Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran PAI Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Menengah Pertama Inklusif rohim habibi; Anisa Nur Hasanah; Hakiman Hakiman
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi siswa berkebutuhan khusus pada masa pandemi covid-19 di sekolah menengah pertama inklusif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukaa melalui wawancara, dokumentasi, observasi dan forum grup diskusi. Data dianalisis melalui analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, verifikasi dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan melalui trianggulasi sumber, metode dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi siswa berkebutuhan khusus tunagrahita, retardasi mental dan borderline menggunakan kurikulum reguler. Pembelajaran dilaksanakan secara inklusif dengan melibatkan guru kelas dan guru pendamping khusus dengan menggunakan perencanaan pembelajaran individual yang dibuat tanpa modifikasi. Pembelajaran bagi siswa kebutuhan autis menggunakan kurikulum modifikasi, praktik pembelajarannya dilaksanakan secara pull out dengan didampingi oleh guru pendamping khusus. Perencanaan pembelajaran disusun melalui perencanaan pembelajaran individual yang dimodifikasi sesuai kemampuan siswa autis. Pembelajaran anak berkebutuhan khsusu juga dudukung oleh rencana pembelajaran individual terfokus atau smart plan.
Penggunaan Media Video Untuk Peningkatan Motivasi Belajar PAI Materi SKI Siswa Sekolah Dasar Befika Fitriya Dewi; Ika Nurhayati; Handayani Handayani; Purwanto Purwanto; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas media video dalam peningkatan motivasi belajar PAI Materi SKI Siswa SDN Karanganyar 03. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilatarbelakangi adanya dorongan dan kebutuhan siswa dalam belajar masih rendah, hal ini terbukti pada pembelajaran tidak semua siswa menyelesaikan tugas. Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar PAI pada materi SKI dengan menggunakan media video. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Karanganyar 03 kelas IV tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 10 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 3 RPP yang berbeda. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan lembar observasi dengan 6 indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 hasil prosentase 70,27% dengan kategori motivasi sedang, siklus II hasil prosentase 80,00% dengan kategori motivasi sedang, dan siklus III menghasilkan prosentase 86,38% dengan kategori motivasi tinggi. Hal tersebut menunjukkan kesimpulan bahwa penggunaan media video pada pelajaran PAI materi SKI dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SKI DI KELAS X MADRASAH ALIYAH (MA) BOJONEGORO Hartoyo Hartoyo; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kegiatan belajar mengajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro yang cenderung pasif. Dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru selalu menggunakan metode ceramah dan kurangnya dalam penggunaan media yang menyebabkan siswa tidak menyukai pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Permasalahan yang sering terjadi dalam pelajaran sejarah kebudayaan Islam ialah rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa efektivitas pembelajaran sejarah kebudayaan Islam dimulai dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pementuan metode dan media pembelajaran serta strategi pembelajaran. Efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar dilihat dari indicator kemampuan siswa menjawab pertanyaan melalui diskusi kelompok serta asesmen formatif dan sumatif secara terstruktur. Penggunaan media audio visual yang dilakukan berdampak positif pada hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik.
MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DALAM KULTUR SEKOLAH PESANTREN Adi Kusmanto; Rohim Habibi; Susanti Susanti
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the world of education, discipline is often ignored by students. Even though the school has installed and implemented school rules, in fact there are still students who behave less than disciplined. This research aims to determine the application of reward and punishment in the learning process in strengthening disciplined character. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection methods use interviews, observation and documentation. The results of this research are that in its application MI Al Urwatul Wutsqo 1 Jombang gives a reward when a child performs a good action and gives punishment when a child performs an action that violates the rules and regulations. The application of the Reward and Punishment method at MI Al Urwatul Wutsqo 1 Jombang always takes into account the situation and conditions so that rewards and punishment are given according to needs. The forms of reward given are verbal and non-verbal rewards, while punishment is also the same, the teacher gives verbal punishment in the form of a verbal warning, and non-verbal punishment in the form of writing down the student's name in the violation book followed by mental development by calling the student's parents and memorizing several letters in Al-Qur'an, praying and reading prayers as well as cleaning classrooms, sweeping the madrasa yard and bathrooms. Apart from that, an effort to assess the success of rewards and punishment in shaping students' disciplinary character is to use process evaluation, namely an assessment carried out during the learning process by observing students' daily attitudes when they are in the madrasah environment.
ALLAMAH MUHAMMAD HUSAIN THABATHABA’I: STUDI TOKOH DAN PEMIKIRAN ISLAM DENGAN PENDEKATAN SEJARAH Karjo Karjo; Imam Fathoni; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kajian Islam, diantara pembahasan yang menarik adalah tentang studi tokoh dan pemikirannya. Membahas biografi seperti menyelami lautan yang dalam dan luas. Menjadi menarik sebab pemikiran para tokoh, apalagi klasik, selalu mampu melintasi batas ruang dan waktu. Seperti halnya Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i. Cara pandangnya terhadap teks Al-Qur’an berbeda dengan keumuman kaum Syiah. Metodologi Tafsir Al Qur’an yang dipakai tidak sebatas bil ma’tsur, bil ra’yi tetapi juga banyak mengambil pendapat para ulama. Hasil kajiannya terhadap Al-Qur’an dengan menggunakan metodologi berbeda kemudian menghasilkan fatwa tentang taqiyyah kaum Syiah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, pemaparan analisisnya bersifat deskriptif dan kritis. Objek formalnya yaitu studi pemikiran tokoh, sementara objek materialnya yaitu karya-karya penting dan terkenal dari Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i atau buku-buku yang membahas tentang tokoh dan pemikiran.
PROBLEMA ESSENSIAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN ISLAM Imam Fathoni; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam terminologi agama kita disebut dengan tarbiyah, yang mengandung arti dasar sebagai pertumbuhan, peningkatan, atau membuat sesuatu menjadi lebih tinggi, maka hal ini mengandung asumsi bahwa dalam setiap diri manusia sudah terdapat bibit-bibit kebaikan. Fisafat tidak dapat dipisahkan dari pendidikan karena dengan filsafatlah kebenaran tentang pendidikan akan ditemukan kemudian pendidikan akan menuju kepada kemajuan dan dapat berinovasi. Penelitian ini menggunakan setting kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (Lybrary Reseacrh) 
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI SMPIT TAQIYYA ROSYIDA fatah; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pendidikan yang dapat terlaksana secara sukses tidak terlepas dari strategi yang digunakan oleh pendidik. Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam adalah salah satu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik mengenal, memahami, menghayati Sejarah Kebudayaan Islam untuk dijadikan dasar pandangan hidup melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, penggunaan pengalaman dan pembiasaan. Namun sebagian besar siswa menganggap mata pelajaran SKI merupakan pelajaran yang kurang menarik. Hal ini banyak dipengaruhi oleh faktor proses pembelajaran yang kurang menyenangkan yang dipengaruhi kurangnya kreativitas seorang guru dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana strategi pembelajaran SKI di SMPIT Taqiyya Rosyida Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam merumuskan strategi pembelajaran sejarah, guru perlu memahami aspek- aspek terkait yang menjadi unsur pembelajaran. Aspek tersebut meliputi: 1) Karakteristik kelas, dengan mengetahui karakteristik kelas dan peserta didik guru mempunyai dasar untuk menyusun strategi pembelajaran. 2) Aspek perkembangan teknologi. Melalui kemajuan teknologi para guru dapat menggunakan berbagai media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. 3) Aspek relevansi materi ajar dengan lingkungan peserta didik.
SULAIMAN AL-QANUNI: PERAN AL-QANUNI DALAM KEGEMILANGAN PERADABAN TURKI UTSMANI Enggal Bagas Nova Saputra; Fariz Nurman Adi Nugroho; Shokhibul Mighfar; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran Sulaiman Al-Qanuni dalam mencapai kegemilangan Peradaban Turki Utsmani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bersifat studi pustaka (library research). Teknik pengumpulan data menggunakan sumber primer berupa buku-buku mengenai sejarah peradaban Islam pada masa Turki Utsmani khususnya dalam topik terkait Sulaiman Al-Qanuni, sedangkan sumber sekunder didapatkan dari artikel jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sulaiman Al-Qanuni menunjukkan peran yang sangat penting dalam kemajuan hingga masa puncak peradaban Turki Usmani. Pada masa pemerintahannya mengalami berbagai kemajuan mulai dari perluasan wilayah, kekuatan militer, perkembangan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, fasilitas umum, hingga arsitektur. Sampai pada puncak prestasinya dalam mereformasi sistem perundang-undangan yang dikenal dengan Multaqa al-Abhur yang digunakan sebagai pedoman pemerintahan kerajaan Turki Utsmani dari masa ke masa sampai keterpurukan menimpa Turki Utsmani yang disebabkan banyak faktor krusial seperti ketidakcakapan pemimpin dalam mengelola negara sepeninggalan Sulaiman Al-Qanuni.
Tradisi Suronan Sebagai Ekspresi Budaya Islam Jawa: Studi Sosio-Religius Tentang Nilai Dan Simbol Keislaman Dalam Ritual Suro Inda Nursifa, Aisha; Naila Nurhusna, Khansa; Nihayatur Rohmah; Habibi, Rohim
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11123

Abstract

Tradisi Suronan merupakan wujud akulturasi antara Islam dan budaya Jawa yang menampilkan keharmonisan antara nilai religius dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna sosio-religius, simbolisme, dan nilai keislaman yang terkandung dalam ritual Suronan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka (library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suronan memiliki tiga dimensi utama: spiritual, sosial, dan budaya. Secara spiritual, Suronan menjadi sarana introspeksi dan penguatan tauhid, secara sosial, ia menumbuhkan nilai-nilai solidaritas, gotong royong, dan kepedulian, sedangkan secara budaya, ia menampilkan Islam yang toleran dan adaptif terhadap tradisi lokal. Tradisi ini juga berperan sebagai media pendidikan nilai dan moderasi beragama yang menumbuhkan Islam yang damai dan membumi. Dengan demikian, Suronan tetap relevan di era modern sebagai ekspresi Islam Nusantara yang harmonis dan humanis. hasil dan kesimpulan dalam bentuk singkat dan jelas. Jumlah kata dalam abstrak tidak lebih dari 200 kata. Kata Kunci : Suronan, Akulturasi budaya, Nilai keislaman
The Construction of Religious Moderation Based on Local Wisdom: A Study of the Samin Community in Blora Habibi, Rohim
Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2026): March
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/aljadwa.4285

Abstract

The dominance of state-centric approaches in religious moderation discourse often overlooks organic conflict resolution mechanisms at the grassroots level, creating a gap between policy and cultural reality. This study aims to explore the social construction and actualization of religious moderation rooted in local wisdom within the Samin (Sedulur Sikep) community in Blora. Employing a phenomenological approach grounded in Peter L. Berger’s Social Construction Theory, this research gathered data through in-depth interviews with ten key Samin figures (Sedulur Sikep) and participatory observations in the Kemantren areas. The results reveal that Samin moderation is not built upon theological dogma, but on the dialectic of Laku (praxis) philosophy and anti-panasten (self-restraint). This construction shifts the paradigm from ritual piety to substantive social piety. Specifically, these values manifest in three key dimensions: (1) radical honesty (nemu wae ora keno), (2) inclusive traditions establishing an interfaith peace zone, and (3) political resilience against sectarian polarization. This study concludes that Saminism offers a bottom-up moderation model that strengthens national commitment. Consequently, religious moderation policies should integrate these grounded cultural pathways to enhance social cohesion beyond formal theological dialogues.