Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kawula Muda Tirto Cegah Penyakit Tidak Menular (Kuda Tirto Gah PTM): Strategi melalui Skrining, Edukasi dan Promosi Kesehatan Indriyani, Yulis; Martyastuti, Nonik Eka; Maryam, Dwi Kafita; Aulia, Mahda Ridhotul; Pratama, Adib Maulana; Fauzia, Sifa; Syah Fahlevi, Moch Fikri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7252

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi beban ganda epidemiologi secara global. Hipertensi merupakan salah satu PTM menduduki peringkat 3 di Kabupaten Pekalongan tahun 2024 lalu dengan jumlah kasus 5.936 diantaranya usia remaja. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mengupayakan strategi pencegahan PTM pada kawula muda di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Metode menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan skrining, edukasi mini seminar dan perlombaan kreasi camilan sehat. Peserta adalah kawula muda usia 13-24 tahun berjumlah 26. Hasil skrining PTM menunjukkan bahwa ada 4% yang setiap hari memiliki kebiasaan merokok, 28% dari total peserta memiliki aktivitas fisik kurang dari 150 menit dalam seminggu, 16% peserta yang memiliki riwayat PTM dalam keluarga, 36% peserta termasuk kategori pra-hipertensi dan lainnya. Hasil uji Wilcoxon Signed menunjukkan nilai signifikansi yaitu 0,02 < 0,05 yang artinya ada perbedaan antara skor pre-test dengan skor post-test pada peserta mini seminar lifestyle disease. Lomba kreasi camilan sehat menghasilkan 25 produk camilan sehat yang kreatif dan inovatif. Harapannya, ketiga strategi dalam PkM tersebut berdampak pada perubahan perilaku sehat dalam mencegah PTM atau perbaikan tata nilai pada kawula muda di Kecamatan Tirto.
Evaluasi Keefektivitasan Aplikasi serta Website Chatra sebagai Program Konseling dalam Penanganan Gangguan Kesehatan Mental bagi Generasi Z Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis; Aulia, Mahda; Pramudhia, Cita Windu; Qhotriena, Elica; Hasbibie, Caesar Thoriq Kemal; Kusumaningtyas, Dwi; Firmansyah, M. Rifki
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.1061

Abstract

Gangguan kesehatan mental adalah kondisi ketika fungsi psikologis seseorang mengalami hambatan atau tidak berjalan semestinya. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti layanan konseling di sekolah dan universitas dan kampanye kesadaran Kesehatan mental. Namun, banyak solusi ini masih menghadapi keterbatasan dari segi aksesibilitas, efektivitas, maupun penerimaan oleh Generasi Z yang akrab dengan teknologi. Sebagai solusi inovatif, program konseling berbasis website hadir, salah satunya adalah CHATRA, yang dirancang sesuai kebutuhan Generasi Z. Evaluasi efektivitas platform ini penting untuk menilai sejauh mana dampaknya terhadap kesehatan mental pengguna. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan FGD, dengan desain studi kasus. Informan terdiri dari 6 pengurus UKM Pikma Sriwijaya periode 2025/2026 dan 6 klien konseling. Hasil menunjukkan bahwa fitur anonimitas dan format chat memudahkan pengguna mengungkapkan masalah pribadi tanpa takut atau malu, serta memberikan dampak positif seperti perasaan lega, berkurangnya kecemasan, dan peningkatan kemampuan menyelesaikan masalah. Namun, masih ditemukan kendala teknis seperti lambatnya respons konselor, tidak adanya notifikasi, dan tampilan antarmuka yang kurang ramah. Temuan ini menunjukkan Chatra dapat menjadi jembatan awal layanan kesehatan mental bagi remaja dan mahasiswa, dengan catatan perlunya perbaikan teknis dan dukungan profesional berkelanjutan. Chatra berpotensi dikembangkan sebagai model layanan konseling digital yang murah, aman, dan efektif di lingkungan kampus.  
PENINGKATAN PENGETAHUAN HIPERTENSI MELALUI AKSI BERSAMA CEGAH HIPERTENSI (AKAMSI) DIREBAN BATANG Wahyuningsih, Wahyuningsih; Indriyani, Yulis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22348

Abstract

Hipertensi dalam beberapa dekade terakhir masih menjadi prioritas penyakit yang menyebabkan resiko kematian tertinggi dan menjadi faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler aterosklerotik, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan, dimana sekitar 25 % dari seluruh penduduk didunia mengalami hipertensi dan diperkirakan akan naik menjadi 29 % pada tahun 2025. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap warga masyarakat desa reban terkait hipertensi dengan kegiatan AKAMSI (Aksi Bersama Cegah Hipertensi). Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah edukasi berupa penyuluhan (ceramah), diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Penyuluhan menggunakan media berupa poster. Evaluasi hasil penyuluhan dengan cara Pre-test and Post-test Design. Evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat apakah terdapat peningkatan skor pengetahuan peserta tentang hipertensi apabila dilakukan penyuluhan dengan media poster. Pengetahuan diukur dengan menggunakan kuesioner. Sasaran kegiatan ini adalah Wanita usia produktif Dukuh Krajan Reban Batang. Masyarakat diharapkan berperan serta aktif dalam kegiatan yang tujuannya untuk peningkatan Kesehatan dan Pemerintah diharapkan selalu melakukan pendampingan dan edukasi terhadap warga terutama usia produktif guna mencegah timbulnya penyakit degenerative sejak dini.
Evaluasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Dalam Pengendalian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Tirto I Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis; Sa'adah, Lailis; Aulia, Sabrina Putri; Putri, Elsa Cornelia; Navisa, Dita Khafka; Athaya, M Hanan; Agustin, Andintya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.21523

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah melalui BPJS Kesehatan menginisiasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis melalui pelayanan kesehatan proaktif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Prolanis dalam pengendalian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Tirto I. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengelola program, tenaga kesehatan, dan peserta Prolanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Prolanis di Puskesmas Tirto I masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, partisipasi peserta yang fluktuatif, keterbatasan akses transportasi, serta kurangnya inovasi dalam edukasi kesehatan. Meskipun demikian, program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam hal pemantauan kesehatan rutin dan peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan diabetes. Diperlukan perbaikan dalam koordinasi, evaluasi program, dan pendekatan edukatif untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Prolanis.
Assessment Of The Polio 4 Immunization Program: Study At The Puskesmas Rowosari, Pemalang Rural Area Sofa Fuadiya; Yulis Indriyani; Teguh Irawan; Nadzifa Ziada Amalia; Putri Helmania; Malika Sabina Meiarisanti; Muh. Zuhad Mahya Raul
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 3 (2024): September-JPHI
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/7qnvpd58

Abstract

Immunization is still the mainstay of the strategy to reduce the number of infectious diseases in toddlers. In 2023 Rowosari Puskesmas, Pemalang only reached 82.61% of polio 4 immunization achievements which had not reached the 100% target. To assess the evaluation of polio 4 immunization program at Rowosari Puskesmas, Pemalang. This study used a qualitative research type with a descriptive approach. To gather information, in-depth interviews were conducted with five informants, namely the immunization program manager (main informant), two village midwives (supporting informants), and two mothers of children under five (triangulation informants) through direct observation to the research location. Wiyorowetan Village has the lowest immunization achievement, the level of knowledge of mothers of toddlers is still lacking on the importance of immunization, lack of family support in immunization activities, small number of children in immunization implementation, low effectiveness of polio vaccine usage index (IPV) utilization, and lack of support from health workers to remind follow-up immunization schedule. Meanwhile, Bumirejo Village has the highest immunization achievement. This research study found barriers in the knowledge level of mothers of children under five, family support, number of children, utilization of index vaccine use (IPV), and health worker support.
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PENGENDALIAN ISPA DI PUSKESMAS TIRTO II KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2024 Dewi Nugraheni Restu Mastuti; Yulis Indriyani; Sabrina Nisa Anfalla; Sabrina Amna Fazaira
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3008

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang masih dihadapi oleh fasilitas pelayanan primer, terutama pada kelompok usia rentan. Penyakit ini cepat menyebar di lingkungan padat, tidak bersih, dan dengan akses layanan terbatas. Puskesmas Tirto II di Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah dengan tantangan pengendalian ISPA yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program pengendalian ISPA dan hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif evaluatif dengan analisis dikumpulkan melalui data sekunder dan wawancara mendalam bersama petugas kesehatan. pengendalian ISPA sebanyak 4 orang. Pada tahun 2024, tercatat 660 kasus ISPA di wilayah kerja puskesmas tersebut. Temuan menunjukkan bahwa meskipun berbagai intervensi telah dilakukan, kasus tetap tinggi. Hal ini diduga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan faktor lingkungan. Diperlukan strategi pengendalian yang lebih komprehensif pada lintas sektor dan penguatan peran puskesmas sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan sangat penting.    
STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA MELALUI PERUBAHAN GAYA HIDUP DI KECAMATAN WIRADESA YULIS INDRIYANI; TEGUH IRAWAN; CAHYA KAMILATUS ZAHRAH; NAYLA AZ ZAHRA; IRENE SURYAKUNISA; AFISKA ALFERA FEBIA EL SYANI; DINDA AMELIA; ALDY SANY SYAHPUTRA
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.9974

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang tidak hanya diderita oleh kalangan dewasa saja, melainkan pada kalangan remaja. Diabetes Melitus adalah penyakit tidak menular yang sampai saat ini masih menjadi perhatian di Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan untuk menerapkan strategi pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja melalui perubahan gaya hidup di Kecamatan Wiradesa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan melalui wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan melibatkan informan masyarakat di Kecamatan Wiradesa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu pemilahan informan dengan mempertimbangkan kesesuaian subjek terhadap tujuan yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Wiradesa meliputi kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan kepada remaja melalui posyandu remaja di Wilayah Puskesmas Wiradesa. Strategi ini dilakukan dengan pendekatan edukatif di sekolah dan komunitas, serta skrining kesehatan secara berkala. Meskipun pelaksanaan program ini telah sesuai dengan SOP dan memiliki dukungan penuh oleh SDM serta fasilitas yang memadai, keberhasilannya masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi remaja akibat keterbatasan waktu, minat yang rendah, dan kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan: Program pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja yag dilakukan di Wilayah Puskesmas Wiradesa telah dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya melalui posyandu remaja. Namun, rendahnya pasrtisipasi remaja dalam mengikuti kegiatan program pencegahan diabetes melitus ini, menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh puskesmas Wiradesa dan Posyandu di Wilayah Kecamatan Wiradesa.
Multinomial Logistic Regression (MLR) Analysis: Predictive Model of Risk Factors for the Incidence of Period Pain (Primary Dysmenorrhea) in Adolescent Girls: Multinomial Logistic Regression (MLR) Analysis: Predictive Model of Risk Factors for the Incidence of Period Pain (Primary Dysmenorrhea) in Adolescent Girls Yulis Indriyani; Ardiana Priharwanti; Irine Dwitasari Wulandari; Febi Dwirahmadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 02 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v19i02.7567

Abstract

World epidemiological data states that primary dysmenorrhea occurs most frequently in women aged 17-24 years. Multinomial Logistic Regression (MLR) modeling is suitable to produce predictive models with the dependent variable (menstrual pain) consisting of four categories. The study aimed to analyze the predictive model of risk factors for menstrual pain among adolescent girls in Pekalongan City. The research design was an analytic survey with a cross sectional design. Samples totaled 100 with multistage random sampling at four school sites. The questionnaires used included NRS, PSS-10 and anthropometric measurements. Of the fourteen variables studied, three variables, namely female relatives who have a history of menstrual pain, the amount of sleep time and exercise habits, proved to significantly affect the incidence of menstrual pain in adolescent girls (p value <0.05). The Multinomial Logistic Regression model produced three logit equations. The Nagelkerke model showed that all risk factors studied (14 variables) simultaneously influenced the incidence of menstrual pain by 61.2% while the other 39.8% was influenced by variables not studied. The accuracy of the classification table with a prediction truth rate of 80.9% explained that female relatives who have a history of menstrual pain are 98.319 times more likely to have moderate menstrual pain compared to not having female relatives who have a history of menstrual pain. The predictive modeling has good accuracy.
Evaluasi Penggunaan Aplikasi ELSIMIL dalam Mendukung Kesiapan Pranikah Calon Pengantin di Kecamatan Batang Anggi Setianingsih; Athaya Azka Miladya; Salwa Hasna Fadila Sary; Sukma Berlian Asri; Khairunnisa Zhahiirah; Teguh Irawan; Yulis Indriyani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1795

Abstract

Kesehatan pranikah sangat penting untuk mengurangi stunting. Namun di tingkat kecamatan pemanfaatan aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) sebagai instrumen digital pendukung program ini belum berjalan dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai penggunaan aplikasi ELSIMIL untuk membantu kesiapan kesehatan pranikah di Kecamatan Batang, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam Semi-Terstruktur dengan 12 informan meliputi calon pengantin, petugas DP3AP2KB, PLKB, KUA, TPK dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pogram berjalan secara kolaboratif lintas sektor dan didukung oleh kebijakan, sarana dan dana yang cukup. Namun, calon pengantin belum memahami fungsi ELSIMIL dengan baik karena mereka hanya menganggapnya sebagai alat administrasi pernikahan dan tidak menganggapnya sebagai media skrining atau pelatihan Kesehatan. Keterbatasan waktu calon pengantin, kurangnya sosialisasi, pemahaman pelaksana yang buruk tentang pembaruan aplikasi, dan masalah sistem teknis adalah beberapa kendala yang ditemukan. Sebaliknya, ELSIMIL telah terbukti berguna untuk mengidentifikasi factor risiko seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronik (KEK), meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan pranikah, dan mengeluarkan sertifikat skrining. Agar ELSIMIL dapat berfungsi dengan baik sebagai media edukasi pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi, diperlukan penguatan sosialisasi melalui media digital, pelatihan berkala, dan koordinasi lintas sektor.
Identifikasi, Penilaian, dan Pengendalian Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pembuatan Tahu. Teguh Irawan; Yulis Indriyani; Wafiq Zidna Amaliya; Rizqiani Karimah; Dyah Fauziah Fitriyani; Naila Salsabila; Haritsah Baihaqi; Tri Nugroho Kuncoro
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i2.664

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is an essential aspect in production processes, especially in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) which are vulnerable to various workplace hazards. In tofu production industries, workers are often exposed to physical, chemical, mechanical, and ergonomic risks that can impact productivity and health. This study aims to analyze the types of occupational hazards and determine appropriate control measures using the HIRARC method. A qualitative descriptive approach was employed through a case study in one tofu-producing MSME in Batang Regency. Data collection methods included direct observation, semi-structured interviews with 15 workers, and documentation. Hazard identification, risk assessment, and risk control were conducted using the HIRARC method based on severity and likelihood. The study found multiple risks ranging from low to high levels, such as musculoskeletal disorders, burns, hearing loss, skin irritation, and respiratory issues. Proposed control strategies included the use of personal protective equipment (PPE), engineering controls such as ventilation and insulation, and administrative interventions. The findings indicate that the HIRARC method is effective for evaluating and managing OHS risks in MSMEs. This approach can support the implementation of a safer and healthier work environment in informal food production sectors.
Co-Authors Abidah, Qonita Adelia Solecha Putri Adelia Solecha Putri Adib Maulana Pratama Adinda Ismail Putri AFISKA ALFERA FEBIA EL SYANI Agisca Ramadhani Agustin, Andintya Aini, Fadhilla Anisa Nur Akmala, Nisrina Zulfa ALDY SANY SYAHPUTRA Amalia, Putri Rika Amalia, Salsabila Ananda Putri Amalia Andieta Firly Ceciliane Anggi Setianingsih Anggitta Nur Haliza Angraeni, Diva Alya Anis Tiara Sari Wihar Anis Tiara Sari Wihar Anisa , Fadhilla Aqila, Hasna Labibah Ardiana Priharwanti Ardiana Priharwanti Arifah Mutiara Sabila Athaya Azka Miladya Athaya, M Hanan Aulia, Mahda Aulia, Mahda Ridhotul Aulia, Sabrina Putri Azmi, Zubaidah Tsania Ulul CAHYA KAMILATUS ZAHRAH Chelsy Rachel Dwindasari Chosyiyah, Atut Indah Devi Liani Putriandi Dewi Nugraheni Dewi Nugraheni Restu Mastuti DINDA AMELIA Dyah Fauziah Fitriyani Eko Budi Prasetyo Era Febriana Rahmadhani Erinda Keysha Mardiarini Evia Fardiana Fadhila Mayasya Fani Faiqi, Muhammad Nasyith Falla, Aisya Nurul Falujatunnisa, Nirmala Farah Angelina Pratiwi Fauziah Rayani Mahardika Fazaira, Sabrina Amna Febi Dwirahmadi Febrymellinia, Karine Laurenza Aulia Firda Dini Maulida Firmansyah, M. Rifki Hairil Akbar Hamdan, Muhamad Haritsah Baihaqi Hasbibie, Caesar Thoriq Kemal Intan Purnamasari Irena Tri Hawa IRENE SURYAKUNISA Irine Dwitasari Wulandari Isrofah Khairunnisa Zhahiirah Kusumaningtyas, Dwi Laili Firmayanti Luthfiyatul Karimah Malika Sabina Meiarisanti Maryam, Dwi Kafita Mastuti, Dewi Nugrahaeni Restu Mochammad Hilmy Muh. Zuhad Mahya Raul Muhammad Syaikhon Yahya Mutiafani, Amelia Mutiara Nadzifa Ziada Amalia Naila Rochvika Wati Naila Salsabila Nasya Andini Wahda Nasywa, Jauzatu Navisa, Dita khafka NAYLA AZ ZAHRA Novalista Ananda Putri Nur Susanti Nurul Falla, Aisya Paramitha, Dhiya Ayu Pramesti, Syecha Ardia Pramudhia, Cita Windu Prasyanti, Agustina Ayu Pratama, Adib Maulana Pratiwi, Farah Angelina Pusparita, Sonia Putri Helmania Putri Stevany Agustin Putri, Elsa Cornelia Putri, Soffy Aura Qhotriena, Elica Rahmatika, Shilnia Rindhasari, Amelia Rizqiani Karimah Rizqiyyah, Maya Fathiyyatur Rr. Vita Nurlatif Sa'adah, Lailis Sabrina Amna Fazaira Sabrina Nisa Anfalla Sajidan, Muhammad Naja Salsa Diva Az Zahra Salsabilla Dwi Ramadhani Salsabilla, Salsabilla Salwa Hasna Fadila Sary Sari, Alya Amelia Setiawan, Bagas Budi Sifa Fauzia, Sifa Siti Purwitasari Siyam, Sania Rahmawati Laili Sofa Fuadiya Sofa Fuadiya Soluna Faizal Riski Sukma Berlian Asri Syah Fahlevi, Moch Fikri Teguh Irawan TEGUH IRAWAN Tri Nugroho Kuncoro Vanessa Zaskia Putri Wafiq Zidna Amaliya Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih, Ita Wati, Naila Rochvika Yakzhan, Ahrenza Yuniarti Yuniarti Yusuf, Muhammad Lutfi Zahra, Gisya Ainnaya Zahro, Fatimata