Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Inovasi Pembelajaran Virtual Reality Account Officer Customer Servicer Mahasiswa Slow Learner di UMSurabaya Huda, Fatkur; Fery Efendi, Junaidi; Budiman, Agus; Ichda Wahyuni, Holy; Setiyowati, Arin; Choliq, Idham; Wijaya, M. Febrianto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.18315

Abstract

Pembelajaran inklusi menjadi sebuah kewajiban bagi peserta didik disabilitas untuk dilaksanakan. Keberadaanya tentu memerlukan adanya perhatian secara khusus. Berdasarkan pertimbangan kebutuhan penyandang disabilitas akan solusi dari hambatan proses pembelajaran praktik untuk layanan perbankan pada mata kuliah Account Officer Customer Services (AOCS), maka dibutuhkan adanya media pembelajaran inovatif dengan menggunakan teknologi. Metode pengembangan ini menggunakan jenis pengembangan Borg & Gall dengan menggunakan 7 tahapan yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk dan ujicoba serta finalisas. Hasilnya adalah bahwa media pembelajaran menggunakan VR-AOCS yang dikembangkan oleh tim ULD Universitas Muhammadiyah Surabaya di Prodi Perbankan Syariah dapat secara adaptif digunakan oleh mahasiswa disabilitas. Selain itu juga adanya media pembelajaran berupa video yang telah diconverting menjadi virtual reality yang dapat menunjang pembelajaran inovatif.
Peningkatan Literasi Melalui Program Sapa Rabu Pagi Di SMP NU Sabilunnaja Kuripan Hidayah, Shesfi Nur; Pulansari, Farida; Huda, Fatkur
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat baca merupakan hal yang paling dasar yang harus dimiliki seseorang, sehingga mampu menjadi pendukung dalam proses aktivitas membaca dan menulis siswa. Persoalan literasi yang terjadi adalah rendahnya minat membaca bagi siswa di sekolah yang diakibatkan beberaoa faktor yakni tentang minimnya fasilitas ruang baca, terbatasnya ketersediaan buku, peran serta guru pendamping dan minimnya inovasi program yang menarik siswa. Peningkatan kemampuan literasi ini merupakan aspek pendukung untuk mengasah kemahiran dalam membaca dan menulis. Melalui program SAPA Rabu Pagi Kampus Mengajar Angkatan 4 kami berupaya untuk membangun budaya memaca dan menulis sebagi upaya untuk meningkatkan literasi siswa di SMP NU Sabilunnaja. Sapa Rabu Pagi merupakan suatu program literasi sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan literasi, dengan memberikan selembar kertas yang terdapat bacaan mengenai teks berita, teks informasi, teks fiksi (cerpen, fabel, puisi, naskah drama) kepada siswa. Kemudian setiap siswa menjawab pertanyaan yang ada pada teks yang bertujuan untuk mengukur pemahaman murid atas apa yang telah dibacanya. Hasilnya, dengan adanya program literasi “SAPA Rabu Pagi” mampu mewujudkan pembiasaan membaca siswa di SMP NU Sabilunnaja, hal itu dibuktikan dari hasil post test dan Pre Test siswa mengalami kenaikan dari nilai rata-rata post test sebesar 18,64 dan terjadi peningkatan nilai post test siswa sebesar 39,09.
Inovasi Produk Selai Pisang Dan Sambal Ontong Untuk Peningkatan Potensi Ekonomi Desa Ngimbang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Ariani, Betty; Huda, Fatkur; Nasrullah, Dede; Eka Putri, Dheyani; Dewi, Wahyu Surya kartika
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i1.20758

Abstract

Abstrak Desa Ngimbang yang terletak di kecamatan Palang, kabupaten Tuban ini terkenal memiliki sumber daya alam buah pisang yang cukup melimpah. Namun, masih kurangnya pemanfaatan dan pengolahan buah pisang dan jantung pisang menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Sebagian besar petani di desa Ngimbang masih menjual pisang secara mentah atau sebagai buah. Selain itu bagi UMKM permasalahan yang ada salah satunya terkait pengurusan legalitas izin berusaha. Kelompok tim pengabdian membuat program pemberdayaan masyarakat dan UMKM di Desa Ngimbang agar dapat meningkatkan nilai ekonomi dengan cara membuat inovasi produk berbasis pisang dan membantu dalam membuat nomor induk berusaha.Metode dan tahapan yang dilakukan dalam pengabdian ini dimulai dari tahap observasi potensi dan permasalahan, diskusi tentang inovasi produk yang dibuat berupa selai pisang dan sambal ontong, pembuatan resep yang spesifikdan khas, desain kemasan produk, serta penyuluhan strategi pemasaran. Proses dan tahapan pengabdian ini dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan. Adapun hasil yang didapatkan adalah tersedianya produk selai pisang dan sambal ontong sebagai produk khas desa Ngimbang, terdapatnya UMKM kelompok ibu – ibu yang meneruskan produksi dan kemampuan pemasaran melalui e commerce. Hal ini diharapkan membantu masyarakat desa dan UMKM di desa Ngimbang agar dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hasil pertanian mereka menjadi lebih tinggi untuk menunjang kesejahteraan warga desa
Peningkatan Profesionalitas Nazhir Muhammadiyah Surabaya Melalui Good Nazhir Education (GNE) Apps Untuk Mendukung Ekosistem Wakaf Berkelanjutan Setiyowati, Arin; Huda, Fatkur; Berkah, Dian; Nadid, Erdin
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i1.21496

Abstract

Abstrak Pengelolaan wakaf yang profesinal menjadi masih menjadi tantangan bagi para pengelola wakaf, khususnya Pengelola Wakaf Muhammadiyah di Surabaya. Berada di wilayah perkotaan dan padat penduduk sehingga keberadaan lahan wakaf terkadang sulit untuk dimanfaatkan dengan baik. Membutuhakan kajian yang lebih dalam menentukan pengelolaan dan pendayagunaan harta wakaf. Kondisi tersebut tentu perlu adanya peran nadzir dalam melakukan pendayagunaan wakaf sehingga menjadi wakaf yang produktif. Persoalanya adalah rendahnya literasi wakaf dan skill pengelolaan harta wakaf sehingga pendayagunaan harta wakaf belum optimal menuju wakaf produktif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan peningkatan profesionalitas nazhir wakaf dalam upaya optimalisasi pendayagunaan harta wakaf untuk lebih produktif dan berkelanjutan melalui GNE (Good Nazhir Education) Apps. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari 5 tahap yaitu tahap persiapan, tahap implementasi, tahap monitoring dan evaluasi, tahap penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan dan keberlanjutan program. Hasil yang telah dicapai adalah 1) Pengelola wakaf (nadzir) memahami perannya sampai dengan pendayagunaan harta wakaf. 2) Pengelola wakaf (nadzir) memiliki peningkatan literasi pemahaman dalam mendayagunakan harta wakaf menjadi lebih produktif dan berkelanjutan. 3) Inovasi GNE Apps dapat dimanfaatkan oleh nadzir dalam peningkatan literasi wakaf. Kata kunci: nazhir, wakaf, profesional, muhammadiyah, berkelanjutan
Pendampingan pengelolaan dana sosial masjid muhammadiyah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan Huda, Fatkur; Amin, Rukhul; Syadqomullah, Dikky
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33550

Abstract

Abstrak Masjid memiliki peran strategis dalam pengelolaan dana sosial umat, namun masih banyak masjid yang menghadapi tantangan dalam hal pencatatan dan pelaporan keuangan yang akuntabel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus masjid Muhammadiyah dalam mengelola dana zakat, infaq, dan shodaqah secara transparan melalui metode pendampingan langsung. Empat masjid di wilayah Surabaya menjadi mitra kegiatan ini yakni masjid Baiturrahman, masjid Baiturrahim, Masjid Syaifunnur dan Masjid Sholihin. Pendekatan yang digunakan meliputi identifikasi masalah, sosialisasi di lapangan, pendampingan teknis pencatatan dan pelaporan, hingga publikasi laporan kepada jamaah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keteraturan pencatatan, penyusunan laporan keuangan, serta partisipasi jamaah terhadap dana sosial. Pengurus masjid yang semula tidak memiliki sistem pencatatan mulai menerapkan praktik keuangan sederhana yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode pendampingan langsung terbukti efektif dalam konteks masjid dengan keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola dana sosial dan mendorong peran masjid sebagai pilar pemberdayaan ekonomi umat. Kata kunci: dana social; masjid; pencatatan keuangan; pendampingan; partisipasi jamaah. Abstract Mosques have a strategic role in managing the social funds of the people, but there are still many mosques that face challenges in terms of accountable financial recording and reporting. This service activity aims to increase the capacity of Muhammadiyah mosque administrators in managing zakat, infaq, and shodaqah funds transparently through direct mentoring methods. Four mosques in the Surabaya area are partners in this activity, namely the Baiturrahman mosque, the Baiturrahim mosque, the Syaifunnur Mosque and the Sholihin Mosque. The approach used includes problem identification, socialization in the field, technical assistance in recording and reporting, and publication of reports to pilgrims. The results showed a significant increase in the regularity of recording, preparation of financial statements, and the participation of pilgrims in social funds. Mosque administrators, who originally did not have a recording system, began to implement simple financial practices that were orderly and accountable. The direct mentoring method has proven to be effective in the context of mosques with limited human resources and technology. This activity makes a real contribution in strengthening the governance of social funds and encouraging the role of mosques as a pillar of economic empowerment of the people. Keywords: social funds; mosque; financial records; mentoring; congregation participation.
Quality of Corporate Social Responsibility (CSR) Services at Bank Syariah Indonesia (BSI) in 2021 in the Perspective of Islamic Social Reporting (ISR) Index and Maqashid Syariah Index (MSI): Kualitas Layanan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Tahun 2021 Dalam Perspektif Islamic Social Reporting (ISR) Indeks Dan Maqashid Syariah Indeks (MSI) Nanda Pratiwi, Danisa; Setiyowati, Arin; Huda, Fatkur
Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Vol. 7 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/perisai.v7i2.1643

Abstract

The government issues regulations through Limited Liability Company Law No. 40 of 2007 articles 66 and 74, which states that companies are required to report on the implementation of social and environmental responsibility which is often referred to as Corporate Social Responsibility (CSR). In carrying out its social responsibility, Bank Syariah Indonesia (BSI) must ensure that its operational system meets the benchmarks in CSR. To measure it, it is necessary to have a measuring instrument, namely using the Islamic Social Reporting (ISR) Index and the Maqashid Syariah Index (MSI), to fulfill CSR services to the community. This study aims to analyze the quality of CSR services at BSI 2021 in the ISR Index and MSI Perspective. This research was conducted using a type of library research (Library Research) using a qualitative approach. The validity of the data using source triangulation and data analysis techniques using data reduction. The results of the study show that the quality of CSR services in the 2021 BSI report has carried out CSR in accordance with seven principles including: ethical principles of ethics, principles of caliph protection, principles of honesty and trustworthiness, principles of halalan tayyiban, principles of fairness, principles of authenticity and credibility, and principles of charity. As for the quality of CSR activities specifically based on ISR items on the classification of funding and investment in zakat points, community classification in sadaqah, waqf, qardh hasan points, school scholarships, young generation development, community quality improvement, concern for children, and support social activities. And environmental classification at the point of environmental conservation and empowerment. Meanwhile, the quality of CSR services at BSI is in accordance with the Maqashid Syariah Index and fulfills the principles of individual education, achievement of justice, and public welfare, which are the foundations of this maqashid syariah not implemented by other Islamic banks.
Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi APUNA Jawa Timur Melalui Aplikasi Smart Self Entrepreneur (SSE) Setiyowati, Arin; Berkah, Dian; Huda, Fatkur; Salsabilla, Salma Nadia
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2024): September
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i5.447

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan usaha yang professional untuk peningkatan skala usaha, tidak ada akses maupun media yang mewadai upaya peningkatan skill kewirausahaan secara mandiri yang mudah diakses darimana saja dan kapan saja, dan belum adanya Gerakan yang massif mengenai peningkatkan kualitas kewirausahan menjadikan Tim Abdimas Universitas Muhammadiyah Surabaya melakukan pengabdian dengan menghadirkan Solusi berupa aplikasi Smart Self Entrepreneur (Sse) berbasis web untuk peningkatan kemandirian ekonomi perempuan khususnya kader PWNA Jawa Timur. Metode penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan yakni persiapan, pelaksaanaan mentoring evaluasi, dan pelaporan. Hasilnya bahwa pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari berbagai pihak terutama dari PWNA Jawa Timur
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN INOVASI PRODUK SYIRKAH PADA KOPERASI WANITA 'AMANAH' DI PIMPINAN RANTING 'AISYIYAH TLOGOAGUNG, BOJONEGORO Huda, Fatkur; Setiyowati, Arin; Stiawan, Thoat; Nadid, Erdin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4600-4607

Abstract

Koperasi Wanita "Amanah" di Desa Tlogoagung, Bojonegoro, menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan produktivitas dan inovasi produk syirkah. Program pendampingan inovasi produk syirkah di koperasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah akses informasi pasar dan teknologi serta kapasitas sumber daya manusia. Program ini melibatkan anggota koperasi dalam riset pasar, pelatihan keterampilan, pengembangan ide kreatif, dan optimalisasi media digital untuk pemasaran. Implikasi dari pendampingan ini mencakup peningkatan daya saing koperasi dan peningkatan kapasitas SDM. Dengan inovasi dan pengelolaan yang lebih baik, koperasi tidak hanya memperkuat posisinya di pasar tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat sekitar. Program ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif anggota dan penggunaan teknologi modern dapat mendorong pertumbuhan koperasi syariah secara berkelanjutan.
Strategi Digital Fundraising dalam Peningkatan Zakat, Infaq, dan Shadaqah di Lazismu Jombang Huda, Fatkur
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): JIEI : Vol.10, No.1, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i1.12118

Abstract

The paradigm and environment of zakat management changed after the pandemic. This condition encourages zakat management organizations in Indonesia to do new and innovative things in zakat management, including the process of collecting, distributing, and utilizing zakat, as well as management structures. Conventional zakat collection methods will be replaced by digital methods that are easier, faster, and more transparent. More and more people in Indonesia are using the internet, making online donations easier nowadays. This research will provide scientific contributions as well as practical practices in the management of zakat donations. to find out the digital fundraising methods that Muhammadiyah Jombang has used to support zakat fundraising and to develop successful digital fundraising strategies. This study is qualitative research with a descriptive approach. In other words, the purpose of this study is to explain the method used by LazisMu Jombang to collect zakat funds from muzakis using a digital fundraising approach. The result is that the fundraising strategy used in raising zakat, infak, and shadaqah funds by LazisMu Jombang uses organic methods, namely Search Engine Optimization (SEO), Organic social media, Email office, WhatApp broadcast massage.
Enhancing Financial Literacy for Indonesian Students in Egypt through Amānāh Finance Training Latifah, Luluk Latifah; Saputra, Fathi Fathurrahman; Nasrullah, Dede; Huda, Fatkur
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v9i2.1987

Abstract

As the phenomenon of Indonesian students studying abroad increases, the number of concerns of Indonesian students in facing the challenges of financial management while studying abroad also increases. That is why proper and correct financial management is needed. Amānāh finance is financial management both individually and institutionally based on the values ​​of Amānāh in order to realize blessings. The purpose of the community service program is to socialize personal financial management while studying in Egypt. The target of this community service program is Indonesian students who are studying in Egypt. The method used is to conduct training or workshops on personal financial management based on the values ​​of Amānāh . The training begins with a pre-test before delivering the socialization material about Amānāh finance. The pre-test is to see the extent of the training participants' understanding of Amānāh financial management. The training ends with a post-test, to see the increase in understanding after being given socialization and training related to Amānāh finance. The results of community service show an increase in students' understanding of financial management material based on Amānāh values. This can be seen from the results of the pre-test and post-test of students who have increased. When the pre-test was carried out on the questions given, the correctness value obtained ranged from 70% - 80%, and after being given the material and a post-test was held, the value increased to 95% - 100%.