Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Executive Information System Rumah Sakit Untuk Evaluasi Kinerja Pelayanan Di Rsup Mohammad Hoesin Palembang Luthfi Izhariman; Eko Darwiyanto; Shinta Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUP Mohammad Hoesin merupakan rumah sakit rujukan utama di Provinsi Sumatera Selatan. Dikarenakan pembuatan laporan manajemen rumah sakit masih menggunakan cara manual, pihak manajemen rumah sakit mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi berupa indikator pelayanan medis yang dapat mengukur kinerja pelayanan rumah sakit. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan Executive Information System (EIS) yang dapat mendukung proses pengolahan data rekam medik pasien hingga menampilkan informasi indikator pelayanan medis. Perancangan sistem ini membutuhkan data warehouse melalui proses ETL (extract, transform, load) pada data operasional rumah sakit dan menampilkan hasil analisis data dengan teknik OLAP (Online Analytical Processing). Kata kunci : RSUP Mohammad Hoesin, eis, data warehouse, olap
Implementasi Sistem Informasi Pelaporan Pemberantasan Narkoba dan Pengujiannya menggunakan Standard ISO 9126-4 (Studi Kasus BNNK Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi) M. Dhio Rizky Putra; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan Sistem Informasi sangat diperlukan untuk membantu melakukan pengelolaan laporan yang masuk pada BNNK Tanjab Timur, karena proses yang terjadi pada BNNK Tanjung Jabung Timur masih dilakukan secara manual. Sistem Informasi ini diterapkan agar mempermudah masyarakat untuk dapat berinteraksi langsung dengan pihak BNNK Tanjab Timur dengan aman serta data yang masuk dapat langsung dikelola secara komputerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Sistem Informasi yang diterapkan untuk dapat diketahui dari segi Kualitas Penggunaannya, apakah dapat digunakan secara efektif dan efisien oleh Pihak BNNK dan Masyarakat Tanjab Timur. ISO 9126-4 Metrik Kualitas Penggunaan digunakan untuk mengukur sejauh mana Sistem Informasi ini memenuhi kebutuhan yang ditentukan pengguna untuk mencapai tujuan tertentu. Didalam Standard ISO 9126-4 ini terdapat Faktor Efektivitas, Keamanan, Produktivitas, dan Kepuasan yang digunakan untuk mengukur dari segi kualitas penggunaannya seperti seberapa efektif, aman, produktif dan puas user dalam menggunakan Sistem Informasi Pelaporan Pemberantasan Narkoba. Penelitian ini dilakukan pada BNNK Tanjab Timur Provinsi Jambi dan diperoleh hasil bahwa Faktor Efektivitas dan Keamanan berada pada Level Medium. Sedangkan dari segi Faktor Produktivitas dan Kepuasan didapati berada pada Level High. Untuk Hasil Akhir yang didapati dari keseluruhan 4 Faktor berdasarkan ISO 9126-4 didapati pada level Kualitas Penggunaan High atau Baik. Kata kunci : Sistem Informasi, ISO 9126-4, Metriks, Efektivitas, Keamanan, Produktivitas, Kepuasan. Abstract The application of the Information System is very necessary to help manage the reports that enter the National Tanjab BNNK, because the process that occurs at the Tanjung Jabung Timur BNNK is still done manually. This Information System is implemented to make it easier for the public to interact directly with the East Tanjab BNNK safely and the incoming data can be directly computerized. This study aims to test the Information System that is applied to be known in terms of its Quality of Use, whether it can be used effectively and efficiently by the National Narcotics Agency and East Tanjab Community. ISO 9126-4 Usage Quality Metrics are used to measure the extent to which this Information System meets user-defined needs to achieve certain goals. In this ISO 9126-4 Standard there are Factors of Effectiveness, Security, Productivity and Satisfaction that are used to measure in terms of the quality of their use such as how effective, safe, productive and satisfied the user is in using the Information System for Narcotics Eradication Reporting. This research was conducted at BNNK Tanjab Timur Jambi Province and obtained results that the Effectiveness and Security Factors were at Medium Level. Whereas in terms of Productivity Factors and Satisfaction found to be at the High Level. For the final results found from all 4 factors based on ISO 9126-4, it is found at the level of high or good quality of use. Keywords: Information Systems, ISO 9126-4, Metrics, Effectiveness, Safety, Productivity, Satisfaction
Pengembangan Sistem Informasi Pada UMKM Menggunakan Metode System Development Life Cycle (Studi Kasus: Tembadau Leather) Cahya Sukma Riyandi; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu faktor yang mendorong meningkatnya ekonomi negara untuk berkembang dengan pesat. Dengan menerapkan sistem informasi, dapat menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan efisiensi dan efiktifitas UMKM. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang suatu sistem informasi yang terintegrasi oleh semua bagianbagian yang berhubungan dengan proses bisnis perusahaan. Sehingga dapat memperbaiki sistem yang lama. Pengembangan sistem informasi ini, menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Pengumpulan data menggunakan studi literatur, wawancara, analisis, perancangan sistem, membangun sistem, uji coba, dan implementasi sistem. Hasil tugas akhir ini adalah sistem informasi Perusahaan Tembadau Leather yang nantinya dapat menjawab kesulitan yang seringkali dihadapi oleh pemilik usaha dan pegawainya sehingga bisa jauh lebih efisien. Menu yang telah dikembangkan meliputi, kelola akun, menu manufaktur, gudang, transaksi , dan cetak laporan. Hasil pengujian yang telah dilakukan, yaitu bahwa semua requirement yang sudah diuji oleh masing-masing user hasilnya valid. Tetapi masih ada beberapa perbaikan dari sistem yang telah dikembangkan, yaitu bahwa pemilik dan pegawai perusahaan masih terbiasa menggunakan pencatatan secara manual. Sehingga diperlukan penelitian dan pengembangan sistem lebih lanjut agar dapat memenuhi proses bisnis yang sudah berjalan di dalam perusahaan tersebut. Kata kunci : UMKM, SDLC, sistem informasi, SKPL, DPPL Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is one of the factor that makes the economy of the country developed greatly. The main of this final project is to built an information system that can be integrated to all of part from the enterprise’s business process. So it can fixed the old one. Development of this information system is using System Development Life Cycle (SDLC) method. To collect what we need to built this information system is using interview, observaton, and study of literatur. The final result is a Tembadau Leather enterprise information system, includes, manage accounts, inventory, transaction, and print report. The results of the tests that have been carried out, namely that all requirements that have been tested by each user are valid. But there are still some improvements from the system that has been developed, namely that the owner and the employee are used to using manual recording. So that further research and system development is needed in order to fulfill business process that have been running within the company. Keywords: MSMEs, SDLC, information system, SKPL, DPPL
Membangun Sistem Informasi Manajemen Pada Sistem Resi Gudang Kabupaten Grobogan Menggunakan Metode Scrum Bayu Nugroho Indriyanto; Eko Darwiyanto; Emil Robert Kaburuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Resi Gudang (SRG) merupakan suatu inovasi dari Kementerian Perdagangan, SRG bertujuan untuk mengatasi masalah ketika musim panen raya. Masalah utama ketika musim panen tiba adalah turunnya harga komoditas karena banyaknya jumlah barang yang tersedia. Hal ini tentu merugikan petani dan pedagang. Oleh karena itu Kementerian Perdagangan memperkenalkan Sistem Resi Gudang ini. Salah satu Sistem Resi Gudang terdapat di Kabupaten Grobogan yang beralamat di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. SRG Kabupaten Grobogan diresmikan pada akhir tahun 2015. Semua aktivitas terkait pengelolaan data masih bersifat manual belum terkomputerisasi. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan suatu Sistem Informasi Manajemen pada Sistem Resi Gudang Kabupaten Grobogan. Dengan adanya sistem ini, dimulai dari proses pengajuan barang, pendataan barang, penentuan harga, penerbitan resi, hingga pelaporan menjadi terkomputerisasi. Penelitian ini menggunakan metodologi Scrum. Pada akhir penelitian dilakukan pengujian User Acceptance Testing. Hasil pengujian menunjukkan nilai 100%. Hasil pengujian menunjukkan kebutuhan pengguna sistem dapat terpenuhi. Kata kunci : Sistem Resi Gudang, Sistem Informasi Manajemen, Scrum, User Acceptance Testing Abstract Sistem Resi Gudang (SRG) is an innovation from the Ministry of Trade, SRG aims to overcome problems during the harvest season. The main problem when the harvest season arrives is the decline in commodity prices due to the large number of crops available. This is certainly detrimental to farmers and traders. Therefore the Ministry of Trade introduced the Sistem Resi Gudang. One of the SRG is located in Grobogan which is located in Wirosari, Grobogan. SRG Grobogan was inaugurated at the end of 2015. All activities related to data management are still manual yet computerized. Based on these problems required a Management Information System on SRG Grobogan. With this system, starting from the process of submission of crops, data collection, pricing, publishing receipts, to reporting be computerized. This research uses Scrum methodology. At the end of the study conducted User Acceptance Testing. Test results show score 100%. Test results show the needs of system users can be met. Keywords: Sistem Resi Gudang, Management Information System, Scrum, User Acceptance Testing
Implementasi Dan Analisis Konkordansi Untuk Pencarian Kata Dalam Terjemahan Al-quran Berbahasa Inggris Dwi Lestari; Moch. Bijaksana; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an memiliki kedudukan yang penting serta memiliki cakupan pembahasan yang luas sebagai penjelas segala sesuatu dan petunjuk bagi seluruh umat Islam. Al-Qur’an diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab, sehingga masih banyak orang yang kurang memahami makna keseluruhan dari Al-Qur’an tersebut. Berkembangnya zaman, banyak pakar agama di dunia membuat dokumen terjemahan Al-Qur’an ke dalam berbagai bahasa dan mempemudah seluruh umat Islam untuk memahami isi Al-Qur’an. Namun jika melakukan pencarian kata –atau suatu makna– dari dokumen terjemahan Al-Qur’an yang sudah ada secara konvensional ini akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan pencarian kata dalam terjemahan Al-Qur’an yaitu dengan menggunakan metode konkordansi. Konkordansi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menampilkan daftar kata-kata (keyword ) yang diambil dari sejumlah teks atau dokumen. Pencarian dimulai dengan memasukkan keyword kemudian sistem konkordansi akan menampilkannya dalam bentuk list tanpa menghilangkan keseluruhan kalimat –ayat Al-Qur’an. Hasil pencarian menggunakan metode konkordansi akan menghasilkan lebih banyak kata dibandingkan dengan pencarian yang biasa. Hasil pengujian pencarian kata dengan sistem konkordansi memiliki rata-rata tingkat perolehan (recall ) sebesar 0,96422 dan ratarata tingkat ketepatan (precision ) yang dihasilkan sebesar 0,9425 serta rata-rata akurasi yang dihasilkan sebesar 0,9993. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat efektifitas sistem pencarian kata konkordansi sudah bisa dikatakan efektif. Kata Kunci: Konkordansi, Al-Quran, pencarian.
Penggunaan Teori Utaut Guna Memahami Penerimaan Dan Pengimplementasian Idea Sebagai Learning Management System Telkom University Seto Adi Prakasa; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua mahasiswa di Telkom University tak terkecuali mempunyai akun i-Gracias, setiap semesternya pasti mahasiswa setidaknya membuka i-Gracias lebih dari 5 kali untuk pengecekan nilai, pengecekan jadwal kuliah, pengecekan jadwal ujian maupun pembayaran kuliah itu sendiri. Tetapi anehnya, tidak semua mahasiswa di Telkom University tahu adanya Learning Management System yang terdapat di dalam i-Gracias, yaitu IDEA. Disisi lain penggunaan IDEA harusnya sangat bermanfaat jika digunakan oleh setiap mahasiswa karena dewasa ini penggunaan Learning Management System sangat dibutuhkan untuk menunjang sarana belajar mahasiswa. Hasil dari wawancara dengan 15 dari 20 mahasiswa mengatakan bahwa ada pengaruh dalam penerimaan dan pengimplementasian IDEA yang berhubungan dengan niat mereka menggunakan IDEA. Ditambah lagi User Acceptance Test yang dilakukan oleh pihak SISFO hanya sebatas pengetesan terhadap tiap skenario usecase IDEA. Belum dilakukan pengujian penerimaan terhadap minat mahasiswa untuk menggunakan IDEA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan IDEA dengan menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang nantinya akan menghasilkan rekomendasi sistem untuk pengembangan IDEA. Data dikumpulkan dari responden yaitu mahasiswa Telkom University yang menggunakan IDEA melalui pengambilan data dari penyebaran kuesioner. Pengujian validitas dan reliabilitas data akan dihitung dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS dan SPSS. Hasil analisis akan memperlihatkan apakah performance expectancy, effort expectancy, social influence dan attitude towards behaviour akan mempunyai pengaruh tinggi atau sebaliknya terhadap behavioral intention. Kata kunci : Learning Management Sistem, Idea, UTAUT, SmartPLS, SPSS
Perancangan Aplikasi Mobile Interactive Dalam Penanaman Dan Pembentukan Karakter Anak Bangsa Dengan Metode User Centered Design Ade Guntur Fitriddullah; Eko Darwiyanto; Emil Robert Kaburuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyajikan sebuah pendekatan dalam menumbuhkan dan membentuk karakter anak dengan media aplikasi pada smartphone. Aplikasi pembentukan karakter dibuat untuk menanamkan nilai karakter yang harus ada pada anak-anak Sekolah Dasar(SD) agar dapat membangun bangsa yang berkarakter Indonesia. Saat ini banyak aplikasi yang bertujuan untuk pendidikan karakter kepada anak misalkan aplikasi cerita anak. Namun tidak banyak aplikasi yang memberikan ilustrasi beserta studi kasus untuk memberikan pengenalan, menguji pemahaman dan merekam aktivitas nyata anak tersebut. Diusia anak 6-9 tahun arahan yang diberikan orangtua, guru dan orang dewasa akan membentuk landasan berpikir dalam setiap tindakan anak tersebut dikehidupannya dan melakukan eksplorasi serta saling berinteraksi antar sesama teman sebaya. Maka dari itu aplikasi akan menyajikan skema dalam memberikan pengertian awal nilai karakter, menguji pemahaman awal anak, memberikan solusi pada setiap studi kasus dan merekam aktivitas positif dari setiap nilai karakter. Tampilan aplikasi dibuat dengan metode yang digunakan adalah User Centered Design(UCD) agar anak-anak dapat ikut berkontribusi tentang tampilan serta ilustrasi alur skema belajar yang mereka inginkan. UCD merupakan salah satu metode design dalam merancang UI dengan fokus pada apa yang user perlukan. Metode ini akan membantu penelitian dalam memberikan data user yaitu anak-anak secara langsung, sehingga proses pencarian data lebih akurat. Selain itu pada UCD terdapat life cycle design, sehingga design yang dibuat akan lebih baik. Dengan mengacu pada pengujian Quality in Use Integrated Measurement (QUIM), dikatakan aplikasi character building memenuhi unsur usability yang sangat baik jika mendapatkan persentase rata rata diatas 85% dan hasil uji 4 nilai karakter lebih bagus dari sebelumnya. Hasil akhir dari penelitian ini adalah task user, persona untuk karakteristik anak, bukti perubahan karakter anak, prototype design dan aplikasi android dalam membantu memberikan pemahaman nilai karakter anak dengan tingkat user interface dan user experience yang baik serta memiliki konten interaktif yang membuat anak-anak terajak untuk mempelajari dan mengimplementasikan setiap nilai karakter yang dipelajarinya. Kata kunci : nilai karakter, pembentukan karakter, prototype, anak-anak SD, usability, QUIM
Analisis Kualitas Sistem Presensi Pada Igracias Universitas Telkom Menggunakan Standar Iso 9126 Dandles Banjarnahor; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mengetahui kualitas sebuah perangkat lunak merupakan elemen penting dalam proses penjaminan kualitas. Standar evaluasi kualitas perangkat lunak saat ini masih terbatas. ISO/IEC 9126 adalah adalah model standar internasional yang diterbitkan oleh ISO untuk evaluasi kualitas perangkat lunak. Model ini mempunyai standar pengukuran yang valid, reliabel, dan efisien dalam mengukur kualitas perangkat lunak. Sistem presensi i-Gracias adalah sistem yang digunakan oleh mahasiswa untuk melakukan presensi pada kegiatan perkuliahan. Pada penelitian ini dilakukan analisis kualitas sistem presensi pada i-Gracias Universitas Telkom untuk mengetahui kualitasnya dan untuk menentukan bagian mana yang layak dijadikan rekomendasi usulan perbaikan untuk sistem yang lebih baik. Sudut pandang penelitian berfokus kepada kepuasan pengguna dalam menggunakan sistem. Karakteristik yang digunakan dalam pengujian adalah functionality, reliability, usability, dan efficiency. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan bahwa karakteristik functionality, reliability, usability, dan efficiency berada pada level baik. Secara keseluruhan sistem presensi i-Gracias menurut pengguna berada pada level memuaskan. Sedangkan untuk rekomendasi perbaikan dilakukan kepada dua item dengan persentase paling rendah. Kata Kunci : perangkat lunak, analisis, kualitas, ISO 1926. Abstract Knowing the quality of asoftware is an important element in the process of quality guarantee. Software quality evaluation standards are currently limited. ISO / IEC 9126 is an international standard model published by ISO for software quality evaluation. This model has a valid measurement standard, reliable, and efficient in measuring software quality. Presence system i-Gracias is a system used by students to conduct presensi on lectures activities. In this research, the quality of attendance system at i-Gracias University of Telkom is done to know the quality and to determine which parts should be recommended for improvement recommendation for better system. The research viewpoint focuses on user satisfaction in using the system. Characteristics used in testing are functionality, reliability, usability, and efficiency. Based on the analysis, it was found that three characteristics entered in the category good and one other characteristic got the category good enough. As for the recommendation of improvement made to two items that fall into the category of less good so it needs improvement. Keywords: software, analysis, quality, ISO 1926.
Pemanfaatan Mvc Pattern Untuk Pembuatan Software Aplikasi Administrasi Desa (studi Kasus Desa Sukapura) Suwaldi Mardana; Kemas Muslim Lhaksmana; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelayanan Masyarakat merupakan kegiatan yang diperuntukkan untuk melayani masyarakat untuk mempermudah dan membantu masyarakat. Pada era reformasi saat ini masyarakat terbuka dalam memberikan kritikan pada pemerintah dalam pelayan publik dan juga pada saat ini pelayanan publik desa banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Penelitian secara langsung di lapangan kelurahan Desa Sukapura, penggunaan sistem administrasi secara manual yang saat ini digunakan membuat waktu pelayanan relatif lama, ketergantungan terhadap kemampuan komputer tenaga administratif tertentu cukup besar, format surat tidak standar, pencatatan administratif yang kurang baik.Penerapan sistem informasi dan konsep E-Government menjadi pertimbangan utama bagi organisasi sektor publik (pemerintah desa) yang melakukan proses penyusunan perencanaan dan pemantuan dan evaluasi hasil pembangunan. Salah satu sistem informasi yang sudah ada yaitu aplikasi desa sundawenang yang akan diterapkan didesa sukapura berbasis web dengan menggunakan metode CBSE (Component-Based Software Engineering). CBSE adalah pendekatan untuk pengembangan perangkat lunak dan penggunaan kembali komponen-komponen perangkat lunak untuk menggantikan teknik pengembangan dari awal seperti yang dipakai selama ini. Reusable code pada web desa sundawenang ke desa sukapura memiliki framework yang berbeda yaitu dari framework laravel ke framework codeigniter. Hasil analisis yang didapatkan berupa nilai rata-rata persenan untuk penggunaan ulang code pada web desa sundawenang ke desa sukapura dengan model sebesar 0%, view 31.9%, controller 0%, database 100%. Sehingga penggunaan ulang code pada web desa sundawenang ke web desa sukapura tidak dapat digunakan ulang code secara penuh. Kata kunci : Compnent-Based Software Engineering, Sistem Informasi, E-Government, Codeigniter, Laravel Abstract Community Service is an activity intended to serve the community to facilitate and help the community. In the current reform era, the public was open to giving criticism to the government in public servants and also at this time village public services received much attention from the public. Research directly in the village district of Sukapura, the use of a manual administration system which is currently used as a relatively long service time, dependence on the ability of certain administrative personnel computers is large, nonstandard letter formats, poor administrative records. Application of information systems and concepts E-Government is a major consideration for public sector organizations (village governments) that carry out the process of preparing planning and monitoring and evaluating development outcomes. One of the existing information systems is the sundawenang village application which will be implemented in the web-based sukapura village using the CBSE (Component-Based Software Engineering) method. CBSE is an approach to software development and reuse of software components to replace development techniques from the start as used so far. Reusable code on the Sundanese village web to Sukapura village has a different framework, namely from the Laravel framework to CodeIgniter framework. The results of the analysis obtained in the form of an average value of percent for reuse of code on the Sundanese village web to Sukapura village with a model of 0%, view 31.9%, controller 0%, database 100%. So that the reuse of code on the Sundanese village web to the Sukapura village web code cannot be fully reused. Keywords: Compnent-Based Software Engineering, Information System, E-Government, Codeigniter, Laravel
Perancangan Enterprise Architecture Pemerintahan Kecamatan Menggunakan Zachman Framework (studi Kasus : Kecamatan Dayeuhkolot) Josua Romario Simanjuntak; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini banyak pemerintah memerlukan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan publik. Penggunaan sistem informasi dan teknologi informasi yang berjalan di Pemerintahan Kecamatan Dayeuhkolot saat ini belum dapat dimaanfaatkan dengan maksimal mengingat manfaat sistem informasi dan teknologi yang begitu besar sehingga dapat meningkatkan pelayananan publik terdepan, mengembangkan informasi pelayanan publik dan dapat mencapai visi dan misi pemerintahan secara umum. Pada penelitian ini dibangun sebuah rancangan Enterprise Architecture sebagai acuan Pemerintahan Kecamatan Dayeuhkolot untuk membangun dan mengembangkan rancangan sistem informasi dengan menggunakan Zachman Framework, metode ini menggambarkan arsitektur organisasi dari berbagai sudut pandang dan aspek, sehingga didapatkan gambaran organisasi secara utuh. Evaluasinya dengan menggunakan EA ScoreCard untuk mengukur kualitas dan kelayakan. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah 51.43%. Kata Kunci : Zachman Framework, EA ScoreCard, Enterprise Architecture, Pemerintahan Kecamatan Dayehkolot Abstract At present many governments require Information and Information Technology Systems to improve performance and public services. The use of information and information technology systems that are running in the District Government of Dayeuhkolot currently cannot be maximally utilized considering the benefits of information and technology systems that are so large that they can advance leading public services, develop public service information and achieve general government vision and mission. In this study an Enterprise Architecture design was builted as a reference for Dayeuhkolot District Government to build and develop information system designs using the Zachman Framework, this method describes organizational architecture from various perspectives and aspects, so that the overall picture of the organization is obtained. Evaluate it by using the EA ScoreCard to measure quality and feasibility. The results obtained from this study were 51.43%. Keywords: Zachman Framework, EA Scorecard, Enterprise Architecture, Dayeuhkolot District Government
Co-Authors Abid Fauzanu Abudzar Al Ghiffari ADE BAYU SEPTIAN Ade Guntur Fitriddullah Adi Nuratmojo Aditya Arif Budiutama Adiwijaya Afif Mifta Khurakhman Agung Wibawa Agustian Rahman Ahmad Faishal Afif Ahmad Yulia Rizqy Fahmi Ainun Nisa Aldi Ilham Abubakar Alfian Akbar Gozali Alfredo Primadita Amarilis Putri Fiani Angelina Prima Kurniawati Anggi Yuniar Putri Anna Meutia Arby Fahrizi Subiyanto Arfive Gandhi Arie Ardiyanti Suryani Arie, Yanuar Firdaus Aristyo Hadikusuma Arli Mutiara Gusriyanti Arsyad Achmadi Asalova, Dewangga Gian aulia khemas Heikhmakhtiar Aulia Yusuf Bambang Pudjoatmodjo Basyuni, Muhammad Firdaus Bayu Munajat Bayu Nugroho Indriyanto BAYU SEPTIAN, ADE Berthalinda Sina Aryani Bhagas Raga Momintan Bijaksana , Moch.Arif Bintang Putra Binawan Bulan Ayu Sari Muntai Cahya Sukma Riyandi Christian Hardjono Christian Wahyu Pambayun Dana Sulitstyo Kusumo Danang Junaedi Dandles Banjarnahor Dawam Dwi Jatmiko Dawam Dwi Jatmiko Jatmiko Dawam Dwi Jatmiko Sumawi Dawam Dwi Jatmiko Suwawi Desepta Isna Ulumi Devye Nugraheni Dewi, Karina Hasya Utami Dhafin Putra Aldi Dika Maranti Diken Pradana Putra Dinda Gazella Dini Handayani Doni Apriyadi Dwi Kurnia Putri Dwi Lestari Dyvanno Pramana Caesario Dzaky Ikram Effendy , Veronikha Eko Cahyo Pramulanto Emil Robert Kaburuan Emil Robert Kaburuan Emil. R Kaburuan Endro Ariyanto Erda Perdana Erricson Hardiansyah Fakih , Ahmad Firdaus, Muhammad Abdurrahman Firdaus, Yanuar Arie Gana Permana Ariyanzah Gede Agung Ary Wicaksono Gede Agung Ary Wisudiawan Gede Wisudiawan Gia Septiana Ginanti Nistantya Guntur Ardi Suryonugroho Gusnaen, Rizky Akbar Hadli Fadli Santoso Hafiz Izzamufid Ash Siddiqi Hanna Afiah Harini Masturah Hendra Lesmana Putra Hendrianto Suryo Ardi Nugroho Hetti Hidayati Hutomo Putra, Daffa Arya I Nyoman Hendra Laksmana Ibnu Asror Idzhari Syaeful Ma'mun - Indra Lukmana Sardi Ionisius , Gilbert Irfa Kamilah Itsna Alfin Nur Ivan Ekatama Ivan Naufal Islami Al-Faridzqi Jati Hiliamsyah Husen Jesira Enjeliva Br. Girsang Jonathan Togatorop Josua Romario Simanjuntak Katami, Mochamad Arie Rafli Kemas Muslim Lhaksmana Kemas Rahmat Khairunnisa Saragih Komara Chandra Adipraja Lisda Awalia Aprilianti Lisda Awalia Aprilianti Luthfan, Afrian Luthfi Izhariman M. Dhio Rizky Putra Made Wipraja Madhani, Dzaki Mahendra Dwifebri Purbolaksono Mahmud Imrona Martiana Rochmani Maulana Irfan Firdian Maulidatul Aulia Zahib Melviana Anggraini Moc. Arif Bijaksana Moch Arif Bijaksana Moch. Bijaksana Moch. Irfandi Susanto Mochamad Agung Permana Mochamad Alif Fany Taftazani Mochamad Arie Rafli Katami Monterico Adrian Muhamad Jibril Muhammad Afriyano Muhammad Althoof Nabalah Muhammad Fadli Muhammad Ikhsan Muhammad Rifkhan Khaeruddin Muhammad Taufik Muhammad Thomy Farhan Mul’Adi Mul’Adi Muthia Bianda Natassya Amalia Anza Nisa Vikasari Syahida Nisrina Nurhuda Novalisma Nur Khakimah Noviadrianti Noviadrianti Novian Anggis Suwastika Nurhuda, Nisrina Nurtantyana, Rio NURUL AZIZAH Nyoman Purbawangsa R. Wahjoe Witjaksono Rachmadini P Utami Ricky Darius Putra Ridho Hadad Ridoy Eka Dharma Sirait Rio Nurtantyana Rita Rismala Rizky Caesar Irjayana Rizky Sampoerna RIZKY, ACHMAD Rosa Reska Riskiana Ryan Fahreza Maliki Safa Salsabila Damara Sarja Asra Winata Satria Mandala Seto Adi Prakasa Shervita Amalia Putri Shinta Puspitasari Shinta Yulia Puspitasari Siva Syarafina Sri Widowati Sri Widowati Stefan Syarief Suwaldi Mardana Tanri Hedresta Teguh Anshari Nugraha Tetya Arum Dhahyani Teuku Muhammad Ikhsan Untari Novia Wisesty Veronikha Effendy Winda Kristihansari Yanuar Arie Firdaus Yanuar F Arie Wibowo Yanuar Firdaus Yanuar Firdaus Arie Yanuar Firdaus Arie Wibowo Yosua Nababan Yudi Priyadi Yudistira Yoga Aji Yuriza Mufidah Zulfikar Al Azhari Zulfikar Alfaruqi