Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Implementasi Pengenalan Produk Bit Merah sebagai pewarna alami di Desa Tanjung Selamat Deli Serdang Surbakti, Christica Ilsanna; Monica Suryani; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umbi bit (Beta vulgaris L.) memiliki pigmen betasianin yang menghasilkan warna merah dan sering digunakan sebagai pewarna alami makanan. Beberapa bahan pewarna makanan alami dapat digunakan sebagai bahan pewarna plakKegiatan pengabdian masyarakat dibagi dua tahap . tahap 1 : melakukan edukasi kepada masyarakat tentang sari umbi bit sebagai pewarna alami palada plak. Tahap 2 : melakuan evaluasi kepada masyarakat tentang pengetahuan berupa post test. Hasil kegiatan ini yaitu :melakukan proses pembuatan formulasi pewarna alami pada plak dari Sari Umbi Bit, dilanjutkan dengan evaluasi pengetahuan dengan post test kemudian dilanjutkan melakukan penyuluhan dengan video. Hasil kegiatan ini : pengetahuan edukasi kepada masyarakat tentang formulasi sari Umbi bit sebagai pewarna alai pada plak kurang lebih terdapat peningkatan 93,93 % pengetahuan menjadi lebih baik
Sosialisasi Pengolahan Limbah Kulit Buah Pisang Kepok Sebagai Antibakteri Di BPOM Medan Christica Ilsana Surbakti; Cut Maysithah; Monica Suryani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit pisang kepok merupakan bagian dari buah pisang yang memiliki bahan aktif bersifat antibakteri, yaitu tanin, saponin, dan flavonoid. Bahan aktif tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri Stapylococcus Aureus. Penelitian ini dilakukan unuk menentukan potensi ekstrak limbah kulit pisang kepok sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian aktivitas antibakteri dari limbah beberapa kulit pisang kepok yang banyak digunakan sebagai olahan makanan. industri makanan sejauh ini belum banyak dilaporkan. Oleh karena itu penelitian mengenai aktivitas antibakteri dari beberapa limbah kulit pisang kepok terhadap bakteri penyebab infeksi (Escherichia coli dan Staphylococcus aureus) perlu dilakukan..
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BAGI KELUARGA WILAYAH DESA TANJUNG SARI, MEDAN SELAYANG SARI KOTA MEDAN Supartiningsih, Supartiningsih; Sulastri; Monica Suryani; Devina Candra
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6270

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan keluarga masih belum dimengerti oleh masyarakat karena masih kurangnya informasi yang diterima dan masih kurangnya fasilitas untuk melaksanakan program tersebut. Namun ada faktor lain juga seperti masalah ekonomi, keterbelakangan sosial dan pendidikan yang menjadi masalah dalam melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Permasalahan kesehatan di masyarakat seringkali muncul tanpa diketahui dan disadari penyebabnya. Hal ini terjadi karena masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Oleh karena itu edukasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat khususnya pada Ibu Rumah Tangga dengan berpedoman pada indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Sari, Medan Selayang Kota Medan pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 dan diikuti oleh ibu rumah tangga sebagai peserta sejumlah 17 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemaparan materi menggunakan leaflet dan powerpoint untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat di Desa Tanjung Sari. Hasil dari edukasi perilaku hidup bersih dan sehat ini dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sehingga menjadikan masyarakat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan dalam menerapkan hidup bersih dan sehat serta masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.