Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Digitalpreneurship: Peluang dan Tantangan Di Era Ekonomi Digital Mu’minah; Nurfah Nafisah; Amir Fansyuri; Rismawati; Muhammad Akbar; Abdul Haris
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i1.30

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, semakin banyak anak muda yang mulai merintis usaha di berbagai bidang, seperti industri fashion, perlengkapan rumah tangga, hingga sektor kuliner. Generasi milenial dikenal sangat akrab dengan teknologi digital, sehingga mereka memiliki kemudahan dalam memulai dan mengelola bisnis. Namun, tidak sedikit dari mereka yang menghadapi kegagalan atau kesulitan dalam menjalankan usahanya, yang umumnya disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait strategi penjualan yang efektif. Peran generasi muda dalam pembangunan bangsa saat ini sangatlah penting. Pola pikir mereka yang inovatif mampu membawa perubahan positif dan menjadikan mereka sebagai pionir, bukan hanya sekadar mengikuti arus tren yang ada. Mereka memiliki potensi besar untuk menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada generasi muda, khususnya siswa di SMAN 3 Kota Bima, mengenai bagaimana cara mengenali dan memanfaatkan peluang usaha. Secara keseluruhan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendukung visi Indonesia Emas melalui penguatan pilar pertama, serta mendorong peningkatan jumlah wirausahawan guna menunjang pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui penyelenggaraan seminar.
Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Abdul Haris; Candra Wisnu Nugroho; Juraidin; Muhammad Asad Imaduddin; Muhammad Amin
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

arkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), atau yang lebih dikenal dengan sebutan Narkoba, adalah obat-obatan terlarang. Morfin, yang digunakan sebagai anti nyeri atau penghilang rasa sakit, adalah salah satu kegunaan obat-obatan dapat membahayakan penggunanya. Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan upaya penting dalam mengurangi dampak negatif narkotika di masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, serta mendorong partisipasi aktif dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui berbagai bentuk kegiatan sosialisasi, seperti penyuluhan, seminar, kampanye, dan distribusi materi edukasi, P4GN berfokus pada anak-anak, remaja dan masyarakat awam yang berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika, serta memfasilitasi akses ke rehabilitasi bagi mereka yang terjerat dalam penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba (baik narkotika maupun obat-obatan terlarang) semakin marak terjadi di kalangan anak-anak dan remaja yang akan menjadi calon pemimpin bangsa. masa depan bangsa. Oleh karna demikian senergi antara lingkungan sekolah, masyarakat, aparat desa, BNN, dan penegak hukum terkait dapat menciptakan masyarakat yang bebas dari narkotika dan mengurangi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba.
ENHANCING SOCIAL-EMOTIONAL LEARNING THROUGH STORYTELLING STRATEGIES FOR BULLYING PREVENTION IN PRIMARY EDUCATION Sindi Aulya; Umar; Abdul Haris
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14769

Abstract

This study investigates the challenges of maintaining learning focus among a student with special needs in an elementary school in Karawang. Difficulties in sustaining attention were found to significantly affect classroom participation and academic outcomes, underscoring the need for appropriate educational support, particularly through the involvement of a shadow teacher. This research adopts a qualitative descriptive approach. Data were collected through classroom observations, interviews with tahfidz teachers and shadow teachers, and document analysis. The findings indicate that: (1) students’ difficulties in maintaining focus are influenced by individual characteristics, the learning environment, and instructional practices; and (2) shadow teachers employ various strategies, including individualized assistance, adaptive instruction, emotional support, and structured guidance, to enhance students’ focus and engagement. In conclusion, shadow teachers play a pivotal role in supporting students with special needs, particularly in improving attention and active participation within inclusive classroom settings.
STRATEGI PARENTING DIGITAL DALAM MENUMBUHKAN PERKEMBANGAN SOCIAL EMOSIONAL LEARNING (SEL) BAGI ANAK USIA DINI DI TKS MAYANG WANGI Nuraini; Muslim; Abdul Haris
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17388

Abstract

The development of digital technology has become an integral part of young children’s lives. The increasing use of digital devices presents both opportunities and challenges for parents in supporting their children’s growth and development, particularly in the area of Social Emotional Learning (SEL). A lack of guidance in the use of technology has the potential to hinder the development of children’s social and emotional skills. Therefore, digital parenting strategies are needed to guide the positive use of technology in a way that aligns with children’s developmental needs. This study aims to describe digital parenting strategies for fostering Social-Emotional Learning (SEL) in young children at TKS Mayang Wangi. The study employed a qualitative approach, with data sources consisting of the school principal, teachers, and parents. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were subsequently analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings show that digital parenting strategies at the Mayang Wangi Childcare Center are implemented through the enforcement of rules regarding device use, active supervision when children access digital devices, fostering positive communication between parents and children, and the use of educational digital media that conveys social and emotional values. Parents actively guide their children in selecting appropriate content, engage them in discussions about the content of what they watch, and help them understand the various emotions and social behaviors depicted in digital media. Additionally, empathy and social awareness are fostered through educational content that teaches the values of sharing, respecting others, and cooperating. The success of this strategy is supported by collaboration between schools and parents in monitoring children’s digital activities. Research findings indicate that consistent digital parenting can support the development of emotional recognition, self-control, communication, social interaction, and empathy toward others in early childhood.