Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penyalahgunaan Hadits di Media Sosial : Verivikasi Melalui Metode Takhrij Hadits Nadirah Syafitri; M. Arridho; Arin Setiani; Raihan Hidayatullah; Alimron Alimron
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11892

Abstract

Perkembangan media sosial telah mempermudah penyebaran informasi keagamaan, termasuk hadis Nabi saw. Namun, kemudahan tersebut juga meningkatkan risiko penyebaran hadis yang tidak terverifikasi, baik berupa hadis lemah (dha'if), hadis palsu (maudhu'), maupun hadis yang digunakan di luar konteksnya. Fenomena ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap ajaran Islam dan memengaruhi kualitas pemahaman keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk penyalahgunaan hadis di media sosial serta menjelaskan pentingnya metode takhrij hadis sebagai sarana verifikasi keautentikan hadis yang beredar di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan memanfaatkan berbagai sumber pustaka, seperti kitab-kitab hadis, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui kajian terhadap konsep takhrij hadis dan fenomena penyebaran hadis di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan hadis di media sosial umumnya terjadi dalam bentuk penyebaran hadis tanpa mencantumkan sumber yang jelas, penggunaan hadis yang tidak sesuai konteks, serta penyebaran hadis tanpa pemeriksaan status keabsahannya. Metode takhrij hadis berperan penting dalam menelusuri sumber hadis, mengidentifikasi sanad dan matan, serta menentukan kualitas hadis sehingga dapat membantu masyarakat membedakan hadis yang dapat dijadikan hujah dan yang tidak. Dengan demikian, penerapan metode takhrij hadis menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan literasi keagamaan dan membangun budaya verifikasi informasi di era digital.
Teks dan Konteks Kitab Hadis Melayu Pertama: Studi atas Naskah Hidayat al-Habib Karya al-Raniri Alimron Alimron
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/diyaafkar.v6i01.2797

Abstract

This is a study of Hida>yat al-H{abib's text, the first Malay hadi>th book of Nuruddin al-Raniri. This study aims to describe Hidayat al-Habib's text, present its text edits and understand its contents, and understand its contextuality in the traditions of the hadith in Nusantara. Hidayat al-Habib's texts contain a collection of hadiths of the Prophet Muhammad which consists of 53 chapters in which contains the hadiths on the recommendation of the good deed (targhib) and the threat for the bad deed (tarhib), which thematically can be grouped into three major themes, which are related to the morality to Allah and His prophets, morality to other people, and morality to the own self (personality), with the total number of hadits about 831 hadiths. Contextually, with this work al-Raniri wants to explain comprehensively the guidelines and guidance that the Prophet Saw. taught related to several aspects of life to Muslims, considering the people of the Nusantara at that time despite embracing Islam but in everyday reality there are many who apply various patterns of life and customs that are not in accordance with the Islamic Shari'ah.Â