Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi Stunting Pada Siswa Sekolah Dasar Pulau Kalmas Kabupaten Pangkep Idris, Idris; Nursiah, Andi; Arda, Darmi; Fatany, Alief Ihram; Kasmiati, Kasmiati; Anurogo, Dito; Anto, Sardi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i2.583

Abstract

Stunting is chronic malnutrition that occurs in the womb and during the first two years of a child's life can result in low intelligence and decreased physical capacity which ultimately leads to decreased productivity, slow economic growth, and prolonged poverty. The purpose of Community Service is Nutrition Education to prevent stunted growth from an early age by teaching students about basic healthy living habits and increasing students' knowledge and understanding of the importance of a balanced diet and proper nutrition for their development. The method of implementing this community service activity is through stunting education delivered by the PkM Team through interactive lectures and small group discussions to encourage student participation. The results of the calculation of the data processing that has been collected are known from 31 students who have normal nutritional status 24 people (77.4%), thin 1 person (3.2%), short 6 people (19.3%). The conclusion is that forming nutritionally aware behavior from an early age, which can ultimately help reduce the prevalence of stunting in the area, especially in students at the Pulau Kalmas Elementary School, Pangkep Regency.
Health Education Tentang Pencegahan Dini Kekambuhan Asma Terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita  Asma Bronkhial Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Abeli Nazar, Nazaruddin; Anto, Sardi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/ddz76w16

Abstract

Data Puskesmas Abeli Kota Kendari menunjukan jumlah pasien dengan asma bronkhial dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 jumlah pasien sebanyak 43 orang, tahun 2023 sebanyak 49 orang dan tahun 2024 sebanyak 55 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh health education tentang pencegahan dini kekambuhan asma terhadap peningkatan pengetahuan penderita asma bronkhial di wilayah kerja puskesmas Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  dengan rancangan penelitian pre eksperimental dengan design pre test dan post test (one group pretest-postest). Jumlah sampel penelitian ini adalah 22 orang. Penelitian ini menggunakan metode random sampling dan di dapatkan jumlah sampel sebanyak 22 orang. Menggunakan metode analisis Uji Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai t adalah 21.498 dengan nilai sig adalah 0.000 dan lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Dengan demikian maka H0 di tolak dan Ha di terima, yang berarti bahwa ada pengaruh health education tentang pencegahan kekambuhan asma terhadap peningkatan pengetahuan penderita asma bronkhial. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya program pendidikan kesehatan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan primer seperti UPTD Puskesmas Abeli. Intervensi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam mengurangi angka kekambuhan asma serta meningkatkan kualitas hidup penderita
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Melalui Edukasi Kesehatan Pada Masyarakat Di Lingkungan Permukiman Padat Penduduk Hilal, Achmad; Nurhidayati, Lailiana Garna; Rosdiana, Rosdiana; Rusnita, Rusnita; Anto, Sardi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i3.702

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is one of the promotive and preventive efforts in the field of public health. Densely populated areas are vulnerable to various health problems due to density and limited sanitation facilities. This community service aims to improve understanding and practice of PHBS through health education activities. Activity methods include counseling, demonstrations, and mentoring involving the local community. The results of the activities show increased knowledge and positive behavioral changes in aspects of personal hygiene, waste management, and use of clean water. Health education has proven effective as an initial approach in forming a society that is aware of the importance of clean and healthy living.
Penurunan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah Selama Pemberian Injeksi dengan Menggunakan Distraksi Audiovisual Anto, Sardi; Amin, Kurniawan; Haerani, Herty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16300f

Abstract

When preschool children fall ill, parents are sometimes unable to provide optimal care at home. Such circumstances force the child to receive intensive care in the hospital. Hospitalized children often experience anxiety due to medical interventions such as administering medication through injections. Many anxiety-reducing interventions in children are expected to be suitable for implementation in hospitals, one of which is audiovisual distraction using cartoons. The purpose of this study was to test the effectiveness of audiovisual distraction to reduce anxiety levels in preschool children during injection procedures. This study used a one-group pretest and posttest design, involving 15 preschool children undergoing hospitalization. They were given an audiovisual distraction intervention using cartoons, and anxiety levels were measured before and after the intervention using a facial image scale. Furthermore, a comparative analysis of anxiety levels between before and after the intervention was conducted using the Wilcoxon test. The analysis showed a p-value of 0.000, indicating a significant difference in anxiety levels between the study before and after the audiovisual distraction. Thus, it can be concluded that audiovisual distraction is an effective method for reducing anxiety in preschool children undergoing invasive procedures in the hospital.Keywords: audiovisual distraction; anxiety level; preschool age ABSTRAK Ketika anak prasekolah jatuh sakit, terkadang orang tua tidak dapat memberikan perawatan maksimal di rumah. Keadaan yang seperti itu memaksa anak harus mendapatkan perawatan yang intensif di rumah sakit. Anak yang dirawat di rumah sakit sering merasa cemas akibat intervensi medis seperti pemberian obat melalui suntikan atau injeksi. Banyak intervensi penurun kecemasan pada anak yang diharapkan cocok untuk diterapkan di rumah sakit, salahsatunya adalah distraksi audiovisual menggunakan film kartun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas distraksi audiovisual untuk menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah selama prosedur pemberian injeksi. Rancangan peneliian ini adalah one group pretest and posttest, yang melibatkankan 15 anak pra sekolah yang menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka diberi intervensi distraksi audiovisual menggunakan film kartun, dan pada fase sebelum dan sesudah pemberian intervensi tersebut dilakuka pengukuran tingkat kecemasan menggunakan facial image scale. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan tingkat kecemasan antara sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan secara signifikan antara penelitian sebelum dan sesudah pemberian distraksi audiovisual. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa distraksi audio visual adalah metode yang efektif untuk menurunkan kecemasan anak prasekolah pada saat ini menjalani prosedur invasif di rumah sakit.Kata kunci: distraksi audiovisual; tingkat kecemasan; usia prasekolah
Skrining Tingkat Pengetahuan Penyakit Ginjal Kronis Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala Imran Pashar; Sudirman Efendi; Sardi Anto
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v1i2.447

Abstract

Chronic kidney disease is a chronic disease and has a progressive decline in kidney function over several months or years. Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive disease of worsening kidney function that occurs over several months to years characterized by gradual changes in normal kidney structure with fibrotic tissue. This type of community service begins at the stage of community knowledge assistance regarding the level of knowledge of chronic kidney disease. The method used is descriptive quantitative analytic which will see an overview of community knowledge using a questionnaire and the results of this activity will be the basis for carrying out further activities. The location of the Community Service is carried out in the work area of the Bangkala Health Center which is located on Jalan Tamangapa Raya 3 which is in the work area of the Bangkala Health Center, Makassar City, namely RW 7B Bangkala Village, Manggala District, Makassar City in collaboration with Bangkala Health Center officers. This activity was focused on 40 people who have a history of hypertension or diabetes mellitus. the results found that the average knowledge related to chronic kidney failure was in the less category of 77.5%. It is hoped that the community can increase knowledge regarding chronic kidney failure (CKD) from various existing sources in order to prevent the occurrence of CRF in patients who have a history of hypertension or diabetes mellitus
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN KEPATUHAN DIET DENGAN QUALITY OF LIFE PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS Indra; Anto, Sardi; Nawawi; Ardiansyah, La Ode; Toding, Rensi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2023): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang apabila tidak dikelola dengan baik akan mempengaruhi kualitas hidup penderita DM. Prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter dan usia ≥ 15 tahun yang terendah terdapat di Provinsi NTT yaitu sebesar 0,9%, sedangkan prevalensi DM tertinggi di Provinsi DKI Jakarta sebesar 3,4% dan Sulawesi Tenggara berada pada prevalensi sebesar 2,0%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita diabetes mellitus dan kepatuhan diet dengan quality of life pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Bahteramas. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden. Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah dengan menggunakan uji fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama menderita diabetes mellitus dengan nilai pvalue = 0,037 (pvalue < 0,05) yang berarti ada hubungan antara lama menderita diabetes mellitus dengan quality of life dan kepatuhan diet dengan pvalue = 0,025 (pvalue < 0,05) yang berarti ada hubungan antara kepatuhan diet dengan quality of life. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien diabetes melitus tentang lama menderita dan pentingnya kepatuhan diet agar dapat meningkatkan kualitas hidup.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH DI TK IT AISYAH CENDEKIA : Parental Patterns In The Use Of Gadgets With The Socio-Emotional Development Of Preschool Children In Tk It Aisyah Cendekia Anto, Sardi; Antula, Pratiwi; Haerani, Herty; Nazaruddin; Indra
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 2 (2024): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget memiliki peran penting terutama pada anak usia prasekolah. Hal ini dikarenakan penggunaan gadget yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak terhadap perkembangan anak, salah satunya perkembangan sosial emosional anak. Tujuan: mengetahui pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di TK IT Aisyah Cendekia Kota Makassar. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK IT Aisyah Cendekia sebanyak 60 orang. Sampel diambil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data penelitian diperoleh dari lembar konsioner, data analisa melalui uji statistik Chi- Squere. Hasil: Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan pola asuh orang tua sebagian besar pola asuh otoriter sebanyak 71%, dan perkembangan sosial emosional anak sebagian besar pada kategori baik sebanyak 82%. Dari analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah dengan nilai p = 0,021. Kesimpulan: diharapkan bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang baik dalam penggunaan gadget dikalangan anak prasekolah agar tumbuh kembang anak dapat berkembang dengan baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KONTROL RUTIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TIRAWUTA: The Relationship between Family Knowledge and Support and Routine Control Compliance among Diabetes Mellitus Patients in the Working Area of UPTD Puskesmas Tirawuta Indra; Abd. Aziz, Moh. Nisyar Sy.; Dumar, Bergita; Hunowu, Sri Yulian; Anto, Sardi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1385

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah (hiperglikemia). Prevalensi DM di Puskesmas Tirawuta mengalami fluktuatif dimana tahun 2019 sebanyak 133 kasus, tahun 2020 meningkat menjadi 273 kasus, tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak 137 kasus dan tahun 2022 periode Januari sampai April sebanyak 174 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan kesadaran penderita diabetes melitus untuk datang kontrol di Puskesmas Tirawuta masih kurang. Penderita yang datang kontrol nanti saat sudah mengeluhkan pusing dan lemas. Disamping itu kurangnya dukungan keluarga terhadap penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 137 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 58 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta dengan nilai p pengetahuan 0,012 dan nilai p dukungan keluarga 0,018. Diharapkan kepada responden agar dapat meningkatkan pengetahuan terkait manfaat melakukan kontrol rutin dan keluarga agar selalu memberikan dukungan yang cukup terutama mengantar penderita ke puskemas.