Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Profesi Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Masalah Psikologis Siswa Putri, Widya Anggraini; Hasibuan, Uli Makmun; Annisa, Annisa; Rezeki, Sri
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Februari-Mei 2024
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i1.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran profesi bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah psikologis siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, adapun hasil penelitian ini adalah ini secara jelas menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar. Dengan membantu siswa mengelola emosi, meningkatkan self-efficacy, mengembangkan keterampilan sosial, dan belajar strategi koping yang efektif, program bimbingan konseling berpotensi menghasilkan generasi siswa yang lebih seimbang secara emosional dan lebih mampu mengatasi tantangan hidup. Selain itu, kolaborasi yang baik antara guru bimbingan konseling, siswa, dan orang tua sangatlah penting dalam memastikan efektivitas program ini dan pengembangan kesejahteraan psikologis yang optimal bagi siswa.
Efektivitas Pelaksanaan Bimbingan Belajar dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Hasibuan, Uli Makmun; Apriananda, Risty Dwi; Sembiring, Okia Sari
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Februari-Mei 2024
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i1.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan belajar dalam mengatasi kesulitan belajar dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Pendekatan deskriptif adalah penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan wawancara, pengamatan atau observasi dengan mengumpulkan data-data sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, kemudian disusun dan dianalisis deskripri tujuan untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang diteliti, analisis deskripsi bertujuan untuk menunjukan gambaran masalah serta mengetahui masalah subjek penelitian masalah kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. Maka itu, dengan ini penulis bertujuan untuk mengatasi masalah kesulitan belajar tersebut.
Pengaruh Bimbingan Konseling Terhadap Prestasi Akademik Siswa Rahmah, Miftah Afifah; Hasibuan, Uli Makmun; Sari, Alvionita Nurmala
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Juni-September
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i2.475

Abstract

Pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk mencapai kesuksesan di era modern, dengan prestasi akademik siswa sebagai indikator utama keberhasilan pendidikan. Prestasi akademik yang tinggi menunjukkan pencapaian tujuan pembelajaran dan kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja. Untuk mencapai prestasi akademik yang optimal, siswa tidak hanya memerlukan kecerdasan dan kemampuan belajar yang baik, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk layanan bimbingan konseling. Bimbingan konseling adalah layanan pendidikan yang mendukung perkembangan optimal siswa dalam aspek pribadi, sosial, dan akademik. Artikel ini mengeksplorasi pengaruh bimbingan konseling terhadap prestasi akademik siswa, menyoroti bagaimana proses bimbingan dan arahan oleh konselor membantu siswa mengatasi berbagai masalah, termasuk masalah akademik, dan berkontribusi pada pencapaian hasil belajar yang lebih baik.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Rasa Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII-1 di Mts Proyek Kandepag Putri, Auzha Amalia; Hasibuan, Uli Makmun; Aulia, Permata Dina; Riadi, Ali Akbar
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the problem of the effect of group counseling services with discussion techniques on the self-confidence of students in class VIII-1 at MTs Project Kandepag. Group counseling using discussion techniques is one of the effective ways to increase students self-confidence. This group counseling service was conducted in the classroom by Ali Akbar Riadi, Auzha Amalia Putri, and Permata Dina Aulia for 45 minutes. The results showed that group counseling services with discussion techniques were effective for increasing students' self-confidence, students who had low self-confidence experienced an increase in self-confidence after participating in group counseling services. This research shows that group counseling with discussion techniques can be an effective alternative to increase students' self-confidence
EVALUASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA Nazwa, Nazwa; Hasibuan, Uli Makmun; Elvidayani, Elvidayani; Adifiya, Alfira
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.186-192

Abstract

Karakter merupakan sifat, watak, perilaku yang ada pada diri individu, karakter dapat di pengaruhi oleh lingkungan individu tersebut. Seperti pergaulan bebas, kurang menghormati guru dan orang tua, merokok, dll. Akibat itu semua dikarenakan faktor pengawasan kebiasaan dari siswa. Dengan hal tersebut perlu adanya perlakuan untuk mengembangkan karakter pada siswa salah satunya dengan menerapkan layanan bimbingan kelompok oleh guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan bimbingan kelompok dalam mengembangkan karakter pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Hasil kajian pustaka merupakan jurnal yang dikaji secara mendalam menggunakan tiga point yaitu 1) tingkat karakter pada siswa; 2) sasaran bimbingan kelompok dalam mengembangkan karakter pada siswa; 3) keberhasilan dalam menerapkan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan karakter siswa.  
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Hasibuan, Uli Makmun; Asbi, Asbi; Hasibuan, M.Fauzi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i6.631-643

Abstract

Studi ini dilakukan dengan maksud menyelidiki sejauh mana keberhasilan program bimbingan berkelompok dalam membantu siswa SMA mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri. Pemahaman diri mengacu pada cara seseorang menggambarkan, menilai, dan mempersepsikan karakteristik pribadinya, termasuk aspek fisik, kemampuan, prinsip hidup, aspirasi, dan jati diri. Pembentukan pemahaman diri terjadi melalui berbagai pengalaman hidup dan interaksi sosial serta interpretasi terhadap pengalaman-pengalaman tersebut. Dari analisis data pretest dan posttest yang melibatkan 64 siswa yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol, ditemukan bahwa tingkat konsep diri negatif siswa pada kelompok eksperimen sangat dominan, yaitu 62 siswa (96,9%) berada dalam kategori sangat tinggi, sementara hanya 2 siswa (3,1%) yang masuk kategori tinggi. Sementara itu, hasil pengukuran pada kelompok kontrol menunjukkan distribusi yang lebih beragam: 5 siswa (7,9%) memiliki konsep diri negatif tingkat tinggi, 15 siswa (23,4%) berada di kategori sedang, 32 siswa (50%) masuk kategori rendah, dan 1 siswa (18,7%) tergolong sangat rendah. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menunjukkan perbandingan nilai rata-rata antara 104,6 dan 203,1, sedangkan hipotesis ketiga memperlihatkan perbandingan antara 98,72 dan 104,6. Ketiga hasil pengujian hipotesis tersebut mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat konsep diri negatif siswa dalam kelompok kontrol antara sebelum dan sesudah mendapat intervensi layanan klasikal, dengan skor posttest yang menunjukkan penurunan dibandingkan skor pretest. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi transformasi yang berarti dari konsep diri negatif menuju konsep diri positif pada siswa, dan membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal merupakan metode yang efektif untuk mencapai perubahan tersebut.