Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Tren Konsumsi Ikan di Kalangan Generasi Z dan Milenial sebagai Dasar Pengembangan Program Edukasi Pangan Sehat Agustin, Venny; Wijayanti, Willy; Pamungkas, Ilham Wahyu; Horisanto, Abraham; Dahlan, Andi; Baihaqi, Baihaqi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14925

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein utama yang memiliki kontribusi besar sebagai sumber pangan bagi masyarakat indonesia. Hal ini dikarenakan harga yang murah serta memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Meskipun ikan memliki banyak manfaat akan tetapi berbanding terbalik dengan minat konsumsi ikan oleh masyarakat terutama Generasi Z dan Milenial yang masih cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat minat konsumsi ikan pada kedua generasi tersebut sehingga dapat menjadi dasar dalam merancang program edukasi pangan sehat yang tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan kuesioner terhadap 104 responden dari Generasi Z dan Milenial. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 78,8 % responden dari Generasi Z dan Milenial menyukai ikan dengan frekuensi konsumsi aktual masih rendah, yaitu sebesar 52,9% responden yang mengkonsumsi ikan 1–2 kali per minggu. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa sebagian besar responden yang menyukai ikan didominasi Generasi Z dengan mayoritas oleh perempuan yang berstatus sebagai pekerja. Faktor penghambat utama konsumsi ikan meliputi aroma amis, kepraktisan pengolahan, dan keterbatasan informasi gizi. Di sisi lain, mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap nilai gizi ikan dan menunjukkan minat tinggi terhadap produk olahan ikan. Media sosial seperti Instagram dan TikTok memiliki potensi besar dalam membentuk persepsi makanan di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, strategi edukasi yang interaktif, berbasis visual, dan sesuai dengan gaya hidup digital dinilai efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan minat konsumsi ikan.
Implementasi Matakuliah Pengemasan dan Penyimpanan Pangan : Kemasan Foodgrade Meiwinda, Eka Rizki; Wijayanti, Willy; Horisanto, Abraham; Hasibuan, Rahmawaty; Dahlan, Andi
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v4i2.8913

Abstract

Proper packaging plays a role in protecting food products from physical, chemical and biological damage so that learning about good packaging is needed to ensure food safety. In the implementation of the Food Packaging and Storage course, food grade packaging is applied for use. This community service aims to educate students and the community in food grade food packaging to students of the Agricultural Engineering Technology and Business Department. During the activity, participants actively participate in activities and learn the benefits of using food grade packaging. The result of this community service activity is increased knowledge about food grade packaging.
Karakteristik Fisikokimia dan Organolpetik Produk Chifon Cake Berbahan Dasar Tepung Sagu (Metroxylon sp.) Termodifikasi Wahyuni, Sri; Khaeruni, Andi; Elvira, Ilian; Dahlan, Andi; Fatahu, Fatahu; Usnul F, Maysya Sarwa
AGROINTEK Vol 19, No 4 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i4.22829

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of using modified sago flour resulting from fermentation using lactic acid bacteria (BAL) UM 24, the heat moisture treatment (HMT) process and the combination of BAL UM 24 and HMT fermentation on the organoleptic and physicochemical characteristics of chiffon cake. This research used a Completely Randomized Design (CRD). The data analysis used was the ANOVA test and further test (T test) at the 95% confidence level (α=0.05). The results of the chiffon cake physical test research, the selected flour modification treatment can increase the kamba density and water absorption capacity of the chiffon cake, as well as reduce the specific volume of the chiffon cake. The selected treatment for the organoleptic test is the sago flour modification treatment with BAL UM 24 fermentation with a color preference score. , aroma, taste and texture of chiffon cake. respectively 4.15 (like), 4.20 (like), 4.13 (like), 4.10 (like). The physical characteristics of the selected treatment were a specific volume value of 21.68 (ml/g), a kamba density of 56.08 (g/ml) and a water absorption capacity of 1.27 (%). Proximate content with water content of 27.24 (% wb), ash content 1.33 (% db), protein content 13.39 (% db), fat content 17.16 (% db) and carbohydrates 28.24 (% db ).
Peningkatan Kapasitas Promosi UMKM Virgin Coconut Oil (VCO) melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Digital Marketing Baihaqi, Baihaqi; Asrul, Asrul; Rianse, Muhammad Iqbal Kusumabaka; Ramadhan, Muhammad Rahmad; Dahlan, Andi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1707

Abstract

UMKM Virgin Coconut Oil (VCO) memiliki potensi besar sebagai produk unggulan berbasis sumber daya lokal yang mendukung sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat. Namun, permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan teknologi sederhana serta lemahnya strategi pemasaran yang masih bersifat konvensional. Hal ini berdampak pada rendahnya daya saing dan keterbatasan akses pasar produk VCO. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran UMKM VCO melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna dan digital marketing. Metode yang digunakan meliputi: (1) identifikasi permasalahan mitra, (2) pelatihan dan implementasi teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi VCO, (3) pelatihan serta pendampingan digital marketing melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, dan strategi branding, serta (4) monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Luaran yang ditargetkan antara lain peningkatan kapasitas produksi hingga 30%, perbaikan mutu produk sesuai standar pasar, terbentuknya toko online dan akun media sosial aktif, serta peningkatan omzet penjualan minimal 20% dalam enam bulan. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM VCO dapat lebih berdaya saing, memiliki akses pasar lebih luas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Enumerasi, Isolasi, dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat dari Proses Fermentasi Makanan Tradisional Kabuto Pono Suderajad; Andi Dahlan; Willy Wijayanti; Baihaqi; Muhammad Rahmad Ramadhan; Andi Marlina Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 5 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/a595jw66

Abstract

Kabuto merupakan makanan tradisional hasil fermentasi spontan ubi kayu tanpa penambahan starter. Penelitian ini bertujuan menentukan jumlah bakteri asam laktat (BAL), melakukan isolasi, serta karakterisasi BAL dari proses fermentasi kabuto. Enumerasi BAL dilakukan dengan metode tuang dan metode sebar pada media de Man, Rogosa and Sharpe Agar (MRSA), kemudian diinkubasi pada suhu 37 °C selama 48 jam. Koloni yang tumbuh diamati morfologinya, diuji pewarnaan Gram, serta aktivitas katalase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik ubi kayu berubah sesuai lama fermentasi, dengan jumlah BAL tertinggi tercatat pada hari ke-2 sebesar 4,9 × 10⁵ CFU/g. Proses isolasi BAL pada media MRSA menghasilkan lima isolat, yaitu KB1.1, KB1.3, KB1.4, KB2.1, dan KB3.1, yang memiliki ciri Gram positif, katalase negatif, serta berbentuk batang dan bulat. Hasil ini menegaskan bahwa isolat BAL dari fermentasi kabuto menunjukkan karakteristik khas bakteri asam laktat pada umumnya..
Pengaruh Jenis Susu dan Konsentrasi Starter Terhadap Kadar Asam, Ph, dan Total Bakteri Asam Laktat Yoghurt Dahlan, Andi; Wijayanti, Willy; Rianse, Muhammad Iqbal Kusumabaka; baihaqi, baihaqi; Naim, Yulfa
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v6i1.9494

Abstract

ABSTRAKSusu segar merupakan salah satu jenis pangan yang memiliki kandungan gizi tinggi tetapi sangat mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme. Salah satu upaya agar susu tidak cepat rusak sebelum dikonsumsi yaitu teknologi fermentasi menggunakan kultur bakteri menjadi produk seperti yoghurt. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan mikrobiologi yoghurt yang dibuat dari jenis susu yang berbeda dan konsentrasi dari kultur starter. Percobaan ini menggunakan susu UHT full cream dan Low Fat, serta menggunakan starter dari yoghurt merk “Biokul” dengan konsentrasi 5% dan 10%. Pengujian dilakukan untuk mengukur total asam laktat, pH, serta total bakteri asam laktat. Hasil percobaan menunjukkan jenis susu dan konsentrasi starter berpengaruh terhadap total asam laktat, pH, dan total bakteri asam laktat. Perlakuan terbaik adalah yoghurt dengan jenis susu full cream dengan penambahan kultur starter Biokul 5% (FC5) dengan kadar asam laktat 2,40%, pH 4,51, serta total bakteri asam laktat sebesar 7,62 log CFU/mL.ABSTRACTFresh milk has high nutritional content but is very easily contaminated by microorganisms. One way to prevent from spoiling quickly before consumption is fermentation technology using bacterial cultures to produce products such as yoghurt. The experiment aimed to determine the chemical and microbiological quality of yoghurt made from different types of milk and the concentration of starter culture. This experiment used full cream and Low Fat UHT milk, and used a starter from "Biokul" brand yoghurt with concentrations of 5% and 10%. Tests are carried out to measure total lactic acid, pH, and total lactic acid bacteria. The experimental results showed that the type of milk and starter concentration had a significant effect on total lactic acid, pH and total lactic acid bacteria.  The best treatment was yogurt with full cream milk and the addition of 5% Biokul starter culture (FC5) with a lactic acid content of 2.40%, pH 4.51, and a total of 7.62 log CFU/mL lactic acid bacteria.
Eksplorasi Potensi Cascara (Cascara) terhadap Kesehatan: Kajian Pustaka Wijayanti, Willy; Rosalina, Dian; Dahlan, Andi; Baihaqi, Baihaqi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15679

Abstract

Cascara, kulit ceri kopi kering, telah menarik minat sebagai makanan fungsional potensial karena konsentrasi senyawa bioaktifnya yang kaya dan manfaat kesehatan yang terkait. Cascara mengandung kadar asam klorogenat, flavonoid, kafein, dan berbagai senyawa fenolik yang signifikan, yang telah dikaitkan dengan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan pengatur metabolisme. Selain itu, cascara mengandung serat larut yang meningkatkan kesehatan usus dengan meningkatkan pencernaan dan bertindak sebagai prebiotik, yang mendorong mikrobioma usus yang seimbang. Penelitian-penelitian mengenai pemanfaatan cascara, khususnya dalam pembuatan minuman seperti kombucha cascara, menyoroti keserbagunaannya sebagai bahan makanan fungsional. Proses fermentasi ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan hayati senyawa-senyawa bermanfaatnya, tetapi juga menciptakan profil rasa yang unik, menarik bagi konsumen yang peduli kesehatan. Selain itu, aspek keberlanjutan dalam memanfaatkan cascara, produk sampingan dari pengolahan kopi, berkontribusi pada pengurangan limbah dalam industri kopi sekaligus memberikan nilai gizi. Meningkatnya minat pada produk alami dan peningkat kesehatan membuka jalan baru bagi cascara, menekankan potensi perannya dalam strategi kesehatan preventif. Dengan demikian, cascara merupakan tambahan yang berharga bagi praktik diet, menawarkan manfaat lingkungan dan sifat-sifat yang signifikan untuk meningkatkan kesehatan. Oleh karena itu, cascara muncul sebagai kandidat yang menjanjikan untuk eksplorasi lebih lanjut dalam penelitian klinis dan nutrisi, yang memerlukan minat lebih besar untuk aplikasinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,