Laksmi Evasufi Widi Fajari
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Google Earth terhadap Pemahaman Peserta Didik Sekolah Dasar tentang Wilayah Administratif di Indonesia Edi Rohyadi; Ujang Jamaludin; Dini Riani; Alifa Cantika Dewi; Hesti Mudzaifah; Devy Susanti; Elma Novia Fitriani; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Google Earth dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi mengenal kota, kabupaten, dan provinsi sebagai wilayah administratif di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman peserta didik terhadap konsep wilayah administratif di Indonesia secara lebih interaktif dan menarik. Selain itu, media ini juga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Hasil uji statistik menggunakan SPSS menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test setelah penerapan Google Earth. Yaitu kenaikan 10% pada kelas control dan kenaikan 20% pada kelas eksperimen. Dengan demikian, penggunaan Google Earth sebagai media pembelajaran dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi di sekolah dasar.
Peran Reward Dan Punishment Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Peserta Didik di SDIT Bina Bangsa Siti Meisaroh; Ratna Sari Dewi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102449

Abstract

Penerapan sistem penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) merupakan salah satu strategi yang dapat mendukung pembentukan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pelaksanaan reward dan punishment berlangsung, faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya, serta bagaimana karakter disiplin siswa di SDIT Bina Bangsa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, dua orang guru, serta lima siswa dari kelas I dan IV. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi yang menggabungkan berbagai metode dan sumber data. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment berperan penting dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Melalui penerapan metode ini, siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Analisis Kemampuan Literasi Ekologi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Outdoor Learning Di Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti Amanda Sabrina Zahra Putri; A. Syachruroji; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.108737

Abstract

Kerusakan lingkungan, seperti pembakaran hutan liar yang mengancam kepunahan spesies, masih sering terjadi akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendidikan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam. Di sekolah, hal ini bisa diterapkan lewat pembelajaran berbasis aktivitas luar ruang (outdoor learning) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan outdoor learning di sekolah dasar sebagai upaya untuk mengetahui tingkat literasi ekologi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa outdoor learning tepat diterapkan di sekolah dasar karena mendukung pembentukan literasi ekologi sejak dini. Melalui pembelajaran langsung di alam, seperti berkebun atau daur ulang, siswa belajar memahami lingkungan, menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, serta keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai kegiatan outdoor learning di Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti. Kegiatan outdoor learning dinilai sangat cocok diterapkan di sekolah karena dapat meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik sejak dini.
Pengaruh Model Project-Based Learning Berbantuan Media Digital Canva Terhadap Literasi Sains Pada Pembelajaran IPAS Hanifah Aulia Balqis; Encep Andriana; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102438

Abstract

Rendahnya tingkat literasi sains peserta didik di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang mendukung keaktifan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan yang signifikan dari model PjBL berbantuan Canva dengan model kooperatif tipe GI terhadap literasi sains pada pembelajaran IPAS berdasarkan komponen literasi sains menurut OECD, untuk menguji peningkatan dari model PjBL berbantuan Canva terhadap literasi sains menurut OECD, serta untuk mendeskripsikan profil literasi sains pada pembelajaran dengan model PjBL berbantuan media digital Canva dengan model kooperatif tipe Grup Investigasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kuasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik kelas VA dan VB yang masing-masing berjumlah 37 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan penggunaan model PjBL dengan model GI dengan thitung(2,64) ≥ ttabel(1,99); (2) terdapat peningkatan kemampuan literasi sains, dimana thitung(2,16) > ttabel(1,67) dan uji N-Gain dengan rata-rata 0,56 > 0,39; (3) profil literasi sains keduanya memiliki kategori baik, dengan rerata 79% dan 67%.
Peran Guru Profesional Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MIN 1 Serang Siska Apriyanti; Reksa Adya Pribadi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102452

Abstract

Guru profesional memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam menghadapi tuntutan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil guru profesional, aktivitas yang dilakukan, serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 1 Serang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru profesional, yaitu guru Matematika, wali kelas IV B, dan wali kelas V D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di MIN 1 Serang memiliki karakteristik menonjol seperti penguasaan materi, kesabaran, kedisiplinan, dan penggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana teknologi pembelajaran (jumlah proyektor tidak mencukupi) dan kurang konsistennya penyampaian tujuan serta penutupan pembelajaran sesuai standar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lanjutan dan supervisi akademik berkelanjutan untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas peran guru profesional di lapangan.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Visualy Seyu Rahmatin; Encep Andriana; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102455

Abstract

Banyak peserta didik sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam mengasah keterampilan berpikir kritis, terutama dalam pelajaran IPAS, karena kurangnya media pembelajaran yang interaktif dengan konteks kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pelajaran IPAS. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, angket, validasi ahli, dokumentasi, serta  pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan media pembelajaran berbasis AR tergolong sangat layak dengan rata-rata skor sebesar 93,63%. Sementara itu, uji efektivitas melalui perhitungan N-Gain Score menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan rata-rata N-Gain mencapai 0,84 atau 84,31% termasuk pada kategori tinggi. Respon terhadap media ini juga tergolong positif dan menunjukkan efektivitas yang baik. Media pembelajaran AR terbukti layak dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada topik keanekaragaman flora dan fauna.