84,4. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan permainan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa dan cocok untuk diterapkan.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA ANAK USIA DINI DI PAUD SIGAM INDAH DESA RANTAU PANDAN Atikah; Hendra Sofyan; Akhmad Fikri Rosyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan bahasa anak usia dini di PAUD Sigam Indah desa Rantau Pandan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study research (studi Kasus). Penelitian dilaksanakan di Penelitian dilaksanakan di PAUD Sigam Indah dan berlangsung pada semester Genap TA 2026/2027. Informan penelitian terdiri dari Guru di kelompok B, yang berjumlah dua orang guru. Guru sebagai pelaksana utama kegiatan pembelajaran dan memiliki keterlibatan langsung dalam proses pembelajaran dan interaksi dengan anak, informan selanjutnya adalah Peserta Didik yang berada di kelompok B yang menjadi sampel penelitian.. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tahapan model Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di PAUD Sigam Indah berkembang cukup baik pada aspek memahami bahasa, mengungkapkan bahasa, dan keaksaraan awal. Guru merancang pembelajaran sebelum kegiatan belajar mengajar dilakukan, dalam mengembangkan kemampuan bahasa guru membuat perencanaan melalui kegiatan tematikk yang terintegrasi dalam pembelajaran harian dengan menggunakan metode bercerita, tanya jawab, bercakap-cakap, dan berdiskusi. Metode ini didukung dengan media seperti buku cerita dan kartu huruf, evaluasi dilakukan melalui observasi, catatan anekdot, dan hasil karya anak.
MANAJEMEN STRATEGIS TRANSFORMASI DIGITAL: STUDI KASUS KEBERLANJUTAN EKOSISTEM PEMBELAJARAN DI SDN CIPETE 1 CURUG Asmawi; Renita; Ryan Pratiwa Putra; Rendi Kurniawan; Atikah; Ika Pratiwi; Mutoharoh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46495

Abstract

  Digital transformation in elementary schools often faces significant sustainability challenges, as technology adoption tends to be spur-of-the-moment and not deeply integrated into the organizational culture. This study aims to analyze digital transformation management strategies in an effort to create a sustainable learning ecosystem at SDN Cipete 1 Curug, Serang City. A qualitative approach using a case study method was used to obtain an in-depth understanding of the interaction between management policies, educator behavior, and infrastructure conditions on the ground. Data collection was conducted through triangulation, combining in-depth interviews with key informants including the principal, teachers, and school operators, as well as direct observation and documentation studies of school work plans and teaching modules. The results show that despite the school leadership's strong strategic vision, the transformation process is still hampered by the lack of formal Standard Operating Procedures (SOPs) and a significant disparity in digital competency among teachers. Furthermore, technical constraints such as slow device performance and internet network stability pose real challenges that hinder the effective integration of technology into teaching and learning activities. The study's conclusion emphasizes that the sustainability of the digital ecosystem requires synchronization between formalizing internal regulations, strengthening human resource capacity through a collaborative peer-mentoring culture, and more measurable infrastructure maintenance management. The results of this study are expected to contribute to education managers in managing digital transformation more strategically and meaningfully.
DIGITAL PEDAGOGY DALAM PERSPEKTIF LANDASAN PENDIDIKAN: KAJIAN TEORITIS DAN EMPIRIS Atikah; Antika, Jefry; Hakim, Lukmanul; Handayani, Putri; Pratiwi, Ika
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep digital pedagogy melalui perspektif landasan pendidikan Indonesia yang meliputi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap teori kepemimpinan, perilaku organisasi, dan filsafat pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara ontologis, digital pedagogy bukan sekadar penggunaan teknologi, melainkan ekosistem sosial baru yang memposisikan peserta didik sebagai subjek merdeka pencipta pengetahuan. Secara epistemologis, digital pedagogy menuntut pergeseran dari transfer pengetahuan satu arah menjadi konstruksi dialogis berbasis data dan jaringan, namun berisiko terjebak pada determinisme algoritma jika tanpa critical digital literacy. Secara aksiologis, digital pedagogy harus diarahkan pada telos pendidikan nasional,  memanusiakan dan memerdekakan peserta didik sesuai nilai Pancasila dan ajaran Tut Wuri Handayani. Tanpa pijakan landasan pendidikan, digitalisasi berisiko melahirkan techno-solutionism yang menguatkan kontrol, birokrasi digital, dan dehumanisasi. Implikasi kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan dan perilaku organisasi sekolah digital harus berlandaskan empat prinsip: 1) Among digital – teknologi sebagai scaffolding kemerdekaan, 2) Dialogis – data sebagai bahan refleksi kolektif, 3) Gotong royong – kolaborasi di atas koneksi, 4) Kritis – literasi terhadap politik edtech. Simpulan kajian menekankan bahwa digital pedagogy yang sahih adalah praktik yang memadukan kemajuan teknologi dengan kearifan pedagogis Indonesia. Pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang secara kritis memanfaatkan teknologi digital, bukan sekedar menggunakan alatnya. Ini mencakup desain, implementasi, dan evaluasi situasi pendidikan dilingkungan  tatap muka, daring atau hibrida. Artikel ini bertujuan: 1) Menganalisis kedudukan digital pedagogy dalam  landasan pendidikan, yaitu ontologis, Epistemologis, Aksiologis. ; 2) Merumuskan kerangka konseptual digital pendagogy yang berakar pada landasan Pendidikan sebagai rujukan bagi guru dan kepala sekolah dalam mendesain pembelajaran Digital yang bermakna.