Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology)

Comparison of Reticulocyte Examination Results of Supravital Staining Method with Sysmex Xn 1000 Automated Device: Perbandingan Hasil Pemeriksaan Retikulosit Metode Pewarnaan Supravital Dengan Alat Otomatik Sysmex Xn 1000 Miasari, Abrina Rindi Riovika; Prasetya, Didik; Arwidiana, Dewa Putu
Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Vol. 7 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/medicra.v7i2.1745

Abstract

Retikulosit mengindikasikan produksi sel darah merah oleh sumsum tulang yang dapat digunakan mendiagnosa serta memantau terapi anemia. Pemeriksaan hitung retikulosit dapat dilakukan menggunakan metode supravital dan metode flowcytometri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan retikulosit menggunakan metode manual pewarnaan supravital dengan alat otomatik Sysmex XN 1000 metode flowcitometri. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Klinik Prodia Kelapa Gading Jakarta Utara. Metode penelitian menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan total sampling, dengan jumlah sampel 36 orang. Hasil hitung retikulosit pada kedua metode memiliki rerata yang tidak berbeda jauh. Hasil retikulosit yang ditemukan tinggi dengan metode manual supravital juga ditemukan tinggi dengan metode flowcitometri. Uji normalitas data pada kedua metode tidak berdistribusi normal. Hasil analisis uji beda Wilcoxon signed rank t didapatkan nilai signifikasi 0,277 > α (0,05) maka hipotesa nol diterima, artinya tidak adanya perbedaan yang bermakna dengan jumlah retikulosit metode pewarnaan supravital dengan alat otomatik Sysmex XN 1000. Berdasarkan penelitian, pemeriksaan hitung retikulosit dapat dilakukan dengan menggunakan kedua metode tersebut dengan lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil perhitungan retikulosit.
Relationship between Knowledge Level and Incidence of Skin Diseases: Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kejadian Penyakit Kulit Prasetya, Didik; Abadi, Moh Fairuz
Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Vol. 8 No. 1 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/medicra.v8i1.1785

Abstract

Onychomycosis is a fungal infection of the nail frequently found in tropical regions and may negatively impact community health and quality of life. This study aimed to examine the association between public knowledge and the incidence of onychomycosis in Banjar Dinas Batang, Karangasem Regency. An analytical observational design with a cross-sectional approach was employed. A total of 30 adults were selected using purposive sampling based on inclusion criteria. Knowledge levels were assessed using a closed-ended questionnaire, and laboratory diagnosis was confirmed through culture on Sabouraud Dextrose Agar and microscopic observation with Lactophenol Cotton Blue staining. The results revealed that 60% of participants had nail fungal infections, most commonly in those with low knowledge levels (66.7%). Statistical analysis showed a significant association between knowledge and infection incidence (p = 0.045; PR = 4.25). Identified fungal species included Aspergillus spp., Zygomycetes, and yeasts. These findings suggest that limited knowledge increases the risk of onychomycosis. Community-based health education is essential to promote preventive behavior, especially in moist environments that favor fungal growth.