Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Manajemen Usaha dan Keuangan: Pentingnya Pemahaman Dinamika Kelompok kepada Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Anjaini, Jefri; Irawan, Hery; Simangunsong, Tohap
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5952

Abstract

Pelatihan ini bertujuan sebagai pengembangan dan penyesuaian pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari perspektif teori-teori dinamika kelompok dalam pengembangan organisasi. Pelatihan ini dilakukan dengan pemaparan materi dinamika kelompok dalam kelompok pelaku UMKM. Beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dinamika kelompok pada pelatihan ini bagi pemilik UMKM yaitu; (1) membangun komunikasi yang terbuka dan jujur antar anggota kelompok; (2) mempromosikan kolaborasi dan dukungan timbal balik dalam kelompok; (3) menyediakan fasilitas dan ruang untuk diskusi serta menghargai pendapat setiap anggota kelompok; dan (4) membuat kesepakatan dan aturan yang jelas untuk dapat dilaksanakan oleh semua pihak dalam tim kerja. Peserta kegiatan pelatihan kewirausahaan ini pada awal pelatihan telah diberikan evaluasi awal berbentuk pretest untuk mengetahui kemampuan awal pemilik usaha kecil dan menengah dan memetakan dinamika kelompok. Hasil evaluasi awal yang berbentuk pretest didapatkan bahwa nilai rata-rata peserta pelatihan sebesar 53,48. Setelah pretest diberikan maka kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai dinamika kelompok kepada peserta pelatihan kewirausahaan diselingi dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab. Pada akhir kegiatan dilakukan posttest untuk mengetahui kemampuan akhir para pemilik UMKM setelah pelatihan. Posttest yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan nilai rata-rata peserta pelatihan sebesar 71,98. Hasil evaluasi setelah posttest menunjukkan bahwa pemahaman para peserta pelatihan UMKM telah meningkat sebesar 18,49 atau 34,57%. Pelatihan ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan baru para pelaku usaha agar semakin meningkatkan kinerja, kemampuan manajemen usaha, membangun ikatan dan hubungan yang lebih kuat dalam internal, menghindari terjadinya konflik internal, serta mesti mengutamakan kepentingan bersama demi kesejahteraan bersama.
Implementasi Inovasi Probiotik Berbasis Limbah Pasar untuk Meningkatkan Produktivitas Ikan Nila di Kelompok Krido Yuwono Mina Padi Technopark, Panembangan, Banyumas Sujadi, Frentina Murti; Anjaini, Jefri; Simangunsong, Tohap; Setiyaningsih, Lilik; Mardika, Hanisya Putri Kania; Setyawan, Agung Cahyo; Sukardi, Purnama; Kusuma, Baruna; Nurhabib, Asro; Marnani, Sri; Harvinda, Yohanes
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13355

Abstract

The probiotic innovation training programme based on market waste implemented at the Krido Yuwono Mina Padi Technopark Group aims to increase tilapia productivity and farming efficiency through the use of organic waste as raw material for probiotics. This training involves participants in the production of probiotics through the fermentation of market waste using lactic acid bacteria starters. The evaluation results show an increase in tilapia productivity of around 15-20% with better feed efficiency and a reduction in ammonia levels in pond water, which was previously a major problem in maintaining fish health. The community involved in this programme also increased their confidence in managing tilapia farming efficiently and received new knowledge that can reduce operational costs. This programme has achieved significant social and economic impacts and is expected to develop into a sustainable community empowerment model in the field of aquaculture and support more environmentally friendly waste management.
Effect of Carbon Sources with Different Types and Concentrations as Culture Media on the Growth of Probiotic Isolate Lactococcus lactis UIS6 Sri Marnani; Purnama Sukardi; Jefri Anjaini; Tohap Simangunsong; Mustika Palupi; Mohammad Nurhafid; Laela Trianingtyas; Ufianah; Ren Fitriadi
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 15 No. 2 (2026): JAFH Vol. 15 No. 2 June 2026
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v15i2.78439

Abstract

Lactococcus lactis strain UIS6 is a lactic acid bacteria isolate that has been successfully isolated and developed as a probiotic isolate. Carbon sources are very important factors in supporting the growth of probiotic isolates both in culture media and production media. This study aimed to determine the type and concentration of carbon sources suitable for optimizing the growth of L. lactis strain UIS6. This study was conducted in two stages, 1). Determination of the type of carbon source and 2). Determination of the dose as a continuation of the first stage of the study. Experimental designs are used to test the specified treatments. A total of 4 types of carbon sources in this study include rice bran, soybean meal, fish meal, and molasses. The results of the study showed that soybean meal had an effect on the growth of L. lactis strain UIS6 (p <0.05). Furthermore, the concentration of soybean meal carbon sources was tested at several concentrations, namely 5%, 10%, 15%, and 20% of the total volume of the treatment media. A concentration of 20% was able to optimally increase the growth of L. lactis strain UIS6, obtaining a density of 6.1 x 108 cells/ml-1 after 24 hours. Soybean meal flour has great potential to be developed as a carbon source for probiotic products.
Pengaruh Pemberian Ragi Roti (Saccharomyces cerevisiae) dengan Dosis Berbeda terhadap Kepadatan dan Laju Pertumbuhan Populasi Rotifera (Brachionus plicatilis) pada Media Nannochloropsis oculata Ayu Putri Safitri; Tohap Simangunsong; Rudy Wijaya; Siska Aprilliyani
MAIYAH Vol 5 No 1 (2026): Maiyah : Vol. 5 No. 1 Maret 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2026.5.1.20395

Abstract

Larva merupakan fase kritis dalam budidaya ikan karena sistem pencernaannya belum sempurna dan sensitif terhadap lingkungan, terutama ketersediaan pakan. Salah satu jenis pakan larva ikan yaitu pakan alami rotifera (Brachionus plicatilis), yang umumnya dikultur dengan mikroalga, salah satunya Nannochloropsis oculata atau dengan suplementasi untuk pengkayaan. Selain itu, rotifera juga dapat diberi pakan dengan bahan alternatif seperti ragi roti (Saccharomyces cerevisiae). Namun, ragi roti harus diberikan dengan dosis yang tepat karena pemberian yang berlebihan dapat mengganggu pertumbuhan rotifera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi roti dengan dosis berbeda terhadap kepadatan dan laju pertumbuhan populasi rotifera. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan (A: Nannochloropsis oculata 10 mL/L/hari (kontrol), B: N. oculata 10 mL/L + S. cerevisiae 10 mL/L/hari, C: N. oculata 10 mL/L + S. cerevisiae 20 mL/L/hari, D: N. oculata 10 mL/L + S. cerevisiae 30 mL/L/hari) dalam skala 2 L. Bahan perlakuan menggunakan larutan stok N. oculata kepadatan 10⁴ sel/mL dan pengenceran ragi roti dengan dosis 8 gram/ L. Pemeliharaan dilakukan selama 8 hari dengan tahapan persiapan alat dan bahan, sterilisasi, kultur, pengamatan kepadatan, pemanenan, dan analisis data. Data kepadatan dan laju pertumbuhan populasi rotifera dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ragi roti dengan dosis berbeda berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kepadatan dan laju pertumbuhan populasi rotifera. Perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan D yang menghasilkan kepadatan 118 individu/mL dan laju pertumbuhan 0,411 individu/mL/hari dengan waktu penggandaan diri selama 37,1 jam.
Advancing Aquaculture with Daphnia: Insights into Production, Nu-tritional Profile, and Benefits for Fish Larvae Tohap Simangunsong; Hanisya Putri Kania Mardika; Rudy Wijaya
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 15 No. 1 (2026): JAFH Vol. 15 No. 1 February 2026
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v15i1.71817

Abstract

Daphnia, a genus of planktonic crustaceans, has gained significant attention in aquaculture due to its high nutritional value and suitability as live feed for fish larvae. This review synthesizes current research on Daphnia production, nutritional variability, and its role in enhancing fish larvae development. Numerous research findings indicate that the protein content of Daphnia provided to different fish larvae ranges from 40% to 60%. We explore the advancements in culture techniques, including the use of organic manures, microalgae, and probiotics, to optimize Daphnia yield and nutritional quality. The review highlights the benefits of Daphnia in improving fish larvae growth, survival rates, and immune response, while also addressing its role in nutrient recycling and water quality management. However, large-scale production faces challenges such as environmental sensitivity, limited shelf life, and competition with other live feeds. Sustainable practices, including the use of closed recirculating systems and bioencapsulation, are essential to mitigate ecological impacts and ensure long-term viability. By integrating current knowledge and identifying research gaps, this review underscores the potential of Daphnia as a sustainable and effective live feed in aquaculture, while calling for further innovation to overcome existing challenges.
Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Belut Minapadi di Desa Rempoah, Kabupaten Banyumas Irfan Hanifa; Lilik Setiyaningsih; Fatiya Karimah; Tohap Simangunsong
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16205

Abstract

Sistem minapadi belut merupakan bentuk budidaya terpadu yang mengombinasikan tanaman padi dengan belut sawah (Monopterus albus) dalam satu kawasan produksi. Sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, memperbaiki kondisi tanah, meningkatkan penggunaan unsur hara, serta menghasilkan dua komoditas bernilai ekonomi berupa padi dan belut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani di Desa Rempoah, Kabupaten Banyumas, mengenai prinsip, manfaat, desain, dan pengelolaan budidaya belut dalam sistem minapadi. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi dengan mitra, penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi teknis pembuatan parit perlindungan, pengelolaan pematang, pemasangan jaring antikabur, serta simulasi penebaran dan pemeliharaan belut. Materi pelatihan disusun berdasarkan hasil tiga penelitian mengenai perbaikan kualitas tanah pada sistem padi–belut, peningkatan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen, serta peningkatan mutu nutrisi belut yang dipelihara di lingkungan persawahan. Peserta juga menunjukkan respons positif terhadap rencana pembentukan petak percontohan minapadi belut. Kegiatan ini menjadi tahap awal pengembangan teknologi minapadi belut berbasis kondisi lokal melalui penerapan skala terbatas, kepadatan terkendali, dan pemantauan lingkungan secara berkala.
Evaluasi Potensi Tepung Tubifex sebagai Pengganti Tepung Ikan dalam Pakan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dandi Diana Yusup; Tohap Simangunsong; Purnama Sukardi
Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i4.1730

Abstract

The high cost and limited availability of fishmeal in aquaculture feed formulations have prompted the search for sustainable and affordable alternative protein sources. This study aimed to evaluate the effects of substituting fishmeal with silk worm (Tubifex sp.) meal on the growth performance, feed utilization, and survival rate of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) fry. A completely randomized design (CRD) was used with four dietary treatments: P1 (control, 0% Tubifex), P2 (15%), P3 (25%), and P4 (35%), each with three replications. Fish were fed twice daily for 30 days, and growth parameters were measured weekly. Results showed that the inclusion of Tubifex meal significantly improved the final weight, specific growth rate (SGR), average daily gain (ADG), and feed efficiency (FE), particularly in P3 and P4. The highest SGR (2.28%/day), ADG (0.016 g/day), and FE (61.93%) were recorded in the P4 group. Survival rate also improved, reaching 82.22% in P4 compared to 51.11% in the control. Water quality parameters remained within optimal ranges, indicating no adverse environmental impact from Tubifex inclusion. The findings suggest that Tubifex meal is a viable protein source that can replace fishmeal by up to 35% in tilapia fry diets. Its application offers nutritional, economic, and ecological benefits, making it a promising component in sustainable aquafeed development.