Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Logistik Tepung Tapioka (Studi Kasus Pada PD. Semangat Jaya) Intan Anisa Putri; Zainal Abidin; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.04.15

Abstract

This study aims to analyze delivery time, the percentage of logistics costs to product prices, and inventory management. This research is a case study at PD Semangat Jaya of Pesawaran District, Lampung Province. Data for this research was collected from November to December 2022.  Objectives 1 was analyzed using OTIF (On time in Full) method.  Objective was analyzed using data tabulation.  While objective 3 was analyzed using FIFO (First in First Out) approach.   Respondents in this study consisted of 1 owner, 1 field supervisors, and 1 administrative staff. The study suggests that the delivery time for tapioca flour from June to November started from 77.77% to 100%, so that the average delivery time for tapioca flour delivery to a trading company (PD.  Semangat Jaya) was 85.88%, which was consider to be good. for the delivery of a product.  The percentage of logistics costs for sending tapioca starch varies in each region, ranging from 33.26% to 33.46%, so that the average logistics cost is 33.33% of the selling price of tapioca flour.  The value of the final inventory of tapioca flour for one year in this company is Rp. 24,979,500,000.00.
ANALISIS KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM BERBASIS MASYARAKAT DENGAN PRESPEKTIF MASYARAKAT ATAS KEANDALAN PROGRAM SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Efendi, Andrie; Bakri, Samsul; Abidin, Zainal; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 2 Edisi Juni 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i2.19777

Abstract

Beberapa penelitian telah dikembangkan dalam beberapa waktu terakhir untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan keberlanjutan sistem pasokan air berbasis masyarakat di Indonesia, namun secara keseluruhan kemajuannya terlihat lambat. Permasalahan utama adalah setelah sarana dan prasarana terpasang program terhenti karena berbagai sebab. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengambil keputusan publik dengan menganalisis pengaruh faktor teknis, kelembagaan, ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat dengan perspektif masyarakat mengenai keandalan sebagai faktor intervening. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian dengan model persamaan struktural untuk mengolah data primer yang diambil dari 163 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan faktor teknis, kelembagaan, ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat dengan perspektif masyarakat mengenai keandalan sebagai variabel intervening.
Analisis Daya Saing Usahatani Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl.) di Provinsi Lampung Davina, Diva Fitria; Abidin, Zainal; Kasymir, Eka
Agrikultura Vol 35, No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v35i3.57112

Abstract

Cabai jawa (Piper retrofractum) merupakan tanaman asli Indonesia yang sering disebut juga cabai jamu, memiliki peran penting dalam sektor pertanian dan industri herbal. Tanaman ini terkenal karena buahnya yang memiliki rasa pedas dan khasiat kesehatan, serta digunakan sebagai bahan baku obat tradisional dan produk farmasi. Mengingat potensi ekonomi dan kesehatannya, penting untuk menganalisis daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap pengembangan usahatani cabai jawa di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap input-output usahatani cabai jawa di Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan ialah survei yang dilakukan di tiga desa berbeda yaitu Desa Sukoharjo III Barat, Kabupaten Pringsewu, Desa Bandar Rejo, Kabupaten Lampung Selatan, dan Desa Bandar Jaya Barat, Kabupaten Lampung Tengah. Responden ditetapkan menggunakan metode purposive sampling dengan total 18 petani cabai Jawa. Data penelitian diperoleh dari bulan September hingga November 2023. Metode analisis yang digunakan ialah metode Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani cabai jawa di Provinsi Lampung sudah berdaya saing karena memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif dengan nilai Private Cost Ratio sebesar 0,41 dan nilai Domestic Resources Cost Ratio sebesar 0,23. Kebijakan pemerintah yang ada berdampak negatif terhadap usahatani cabai jawa di Provinsi Lampung karena menyebabkan petani membayar biaya input tradable lebih mahal dengan keuntungan yang diterima masih jauh lebih rendah daripada yang seharusnya.
Analisis Kondisi Terkini Sistem Penyediaan Air Minum Kota Bandar Lampung Annisya Meilia Dwi Safitri; Muhammad Irfan Affandi; Zainal Abidin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7858

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan amanat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandar Lampung, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) diperlukan untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan, efisien, dan adil guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting SPAM di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 90 keluarga responden dari tiga kecamatan. Data yang dikumpulkan mencakup kapasitas produksi dari sumber air yang ada, yaitu Instalasi Pengolahan Air (IPA), mata air (MA), dan sumur bor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi air dari IPA mencapai 747 liter/hari, produksi mata air sebesar 143,83 liter/hari, dan produksi dari sumur bor sebesar 41,66 liter/hari. Namun, tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) sangat tinggi, yaitu sebesar 60%, yang mencerminkan besarnya kehilangan air dalam sistem distribusi. Temuan ini mengindikasikan adanya defisit pasokan air yang cukup serius dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur, efisiensi pengelolaan air, serta perluasan cakupan layanan. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan perencanaan pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja dan keberlanjutan sistem SPAM kota.
Analisis Kondisi Terkini Sistem Penyediaan Air Minum Kota Bandar Lampung Annisya Meilia Dwi Safitri; Muhammad Irfan Affandi; Zainal Abidin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7858

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan amanat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandar Lampung, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) diperlukan untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan, efisien, dan adil guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting SPAM di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 90 keluarga responden dari tiga kecamatan. Data yang dikumpulkan mencakup kapasitas produksi dari sumber air yang ada, yaitu Instalasi Pengolahan Air (IPA), mata air (MA), dan sumur bor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi air dari IPA mencapai 747 liter/hari, produksi mata air sebesar 143,83 liter/hari, dan produksi dari sumur bor sebesar 41,66 liter/hari. Namun, tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) sangat tinggi, yaitu sebesar 60%, yang mencerminkan besarnya kehilangan air dalam sistem distribusi. Temuan ini mengindikasikan adanya defisit pasokan air yang cukup serius dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur, efisiensi pengelolaan air, serta perluasan cakupan layanan. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan perencanaan pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja dan keberlanjutan sistem SPAM kota.
Impact of El Niño on the Productivity and Income of Conventional and Organic Oil Palm Farmers at Penawar Tama, Tulang Bawang Regency Siti Ghalika Permata Suri Almega; Zainal Abidin; Yaktiworo Indriani; Ktut Murniati; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 15 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v15i3.918-929

Abstract

Extreme weather condition such as El Niño phenomenon potentially result in great effect on farm production. This study aims to analyze the effect of El Niño on the productivity and income of organic and conventional oil palm farming. The research was conducted in Penawar Tama Subdistrict, Tulang Bawang Regency, during March–April 2024, using a survey involving 56 oil palm farmers. Data were analyzed using paired sample t-test, Wilcoxon Signed Rank, Mann-Whitney test, and described qualitatively. Results indicate that El Niño phenomenon had significant negative impacts on productivity, revenue, and farmer income, as evidenced by the premature fruit drop under extreme drought conditions. Specifically, oil palm productivity declined by 19.14% for organic farm, and by 20.46% for conventional farm. The income of organic oil palm farmers fell by 61.70% (equivalent to 7,400,446.44 IDR/ha), and that of conventional farmers declined by 127.09% (equivalent to 5,048,508.01 IDR/ha). The paired sample t-test and Wilcoxon Signed Rank test revealed significant differences in productivity, total costs, Fresh Fruit Bunch (FFB) prices, revenue, and income before and during El Niño phenomenon, with significance values of less than 0.05. The Mann-Whitney test showed significant differences in productivity, total costs, revenue, and income between organic and conventional oil palm farming during the El Niño. However, no significant difference was found in FFB selling prices.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH JAGUNG DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG Andre Agasi; Erlina Rufaidah; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18337

Abstract

Studi ini bertujuan guna menganalisis nilai tambah jagung dan efektivitas pemasaran di Kabupaten Tulang Bawang Barat.  Pendekatan survei digunakan untuk melakukan penelitian ini.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.  Kabupaten Tulang Bawang Barat yaitu daerah penghasil jagung, sehingga hal ini menjadi pertimbangan dalam pemilihan lokasi penelitian.  Analisis tujuan pertama menggunakan analisis struktur, perilaku dan kinerja (SCP).  Hasil rasio konsentrasi (CR4) lembaga pemasaran jagung sebesar 88% atau lebih dari 80% dapat diartikan sebagai struktur pasar bertipe oligopsoni.  Hambatan masuk dan keluar pasar yang diperoleh sebesar 12,3%, artinya hambatan masuk pasar dikatakan tinggi.  Perilaku pasar dalam pemasaran jagung merupakan jenis pasar oligopsoni.  Terdapat 3 saluran pemasaran dengan margin pemasaran I sebesar Rp. 787 atau 18,9% dan nilai RPM 1,6%, margin pemasaran II sebesar Rp. 1.709 atau 33,7% dan nilai RPM 10,0%, margin pemasaran III sebesar Rp. 4.717 atau 48,7% dan nilai RPM sebesar 30,4%.  Analisis tujuan kedua diperoleh nilai efisiensi pemasaran I sebesar 8,4%, II sebesar 6,9% dan III sebesar 1,5%.  Ini membuktikan jika saluran pemasaran III lebih efektif.   Berdasarkan penelitian ketiga, peningkatan nilai margin sebesar Rp 4.740 dengan rasio 47,85%.
Kondisi Infrastruktur di Taman Kota dan Sekitarnya untuk Mendukung Potensi Penerapan Infrastruktur Hijau Kota Bandar Lampung yang Berkelanjutan Karlina Sari; M. Irfan Affandi; Ahmad Herison; Zainal Abidin; Rahayu Sulistyorini
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 4 No. 4 (2026): Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v4i4.1518

Abstract

Bandar Lampung City still faces limitations in the provision of Green Open Space (RTH) which has not met the minimum requirement of 30% as mandated in Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning. This condition encourages the need to optimize the function of city parks through the implementation of the green infrastructure concept as part of efforts to realize a sustainable city. This study aims to identify the infrastructure conditions in Kalpataru Park and Dipangga Park. The study used a mixed methods approach with qualitative descriptive analysis. Data were obtained through field observation and documentation. Descriptive analysis was used to identify existing conditions, and Likert scale analysis was used to measure stakeholder perceptions of environmental, social, and economic aspects. The results showed that Kalpataru City Park has been equipped with various supporting facilities, such as a plaza, jogging track, pedestrian path, children's play area, public toilets, irrigation system, parking area, and security post. Meanwhile, Dipangga Park still has limited facilities, especially in the aspect of jogging track, permanent children's play area, public toilets, retention pond, irrigation system, and park management post. In general, both parks have the potential to support the implementation of green infrastructure, but improvements in facilities and management are needed, especially in Dipangga Park, so that ecological, social, and economic functions can run more optimally and Kalpataru City Park shows a more optimal impact in supporting the concept of green infrastructure compared to Dipangga Park because it has more complete facilities and a higher level of utilization. Nevertheless, both parks have an important role in supporting the realization of a sustainable Bandar Lampung City through improving environmental quality, strengthening community social functions, developing local economic activities, and providing public spaces that support community welfare.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Achdiansyah Soelaiman Adia Nugraha Adia Nugraha Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Ahmad Herison Ahmad Syafe’i Alexander Sanjaya Amalia Huda Andre Agasi Angga Andala, Angga Anitha Andarrini T Annisa Nevy Prihartini Annisya Meilia Dwi Safitri Aufa Dian Utami Bainah Sari Dewi Bayu Suci C. Sunarya Bustanul Arifin BUSTANUL ARIFIN Cherli Medika Christine Wulandari Christine Wulandari Davina, Diva Fitria Desi Talita Ramadani Devira Nurani Sejati Efendi, Andrie Eka Fitriani Eka Kasymir Eka Kasymir Eka Kasymir Endro Prasetyo Wahono Erlina Rufaidah Evita Natasya Hutapea Fadilah F Febrina Veronika Saragih Fembriarti Erry Prasmatiwi Hari Kaskoyo Hurip Santoso Ibrohim Saputra Intan Anisa Putri Karlina Sari Kaskoyo, Hari Ketut Muniarti Ktut Murniati Ktut Murniati Ktut Murniati Lestari, Dyah Aring Hepiana Lina Marlina Lina Marlina Lina Marlina Luh Putu Ratna Sundari Luviana Ayu Ningtyas M. Irfan Affandi M. Reza Fachrezy Magdalena Meiliani Muhamad Irfan Affandi Muhammad Ibnu Muhammad Irfan Affandi Muhammad Irfan Affandi Muhammad Teguh Wibowo Nasution, Annio Indah Lestari Ni Desak Gede Putri Megagita Ni Wayan Hermayanti Nopralita Nopralita Novi Rosanti Novia Setyaningrum Nur Syavira Rahmalia Putri Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Purwoko, Agus Putri Dwi Mei Kartini Putri, Dewi Lestari R Hanung Ismono Rahayu Sulistyorini Rahmat Akrima Rahmat Rizky Maulana Rahmat Safe'i Reli Hevrizen Reny Mardiana Rio Tedi Prayitno Risca Fara Midta Sari Rizka Esty Wulandari Rizky Agung Permadi Samsul Bakri Samsul Bakri Sartika Lestari Selvy Friana Sary Siti Ghalika Permata Suri Almega Sri Puji Lestari Sri Puji Lestari Suarno Sadar Sugeng P. Hariyanto Suriaty Situmorang Susan Novita Syarifuddin Azis Tasmania Ayu Permata Liana Teguh Endaryanto Tri Naftaliasari Tri Nugroho Tri Nugroho Tutik Alfiah Umi Kalsum Vanna Fitriana Wuryaningsih Dwi Sayekti Yaktiworo Indriani Yuni Elmita Sari Zainal Abidin Zakiyah Noor Balqis