Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Tinjauan Komprehensif Jenis Dan Teknik Fabrikasi Microneedle Sebagai Sistem Penghantaran Obat Transdermal Rianingsih Dwi Astuti Mundandar; Hesti Riasari; Revika Rachmaniar
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1197

Abstract

Pendahuluan: Microneedle merupakan teknologi inovatif dalam sistem penghantaran obat transdermal yang berkembang pesat dalam dua dekade terakhir. Berbagai jenis dan metode fabrikasi telah dikembangkan, namun belum banyak kajian yang membandingkan keduanya secara terintegrasi. Tujuan: Artikel ini bertujuan mengulas tren penelitian, jenis, metode fabrikasi, serta aplikasi microneedle di bidang farmasi dan kosmetik dalam suatu kerangka analisis komparatif. Metode: Studi literatur sistematis dilakukan dengan penelusuran pada basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci “microneedle”, “microneedle types”, “microneedle fabrication”, dan “transdermal drug delivery”. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian dan tinjauan berbahasa Inggris yang dipublikasikan pada rentang 2000–2025 dan relevan dengan topik. Kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak tersedia secara penuh, duplikasi, dan studi yang tidak berfokus pada pengembangan microneedle. Berdasarkan proses seleksi diperoleh 65 artikel yang dianalisis secara komprehensif. Hasil: Dissolving microneedle merupakan jenis yang paling dominan dalam tren penelitian terkini, dengan perkembangan signifikan pada metode fabrikasi berbasis micromolding dan 3D printing. Kombinasi 3D printing untuk pembuatan master mold dan micromolding untuk replikasi massal teridentifikasi sebagai pendekatan paling prospektif. Teknologi microneedle menunjukkan potensi besar dalam aplikasi vaksin, terapi obat, dan kosmetik, meskipun masih menghadapi tantangan pada aspek regulasi dan skalabilitas produksi. Simpulan: Microneedle, khususnya jenis dissolving, memiliki prospek menjanjikan sebagai platform penghantaran obat yang efektif, aman, dan inovatif di masa depan.
Edukasi Berbasis Literasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Khasiat Rimpang Herbal Siti Uswatun Hasanah; Diki Prayugo Wibowo; Hesti Riasari; Sani Nurlaela Fitriansyah; Irma Erika Herawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3225

Abstract

Medicinal plants can consist of herbs or specific parts of plants, such as spices commonly used in cooking. In today’s digital era, the dissemination of information regarding the use of herbal medicine plays an important role in public education. During the Industry 4.0 era, people can easily access various information independently through websites and online learning platforms. However, the utilization of local herbal plants remains relatively low due to limited public understanding of their potential as medicinal herbs. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of the residents of Ciburuan Hamlet, Jingkang Village, Bandung Regency, regarding herbal plants, particularly the rhizomes of ginger, turmeric, aromatic ginger (kencur), and galangal (lengkuas). Education was carried out through interactive education sessions and brochure distribution. The methods included preliminary observation, interviews, and questionnaires. The results showed a significant increase in participants’ knowledge about the active compounds and pharmacological activities of herbal plants. Before the activity, most participants were unfamiliar with the bioactive components of herbal rhizomes and only knew their traditional uses. After the interactive session, all participants were able to recognize the chemical constituents and mechanisms of action of these herbs as antioxidants, antibacterials, and anti-inflammatory agents. This activity demonstrates that digital and visual literacy-based education can effectively enhance public awareness (83%) and confidence in using herbal medicine as an alternative for maintaining family health.
Evaluasi Workshop Psikoedukasi terhadap Kesiapan Psikologis Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau dalam Penyelesaian Tugas Akhir Pupu Fujriani Wasngadiredja; Hesti Riasari
Journal of Education Research Vol. 7 No. 4 (2026): upcoming publish
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i4.4151

Abstract

Penyusunan tugas akhir menuntut kesiapan psikologis yang memadai, namun mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) rentan mengalami kecemasan akademik dan rendahnya self-efficacy. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Workshop TUNTAS (Temu Inspirasi untuk Tugas Akhir Sukses) dalam meningkatkan kesiapan psikologis mahasiswa RPL untuk menyelesaikan tugas akhir. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain convergent parallel terhadap 69 mahasiswa RPL Program Studi Sarjana Farmasi melalui total sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner refleksi pascaworkshop dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan Reflexive Thematic Analysis. Hasil menunjukkan 97,1% responden memiliki keyakinan positif dalam menyelesaikan tugas akhir. Analisis kualitatif mengidentifikasi empat tema utama: kecemasan akademik, peningkatan self-efficacy, regulasi emosi, dan komitmen untuk bertindak. Workshop TUNTAS terbukti berkontribusi dalam memperkuat kesiapan psikologis mahasiswa RPL dan berpotensi menjadi model layanan psikoedukasi di perguruan tinggi.
Potensi Antikanker Teripang: Tinjauan Sistematis Senyawa Bioaktif dan Mekanisme Molekuler Hisyam Abdu Rasyad; Hesti Riasari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1228

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia, dan keterbatasan terapi konvensional mendorong pencarian agen antikanker baru dari sumber alam laut. Teripang (Holothuroidea) telah lama dikenal kaya akan senyawa bioaktif dengan potensi antikanker yang menjanjikan. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengidentifikasi spesies teripang dengan aktivitas antikanker terkuat, mengkarakterisasi senyawa bioaktif yang berperan, serta mengelaborasi mekanisme molekuler yang mendasarinya. Penelusuran literatur dilakukan pada tiga basis data (ScienceDirect, PubMed, dan SINTA) untuk publikasi periode 2016–2025 menggunakan kerangka PICOC, dengan 15 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa triterpen glikosida (misalnya holothurin) dan peptida bioaktif, terutama dari Holothuria scabra, Stichopus hermanni, dan Holothuria atra, memberikan efek sitotoksik poten terhadap berbagai jenis kanker, terutama kanker payudara, kolon, dan ovarium. Mekanisme utama meliputi induksi apoptosis, penghentian siklus sel, penghambatan metastasis melalui downregulasi MMP-9 dan HER2, anti-angiogenesis, dan imunomodulasi. Bukti in vivo berupa penurunan volume tumor memperkuat temuan ini, menjadikan teripang sebagai sumber potensial untuk pengembangan agen antikanker multitarget. Namun, sebagian besar bukti masih bersifat praklinis sehingga diperlukan penelitian lanjutan terkait optimasi struktur senyawa, ketersediaan bahan baku berkelanjutan, serta studi farmakokinetik dan toksikologi untuk mendukung translasi klinis.