Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Keterampilan Berpikir Reflektif Mahasiswa Pendidikan Fisika pada Matakuliah Fisika Modern Sapiruddin Sapiruddin; I Wayan Lasmawan; Desak Putu Parmiti; Tarpin Juandi; Muhammad Syahruddin Amin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir reflektif mahasiswa pada matakuliah fisika modern. Fokus analisis dilakukan pada topik radiasi benda hitam dan sinar-X. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode refleksi mandiri mahasiswa diminta untuk menuliskan pengalaman belajar menggunakan VLab-AI, dengan lima pertanyaan pemandu untuk menggali pemahaman dan pengalaman terhadap materi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan software Nvivo 15. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengaitkan konsep-konsep fisika dengan aplikasi nyata dan menunjukkan kemajuan dalam pemahaman. Sebagian besar mahasiswa cenderung menggunakan strategi lama dalam memecahkan masalah, meskipun beberapa mencoba strategi baru. Keterampilan berpikir reflektif terbukti efektif dalam mengatasi tantangan pembelajaran, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dan memperdalam pemahaman terhadap fisika modern. Penelitian ini menyarankan supaya pendekatan pembelajaran yang mendorong refleksi dan pemikiran kritis terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan fisika di tingkat pendidikan tinggi.
Gender-Based Violence di Lingkungan Pendidikan: Analisis Literatur Sistematis tentang Keadilan, Etika, dan Tanggungjawab Pendidikan Sapiruddin Sapiruddin; I Wayan Suastra; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.2647

Abstract

Gender-Based Violence (GBV) di lingkungan pendidikan menjadi isu mendesak yang memengaruhi keselamatan, martabat, dan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, karakteristik, serta faktor penyebab terjadinya GBV di sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia, dengan fokus pada relasi kuasa, budaya patriarki, dan mekanisme pelaporan yang ada. Metode penelitian meliputi tinjauan pustaka sistematis (SLR) dan analisis konseptual. Data diperoleh data based Scopus yang diseleksi menjadi 19 artikel relevan. Hasil analisis literatur dari 19 artikel menunjukkan bahwa GBV terjadi dalam berbagai bentuk, seperti kekerasan seksual, bullying berbasis gender, serta penyalahgunaan otoritas oleh guru dan dosen. Faktor penyebab utama termasuk ketimpangan relasi kuasa, norma patriarki, dan kelemahan dalam mekanisme pelaporan. Selain itu, kultur diam dan stigma sosial juga memperburuk situasi, menjadikan pelaporan kasus GBV sulit dilakukan. Institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menciptakan ruang yang aman dan inklusif. Namun, banyak institusi gagal dalam implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan GBV. Rekomendasi untuk mengatasi masalah ini adalah meliputi peningkatan kesadaran gender, reformasi kebijakan yang lebih tegas, serta penyediaan sistem pelaporan yang aman dan ramah korban. Upaya preventif dan integrasi pendidikan kesadaran gender dalam kurikulum menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari GBV
Pengembangan E-Modul Suhu dan Kalor Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Kearifan Lokal Siti Salmiah; Baiq Aryani Novianti; Sapiruddin; Gina Malia Sholiha; Dedi Irawan
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: (1) Develop an e-module on temperature and heat based on problem-based learning integrated with local wisdom, (2) Determine the practicality of the e-module on temperature and heat based on problem-based learning integrated with local wisdom. This development study used the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The test subjects for this study were 3 subject matter experts, 3 media experts, 3 physics teachers, and 22 students from Sukamulia State High School 1. Data collection was conducted using a previously validated questionnaire. Based on the results of data analysis and discussion, the product was found to be highly feasible and practical, making it suitable for use in teaching and learning activities. This suitability and practicality can be seen from the average scores obtained: 90.96% from media experts, 93.88% from subject matter experts, 94.44% from subject teachers, and 94.15% from students. Based on the ideal percentage results, the findings meet the criteria for being highly suitable and highly practical.
Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Gerak Lurus Muhammad Samsul Hadi; Mustain Shogir; Baiq Aryani Novianti; Sapiruddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.3045

Abstract

This study aimed to: (1) develop a local wisdom-based animated learning video to enhance students’ learning motivation on the topic of linear motion, and (2) determine the feasibility and practicality of the developed animated learning video. This research employed the 4D development model, which consists of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The subjects involved in the product evaluation were three material experts, three media experts, three physics teachers, and 15 tenth-grade students of MA Hizbul Wathan NWDI Semaya. Data were collected using questionnaires that had been previously validated. The results of data analysis and discussion indicated that the product was highly feasible and highly practical. The feasibility and practicality were reflected in the average scores obtained from media experts (92.91%), material experts (86.85%), subject teachers (93.94%), and student responses (92.12%). Based on these percentages, the animated learning video was categorized as highly feasible and highly practical for use in the learning process.
Pengembangan LKPD Berbasis Etnosains pada Materi Hukum Newton untuk Meningkatan Pemahaman Konsep Fisika Siswa M. Azizurrahman; Badrul Wajdi; Sapiruddin; Khaerus Syahidi
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.36882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnosains pada materi Hukum Newton untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MA NWDI Perian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket kepraktisan, dan tes pemahaman konsep. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berada pada tingkat sangat layak dengan rata-rata nilai dari ahli materi dan ahli media sebesar 87%. Aspek kepraktisan menunjukkan skor rata-rata 88% (kategori sangat praktis), menandakan bahwa LKPD mudah digunakan dalam proses pembelajaran. Sementara itu, hasil uji keefektifan memperlihatkan peningkatan skor rata-rata pemahaman konsep dari 55,28 menjadi 83,30 dengan N-Gain sebesar 0,63 (kategori sedang), yang menunjukkan bahwa LKPD cukup efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa. Integrasi etnosains melalui fenomena Cidomo menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan seharihari peserta didik. Dengan demikian, LKPD Hukum Newton berbasis Etnosains dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai bahan ajar inovatif dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA/MA.