Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Peningkatan Ekonomi Nelayan di Kecamatan Siberut Tengah S, Nadya Savitri; Ramadhan, Risky
Al-DYAS Vol 4 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v4i2.4842

Abstract

Siberut Tengah sub-district has high potential in the fisheries sector, this is supported by the location of the area in an archipelagic area surrounded by sea. Due to the existence of supporting resources, many people in Central Siberia work as fishermen, either as full-time fishermen or on the side. Therefore, this research aims to determine the existing conditions of capture fisheries and to determine the economy of fishermen in Cyberut Tengah sub-district, guided by 7 welfare indicators according to BPS 2014. The method used in this research is quantitative descriptive. The results of the research show: 1. Based on the results of interviews with fishermen, there are 6 fishing locations and 5 fish marketing locations. 2. The RZWP3K zone is divided into 4, namely: tourism zone (0.58 km2), port zone (0.096 km2), aquaculture zone (5.66 km2) and capture fisheries zone (90.66 km2). 3. Of the 95 fishermen, 42 are prosperous and 53 are not prosperous.
PERAN DATA SPASIAL DALAM INTEGRASI KEARIFAN LOKAL TETEU AMUSIAT LOGA SEBAGAI MITIGASI BENCANA TSUNAMI PADA MASYARAKAT PULAU SIBERUT Nando, Jefri; Ramadhan, Risky
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/4489

Abstract

Siberut Island is one of the areas prone to earthquake and tsunami disasters in West Sumatra. This area has a high accumulation of stress, which has the potential to cause large earthquakes and tsunamis. To reduce this risk, disaster mitigation is needed and in this case the Mentawai people have local wisdom which is used as an Early Warning System. The aim of this research is to analyze the use of Geographic Information Systems (GIS) to determine the tsunami inundation hazard index in tsunami disaster mitigation efforts and to analyze the role of Teteu Amusiat Loga local wisdom as an Early Warning System. This research uses a mixed method design with a quantitative and qualitative approach that combines spatial and SWOT analysis. Descriptive analysis using the SWOT method was carried out by looking at internal and external factors in local wisdom-based disaster mitigation which were then identified with the elements of Strength, Weakness, Opportunity and Threats. From this research, it was found that the high tsunami inundation hazard area of ​​10m was 14143.81 ha, 15m total 19737.38 and 20m 25154.3 ha with a total hazard area of ​​59035.49 ha. In this case, local wisdom has an important role in disaster mitigation, one of which is through the song Teteu Amusiat Loga which is used as an Early Warning System, but there is a level of knowledge related to this song in various age groups. The research results also explain that mass media and modern communication platforms provide opportunities to develop local wisdom, but this local wisdom is not in accordance with modern standards for disaster mitigation.
Augmented Reality Alat Musik Tradisional Berbasis Algoritma SURF Kombinasi Metode Design Thinking Ramadhan, Risky; Khalida, Rakhmi; Setiawati, Siti
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 24 No 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.24.1.3694

Abstract

Saat ini di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi, minat generasi muda terhadap alat musik tradisional cenderung menurun, padahal alat musik tradisional menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai budaya, cerita, dan sejarah. Teknologi digital, khususnya Augmented Reality (AR), menawarkan solusi inovatif untuk melestarikan dan memperkenalkan alat musik tradisional kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi AR berbasis algoritma SURF (Speeded-Up Robust Features) yang dikombinasikan dengan metode design thinking yang berfokus pada alat musik tradisional Jawa Barat. Pendekatan kombinasi ini berfokus pada pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan masalah pengguna, merumuskan solusi melalui proses kreatif, dan menguji solusi tersebut secara iterative. Umpan balik yang ada pada tahapan testing, membuktikan perancangan aplikasi AR berhasil menghasilkan solusi yang inovatif untuk mengenalkan alat musik tradisional interaktif kepada pengguna, aplikasi ini mampu memberikan pengalaman belajar yang imersif dengan menyajikan alat musik dalam bentuk 3D dan suara asli yang terintegrasi dengan Augmented Reality
Analisis Dampak Pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin Terhadap Nilai Tanah Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Isti Fajria, Nur Aini; Ramadhan, Risky
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/3902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan zona nilai tanah pada tahun 2017 dan tahun 2022. Metode pada penelitian ini menggunakan metode overlay yang merupakan salah satu metode dari SIG. Analisis nilai tanah menggunakan peta zona nilai tanah tahun 2017 yang didapatkan dari BPN Padang Pariaman dan zonasi awal tahun 2022 untuk memudahkan pengambilan data dilapangan dan menghasilkan peta zona nilai tanah tahun 2022. Selanjutnya data zona nilai tanah tahun 2017 dan tahun 2022 di overlay yang menghasilkan perubahan zona nilai tanah pada Nagari Kasang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadinya perubahan nilai tanah pada tahun 2017-2022 menunjukkan bahwa kenaikan pada zona 6 tahun 2017 menjadi zona 13 pada tahun 2022 sebesar Rp. 854.000. Sedangkan perubahan nilai tanah terendah terdapat pada zona 1 tahun 2017 dan 2022 sebesar Rp. 38.000.
TINJAUAN GEOGRAFIS TERHADAP UPAYA PENGEMBANGAN KAWASAN OBJEK WISATA SARASAH DONAT LEMBAH HARAU DI KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Setiawan, Rivan; ramadhan, risky
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/4461

Abstract

This study aims to analyze the geographical characteristics and development strategies of the Sarasah Donat tourist attraction in Harau Valley, Lima Puluh Kota Regency. Using a qualitative descriptive method, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results show that Sarasah Donat has unique tourism potential, including a donut-shaped waterfall, biodiversity, and natural landscapes. These characteristics are supported by physical conditions such as granite cliffs, fertile andosol soil, and a tropical wet climate. However, challenges such as limited accessibility affect the number of visitors. Development strategies include infrastructure improvement, community empowerment in tourism management, and digital promotion to attract more visitors. Environmental conservation education is also a key focus. The study concludes that sustainable development can enhance the appeal of Sarasah Donat while preserving the natural environment and supporting the well-being of the surrounding community. Keywords: Sarasah Donat; Tourist Attraction; Geographical Study
Perubahan Penutup Lahan Berdasarkan Citra Landsat Multiwaktu Menggunakan Land Change Modeler (LCM) di Kabupaten Merangin Afrita, Nesya; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13524

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang selalu meningkat mengakibatkan kebutuhan akan lahan juga meningkat sehingga terjadi alih fungsi lahan yang menyebabkan perubahan penutup lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan penutup lahan tahun 2013 dan 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis penutup lahan dari citra landsat 8 OLI/TRIS tahun 2013 dan 2023 dan pemodelan perubahan penutup menggunakan software Idrisi Selva dengan istrumen Land Change Modeler (LCM). Penelitian ini menunjukan bahwa perubahan paling besar terdapat pada penutup lahan hutan yang berubah ke perkebunan seluas 4.927,50 Ha, sedangkan perubahan paling kecil terdapat pada hutan ke permukiman seluas 69,03 Ha. Untuk luas paling besar penutup lahan yang tetap yaitu hutan yang seluas 462.026 Ha.
Pemodelan Distribusi Habitat Lebah Madu Guna Mendukung Budidaya Lebah Madu di Desa Muara Sikabaluan Fauzan, Muhammad Reza; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13738

Abstract

Potensi Sumber Daya Hutan di wilayah indonesia cukup besar, dengan luas yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52.3 % dari seluruh luas Indonesia. Penurunan kualiatas lingkungan seperti konversi hutan menjadi perkebunan dan permukiman. Dampak negatif yang akan terjadi adalah bencana alam seperti banjir, longsor dan kekeringan. Untuk mengurangi konversi hutan, perlu dicari pemanfaatan hutan yang memiliki nilai yang tinggi. Peternakan lebah merupakan salah satu usaha alternatif yang dapat dikembangkan di dalam hutan, maupun areal budidaya di pinggir hutan. Luas area dengan habitat lebah madu sangat sesuai seluas 169,9 ha, habitat sesuai seluas 1191,6 ha dan habitat yang tidak sesuai seluas 3854,72 ha. Hal berikut menunjukan pada hasil area, 24% dari wilayah Desa Muara Sikabaluan memiliki potensi habitat lebah madu, hasil analisis menunjukkan bahwa area rekomendasi budidaya lebah madu berdasarkan prioritas I seluas 257,9 ha, prioritas II seluas 623,14 ha, dan prioritas III seluas 480,1 ha.
Faktor Penyebab Permukiman Kumuh di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Wardani, Shindy Aulia; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15214

Abstract

Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi merupakan salah satu wilayah yang menghadapi masalah permukiman kumuh. Kecamatan Mandiangin Koto Selayan tergolong permukiman kumuh dengan luas yang dimiliki 33,294 Ha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Permukiman kumuh di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan didominasi oleh tingkat kekumuhan ringan dan sedang, dengan Kelurahan Campago Ipuh dan Kelurahan Puhun Tembok Tengah memiliki tingkat kekumuhan ringan, sementara Kelurahan Puhun Tembok Timur dan Barat memiliki tingkat kekumuhan sedang. Faktor penyebab permukiman kumuh di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan meliputi kondisi bangunan yang masih kurang baik, jalan yang awalnya berupa tanah kini telah diaspal dengan baik, sebagian besar kebutuhan air bersih masyarakat telah terpenuhi, namun masih terdapat beberapa tempat dengan drainase yang tidak sesuai standar teknis, kekurangan MCK umum, persampahan yang belum terlayani karena tidak adanya TPS di sekitar permukiman, kepadatan bangunan dan penduduk yang tinggi, pendapatan rata-rata masyarakat yang rendah (>Rp. 1.000.000 per bulan), dan mayoritas masyarakat memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA.
Analisis Pola Sebaran Fasilitas Pendidikan Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Agam Jaslan, Rahmat; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.16552

Abstract

Fasilitas pendidikan yang tidak seimbang dalam ketersediaan, kebutuhan, dan kesenjangan pola spasial distribusi sekolah berdampak buruk terhadap suatu daerah. Tujuan penelitian untuk menganalisis pola sebaran fasilitas SMA di Kabupaten Agam. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Digunakan tools Nearest Neighbor Analysis (NNA) aplikasi ArcGIS 10.4 untuk analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran fasilitas SMA yaitu clustered dengan nilai nearest neighbor ratio 0,664815, p-value 0,0000 dan z-score -5,478693. Titik centroid atau mean center fasilitas pendidikan SMA berada pada koordinat X (100,273435) dan koordinat Y (-0,284028). Standard distance yaitu 0,192292°, artinya jarak antara fasilitas pendidikan tingkat SMA di Kabupaten Agam terhadap mean center yaitu rata-rata berjarak 21,3 Km. Standard deviational ellipse menggambarkan kecenderungan distribusi spasial fasilitas SMA ke arah Agam bagian timur dan Ibukota Kabupaten Agam yaitu Lubuk Basung.
Prediksi Penggunaan Lahan Permukiman Tahun 2033 di Pulau Karimun Besar Kabupaten Karimun Kepulauan Riau Tahun 2033 Aryani, Fira; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berada pada posisi strategis yang mana berada di jalur perlintasan pelayaran internasional Selat Malaka, Singapura dan Malaysia (Johor Selatan) membuat jumlah penduduk semakin meningkat di wilayah ini yang tentunya akan berdampak antara kebutuhan lahan dengan lahan yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian lahan permukiman di Pulau Karimun Besar serta memprediksi penggunaan lahan tahun 2033 menggunakan Multi Layer Perceptron Markov Chain yang terdapat dalam Land Change Modeller (LCM) dan menghitung indeks daya dukung kawasan permukiman. Berdasarkan hasil penelitian luas lahan yang sesuai dijadikan sebagai lahan permukiman adalah sebesar 11359.72 ha atau sebesar 80.8 % dari total luas wilayah secara keseluruhan. Adapun hasil prediksi tahun 2033 penggunaan lahan permukiman mengalami peningkatan menjadi 4404.24 ha dengan jumlah penduduk yang diprediksi pada tahun 2033 mencapai 196.329 jiwa. Adapun perhitungan daya dukung lahan permukiman tahun 2033 Pulau Karimun Besar mendapatkan nilai 1.95 m2/Kapita yang mana jika DDPm>1 hal ini berarti daya dukung lahan permukiman di Pulau Karimun Besar tinggi dan masih mampu untuk menampung pertambahan permukiman.