Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Al-Mustashfa

PELAYANAN SYARIAH LINKAJA PADA EKOSISTEM KEISLAMAN DI KOTA CIREBON DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Muamar, Afif; Aziz, Abdul; Wasman, Wasman; Lusiana, Nisa
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i1.8361

Abstract

Layanan Syariah LinkAja mengedepankan tiga kategori utama produk layanan syariah yaitu ekosistem Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid serta digitalisasi pesantren dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Melihat mayoritas masyarakatnya beraga Islam, dan terdapat banyak lembaga keagamaan membuat Kota Cirebon menjadi sasaran perluasan Layanan Syariah LinkAja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasai kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Adapun hasil dari penelitian ini: Transaksi melalui Layanan Syariah LinkAja khususnya di Kota Cirebon tentu diperbolehkan apabila menggunakan prinsip syariah. Akad qardh adalah yang paling mendekati dalam top-up LinkAja Syariah. Layanan Syariah LinkAja menggunakan akad qardh yaitu customer LinkAja Syariah memberikan kepada pihak LinkAja Syariah dalam hal ini disebut top-up dan pihak LinkAja Syariah tidak mempergunakan uang tersebut, hanya menyimpan dan dapat dikembalikan ke customer kapan saja dalam bentuk yang sama.Kata Kunci: Layanan Syariah LinkAja, Ekosistem Keislaman, dan Hukum Islam
DOMPET ELEKTRONIK DALAM TRANSAKSI PELANGGAN OVO MENURUT PERSPEKTIF MAQA>ṢID SYARĪ’AH Afif Muamar; Samsudin Samsudin; Linda Fitriyah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v5i1.6814

Abstract

AbstractElectronic wallet (e-wallet) on the OVO application as an online payment system that provides many attractive offers for users. Online payment system that always provides convenience in transactions so that it has enough benefits in the application. Although it has quite a number of benefits in the application and ease of use, the suitability of the electronic wallet with the maqâṣid syarī'ah still needs to be discussed. Compliance with the syarī'ah maqâṣid is very important to determine whether the electronic wallet on the OVO application is in accordance with Islamic law or not. The method used in this study is a qualitative method with the type of field research. Data collection techniques used, namely interviews, observation and documentation. From the results of the study, it was generally obtained that the electronic wallet in the OVO application was in accordance with the maqâṣid syarī’ah. This suitability is obtained by fulfilling the principle of preserving wealth and benefit. With the security of the OVO application, this security code explains that there is a conformity in the syarī'ah maqâṣid. Keywords: Electronic Wallet, OVO User, dan Maqa>ṣid Syarī’ah. AbstrakDompet elektronik (e-wallet) pada aplikasi OVO sebagai salah satu sistem pembayaran online yang memberikan banyak tawaran yang menarik bagi penggunanya. Sistem pembayaran online yang selalu memberikan kemudahan dalam bertransaksi sehingga memiliki cukup banyak manfaat di dalam aplikasi tersebut. Walaupun memiliki cukup banyak manfaat di dalam aplikasi tersebut serta kemudahan pada penggunaannya, kesesuaian dompet elektronik dengan maqâṣid syarī’ah masih perlu didiskusikan. Kesesuaian dengan maqâṣid syarī’ah sangat penting untuk menentukan apakah dompet elektronik pada aplikasi OVO telah sesuai dengan syariat Islam atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh secara umum dompet elektronik pada aplikasi OVO telah sesuai dengan maqâṣid syarī’ah. Kesesuaian ini didapat dengan terpenuhinya prinsip memelihara harta dan kemaslahatan. Dengan adanya keamananan pada aplikasi OVO yaitu security code ini menjelaskan bahwa adanya kesesuaian dalam maqâṣid syarī’ah. Kata Kunci: Dompet Elektronik, Pelanggan OVO, and Maqa>ṣid Syarī’ah
KONSISTENSI PEDAGANG LESEHAN KASEPUHAN CIREBON TERHADAP DAYA SAING WARUNG MAKAN MODEREN Afif Muamar; Ubaidillah .; Hafizh Al-Haq Hasanudin
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.919 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i2.3381

Abstract

Abstract Given that the development of restaurants stalls in the city of Cirebon (along the strategic streets of Cirebon City) is very rapid and there are still many opportunities to enter the culinary business market. So business actors are demanded to improve the quality of service and marketing communications, so have a competitive advantage against similar businesses. The method used by researchers in this research is descriptive qualitative method. The result of this research is the consistency of lesehean trader in maintaining the taste and the price of the products it creates is influenced by intristic factor of trader and extrinsic trader, the merchant's intrinsic factor is related to the idea of determining the product being sold, while the trader's extrinsic factor is related to the consistency of the trader in create product recipes. The competitiveness of pedagagang lesehan Era with restaurant in Cirebon City is good because in order to compete with traders who already have a permanent place, traders lesehan in the elderly do business competition with normal that is by strengthening market share, connecting with environment, improve performance, and enforce a favorable position. Keywords: Consistency, Competitivenes, and Marketing Communications. Abstrak Mengingat bahwa perkembangan usaha rumah makan di wilayah Kota Cirebon (sepanjang jalan-jalan strategis di Kota Cirebon) sangat pesat dan masih banyaknya peluang untuk memasuki pasar bisnis kuliner tersebut. Maka pelaku usaha di tuntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan komunikasi pemasaran, sehingga memiliki keunggulan bersaing terhadap usaha yang sejenis. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang didapat dalam penelitian ini adalah konsistensi pedagang lesehean kesepuhan dalam mempertahankan cita rasa dan harga produk yang diciptakannya dipengaruhi oleh faktor intristik pedagang dan ekstrinsik pedagang, faktor instrinstik pedagang berkaitan dengan ide penentuan produk yang dijual, sementara faktor ekstrinsik pedagang berkaitan dengan konsistensi pedagang dalam membuat resep produk. Daya saing pedagagang lesehan Kesepuhan dengan rumah makan di Kota Cirebon terbilang baik karena demi untuk dapat bersaing dengan pedagang yang sudah memiliki tempat permanen, pedagang lesehan di kesepuhan melakukan persaingan usaha dengan normal yaitu dengan cara memperkokoh  pangsa pasar, menghubungkan dengan lingkungan, meningkatkan kinerja,dan menegakan posisi yang menguntungkan. Kata Kunci: Konsistensi, Daya Saing, dan Komunikasi Pemasaran.
PERJANJIAN KEMITRAAN ANTARA PT. GO-JEK CABANG CIREBON DENGAN MITRA PENGENDARA DALAM PRESPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM PERDATA Ratna Sari; Afif Muamar; Abdul Aziz
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.5493

Abstract

AbstractThis study aims to find out and analyze how the practice of this partnership agreement is seen from Islamic law and Civil law. The method used in this study is Normative Juridical and qualitative research approaches. Data collected is from observation, interviews, and literature study. The results of this study. 1) In terms of Islamic law, the implementation of the partnership agreement between PT. Go-Jek Indonesia with the rider's partner, Akad Syirkah, contained in DSN Fatwa Number 114 / DSN-MUI / IX / 2017 concerning Syirkah Agreement. This agreement is also included in Syirkah Inan. Whereas 2) in terms of Civil Law, this Go-Jek partnership agreement is by Article 1313 of the Civil Code because all of the terms of the agreement contained in the Civil Code Article 1320. This agreement also does not conflict with the principle of freedom of contract, because an agreement has been reached with the signing and Click agree on the Go-Jek application by Rider Partners, so this agreement is legal and binding on both parties. And must exercise their rights and obligations for the contracting parties.Keywords: Partnership Agreement, Islamic Law, Civil Law, and Go-Jek. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana praktek dari perjanjian kemitraan ini dilihat dari hukum Islam dan hukum Perdata. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Yuridis Normatif dan pendekatan penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan yaitu dari observasi, wawancara, dan studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini. 1) Ditinjau dari hukum Islam, pelaksanaan perjanjian kemitraan antara PT. Go-Jek Indonesia dengan mitra pengendara yaitu Akad Syirkah yang terdapat dalam Fatwa DSN Nomor 114/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Akad Syirkah. Perjanjian ini juga termasuk dalam Syirkah Inan. Sedangkan 2) ditinjau dari Hukum Perdata, perjanjian kemitraan Go-Jek ini sesuai dengan KUHPerdata Pasal 1313 karena terpenuhinya semua syarat perjanjian yang terdapat dalam KUHPerdata Pasal 1320. Perjanjian ini juga tidak bertentangan dengan asas kebebasan berkontrak, karena sudah tercapainya kata sepakat dengan adanya penandatanganan dan klik setuju pada aplikasi Go-Jek oleh Mitra Pengendara, sehingga perjanjian ini sah dan mengikat kedua belah pihak. Serta harus melaksanakan hak dan kewajibannya bagi para pihak yang berkontrak.Kata Kunci: Perjanjian Kemitraan, Hukum Islam, Hukum Perdata, dan Go-Jek.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN KELUARGATERHADAP MINAT WIRAUSAHA DARUT-TAUHID AL-ISHLAH CIREBON Yayah Khoeriyah; Afif Muamar; Syaeful Bakhri
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.657 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i1.4304

Abstract

AbstractBehavioral intention to the entrepreneurship is the first step move to the business world, without interest in entrepreneurship then the entrepreneur is difficult to develop. In developing entrepreneurship at an Islamic boarding school, it is necessary to build entrepreneurship interest in students of Islamic boarding school. Factors that influenced the growth of decisions to entrepreneurship is the result of the interaction of several factors namely the educational environment, personality, and family environment. This research uses the quantitative method with data collection technique that are questioner, documentary study and literature study. As the results can be showed that the partial variables of entrepreneurship education have a positive effect, while the environmental education variables do not positively affect the interest of entrepreneur for students in Islamic boarding school. Simultaneously show that the entrepreneurship education and family environment have a positive effect on entrepreneur interest of students in Islamic boarding school.Keywords: Entrepreneurship Education, Family, and Interest in Entrepreneurship. AbstrakMinat wirausaha adalah langkah awal memasuki dunia bisnis, tanpa minat berwirausaha maka wirausaha tersebut sulit untuk berkembang. Dalam mengembangkan kewirausahaan pada Pondok Pesantren diperlukan penanaman minat kewirausahaan pada santri. Faktor yang mempengaruhi tumbuhnya keputusan untuk berwirausaha merupakan hasil interaksi dari beberapa faktor yaitu lingkungan pendidikan, kepribadian seseorang, dan lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif, sedangkan variabel lingkungan pendidikan tidak berpengaruh positif terhadap minat wirausaha santri. Secara simultan menunjukan pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat wirausaha santri.Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan, Keluarga, dan Minat Wirausaha.
PENGELOLAAN KAWASAN WISATA DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG KEPARIWISATAAN Afif Muamar; M. Mabruri Faozi; Anny Fitriati
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.435 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i1.2942

Abstract

Abstract The tourism industry is an activity in order to meet the needs of goods and services for tourists. The shopping area of Batik Trusmi is one of the tourism industry. Opportunities that exist in the tourism sector, especially in this area will have an impact on the economic and social culture of the surrounding community. Optimal management of tourist areas will have an impact on the increase in tourist visits, so it will be beneficial for the tourism industry and the surrounding community. This research uses qualitative research. The result of this research, it can be concluded that 1) the management of Batik Trusmi shopping area that is planning, organizing, actuating and controlling or supervision. 2) The existence of shopping area of Batik Trusmi impact for an economy of society Trusmi Kulon village that is the increase of income, open jobs and decreasing unemployment, the increase of land price, and there is dependence on tourist visiting. In addition, there are also socio-cultural impacts such as the preservation of Batik art, conversion of jobs, contamination of the environment, the use of infrastructure, and traffic jams.  Keywords: Management, Tourism Area of Batik, Impact on Economic and Social Culture. Abstrak Industri pariwisata merupakan suatu kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan barang dan jasa bagi para wisatawan. Peluang yang ada pada sektor pariwisata khususnya di kawasan wisata belanja Batik Trusmi akan berdampak pada ekonomi dan sosial budaya masyarakat sekitar. Pengelolaan yang optimal pada kawasan wisata akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan sehingga akan menguntungkan bagi pegiat industri pariwisata dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) Pengelolaan kawasan wisata belanja Batik Trusmi mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. 2) Keberadaan kawasan wisata belanja Batik Trusmi berdampak bagi perekonomian masyarakat desa Trusmi Kulon yaitu peningkatan pendapatan, membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, adanya kenaikan harga tanah, dan ada ketergantungan terhadap wisatawan yang berkunjung. Selain itu ada pula dampak terhadap sosial budaya masyarakat seperti pelestarian seni membatik, konversi mata pencaharian, adanya limbah batik, penggunaan infrastruktur, dan kemacetan lalu lintas. Kata Kunci: Pengelolaan, Kawasan Wisata Batik, Dampak Ekonomi dan Sosial Budaya.
JAMINAN HUKUM KESELAMATAN DAN KESEHATAN TENAGA KERJA PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA CABANG GEGESIK CIREBON Didi Sukardi; Eef Saefulloh; Afif Muamar; Rina Rina
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v5i2.7827

Abstract

AbstractWorking in the electricity sector has a very large risk, but in the State Electricity Company of Gegesik the achievement of safety and health has not been achieved because in the implementation of fieldwork there are still many workers who do not wear personal protective equipment such as safety helmets, full body harness, as well as a lack of cleanliness and facilities. First aid in an accident. The method used in this research is qualitative with the type of research field reseach. And the results of the study show that the implementation of work safety legal guarantees based on Law Number 1 of 1970 has not yet been fully fulfilled, there are several articles that have not been applied, including article 14 point (a), article 9 paragraph (4), article 12 point (b) and article 12 point (c). Whereas the implementation of occupational health legal guarantees based on Law Number 23 of 1992 article 23 has been implemented as stipulated in the law. Keywords: Insurance, Law, Safety, and Health. AbstrakBekerja di bidang kelistrikan memiliki risiko yang sangat besar, namun di PLN Gegesik belum tercapainya jaminan K3 tersebut karena dalam  pelaksanaan kerja lapangan masih banyak pekerja yang tidak memakai alat pelindung diri seperti safety helmet, full body harness, serta kurangnya kebersihan dan fasiltas P3K. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian field reseach. Dan hasil penelitian menunjukan pelaksanaan jaminan hukum keselamatan kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 masih belum sepenuhnya terpenuhi terdapat beberapa pasal yang belum diterapkan diantaranya pasal 14 poin (a), pasal 9 ayat (4), pasal 12 poin b dan pasal 12 poin c. Sedangkan pelaksanaan jaminan hukum kesehatan kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 pasal 23 sudah melaksanakan sebagaimana ketentuan dalam undang-undang tersebut.  Kata Kunci : Jaminan, Hukum, Keselamatan, dan Kesehatan.
IMPLEMENTASI ZAKAT PROFESI DI BAZNAS KABUPATEN CIREBON PADA TAHUN 2020 DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT Afif Muamar; Wing Redy Prayuda; Silmi Kafah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v7i1.10120

Abstract

Di Kabupaten Cirebon telah berdiri BAZNAS Kabupaten yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat di wilayah Kabupaten Cirebon. Terdapat perbedaan signifikan jumlah penerimaan zakat profesi dari tahun 2019 ke 2020. Oleh karena itu peneliti merasa perlu mengaji lebih dalam mengenai bagaimana implementasi zakat profesi berdasarkan teori kebijakan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh implementasi zakat profesi di BAZNAS Kabupaten Cirebon pada tahun 2020 dilihat dari teori implementasi kebijakan publik telah berhasil dilaksanakan dengan perbedaan standar yang digunakan dari tahun sebelumnya. Namun masih terdapat hambatan dalam pengimplementasian yang berasal dari amil dan muzakki. Dilihat dari perspektif Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pengimplementasian sudah dilakukan sesuai dengan Undang-Undang namun belum optimal.Kata Kunci: Implementasi, Zakat Profesi, dan Hukum Positif.
ANALISIS KEPATUHAN MUSLIM INDONESIA DALAM PRAKTIK KEWARISAN ISLAM (Studi Relasi Ayat Waris dengan Hadits Punahnya Ilmu Kewarisan) Wasman Wasman; Afif Muamar
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v8i1.13267

Abstract

AbstractThis study aims to find out the current implementation of Islamic inheritance law in Indonesia and how to provide an understanding of the division of inheritance in Indonesia. This study is classified as normative research using qualitative methods, which is classified as a type of literature review. The results of this study, namely first, the practice of dividing inheritance among Muslim communities in Indonesia has not been fully implemented. This happened due to the influence of two causal factors, including (1) European historical factors which divided its population into three groups, namely people and those who were equated with Europeans. Foreign Easterners (Chinese), and other Foreign Easterners and Indonesians who focus on European law. (2) Social Factors. Disobedience of some of the Indonesian Muslim community to study Islamic inheritance (faraidh). And second, there is a need for a movement to socialize the science of inheritance on an ongoing basis in terms of education, Islamic study organizations, and religious organizations. Keywords: Islamic Society; Inheritance Law; and The Era of Globalization
Economic existence of home industry worker families in a positive law perspective Muamar, Afif; Nurkhaerani, Ema; Inayah, Iin
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v9i1.17277

Abstract

The employment absorption by the Sukarasa Keripik Kaca home industry in Tenjolaya Hamlet, Kertayasa Village, Cijulang District, Pangandaran Regency needs to be further examined from the perspective of positive law. The aim is to understand the existence of the Sukarasa Keripik Kaca home industry in absorbing local labor and to review the positive legal perspective on the employment absorption system in enhancing community income in Kertayasa Village, Cijulang District, Pangandaran Regency. This research is classified as qualitative research, and the data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The research results show that the Sukarasa Keripik Kaca home industry continues to operate to this day. A total of 8 workers have been absorbed. Based on the review of Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, the employment absorption system is appropriate as there is no discriminatory treatment. The application of the Regional Minimum Wage applies to companies with a minimum of 20 workers. Since the Sukarasa Keripik Kaca home industry only has 8 workers, the wages provided are appropriate.Keywords: Family Economy, Home Industry, Sukarasa Keripik Kaca, Positive Law.