Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan Peran Kecerdasan Emosional Guru dan Literasi Digital Ella Anastasya Sinambela; Nelud Darajaatul Aliyah; Mirza Elmy Safira; Mila Hariani; Fayola Issalillah; Nurul Masithoh
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesuksesan akademis yang berhasil diraih oleh siswa tentu saja tidak terlepas dari motivasi belajarnya. Motivasi belajar juga disebabkan oleh sejumlah faktor. Seperti pada penelitian ini yang mengkaji variabel kecerdasan emosional guru dan literasi digital karena dianggap dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada penelitian kuantitatif ini teknik survei digunakan untuk pengumpulan data tentang kecerdasan emosional guru, literasi digital dan motivasi belajar. Salah satu Sekolah Menengah Pertama Swasta yang berlokasi di Wilayah Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi penelitiannya. Sampelnya dipilih menggunakan teknik accidental dan terkumpul 80 responden. Alat analisisnya ialah regresi linier berganda yang dapat memperhitungkan keadaan dari variabel kecerdasan emosional guru dan literasi digital terhadap motivasi belajar melalui SPSS versi ke-26. Hasil penelitian saat ini membantu menyimpulkan bahwa secara keseluruhan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat peran yang signifikan diantara kecerdasan emosional guru dan literasi digital untuk meningkatkan motivasi belajar. Artinya pengaruh yang diberikan dapat secara parsial maupun simultan. Kecerdasan emosional guru memainkan peran penting dalam membuat siswa lebih termotivasi dalam belajar. Begitu juga selama proses pembelajaran yang terjadi siswa lebih terbantu dan termotivasi karena adanya literasi digital yang memadai.  
Pengembangan Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan Dukungan Orang Tua dan Media Pembelajaran Nelud Darajaatul Aliyah; Didit Darmawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan siswa di bangku Sekolah Menengah Pertama menjadi perjalanan kritis yang harus diselidiki. Ini karena siswa di usia tersebut mengalami banyak perubahan mulai fisiknya, emosinya, kognitifnya yang dapat berpengaruh terhadap motivasi belajarnya. Untuk itu, penelitian ini dilaksanakan agar pemahaman yang lebih baik terhadap faktor-faktor yang berkontribusi terhadap motivasi belajar dapat diketahui seperti melalui dukungan orang tua dan media pembelajaran. Studi melalui survei dimanfaatkan di penelitian ini dan data dikumpulkan dengan kuesioner. Siswa di kelas IX menjadi fokus sampel yang akan ditentukan dengan jumlahnya mencapai 50 siswa. Sampel ini diambil dengan teknik sensus. Simpulan di penelitian ini menghasilkan temuan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari dukungan orang tua terhadap motivasi belajar dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari media pembelajaran terhadap motivasi belajar. Meski demikian, penggabungan dari keduanya, yaitu dukungan orang tua dan media pembelajaran secara simultan masih memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar. Ini menunjukkan bahwa faktor yang dominan untuk mempengaruhi motivasi belajar berasal dari dukungan orang tua dan untuk faktor media pembelajaran juga berperan mempengaruhi motivasi belajar jika telah digabungkan dengan dukungan orang tua
Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau Kampus Melalui Penanaman Pohon Mangga dan Jambu Rahayu Mardikaningsih; Elly Christanty Gautama; Sulani Sulani; Nurul Masithoh; Nelud Darajaatul Aliyah; Yuliastutik Yuliastutik; Mila Hariani
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan di area kampus menjadi semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa dan pembangunan infrastruktur yang intensif sehingga ruang terbuka hijau kian menyusut. Berkurangnya vegetasi menyebabkan penurunan kualitas udara, kenaikan suhu, dan menurunnya kenyamanan warga kampus. Lahan kosong yang tidak termanfaatkan juga menjadi sumber debu dan genangan air, memperburuk kerusakan lingkungan. Padatnya aktivitas manusia di kampus menambah tingkat polusi sehingga ekosistem lokal makin rentan terhadap dampak perubahan iklim, minimnya keanekaragaman hayati, serta menurunnya kualitas psikologis mahasiswa dan staf kampus. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN bersama pihak kampus melakukan penanaman pohon mangga dan jambu secara partisipatif. Metode yang diterapkan melibatkan survei lokasi, pemilihan pohon adaptif, perencanaan tugas, dan pelaksanaan penanaman serta perawatan terstruktur. Hasil program menunjukkan keberhasilan penanaman 50 bibit mangga dan 10 bibit jambu di lahan kampus terpilih. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki aspek ekologi dan estetika, tetapi juga meningkatkan edukasi lingkungan serta potensi ekonomi berbasis hasil buah. Diharapkan kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi institusi lain untuk mewujudkan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.  
Pendidikan Keluarga dan Upaya Membangun Hubungan Sehat Antara Orang Tua dan Anak Mirza Elmy Safira; Nelud Darajaatul Aliyah; Yeni Vitrianingsih; Rahayu Mardikaningsih; Nailul Ulah Al Chumairoh Machfud
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan keluarga yang berbasis pada hukum keluarga memiliki peran penting untuk membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak. Orang tua seharusnya memberikan pendidikan mengenai hak dan kewajiban mereka serta hak anak dalam pengasuhan. Pemahaman tersebut memungkinkan orang tua untuk menjalankan peran mereka dengan bijaksana, menghindari ketegangan dalam keluarga, dan menjaga hubungan yang harmonis. Pendidikan yang berfokus pada hukum keluarga membantu orang tua untuk mengajarkan anak-anak mereka tentang pentingnya menghormati hak orang lain dan mengikuti aturan yang berlaku, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam masyarakat. Selain itu, pendidikan keluarga yang tepat juga berperan untuk mengurangi konflik hukum dalam keluarga, seperti sengketa hak asuh anak. Oleh karena itu, untuk menciptakan keluarga yang lebih sehat dan harmonis, pendidikan keluarga yang berbasis hukum sangat penting untuk diperkenalkan dan diterapkan lebih luas. Pengetahuan tentang hukum keluarga akan memberikan wawasan yang lebih baik bagi orang tua dan anak untuk menjaga hubungan yang saling menghormati, adil, dan penuh kasih.
Sosialisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Upaya Membangun Sikap Moderat Mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
SOSIALISASI NILAI-NILAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH DALAM UPAYA MEMBANGUN SIKAP MODERAT MAHASISWA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
KETAHANAN RUMAH TANGGA MAHASISWA BERKELUARGA: STUDI FENOMENOLOGIS DAN ANALISIS MAQĀṢID SHARĪ’AHDI STDI IMAM SYAFI’I JEMBER Nur Baiti Hidayah; Muhammad Zakki; Nelud Darajaatul Aliyah
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/q0rst515

Abstract

Marriage is a solemn act of worship for the perfection of religion, as is education in Islamic law. Combining these two acts of worship is not easy; in fact, it is fraught with challenges. This study aims to identify the factors of resilience in the households of married students at STDI Imam Syafi'i Jember and their relevance to the values of maqāṣid sharī'ah. This study is a qualitative study with a phenomenological approach, which is an approach to reveal the phenomena experienced by a group of individuals clearly. The results of this study found that there are two types of household resilience factors, namely positive factors, such as piety to Allah Ta'ala, open communication, ability in time and role management, sufficient economy, and commitment to study in Jember. Then there are negative factors, such as difficulties in time management, difficulties in earning a living, difficulties in managing emotions, and intervention from the extended family. These factors are closely related to the core values of maqāṣid sharī’ah: hifz al-dīn, hifz al-nafs, hifz al-nasl, hifz al-‘aql, and hifz al-māl. This study is expected to provide a deep understanding of the concept of maqāṣid sharī’ah in the context of household resilience and harmony.
Sosialisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Upaya Membangun Sikap Moderat Mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
SOSIALISASI NILAI-NILAI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH DALAM UPAYA MEMBANGUN SIKAP MODERAT MAHASISWA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA Ahmad Murtadlo; Nelud Darajaatul Aliyah
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya terhadap nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja), sehingga berdampak pada munculnya sikap keagamaan yang kurang moderat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai Aswaja dan menanamkan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dikombinasikan dengan diskusi kelompok dan simulasi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi nilai-nilai Aswaja secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan). Mahasiswa mulai menunjukkan sikap lebih moderat dalam pergaulan kampus meskipun dibutuhkan upaya lanjutan untuk memperdalam praktik nilai-nilai tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya Aswaja sebagai landasan moderasi beragama dan membuka peluang bagi pengembangan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.