p-Index From 2021 - 2026
6.044
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Komparatif Strategi Investasi Sepakbola Ma'mun, Muhammad Yulian; Ilmi, Zainal; Fatlullah; Malihah, Lola; Meilania, Gusti Tasya; Nafidzi, Elman
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 15 No 2 (2024): At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v15i2.15912

Abstract

This study explores Saudi Arabia's ambitious entry into the global football industry through the lens of strategic investment, comparing its approach with established models like Major League Soccer (MLS) and the Chinese Super League (CSL). This research aims to examine the economic objectives and sustainability potential that drive this investment. It aims to assess how these investments contribute to economic diversification, job creation, and the broader development of Saudi Arabia’s sports industry.The study employs a literature review methodology to evaluate the potential long-term sustainability and effectiveness of Saudi Arabia's approach, drawing insights from the successes and failures of the MLS and CSL models. Findings indicate that while Saudi Arabia's substantial financial investments have the potential to rapidly elevate its league's international profile, their long-term impact depends on strategic economic management. Achieving lasting economic benefits requires not only significant financial outlays but also a well-balanced approach that includes cultivating local talent, establishing independent revenue streams, ensuring financial sustainability, and fostering a genuine football culture. By addressing these factors, Saudi Arabia can enhance the sustainability of its league and align its football investments with the broader economic diversification goals outlined in vision 2030.     Investasi Arab Saudi pada industri sepakbola melalui Saudi Pro League, merupakan salah satu upaya negara kerajaan tersebut mewujudkan visi Saudi 2030. Studi ini bertujuan mengeksplorasi ambisi Arab Saudi ikut ambil bagian dalam investasi pada industri sepak bola, dengan membandingkan pendekatannya dengan model yang telah mapan seperti Major League Soccer (MLS) dan Chinese Super League (CSL). Penelitian ini mengkaji tujuan ekonomi yang mendorong investasi ini, dengan fokus khusus pada keberlanjutan finansial dan prospek jangka panjangnya. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan pustaka untuk mengevaluasi potensi keberlanjutan dan efektivitas jangka panjang dari pendekatan Arab Saudi, dengan mengambil pelajaran dari keberhasilan dan kegagalan model MLS dan CSL. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun investasi finansial besar yang dilakukan Arab Saudi berpotensi meningkatkan profil liga mereka di kancah internasional secara cepat, manfaat ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendekatan yang tepat. Hasil studi menunjukkan bahwa Arab Saudi harus menyoroti pentingnya pengembangan bakat lokal, penciptaan sumber pendapatan independen, penerapan manajemen keuangan yang sehat, serta pembentukan budaya sepak bola yang autentik dalam pengembangan industri sepakbolanya. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, Arab Saudi dapat menciptakan liga yang berkelanjutan dari sisi bisnis dan finansial, dan memastikan bahwa investasi sepak bolanya selaras dengan tujuan diversifikasi ekonomi sesuai visi Saudi 2030.
Pengaruh Digital Payment dan Promosi Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI IAI Darussalam Martapura Hayati, Siti Nur Sa’da; Rusdiana; Malihah, Lola
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 8 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v8i2.5152

Abstract

Latar belakang penelitian ini muncul karena kemajuan teknologi yang membawa berbagai inovasi baru pada era saat ini, terutama di sektor keuangan dengan adanya sistem pembayaran digital atau digital payment. Sistem ini memungkinkan untuk melakukan transaksi dalam berbagai kegiatan seperti bisnis, berbelanja, pembayaran transportasi umum, dan belanja online. Oleh karena itu, riset ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana pengaruh digital payment dan promosi terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Metode riset yang dipakai ialah metode lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel riset ini terdiri dari 150 mahasiswa FEBI IAI Darussalam Martapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan, variabel Digital Payment dan Promosi memiliki pengaruh positif serta signifikan akan variabel Perilaku Konsumtif, dengan nilai sig. 0,000 (sig = 0,000 < α = 0,05). Secara terpisah, variabel Digital Payment (X1) memiliki pengaruh parsial yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,029 < α = 0,05 atau nilai thitung = 2,201 < ttabel = 1,655. Sementara variabel Promosi (X2) juga memiliki pengaruh parsial yang signifikan dengan nilai sig. 0,000 < α = 0,05 atau nilai thitung = 6.552 > ttabel = 1.976.
Peluang dan Tantangan Pada Industri Rumah Tangga Kuliner: Tinjauan Literatur Malihah, Lola; Sari, Aji Nur; Zaitun
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.5845

Abstract

Persaingan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah bisnis. Setiap pelaku usaha selalu berupaya untuk menarik minat konsumen sebanyak mungkin dan memenangkan pesaingan pasar. Industi rumah tangga adalah bagian dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah yang sering disebut berperan besar dalamg perekonomian Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya para pelaku usaha ini juga harus menerapkan strategi yang tepat untuk menghadapi persaingan dan agar tetap dapat bertahan. Tulisan ini merupakan sebuah tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam menerapkan strategi pemasaran oleh pelaku usaha kuliner. Data dalam tulisan ini berupa data sekunder yang diperoleh dari kajian pustaka yang relevan dengan tema yaitu peluang dan tantangan yang dihadapi para pelaku usaha kuliner. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa adanya persaingaan sehingga para pelaku industri rumah tangga bidang kuliner ini berusaha mempertahankan kualitas produk dengan selalu menggunakan bahan baku yang bermutu dan tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna dan pemanis buatan yang berbahaya bagi kesehatan. Harga yang ditawarkan juga masih relatif murah, memilih tempat berjualan yang strategis sehingga memudahkan konsumen untuk membeli. Adanya usaha rumah tangga ini juga berpeluang meciptakan lapangan pekerjaan, penopang perekonomian daerah dan ekonomi nasional serta dapat menjadi upaya pelestarian kuliner nusantara. Sedangkan tantangannya adalah adanya digitalisasi dimana penjual juga menawarkan pembelian berbasis online serta melakukan promosi pada berbagai media, termasuk promosi melalui media sosial.  Memiliki sumber daya manusia yang memahami teknologi dan aplikasi digital baik untuk promosi ataupun untuk transaksi keuangan.
The Influence of Self Efficacy and Workload on Work on Employee Performance Asraf, Asraf; Erwanto, Erwanto; Malihah, Lola; Yakin, Ikram; Suryani, Ni Kadek
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10560

Abstract

Abstract Self Efficacy is a factor that has a positive and significant effect on Employee Performance. In contrast to Self Efficacy, the average previous research shows a negative and significant impact on Employee Performance. This research is a quantitative research with an explanatory approach. This study used primary data collected by observation and questionnaire methods. The questionnaire was distributed to 250 Indomaret employees throughout the islands in Indonesia including Lampung province as the representative of the island of Sumatra, Banjarmasin as the representative of the island of Kalimantan, Kendari as the representative of the island of Sulawesi, Jakarta as the representative island of Java, and Bali as the representative island from the eastern side of Indonesia. The data obtained were analyzed using PLS 3.0. The results showed that Self Efficacy and Workload had a positive and significant effect on Employee Performance. Keywords : Employee Peformance, Self Eficacy, Work Laod
The Role of Traditional Islamic Boarding in Strengthening Human Resource Toward Indonesia 2045 at Islamic Boarding School Malihah, Lola; Claudia, Meiske; Rahmawati, Rini
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.9141

Abstract

This study aims to examine the role of Pondok Pesantren Darussalam Martapura, a traditional Islamic boarding school, in supporting sustainable national development by strengthening human resources toward the realization of Indonesia Emas 2045. A qualitative approach was employed using a case study design. Data were collected through in-depth interviews with key stakeholders, including pesantren leaders, administrative staff, teachers, and alums, and were complemented by observations and document analysis, then analysed using interactive qualitative analysis. The findings indicate that the pesantren plays a strategic role in human resource development by fostering a strong organizational culture and embedding character education into students' daily lives. Core values such as discipline, role modelling, and respect for knowledge serve as fundamental pillars in shaping students’ attitudes and behaviors. Furthermore, the pesantren contributes to the simultaneous development of intellectual, social, emotional, and spiritual intelligence. The integration of these dimensions produces individuals who are value-oriented, adaptable, and ethically grounded. These findings underscore the continued relevance of traditional pesantren as an effective model for strengthening human resources in support of Indonesia’s national development agenda toward Indonesia Emas 2045.