Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Keaksaraan Fungsional Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Ismawati, Dwi; Afrodita, Meli; Sari, Dwi Lyna; Gusti, Ririn
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.6.2.113-120

Abstract

Bahan ajar diperlukan untuk mendukung dari penerapan sebuah kurikulum yang telah diterapkan. Pentingnya penggunaan modul dalam pembelajaran adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasisiwa secara mandiri atau individual tanpa bergantung pada dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kevalidan modul keaksaraan dungsional berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Dessimination). Hasil penelitian ini adalah modul keaksaraan fungsional berbasis kearifan lokal dengan materi keasaraan KA GA NGA yang dikembangkan dengan model 4D (define, design, develop, dan dissemination) layak digunakan dengan menggunakan uji validitas dari ahli materi dan ahli Bahasa dimana tingkat validitas modul sangat layak persentase dari ahli materi sebesar 96% dan ahli Bahasa sebesar 87%
Optimasi Kemampuan Membaca Kritis Mahasiswa melalui Pembelajaran Metaphorming Berbasis Kearifan Lokal dan Aplikasi Flip Afrodita, Meli; Wulandari, Catur; Ismawati, Dwi; Sari, Dwi Lyna
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v10i2.37803

Abstract

This study aims to improve students' critical reading skills through the application of local wisdom-based metaphorming methods and the use of flip applications in the Reading Skills course. This study used a classroom action research design which was carried out in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation, test, and questionnaire which were analyzed descriptively qualitative and quantitative. The results showed that the application of the local wisdom-based metaphorming method, which used Bengkulu folklore as teaching material, was effective in improving students' critical reading skills. In addition, the use of the flip application as an interactive learning media contributed positively to the increase in student involvement in the learning process. Students' learning outcomes showed a significant improvement from cycle I to cycle II, with the percentage of students who reached the minimum completion score increasing from 21.62% in cycle I to 81.08% in cycle II. Thus, this learning method proved effective in improving students' critical reading skills and learning motivation. This study recommends that similar methods be applied to other courses to improve students' critical thinking skills and creativity.
BUKU CERITA BERBASIS POWER POINT SEBAGAI PENGENALAN EKOLITERASI PADA ANAK USIA 5 SAMPAI 6 TAHUN Ismawati, Dwi; Putra, Ari; Palenti, Citra Dwi; Gusti, Ririn; Afrodita, Meli; Sari, Dwi Lyna
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 17 No. 1 (2023): MEI
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v17i1.14157

Abstract

Abstract This study aims to design and develop story books based on Microsoft Office as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years. This study adopts the ADDIE design and development model. Data collection techniques using storytelling tests, questionnaires, and interviews. Expert assessment involved media experts, material experts, and PAUD teachers to assess a prototype for developing Microsoft Office-based storybooks as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years. Storytelling tests and interviews were used in the piloting process. Quantitative data were obtained from pretest and posttest scores and questionnaires for expert validation. Descriptive qualitative data analysis techniques were used to process interview data. Quantitative data analysis was used to test the scores obtained from the pre and post-test. This research produces (1) story books based on Microsoft Office as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years and (b) products that have been tested for effectiveness in improving children's ecoliteracy abilities and some of the implications and recommendations are also discussed. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini mengadopsi model desain dan pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bercerita, kuisioner, dan wawancara. Penilaian ahli melibatkan ahli media, ahli materi, dan guru PAUD untuk menilai prototipe mengembangkan buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun. Tes bercerita, dan wawancara digunakan dalam proses uji coba. Data kuantitatif diperoleh dari nilai pretest dan posttest serta angket untuk validasi ahli. Teknik analisis data kualitatif deskriptif digunakan untuk mengolah data wawancara. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menguji skor yang diperoleh dari pre dan post-test. Penelitian ini menghasilkan (1) buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun dan (b) produk yang telah teruji efektivitas, dalam meningkatkan kemampuan ecoliteracy anak dan beberapa implikasi dan rekomendasi juga dibahas.
Enhancing Cognitive Skills in Early Childhood Through Science-Literacy-Based Pop-Up Books: A Development Study Fujiandri, Zahrani; Delrefi, Delrefi; Sari, Dwi Lyna
International Journal of Contemporary Studies in Education Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijcse.v4i2.1481

Abstract

Salah satu aspek yang harus dikuasai oleh anak adalah kognitif. Kognitif anak usia dini dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pemahaman, sikap, dan daya pikir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran Pop Up Book Berbasis Literasi Sains sebagai media stimulasi kemampuan kognitif anak kelompok B dan mendeskripsikan efektivitas media Pop Up Book dalam stimulasi kemampuan kognitif anak kelompok B. Metode pengembangan (R&D) yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan model Borg & Gall dengan enam langkah pengembangan. Instrumen yang digunakan adalah validasi media, materi, dan respon guru, dengan hasil validasi menunjukkan kategori sangat layak, dan hasil observasi sebelum menggunakan pop up book dengan nilai 61,25 dan sesudah menggunakan Pop Up Book dengan nilai 90,62 yang berarti penggunaan media Pop Up Book berbasis literasi sains efektif dalam stimulasi kemampuan kognitif anak kelompok B. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya agar mengembangkan Pop Up Book Berbasis Literasi Sains dengan topik yang bervariasi dan disarankan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap media Pop Up Book pada khususnya, serta mengaplikasikan media Pop Up Book dalam proses pembelajaran agar perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
Reinterpretasi Cerita Rakyat menjadi Cerita Anak untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Mahasiswa Afrodita, Meli; Hiasa, Fina; Lazfihma; Ismawati, Dwi; Sari, Dwi Lyna; Yanti, Nafri; Chanafiah, Yayah
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 24 No. 2 (2025): BAHTERA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 24 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.242.01

Abstract

This study aims to develop literary learning to improve students' creative writing skills in internalizing local cultural values through the reinterpretation of folk tales into children's stories. This study uses a Classroom Action Research approach with two cycles. Each cycle involves planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study indicate that the application of a learning model based on the reinterpretation of folk tales into children's stories is effective in improving children's literary writing skills rooted in local cultural values. This is evidenced by the improvement in students' work from the pre-cycle, cycle I, to cycle II, with average scores of 68.3, 76.4, and 85.2, respectively. A total of 28 children's stories were produced, each containing local cultural values in a relevant and easily understandable form for children. Students not only improved technically in terms of writing structure, language, and characters but also demonstrated the ability to creatively and contextually incorporate local cultural values. This learning process encouraged them to reflect on their regional cultural heritage and channel it through educational and engaging children's literature
Pelatihan Penyediaan Lumbung Dolanan Berbasis Bahan Alam Untuk Media Pembelajaran Kontekstual di TK Negeri Pembina Kabawetan Sari, Dwi Lyna; Agustriana, Nesna; Daryati, Melia Eka; Nasution, Siyyella Tika
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i2.1772

Abstract

Media pembelajaran berbasis bahan alam memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran kontekstual sesuai karakteristik anak usia dini, namun pemanfaatannya di PAUD Kabupaten Kepahiang masih sangat terbatas. Artikel ini membahas pelatihan penyediaan Lumbung Dolanan di TK Negeri Pembina Kabawetan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang, memanfaatkan, dan mengelola media pembelajaran kontekstual berbahan alam. Lumbung Dolanan dikembangkan sebagai konsep pengelolaan terpusat media berbasis kearifan lokal yang relevan dengan prinsip pedagogi PAUD. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan intensif, pendampingan praktik pembuatan media, pembentukan unit Lumbung Dolanan, serta evaluasi dan diseminasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam penyediaan media pembelajaran berbahan alam, terbentuknya Lumbung Dolanan sebagai pusat media, serta tersusunnya modul dan dokumentasi kegiatan. Keberadaan Lumbung Dolanan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan media pembelajaran kontekstual yang inklusif dan berkelanjutan pada pendidikan anak usia dini.
The Existence of Bujang Kurap Folklore as Social Capital in Lubuklinggau Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda; Sari, Dwi Lyna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1078

Abstract

This study aims to determine the existence of the Bujang Kurap folklore in Lubuklinggau. Data collection techniques used in this study were questionnaires and interviews. Respondents in the study were 60 respondents, which were divided into junior high school students, senior high school students, and university students. Based on the results of the study, it was found that 68.23% of students did not know the Bujang Kurap folk story, with details of data on 31.50% of junior high school students in the poor category, 43.2% in high school students in the sufficient category, and in students, the percentage obtained was 33.73% in the category not good. The people of Lubuklinggau, South Sumatra have quite diverse folklore. The Bujang Kurap folklore no longer exists among the wider community, this can be seen from the lack of public appreciation for folklore, which is supported by survey results, only 35% know about Bujang Kurap folklore. Lubuklinggau folklore even though it contains many values of moral education. The younger generation in Lubuklinggau prefers modern shows, causing traditional cultural treasures to be alienated and marginalized and folklore is no longer one of the media used by families in instilling moral values and forming children's moral behavior from an early age.
Penguatan Literasi Melalui Pengajaran Membaca pada Mata Kuliah Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi Lazfihma, Lazfihma; Ismawati, Dwi; Sari, Dwi Lyna; Hiasa, Fina; Rosabda, Perti; Afrodita, Meli
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1894

Abstract

Penguatan literasi melalui pengajaran membaca pada mata kuliah pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Literasi yang kuat sangat penting untuk mendukung kemampuan akademik dan keterampilan kritis mahasiswa, khususnya dalam memahami teks sastra. Pembelajaran sastra di perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada pengenalan karya sastra, tetapi juga pada pengembangan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis, menginterpretasi, dan mengkritisi teks sastra secara mendalam. Melalui pengajaran membaca yang berbasis pada teks sastra, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan literasi mereka, baik dalam hal pemahaman bacaan, penalaran kritis, maupun kemampuan untuk menyampaikan pendapat secara sistematis. Penelitian ini mengkaji berbagai strategi pengajaran membaca yang dapat diterapkan dalam mata kuliah pembelajaran sastra, termasuk teknik membaca kritis, diskusi kelompok, dan penerapan teori sastra dalam konteks pendidikan tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa pengajaran yang efektif dapat memperkuat literasi mahasiswa, mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan mempersiapkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam diskursus akademik. Dengan demikian, literasi menjadi salah satu pilar penting dalam pendidikan sastra yang dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan yang berguna dalam berbagai bidang kehidupan.
Pengembangan Media MOOC dalam Mata Kuliah Teori Sastra untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bengkulu Lazfihma, Lazfihma; Ismawati, Dwi; Sari, Dwi Lyna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis MOOC (Massive Open Online Course) dalam mata kuliah Teori Sastra pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Bengkulu. Pengembangan media MOOC dilakukan dengan mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Dalam tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan pembelajaran serta karakteristik mahasiswa yang menjadi target penggunaan media ini. Tahap desain mencakup penyusunan struktur materi pembelajaran, pemilihan platform MOOC, serta pembuatan modul interaktif yang sesuai dengan kurikulum Teori Sastra. Pada tahap pengembangan, dilakukan pembuatan konten berbentuk video pembelajaran, teks, dan kuis interaktif yang dapat diakses secara fleksibel oleh mahasiswa. Tahap implementasi melibatkan uji coba penggunaan media MOOC kepada sejumlah mahasiswa untuk memperoleh umpan balik terkait efektivitas dan kepraktisan dalam mendukung proses belajar mengajar. Evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan pengembangan media MOOC ini dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi Teori Sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media MOOC dalam mata kuliah ini mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa, mempercepat pemahaman, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mandiri. Pengembangan media MOOC ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran Teori Sastra di perguruan tinggi, khususnya pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bengkulu.
Stimulating Early Reading Skills in Early Childhood Through Digital Book Media Sari, Dwi Lyna; Ismawati, Dwi; Afrodita, Meli; Lazfihma, Lazfihma
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.2003

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of digital books in enhancing the early reading skills of children aged 5-6 years at PAUD IT Auladuna I, specifically within Group B, in 2024. The research employed a quantitative experimental method, utilizing a stratified random sampling technique to select a sample of 28 children from the entire population. Data were collected through documentation and observation, employing reading ability tests that assessed indicators such as reading independence, simple word recognition, comprehension, and pronunciation of vowels and consonants. The data analysis included normality and homogeneity tests, followed by a t-test to evaluate the hypothesis. The results indicated a significant positive effect of digital book usage on reading skill improvement, evidenced by a calculated tcount > ttable, namely 2,760 >1,691. These findings demonstrate that integrating digital books in educational settings can stimulate early reading development among young learners. Educators are encouraged to adopt digital media in their teaching practices to foster children's literacy. Furthermore, this research provides a foundation for future studies to investigate additional effective learning media that support literacy development.