Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING PASCAPANDEMI COVID-19 PADA KEGIATAN PENYUSUNAN MODUL IPA Admawati, Harsi; Mutia, Nur Balqis
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1481

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap pembelajaran pascapandemi Covid-19 dengan model project-based learning (PjBL). Sebanyak 31 mahasiswa Prodi Pendidikan IPA yang berpartisipasi dalam pengembangan modul mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup menjadi subjek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen penelitian berupa angket dan pertanyaan terbuka. Angket digunakan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap kualitas pembelajaran, motivasi, dan kinerja selama pembelajaran. Data hasil angket dianalisis secara statistik deskriptif. Pertanyaan terbuka pun digunakan untuk menggali informasi terkait perspektif mahasiswa terhadap pembelajaran tatap muka 100%, kendala, solusi, manfaat, serta kekurangan dari PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran, motivasi, dan kinerja mahasiswa berkategori sangat baik. Selain itu, PjBL berdampak positif pada kompetensi penyusunan modul IPA, pemanfataan teknologi, keterampilan sosial, dan sikap mahasiswa. Kesulitan yang dialami berkaitan dengan kerja tim, produk, dan waktu. Solusi permasalahan tersebut antara lain menasihati anggota kelompok, berdiskusi, mengatur waktu, membagi tugas, memperhatikan arahan dosen, mencari referensi di internet, dan presentasi kelompok. Dengan demikian, kelebihan model pembelajaran project-based learning dengan kegiatan penyusunan modul IPA pada perkuliahan tatap muka 100% pascapandemi Covid-19 lebih besar daripada kekurangannya. Selain itu, sebagian besar mahasiswa memilih pembelajaran tatap muka daripada pembelajaran daring.
Enhancing preservice teachers’ metacognition and critical thinking through the ERIC Darmawan, Ericka; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Normawati, Afi; Krisma, Dita Aldila; Admawati, Harsi; Agustyaningrum, Nina
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i3.5026

Abstract

Metacognitive and critical thinking skills are essential skills for being an effective learner. However, the results of previous studies indicate that these two skills in preservice teachers still require improvement. This research aimed to investigate the potential impact of the Exploring-Resuming Integrated Criticizing (ERIC) learning strategy on enhancing the metacognitive and critical thinking skills of preservice teachers. The study employed a quasi-experimental research design with a pretest and post-test component. The research population consisted of all biology education students at a university in Magelang City, Central Java, Indonesia. The sample consisted of 54 students from two classes enrolled in Plant Physiology, selected via cluster random sampling. Data on metacognitive and critical thinking skills were collected through pretest and posttest essay assessments. The data were analyzed using Analysis of Covariance (ANCOVA). The results of this study showed that the ERIC learning strategy has a significant impact on the preservice teachers’ metacognitive and critical thinking skills. We found that implementing ERIC learning led to higher metacognitive and critical thinking skills than those taught with a traditional approach. The research results recommend that ERIC be implemented as an active learning strategy to encourage the development of metacognitive and critical thinking skills.
Pengenalan Anggota Tubuh dan Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Kreasi Wayang Admawati, Harsi; Utami, Ferisa Prasetyaning; Hananto, Ipung; Franita, Yesi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7441

Abstract

Anak berkebutuhan khusus merupakan kelompok rentan terhadap kejahatan seksual karena keterbatasan pemahaman informasi yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, perlu memberikan edukasi pencegahan pelecehan seksual kepada anak berkebutuhan khusus sebagai upaya perlindungan diri melalui pengenalan area-area tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Permasalahan yang dialami mitra adalah belum adanya edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual yang dilakukan. Selain itu, pelatihan edukasi belum menggunakan media kreatif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan lima tahapan yaitu analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Pelaksanaan pelatihan meliputi pengenalan anggota tubuh, edukasi anggota tubuh yang tidak boleh disentuh, dan pengenalan emosi. Lembar evaluasi yang digunakan adalah media wayang yang diberikan kepada peserta sebagai lembar kerja untuk ditandai area tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. Peserta adalah anak berkebutuhan khusus tunagrahita yang berjumlah 42 orang. Hasil menunjukkan bahwa 45% mayoritas siswa telah mampu menunjukkan area tubuh yang boleh disentuh. Sementara 57% mayoritas siswa telah mampu menunjukkan area tubuh yang tidak boleh disentuh. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dimaknai bahwa program memberikan dampak yang positif terhadap pemahaman siswa untuk mengenali dan menyadari batasan privasi tentang tubuh sebagai upaya pencegahan pelecehan seksual.