Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Permainan Estafet Bait Lagu terhadap Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Ardila, Ratna Vinky; Utoyo, Setiyo; Mayar, Farida; Sari, Resti Elma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh permainan estafet bait lagu terhadap pengembangan kemampuan sosial anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Subjek penelitian terdiri dari 40 anak yang terdaftar di TK Bhakti Bunda Padang, yang dikelompokkan ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol dari empat kelas yang berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penilaian lisan dan observasi terhadap perilaku sosial anak selama kegiatan berlangsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam permainan estafet bait lagu mengalami peningkatan kemampuan sosial yang lebih signifikan dibandingkan dengan anak-anak dalam kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain yang mengandung unsur musik dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial anak di usia prasekolah.
Rekaskill Literasi dan Enterpreneurship melalui Pelatihan Menulis Kreatif dan Pembuatan Sablon Bagi Anak-Anak di Desa Lumindai Kota Sawahlunto Rahmayanti, Elsa; Kurnia, Reni; Sari, Resti Elma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13403

Abstract

Kemampuan literasi anak-anak Indonesia masih jauh tertinggal dari negara lain. Berdasarkan laporan tes PISA (The Programme for International Student Assessment) tahun 2018, anak-anak di Indonesia tertinggal 2,5 tahun pembelajaran dari segi kemampuan literasi, matematika dan sain dibandingkan anak-anak di negara lainnya. Pemerintah bersama masyarakat perlu berkerjasama untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi generasi bangsa. Desa Lumindai merupakan salah satu desa yang lokasinya cukup jauh dari pusat kota Sumatera Barat, sehingga masyarakat setempat menghadapi persoalan keterbatasan akses literasi. Kehidupan sosial masyarakat setempat masih tertumpu pada pengembangan diri di sektor pertanian yang bersifat konvensional dan belum berkembang pada sektor bidang usaha lainnya. Solusi untuk mengatasi dua permasalahan tersebut adalah memberikan pelatihan menulis dan pembuatan sablon bagi anak-anak di Desa Lumindai. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode presentasi, demontrasi, serta praktik terbimbing. Adapun tahapan dalam pelatihan ini disusun secara sistematis yang dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan adanya peningkatan keterampilan menulis dan menjadi trigger munculnya potensi wirausaha di bidang sablon pada gengerasi muda Desa Lumindai.
Assessing the Multifaceted Determinants of Collaborative Competence Among Students in the Digital Learning: A Comprehensive Analysis Saputra, Indra; Sari, Resti Elma; Mahniza, Melda; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Rahmiati, Rahmiati; Yanita, Merita; Yupelmi, Mimi
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 4 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.4.2202

Abstract

The study background related to the students' collaborative competence in digital learning is still relatively low. The objective of this study is to examine the elements influencing collaborative competence. The study involved 107 cosmetology and beauty education students. The method used was a survey with data collection using questionnaires developed based on predetermined variable indicators. The analysis of data employed Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) with Smart PLS 4.0 software. The SEM results describe the Convergent Validity (Loading Factor and Average Variance Extracted) and Discriminant Validity (Fornell Larcker Criterion and Cross Loading), which states that the measurement model is valid. Furthermore, the Composite reliability and Cronbach's Alpha conclude that the measurement model is reliable. The analysis results indicate a positive and significant correlation of predictor variables, including project-based learning, social media, instructional approach, and material relevance to collaborative competence. Based on the variable analysis, material relevance becomes the highest aspect, followed by project-based learning, which increases the collaborative competence of students. Conversely, social media as a mediator variable weakens the level of correlation of the predictor variables to collaborative competence. This study contributes to understanding factors affecting students' collaborative competence in digital learning environments, with significant implications for educators, institutions, and policymakers in shaping digital learning frameworks enhancing collaborative competence. Future research, including longitudinal studies, could investigate the lasting impact of digital learning environments on developing collaborative competence over time.
Bahan Ajar Digital dan Evaluasi Model Extenics bagi Guru di SMA Rambatan Darmansyah, Darmansyah; Pratiwi, Rahmi; Sari, Resti Elma
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.568

Abstract

Bahan ajar dan evaluasi belajar merupakan komponen penting perangkat pembelajaran yang harus disiapkan pendidik secara baik dan berkualitas. Peserta didik lebih mudah menjalankan aktivitas belajarnya jika didukung ketersediaan bahan ajar yang lengkap dan bermutu. Pendidik perlu merancang evaluasi belajar yang dapat mengatasi kecurangan akademik agar hasil belajar optimal dan berintegritas. Berdasarkan observasi dan wawancara di SMA se-Kecamatan Rambatan, bahan ajar yang tersedia sangat minim, penyajian materi masih tekstual belum mengakomodasi gaya belajar peserta didik. Bahkan pengembangan bahan ajar kekinian yang berbasis digital dan berorientasi revolusi industri empat titik nol ketersediaannya belum memadai. Selain itu kemampuan mendesain soal ujian yang dapat diandalkan untuk meningkatkan integritas peserta didik masih sangat rendah. Soal yang dirancang hanya bersifat hafalan memicu terjadinya kecurangan akademik berupa nyontek dan plagiasi. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik berdasarkan permasalahan tersebut melalui pelatihan pengembangan bahan ajar digital dan evaluasi belajar model extenics yang mengantisipasi terjadinya kecurangan akdemik.
Pengaruh Video Animasi Terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia 5-6 Tahun Hamdani, Miftahul Khairina; Ismet, Syahrul; Marlina, Serli; Sari, Resti Elma
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2514

Abstract

Pada abad ke-21, banyak perkembangan yang terjadi, dimana bahasa asing merupakan bahasa yang penting untuk dikuasai, maka dengan itu melalui perkembangan usia dini bahasa Inggris sudah dapat ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh video animasi terhadap pengetahuan bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di TK Sabbihisma 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dan dengan bentuk quasi eksperimental. Populasi dalam penelitin ini seluruh anak didik TK Sabbihisma 2 dengan jumlah anak 41 anak, dan sampel dalampenelitian ini adalah kelas B4 dan kelas B2 yang masing-masingnya berjumlah 10 anak. Teknik analisis data menggunakan uji t, namun sebelum itu dilakukan uji perenang yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, dan diolah menggunakan bantuan aplikasi SPSS 26 for windows. Analisis data menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen adalah 8,20 dan skor post-test adalah 12,90. hasil pre-test rata-rata kelas kontrol adalah 7,90 dan hasil post-test kelas kontrol aalah 10,10. Kumpulan data akhir bersifat homogen dan tersebar secara teratur. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.