Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kawula Muda Tirto Cegah Penyakit Tidak Menular (Kuda Tirto Gah PTM): Strategi melalui Skrining, Edukasi dan Promosi Kesehatan Indriyani, Yulis; Martyastuti, Nonik Eka; Maryam, Dwi Kafita; Aulia, Mahda Ridhotul; Pratama, Adib Maulana; Fauzia, Sifa; Syah Fahlevi, Moch Fikri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7252

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi beban ganda epidemiologi secara global. Hipertensi merupakan salah satu PTM menduduki peringkat 3 di Kabupaten Pekalongan tahun 2024 lalu dengan jumlah kasus 5.936 diantaranya usia remaja. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mengupayakan strategi pencegahan PTM pada kawula muda di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Metode menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan skrining, edukasi mini seminar dan perlombaan kreasi camilan sehat. Peserta adalah kawula muda usia 13-24 tahun berjumlah 26. Hasil skrining PTM menunjukkan bahwa ada 4% yang setiap hari memiliki kebiasaan merokok, 28% dari total peserta memiliki aktivitas fisik kurang dari 150 menit dalam seminggu, 16% peserta yang memiliki riwayat PTM dalam keluarga, 36% peserta termasuk kategori pra-hipertensi dan lainnya. Hasil uji Wilcoxon Signed menunjukkan nilai signifikansi yaitu 0,02 < 0,05 yang artinya ada perbedaan antara skor pre-test dengan skor post-test pada peserta mini seminar lifestyle disease. Lomba kreasi camilan sehat menghasilkan 25 produk camilan sehat yang kreatif dan inovatif. Harapannya, ketiga strategi dalam PkM tersebut berdampak pada perubahan perilaku sehat dalam mencegah PTM atau perbaikan tata nilai pada kawula muda di Kecamatan Tirto.
Evaluasi Keefektivitasan Aplikasi serta Website Chatra sebagai Program Konseling dalam Penanganan Gangguan Kesehatan Mental bagi Generasi Z Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis; Aulia, Mahda; Pramudhia, Cita Windu; Qhotriena, Elica; Hasbibie, Caesar Thoriq Kemal; Kusumaningtyas, Dwi; Firmansyah, M. Rifki
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.1061

Abstract

Gangguan kesehatan mental adalah kondisi ketika fungsi psikologis seseorang mengalami hambatan atau tidak berjalan semestinya. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti layanan konseling di sekolah dan universitas dan kampanye kesadaran Kesehatan mental. Namun, banyak solusi ini masih menghadapi keterbatasan dari segi aksesibilitas, efektivitas, maupun penerimaan oleh Generasi Z yang akrab dengan teknologi. Sebagai solusi inovatif, program konseling berbasis website hadir, salah satunya adalah CHATRA, yang dirancang sesuai kebutuhan Generasi Z. Evaluasi efektivitas platform ini penting untuk menilai sejauh mana dampaknya terhadap kesehatan mental pengguna. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan FGD, dengan desain studi kasus. Informan terdiri dari 6 pengurus UKM Pikma Sriwijaya periode 2025/2026 dan 6 klien konseling. Hasil menunjukkan bahwa fitur anonimitas dan format chat memudahkan pengguna mengungkapkan masalah pribadi tanpa takut atau malu, serta memberikan dampak positif seperti perasaan lega, berkurangnya kecemasan, dan peningkatan kemampuan menyelesaikan masalah. Namun, masih ditemukan kendala teknis seperti lambatnya respons konselor, tidak adanya notifikasi, dan tampilan antarmuka yang kurang ramah. Temuan ini menunjukkan Chatra dapat menjadi jembatan awal layanan kesehatan mental bagi remaja dan mahasiswa, dengan catatan perlunya perbaikan teknis dan dukungan profesional berkelanjutan. Chatra berpotensi dikembangkan sebagai model layanan konseling digital yang murah, aman, dan efektif di lingkungan kampus.  
PENINGKATAN PENGETAHUAN HIPERTENSI MELALUI AKSI BERSAMA CEGAH HIPERTENSI (AKAMSI) DIREBAN BATANG Wahyuningsih, Wahyuningsih; Indriyani, Yulis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22348

Abstract

Hipertensi dalam beberapa dekade terakhir masih menjadi prioritas penyakit yang menyebabkan resiko kematian tertinggi dan menjadi faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler aterosklerotik, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan, dimana sekitar 25 % dari seluruh penduduk didunia mengalami hipertensi dan diperkirakan akan naik menjadi 29 % pada tahun 2025. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap warga masyarakat desa reban terkait hipertensi dengan kegiatan AKAMSI (Aksi Bersama Cegah Hipertensi). Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah edukasi berupa penyuluhan (ceramah), diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Penyuluhan menggunakan media berupa poster. Evaluasi hasil penyuluhan dengan cara Pre-test and Post-test Design. Evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat apakah terdapat peningkatan skor pengetahuan peserta tentang hipertensi apabila dilakukan penyuluhan dengan media poster. Pengetahuan diukur dengan menggunakan kuesioner. Sasaran kegiatan ini adalah Wanita usia produktif Dukuh Krajan Reban Batang. Masyarakat diharapkan berperan serta aktif dalam kegiatan yang tujuannya untuk peningkatan Kesehatan dan Pemerintah diharapkan selalu melakukan pendampingan dan edukasi terhadap warga terutama usia produktif guna mencegah timbulnya penyakit degenerative sejak dini.
Evaluasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Dalam Pengendalian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Tirto I Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis; Sa'adah, Lailis; Aulia, Sabrina Putri; Putri, Elsa Cornelia; Navisa, Dita Khafka; Athaya, M Hanan; Agustin, Andintya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.21523

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah melalui BPJS Kesehatan menginisiasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis melalui pelayanan kesehatan proaktif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Prolanis dalam pengendalian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Tirto I. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengelola program, tenaga kesehatan, dan peserta Prolanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Prolanis di Puskesmas Tirto I masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, partisipasi peserta yang fluktuatif, keterbatasan akses transportasi, serta kurangnya inovasi dalam edukasi kesehatan. Meskipun demikian, program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam hal pemantauan kesehatan rutin dan peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan diabetes. Diperlukan perbaikan dalam koordinasi, evaluasi program, dan pendekatan edukatif untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Prolanis.
Study of Predisposing, Enabling, Reinforcing Factors: Adolescent Participation in the Integrated Primary Care Program Indriyani, Yulis; Irawan, Teguh; Khoiro, Afrida Isnania; Febriliyanti, Imelia; Fajriyah, Andini Hidayah; Sari, Safira Imelda; ‘Amali, Muhammad Shodiqul; Nugroho, Muhammad Aulia Shidiq; Nurfandila, Anggita Dias
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v5i3.552

Abstract

Adolescent participation in the Integrated Primary Care (ILP) Program remains low in many rural areas in Indonesia, despite national efforts to strengthen primary health care as part of the Healthy Indonesia 2045 agenda. Limited studies have examined the determinants of adolescent engagement, as previous research has predominantly focused on ILP implementation among mothers, toddlers, and health cadres. This study aims to analyze the predisposing, enabling, and reinforcing factors influencing adolescents participation in ILP activities using Lawrence Green’s PRECEDE-PROCEED Model. A descriptive qualitative design was employed, involving 10 adolescents aged 10-24 years registered in the ILP Posyandu of Karanganyar Village, Tirto District, Pekalongan Regency. Additional triangulation informants included one village midwife, two ILP cadres, and two policy makers, all selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth semi-structured interviews and analyzed thematically. The findings indicate that predisposing factors, particularly adolescents limited understanding of ILP objectives and benefits, contribute to low engagement, with some expressing fear of examination results. Enabling factors show that facilities, equipment, and financing are adequate, yet participation is hindered by scheduling conflicts with school hours, despite the close proximity of ILP locations to adolescents homes. Reinforcing factors emerged as the strongest influence, with active communication from health workers, moral encouragement from families, and strong peer support playing crucial roles in motivating adolescents to attend ILP activities. Overall, the study reveals that low participation is shaped by interacting barriers across cognitive, structural, and social domains. Strengthening adolescent health literacy, adjusting activity schedules, and enhancing family and peer-based reinforcement are essential to improving sustainable adolescent engagement in ILP services. These findings highlight the importance of community-centered strategies and cross-sector collaboration to support the on going transformation of primary health care at the village level.
Assessment Of The Polio 4 Immunization Program: Study At The Puskesmas Rowosari, Pemalang Rural Area Sofa Fuadiya; Yulis Indriyani; Teguh Irawan; Nadzifa Ziada Amalia; Putri Helmania; Malika Sabina Meiarisanti; Muh. Zuhad Mahya Raul
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 3 (2024): September-JPHI
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/7qnvpd58

Abstract

Immunization is still the mainstay of the strategy to reduce the number of infectious diseases in toddlers. In 2023 Rowosari Puskesmas, Pemalang only reached 82.61% of polio 4 immunization achievements which had not reached the 100% target. To assess the evaluation of polio 4 immunization program at Rowosari Puskesmas, Pemalang. This study used a qualitative research type with a descriptive approach. To gather information, in-depth interviews were conducted with five informants, namely the immunization program manager (main informant), two village midwives (supporting informants), and two mothers of children under five (triangulation informants) through direct observation to the research location. Wiyorowetan Village has the lowest immunization achievement, the level of knowledge of mothers of toddlers is still lacking on the importance of immunization, lack of family support in immunization activities, small number of children in immunization implementation, low effectiveness of polio vaccine usage index (IPV) utilization, and lack of support from health workers to remind follow-up immunization schedule. Meanwhile, Bumirejo Village has the highest immunization achievement. This research study found barriers in the knowledge level of mothers of children under five, family support, number of children, utilization of index vaccine use (IPV), and health worker support.
Strategi Promosi Kesehatan Menuju Kawasan Tanpa Asap Rokok Di Wilayah Kampus Universitas Pekalongan Indriyani, Yulis; Irawan, Teguh; Putri, Fadia Hami; Nabila, Zuhaira; Syaharani, Dimas Tsani Laila; Nabila, Alya Nasya; Cahyarani, Deska Ayunda; Hidayati, Sri Rakhmah; Imania, Tsania Anna
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21812

Abstract

Masalah merokok tetap menjadi tantangan dalam pelaksanaan Kebijakan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di Universitas Pekalongan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi kesehatan yang mendukung kebijakan KTR dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam serta observasi terhadap mahasiswa, dosen, staf, dan pejabat kampus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi advokasi telah mulai diimplementasikan, tetapi belum merata di setiap unit kampus. Bina suasana dilakukan dengan pemasangan media sosialisasi KTR, namun belum maksimal dan kurang luas. Masyarakat telah bergerak, terutama berkat peran aktif mahasiswa dalam organisasi kesehatan, namun masih terhambat oleh rendahnya kesadaran individu. Di sisi lain, kolaborasi dengan pemerintah daerah telah berlangsung dengan adanya dukungan peraturan daerah mengenai KTR. Masalah utama mencakup kebiasaan merokok yang sudah mandarah daging, kurangnya pengawasan, serta sanksi yang belum tegas. Dengan demikian, diperlukan peningkatan strategi promosi kesehatan yang lebih menyeluruh dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh anggota civitas akademika untuk mewujudkan lingkungan kampus yang sehat serta bebas dari asap rokok.  
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PENGENDALIAN ISPA DI PUSKESMAS TIRTO II KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2024 Dewi Nugraheni Restu Mastuti; Yulis Indriyani; Sabrina Nisa Anfalla; Sabrina Amna Fazaira
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3008

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang masih dihadapi oleh fasilitas pelayanan primer, terutama pada kelompok usia rentan. Penyakit ini cepat menyebar di lingkungan padat, tidak bersih, dan dengan akses layanan terbatas. Puskesmas Tirto II di Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah dengan tantangan pengendalian ISPA yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program pengendalian ISPA dan hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif evaluatif dengan analisis dikumpulkan melalui data sekunder dan wawancara mendalam bersama petugas kesehatan. pengendalian ISPA sebanyak 4 orang. Pada tahun 2024, tercatat 660 kasus ISPA di wilayah kerja puskesmas tersebut. Temuan menunjukkan bahwa meskipun berbagai intervensi telah dilakukan, kasus tetap tinggi. Hal ini diduga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan faktor lingkungan. Diperlukan strategi pengendalian yang lebih komprehensif pada lintas sektor dan penguatan peran puskesmas sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan sangat penting.    
Identifikasi Manajemen Pengendalian Penyakit ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Purwoharjo Kabupaten Pemalang Dewi Nugraheni; Yulis Indriyani; Sabila, Arifah Mutiara; Adelia Solecha Putri; Anis Tiara Sari Wihar
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6015

Abstract

Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is one of the significant health challenges that still occurs frequently, especially in children aged 0 to 5 years. This study aims to understand how ARI disease control is managed in the Purwoharjo Health Center work area, Pemalang Regency. The method used in this research is qualitative with a case study approach and descriptive analysis. Data was collected through in-depth interviews with health workers directly involved in the implementation of the ARI control program. Findings from the study show that the incidence of ARI, including pneumonia in children under five, is still quite high due to the limited number of health workers, low public awareness, and unfavorable environmental conditions. ARI control has been carried out in two ways, namely activities within health facilities (examination and hospitalization) and activities outside facilities (home visits, posyandu, and counseling). Periodic evaluations conducted every three months show a 25% reduction in ARI incidence,p although further efforts are needed to reach the target of eliminating cases. The conclusion of this study highlights the importance of inter-sectoral cooperation, public health education, and routine monitoring in reducing ARI incidence. It is hoped that the ARI prevention and control program can be continuously improved through
Co-Authors Abidah, Qonita Adelia Solecha Putri Adinda Ismail Putri Agustin, Andintya Aini, Fadhilla Anisa Nur Akmala, Nisrina Zulfa Amalia, Putri Rika Amalia, Salsabila Ananda Putri Amalia Andieta Firly Ceciliane Anggitta Nur Haliza Angraeni, Diva Alya Anis Tiara Sari Wihar Anis Tiara Sari Wihar Anisa , Fadhilla Aqila, Hasna Labibah Ardiana Priharwanti Athaya, M Hanan Aulia, Mahda Aulia, Mahda Ridhotul Aulia, Sabrina Putri Azmi, Zubaidah Tsania Ulul Cahyarani, Deska Ayunda Chelsy Rachel Dwindasari Chosyiyah, Atut Indah Devi Liani Putriandi Dewi Nugraheni Dewi Nugraheni Restu Mastuti Eko Budi Prasetyo Erinda Keysha Mardiarini Evia Fardiana Faiqi, Muhammad Nasyith Fajriyah, Andini Hidayah Falla, Aisya Nurul Falujatunnisa, Nirmala Farah Angelina Pratiwi Fauziah Rayani Mahardika Fazaira, Sabrina Amna Febriliyanti, Imelia Febrymellinia, Karine Laurenza Aulia Firmansyah, M. Rifki Hairil Akbar Hamdan, Muhamad Hasbibie, Caesar Thoriq Kemal Hidayati, Sri Rakhmah Imania, Tsania Anna Intan Purnamasari Irena Tri Hawa Isrofah Khoiro, Afrida Isnania Kusumaningtyas, Dwi Luthfiyatul Karimah Malika Sabina Meiarisanti Maryam, Dwi Kafita Mastuti, Dewi Nugrahaeni Restu Mochammad Hilmy Muh. Zuhad Mahya Raul Muhammad Syaikhon Yahya Mutiafani, Amelia Mutiara Nabila, Alya Nasya Nabila, Zuhaira Nadzifa Ziada Amalia Naila Rochvika Wati Nasywa, Jauzatu Navisa, Dita khafka Novalista Ananda Putri Nugroho, Muhammad Aulia Shidiq Nur Susanti Nurfandila, Anggita Dias Nurul Falla, Aisya Paramitha, Dhiya Ayu Pramesti, Syecha Ardia Pramudhia, Cita Windu Prasyanti, Agustina Ayu Pratama, Adib Maulana Pratiwi, Farah Angelina Pusparita, Sonia Putri Helmania Putri Stevany Agustin Putri, Elsa Cornelia Putri, Fadia Hami Putri, Soffy Aura Qhotriena, Elica Rahmatika, Shilnia Rindhasari, Amelia Rizqiyyah, Maya Fathiyyatur Rr. Vita Nurlatif Sa'adah, Lailis Sabila, Arifah Mutiara Sabrina Amna Fazaira Sabrina Nisa Anfalla Sajidan, Muhammad Naja Salsabilla Dwi Ramadhani Salsabilla, Salsabilla Sari, Alya Amelia Sari, Safira Imelda Setiawan, Bagas Budi Sifa Fauzia, Sifa Siyam, Sania Rahmawati Laili Sofa Fuadiya Sofa Fuadiya Soluna Faizal Riski Syah Fahlevi, Moch Fikri Syaharani, Dimas Tsani Laila Teguh Irawan Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih, Ita Wati, Naila Rochvika Yakzhan, Ahrenza Yuniarti Yuniarti Yusuf, Muhammad Lutfi Zahra, Gisya Ainnaya Zahro, Fatimata ‘Amali, Muhammad Shodiqul