Claim Missing Document
Check
Articles

Morfologi Dan Sifat Optik Lapisan Tipis Opal yang Dideposisi Menggunakan Metode Modified Vertical Deposition Sri Rahayu; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.444 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.1-5.2019

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan tipis opal dengan menggunakan metode modified vertical deposition. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh kecepatan penarikan substrat dari suspensi koloid polysterene terhadap sifat optik dan homogenitas ketebalan lapisan tipis opal. Pembuatan sampel dilakukan dengan kecepatan penarikan 1 mm/jam, 5 mm/jam, 10 mm/jam dan 12 mm/jam. Sampel dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, spektrofotometer UV-Vis dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Mikroskop Optik menunjukkan ketebalan lapisan opal yang tidak homogen. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan adanya puncak absorbansi pada lapisan opal pada kecepatan 1 mm/jam sedangkan SEM menunjukkan adanya lapisan opal yang multilayer (berlapis banyak) pada kecepatan penarikan 1 mm/jam. Kata kunci: Lapisan tipis opal, Mikroskop Optik, SEM, UV-Vis, variasi kecepatan.
Model Kuantisasi Kedua Hamiltonian Resonansi Plasmon Permukaan Terlokalisasi pada Nanologam Bola Muhammad Siddiq Ilyas Lubis; Zulfi Abdullah; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.297 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.212-218.2019

Abstract

Telah diteliti hubungan dispersi pada nanologam bola menggunakan model kuantisasi kedua Hamiltonian (KKH). Hubungan dispersi (HD) diperoleh untuk mengetahui frekuensi resonansi (FR) plasmon pada permukaan bidang batas dielektrik-logam. Sebelumnya, telah diteliti HD pada nanologam planar dan nanowires menggunakan KKH. Pada penelitian lain, juga telah diteliti HD pada nanologam bola (NB) menggunakan persamaan elektrodinamika klasik Maxwell, hasil yang diperoleh adalah FR meningkat pada nilai frekuensi cahaya tinggi saat berinteraksi dengan bidang batas dielektrik-logam. HD juga dapat ditentukan pada geometri NB. Dan pada penelitian ini HD pada NB ditentukan dengan model KKH, kemudian ditransformasi menggunakan transformasi Bogoliubov (TB). FR pada NB meningkat pada rentang energi cahaya tampak yang tinggi, ukuran NB yang lebih kecil, dan pada bilangan kuantum l lebih besar. Hasil tersebut sesuai dengan HD yang diperoleh dari persamaan elektrodinamika klasik Maxwell. Dan HD pada planar dan nanowires lebih kecil dibandingkan HD pada NB. Kata kunci: kuantisasi kedua Hamiltonian, transformasi Bogoliubov, nanologam bola, hubungan dispersi.
Sintesis dan Karakterisasi Silika Aerogel sebagai Adsorben Tumpahan Minyak Muhammad Khaishar Mahardhika; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.398 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.296-302.2021

Abstract

Silica aerogel made from basic sand beach has been synthesized with addition surface modifier agent trymethylchlorosilane (TMCS) as an absorben oil spill. This study has purposed for to analysize addition of TMCS to aerogel silica charateristic. Aerogel silica has been syntesized using sol-gel methode and ambient pressure drying methode (APD). Waterglass is synthesized by melting sea sand and NaOH solution. Waterglass is converted into a gel by adding acetic acid and ammonium hydroxide. Silica gel formed then dried and soaked in methanol to get alcogel. Alcogel then soaked with TMCS : Hexana : Methanol as long 24 hours at 50 oC , Subsequently soaked in a hexane solution and then dried to produce an aerogel The chracterization has been done are oil absorption capacity, porosity, functional group analysis, contact angel test, and silica aerogel morphology analysis. The highest oil absorption capacity is 5 time by it dry mass and highest porosty has been got is 31,5 %. Functional group analysis show the absorption pick on the wave number 789,86 cm-1 which shows the vibration-OSiCH3 and the wave number 549,72 cm-1 which shows the vibration –Si(CH3)3. From the contact angle test, the highest value was 92.5o, which indicated that the silica airgel was not yet hydrophobic. On morphology surface analysis using SEM has been got the size of particel 10,513 µm and 14,244 µm for volume ratio 1:1:1 and 2:1:1.
Pengaruh Temperatur Sintesis Hidrotermal Terhadap Diameter Nanopartikel Seng Oksida Adine Melossa Famia; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.604 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.127-132.2019

Abstract

Pengaruh temperatur terhadap diameter nanopartikel seng oksida (ZnO) yang disintesis dengan metode hidrotermal telah diteliti. Temperatur divariasikan sebesar 70 °C, 80 °C, 90 °C, 100 °C, dan 110 °C. Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan Scanning Electron Microscope untuk mengamati morfologi permukaan dan menentukan ukuran partikel. XRD digunakan untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal.  Temperatur mempengaruhi ukuran partikel setiap sampel dengan diameter yaitu, 76,72; 95,32; 170,72; 100,37; dan 54,27 nm.  Ukuran kristal semua sampel berturut-turut adalah 42.07; 52.7; 52.7; 52.7; dan 42.07 nm. Diameter partikel dan ukuran kristal dipengaruhi oleh temperatur sintesis, dimana semakin tinggi temperatur sintesis, semakin kecil diameter partikel dan ukuran kristal ZnO yang terbentuk. Nanorod terbentuk pada temperatur 80 °C dengan aspek rasio sebesar 1,7.Kata kunci: nanopartikel, temperatur, seng oksida (ZnO), hidrotermal
Pengaruh Stabilisator Terhadap Ukuran, Morfologi, dan Fotoluminesensi Nanopartikel Seng Oksida yang Disintesis dengan Metode Sol-Gel Rizchi Aulia Utami; Astuti Astuti; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.658 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.39-44.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh stabilisator terhadap ukuran, morfologi dan fotoluminesensi nanopartikel ZnO yang disintesis dengan metode sol-gel.  Stabilisator yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG), polivinil alkohol (PVA), dan polivinil pirolidin (PVP).  Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, SEM untuk melihat morfologi permukaan dan ukuran partikel, dan laser Nd:YAG untuk mengukur intensitas luminesensinya. Ukuran kristal ZnO tanpa stabilisator, ZnO ditambahkan PEG, ditambahkan PVA adalah 32,7 nm, sedangkan yang ditambahkan PVP adalah 38,5 nm. Struktur kristal dari semua sampel ZnO adalah heksagonal.  Citra SEM memperlihatkan bahan ZnO tanpa penambahan stabilisator memiliki ukuran partikel yang tidak seragam dan beraglomerasi, sedangkan untuk ZnO yang disintesis dengan penambahan stabilisator  ukuran partikelnya lebih seragam dam aglomerasinya berkurang. ZnO yang memiliki intensitas luminesensi paling kuat secara berturut-turut yaitu ZnO ditambahkan PEG, ZnO tanpa penambahan stabilisator, dengan penambahan PVA, dan penambahan PVP.  Intensitas puncak spektrum luminesensi tersebut terletak pada panjang gelombang 638,27 nm, 620,63 nm, 586,60 nm, dan 596,15 nm.Kata kunci: Intensitas luminisen, fotoluminisensi, stabilisator, aglomerasi, ZnO.
Pengaruh Konsentrasi Hexamethylene-Tetramine (HMTA) Terhadap Morfologi dan Kristalinitas Nanorod Zno yang Disintesis Menggunakan Metode Hidrotermal Muhammad Syaugi Aldilla; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.169 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.4.315-320.2019

Abstract

Nanopartikel ZnO telah berhasil disintesis dengan menggunakan metode hidrotermal dengan kontrol konsentrasi HMTA. HMTA divariasikan dengan perbandingan konsentrasi 1:1, 1:2, 1:3 dan 1:5. Sampel dikarakterisasi dengan Scanning Microscope Electron (SEM) dan X-ray Diffraction (XRD). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nanopartikel yang terbentuk berbentuk nanorod dan memiliki kristalinitas yang tinggi dengan fasa hexagonal wurtzite. Penambahan konsentrasi memperbesar diameter kristal dengan diameter rata-rata terbesar 53,9  ± 3,7 nm. Besar densitas dislokasi juga berkurang seiring pertambahan konsentrasi HMTA. Hasil penelitian membuktikan bahwa konsentrasi HMTA memberikan peran penting untuk mengontrol kristalinitas dan bentuk nanopartikel.Kata kunci: nanorod, ZnO, hidrotermal, HMTA, kristalinitas.
Variasi Konsentrasi Elektrolit H2SO4 untuk Pembuatan Karbon Aktif Kulit Buah Kakao sebagai Elektroda Superkapasitor dengan Aktivator ZnCl2 Faula Rahmi; Mulda Muldarisnur; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1310.078 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.467-472.2021

Abstract

Telah dilakukan sintesis karbon aktif dari kulit buah kakao sebagai bahan elektroda superkapasitor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi elektrolit terhadap nilai kapasitansi dan konduktivitas yang dihasilkan elektroda superkapasitor kulit kakao. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu 250 oC dan dilanjutkan dengan aktivasi kimia menggunakan ZnCl2 dengan konsetrasi 0,4 M selama 2 jam. Karbon aktif selanjutnya dicetak membentuk elektroda dan direndam menggunakan elektrolit H2SO4 dengan variasi konsentrasi 1 M, 2 M dan 3 M. Karbon aktif dari kulit kakao dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD),  Scanning Electronic Microscope (SEM) serta Cyclic Voltametry (CV) dan LCR Meter untuk menentukan nilai kapasitansi dan konduktivitas. Hasil uji XRD secara umum didapatkan struktur atom berbentuk amorf. Uji SEM membuktikan bahwa variasi konsentrasi elektrolit H2SO4 mempengaruhi struktur pori yang lebih halus dan banyak. Nilai kapasitansi yang didapatkan berdasarkan variasi elektrolit H2SO4 1 M, 2 M dan 3 M yaitu 0,683 µF, 7,751 µF  dan 11,334 µF. dan nilai konduktivitas untuk masing-masing elektrolit pada frekuensi 1000 Hz yaitu 0,86 S/m, 10,72 S/m dan 43,58 S/m. Hal ini membuktikan bahwa variasi konsentrasi elektrolit H2SO4dapat meningkatkan nilai kapasitansi dan konduktivitas elektroda superkapasitor. 
Kontrol Ukuran Nanopartikel Perak dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Manggis Yulni Septriani; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.204 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.68-74.2022

Abstract

Nanopartikel perak memiliki banyak aplikasi di bidang elektronik, kesehatan, tekstil, sensor, hingga sel surya. Untuk menjamin keberlangsungan pemanfaat nanopartikel perak, metode sintesis yang ramah lingkungan sangat diperlukan. Nanopartikel perak dapat disintesis dengan menggunakan agen pereduksi alami dari ekstrak kulit buah manggis. Sintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan perak nitrat (AgNO3) dan PEG 6000 dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah manggis 10, 20, 35, dan 50 mL pada suhu 600 ˚C selama 1 jam. Ukuran nanopartikel perak terbentuk diestimasi dari posisi puncak resonansi plasmon permukaan yang diperoleh dari pengukuran UV-Vis. Terbentuknya nanopartikel perak terbukti dari terbentuknya puncak tajam pada difraktogram sinar-X tanpa ada puncak impuritas. Ukuran nanopartikel perak yang terbentuk semakin besar dengan makin tingginya kosentrasi ekstrak kulit buah manggis, yaitu secara berurutan adalah 50 nm, 55 nm, 60 nm, dan 70 nm. Hasil ini menunjukkan peluang untuk mengontrol ukuran nanopartikel perak melalui variasi kosentrasi ektrak kulit  buah manggis.
Pengaruh Frekuensi Vibrasi Terhadap Kualitas Lapisan Tipis Opal yang Disintesis dengan Metode Deposisi Horizontal Yulia Eka Putri; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.726 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.1.9-16.2020

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi lapisan tipis opal menggunakan metode deposisi horizontal dengan penambahan frekuensi vibrasi. Sintesis dilakukan pada suhu ruang dengan variasi frekuensi vibrasi 75 Hz, 200 Hz, 300 Hz, dan 400 Hz menggunakan speaker dalam keadaan volume tetap. Karakterisasi dilakukan menggunakan Mikroskop Optik, SEM (Scanning Electron Microscopy) dan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil mikroskop optik menunjukkan permukaan sampel dengan frekuensi vibrasi rendah lebih homogen dan tebal dibandingkan frekuensi vibrasi tinggi. Hasil SEM menunjukkan lapisan multilayer terbentuk pada semua sampel. Spektrum absobsi spektrofotometer UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi maksimum tertinggi pada panjang gelombang 588 nm dengan nilai absorbansi 0,2. Semakin tinggi frekuensi vibrasi yang digunakan, semakin kecil nilai absorbansi dan nilai FWHM. Thin opal films have been synthesized using horizontal deposition method modified applying the addition at frequency vibration. Synthesizing was carried out with at room temperature with frequency vibration of 75, 200, 300, and 400 Hz. Characterization was carried of using optical microscope, SEM (Scanning Electron Microscopy) and UV-Vis Spectrophotometer. Characterization with optical microscope shows that small frequency vibration thickner homogenity of opal sample. SEM show that multilayer layer is all sample deposition with frequency vibration 75 Hz, 200 Hz, 300 Hz and 400 Hz. The UV-Vis spectra show that the highest maximum absorbance of 0,2 at wavelength of 588 nm for frequency vibration of 75 Hz. The higher the vibration speed used, the smaller the maximum absorbance value and the smaller the FWHM value.
Pengaruh Konsentrasi Larutan Prekursor Terhadap Morfologi dan Ukuran Kristal Nanopartikel Seng Oksida Fitria Ardhiati; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.709 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.133-138.2019

Abstract

Pengaruh konsentrasi larutan prekursor terhadap morfologi dan ukuran nanopartikel seng oksida (ZnO) yang disintesis menggunakan metode hidrotermal telah diteliti. Larutan ZnO dengan konsentrasi 15 mM, 20 mM, 25 mM, 30 mM dan 35 mM disiapkan menggunakan prekursor zinc nitrate tetrahydrate dan hexamethylenetetramine dengan pelarut aquades. Morfologi nanopartikel ZnO yang terbentuk dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) dan ukuran kristal dikarakterisasi menggunakan XRD. Hasil karakterisasi menggunakan SEM menujukkan bahwa sampel yang tebentuk mengalami aglomerasi. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa sampel adalah ZnO dengan struktur heksagonal Ukuran kristal dihitung menggunakan persamaan Debye-Scherrer dan diperoleh bahwa ukuran kristal berada pada rentang 25,4 – 27,5 nm. Dari penelitian diperoleh bahwa variasi konsentrasi larutan prekursor menyebabkan adanya perubahan ukuran kristal tapi tidak terlalu signifikan.Kata kunci: Zno, hidrotermal, ukuran kristal
Co-Authors Abi Syaibah Adine Melossa Famia Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afrineldi, Rendi Afza, Vikra Yudha Yolanda Ahmad Fauzi Pohan Akrajas Ali Umar Aldilla, Muhammad Syaugi Alimin Mahyudin Amrullah, Yasir Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andini Ramadhani Anggini, Aulia Anla, Anla Fet Hardi Ardhiati, Fitria Ardian Putra Astuti Astuti - Astuti Astuti Aulia Anggini Betta Centaury Cecep Irwanda Cen Rahman Dahyunir Dahlan Dahyunir, Dahyunir Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Milvita Disti Nabila Suci Dunnas, Irsya Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Ebriyen Zeni Eldiani Arifya Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Exaudi Pratama Rajagukguk Exaudi Pratama Rajagukguk F Marlow Fadilla Monica Fahendri Fahendri Fahendri, F. Famia, Adine Melossa Fani Anjelina Faula Rahmi Febrielviyanti, - Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fitria Ardhiati Geby Sri Ayu Oktavia Haiqal, Helmi Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi, - Helmi Haiqal Helmi Septaria Herlin Ilham Perdana Ilham Perdana Ilham Perdana AT Imam Taufiq Imam Taufiq Irsya Dunnas Irwanda, Cecep Kurniawan, Rengga Adit Lubis, Muhammad Siddiq Ilyas M. Ali Shafii Mahardhika, Muhammad Khaishar Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Maulidan, Ikhwan Fikri Meqorry Yusfi Mieke Wulandari Mora Mora Muftahul Rizka Muhammad Khaishar Mahardhika Muhammad Siddiq Ilyas Lubis Muhammad Syaugi Aldilla Mutya Vonnisa Nasution, Widi Mulia Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Novia Dwi Agusri Novianti, Noni Novirza, Resti Nurul Annisa Perdana AT, Ilham Rahma Fikri Nuradi Rahmad Rasyid Rahman, Cen Rahmawati Yusri Rahmi Suryani Rahmi, Faula Rajagukguk, Exaudi Pratama Ramacos Fardela Ramadhani, Andini Rani Delvihardini Rendi Afrineldi Rengga Adit Kurniawan Resti Novirza Ridwan, Jaenudin Rifa Lihayati Rizchi Aulia Utami Rizka, Muftahul Sadikin, Siti Naqiyah Salamah, Ummi Salim Muhaimin Septriani, Yulni Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Rahayu SRI RAHAYU Suci, Disti Nabila Sucy Lestari Wirma Suryani, Rahmi Syaibah, Abi Syukri Syukri Syukri Syukri Trengginas Eka Putra Sutantyo Ummi Salamah Usna, Sri Rahayu Alfitri Utami, Rizchi Aulia Vikra Yudha Yolanda Afza Widi Mulia Nasution Widi Mulia Nasution Wildian Wildian Wulandari, Mieke Yoci Darwita Putri Yuli Yetri Yuli Yetri Yulia Eka Putri, Yulia Eka Yulni Septriani Yusri, Rahmawati Zeni, Ebriyen Zulfi Zulfi Abdullah Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi